เข้าสู่ระบบ“Jika memang seperti itu maka bisa dikatakan kalau kamu lebih layak dibandingkan Kakakmu, aku tidak keberatan untuk mendukung orang yang lebih berbakat,” ucap Kaisar Ning dengan ringan.Pupil Ning Xueqin membesar namun hanya sangat sebentar sebelum akhirnya kembali seperti biasa, hanya saja senyumnya menjadi lebih lebar.Sampai-sampai matanya tidak terlihat lagi dan membentuk satu garis melengkung yang terlihat menggemaskan.“Ayahanda telah mengatakannya maka kamu tidak bisa mengingkarinya di masa depan , jangan sampai kamu menyesal telah mengatakan hal ini di masa depan!” seru Ning Xueqin sebelum akhirnya melangkah pergi.Terlihat bahwa Zilan dan Mei Qian yang mendengarkan percakapan Ning Xueqin dan Kaisar Ning dari luar saat ini sedang syok berat.Tidak ada di antara mereka yang berani membuat tebakan liar bahwa Kaisar sebenarnya sudah mengetahui perselingkuhan Meng Zhenzhu dengan Ning Chuan.Namun bagi Ning Xueqin hal ini justru tidak aneh sama sekali mengingat bahwa sebenarnya sel
“Kamu akan tahu jawabannya segera, ayo kita pergi!” ajak Ning Xueqin.Ning Xueqin mengeratkan mantel barunya dan mengajak kedua pelayannya untuk pergi menuju ke arah halaman Kaisar.Sesampainya di sana dia melihat Kasim Yu terlihat sedang memasukkan lebih banyak arang untuk menghangatkan ruang istirahat Kaisar Ning.“Kasim Yu, apakah Ayahanda ada di dalam?” tanya Ning Xueqin dengan sopan.“Benar, Yang Mulia sudah menunggu Tuan Putri di dalam,” jawab Kasim Yu.Ning Xueqin menganggukkan kepalanya, Ayahnya ini ternyata memang orang yang begitu hebat bahkan bisa menebak kedatangannya.Ketika dirinya membuka pintu, dia melihat bahwa Kaisar Ning sedang duduk di samping perapian dan menikmati teh hangat.“Kamu sudah datang, sudah tidak dingin lagi?” tanya Kaisar Ning dengan sarkasme.“Untuk apa begitu sarkas, Ayahanda? Tadi aku begitu kedinginan, Ayahanda,” jawab Ning Xueqin.Ning Xueqin tertawa ringan dan tidak benar-benar tersinggung dengan perkataan Kaisar Ning padanya.Ning Xueqin melang
Su Lingqi langsung maju dan memberi hormat kepada Kaisar Ning dan meminta izin untuk menjelaskan apa yang terjadi sebelumnya.“Sebelumnya Putri Xueqin datang kemari dan memberi salam, namun Adik Meng mengabaikannya. Selir ini sudah menegur Adik Meng namun Adik Meng sepertinya tidak memperdulikan teguran ini,” ucap Su Lingqi.“Kemudian Putri Xueqin mengatakan bahwa ini adalah acara keluarga dan tidak seharusnya mengurusi hal kecil seperti ini jadi hal ini dibiarkan berlalu begitu saja,”lanjut Su Lingqi.“Bagus sekali… Meng Zhenzhu, apakah kamu memiliki kata-kata lain untuk membela diri?”tanya Kaisar Ning.Suara Kaisar Ning sangat menunjukkan ketidak puasan yang menyebabkan Meng Zhenzhu merasa bahwa lututnya melemah.Satu adalah pelayan Ning Xueqin dan yang lain adalah Su Lingqi, dua orang menyerangnya bersamaan dan buktinya ada di sini, pembelaan apalagi yang bisa diberikan?“Ayahanda, hal ini mungkin perlu diselidiki lagi. Mengingat bahwa ini menyangkut reputasi Keluarga Kekaisaran, j
“Bibir secantik ini akan sangat disayangkan jika harus dirobek, namun anak-anak dengan mulut yang tidak dapat dikendalikan harus dihukum dengan keras,” ucap Ning Xueqin.Meng Zhenzhu tiba-tiba mundur dua langkah dan menatap Ning Xueqin dengan waspada, sementara dirinya sendiri tertawa geli melihat ekspresi ketakutan Meng Zhenzhu.“Kenapa? Baru takut sekarang?” tanya Ning Xueqin melangkah lebih dekat lagi.“Jangan mendekat! Jangan mendekat! Aku akan berteriak dan orang - orang akan datang untuk melihat keadaannya!” ancam Meng Zhenzhu.Bukannya takut, tawa Ning Xueqin justru menjadi semakin keras namun sekilas tawa itu justru seperti mirip tangisan sarkastik.“Coba teriak, aku penasaran,” balas Ning Xueqin kembali melangkah mendekat.“Kamu gila! Tolong!” teriak Meng Zhenzhu dengan panik dan takut lalu mengulurkan tangannya untuk menahan Ning Xueqin.Namun siapa yang menyangka bahwa tubuh Ning Xueqin sangat ringan, sebuah dorongan kecil langsung membuatnya terjatuh dari jembatan setinggi
Perjamuan ini pada dasarnya hanya untuk keluarga Kekaisaran sehingga tidak membuat keramaian sama sekali karena anggota keluarga Kekaisaran sangat sedikit.Ning Xueqin melangkah ke atas paviliun dan melihat bahwa para Selir sudah tiba terlebih dahulu sebelum dirinya.“Xueqin menyapa para selir sekalian,” ucap Ning Xueqin menundukkan kepalanya dengan sopan.“Tuan Putri,” sapa Su Lingqi dan Zhen Mingyu serempak sementara Meng Zhenzhu hanya memandangnya dengan dingin.“Adik Meng, meski ada perselisihan namun tata krama tidak boleh diabaikan. Aku sebagai pengelola Istana Dalam harus memperingatkanmu masalah ini,”ucap Su Lingqi dengan tenang.Namun Su Lingqi jelas tidak main-main dengan peringatannya ini, namun Meng Zhenzhu sendiri bukan orang yang mudah ditindas.Meng Zhenzhu hanya mengangkat kepalanya dan menatap Su Lingqi dengan tajam tanpa kata-kata apapun.“Sudahlah hari ini adalah hari bahagia, mari tidak membahas ini terlebih dahulu,”ucap Ning Xueqin menengahi.Ning Xueqin duduk den
Ning Xueqin yang sudah mengangkat sumpitnya langsung meletakkannya lagi di meja dan memandang Zilan dengan tatapan antusias.Tidak menyangka bahwa di balik bencana kali ini masih ada berita baik lain lagi yang menantinya.“Setelah aku mencari untuk waktu yang lama, akhirnya menemukan seorang pelayan tua yang melayani Istana selama empat puluh tahun dan sudah kembali ke kampung halaman,”ucap Zilan.“Kemudian aku pun mencari informasi tentangnya dan menemukannya, saat ini dirinya sudah terbaring lemah di ranjang dan tidak bisa bergerak.”“Untungnya orang kita bergerak cepat dan meminta petunjuk dari pelayan tua itu. Pelayan tua itu mengatakan bahwa Putra Mahkota tumbuh bersama dengan Nona Meng sejak kecil.”“Kemungkinan besar kekasih masa kecil Putra Mahkota adalah Nona Meng,” jelas Zilan.Ning Xueqin tiba-tiba langsung menyadari sesuatu bahwa Nona Meng ini tidak lain tidak bukan adalah Meng Zhenzhu.Awalnya dia berpikir bahwa deskripsi sangat cantik sampai bulan dan bunga pun menunduk
Ning Xueqin memejamkan matanya erat erat dan berteriak untuk meredakan rasa sakitnya namun besi panas yang dia tunggu tunggu itu justru tidak kunjung datang. Bahkan cengkraman di kedua tangannya telah melemah dan Ning Xueqin akhirnya bisa membebaskan dirinya sendiri dari kedua pelayan gagah itu.
“Cepatlah kemari! Kamu sudah akan dikirim ke negara asalmu! “ Seru seorang wanita paruh baya dengan pakaian pelayan di pintu masuk. Di balik pintu itu, terlihat seorang anak perempuan dengan penampilan mengenaskan. Pakaian dan wajahnya kotor, dan kedua tangan mungilnya memeluk erat dirinya sendiri
Sebuah jarum perak yang tajam telah menancap di telapak tangan pelayan kanan itu sampai sampai dirinya pingsan setelah meraung kesakitan. Jarum perak itu mungkin sepanjang dua inci dan itu memaku di telapak tangannya sampai menembus kedua sisi telapak tangannya. Sebelumnya, Ning Xueqin telah berh
Ning Xueqin tiba tiba terbangun dari tidurnya dengan kondisi keringat bercucuran di dahinya. Lalu Ning Xueqin melirik ke kanan dan ke kiri sebelum akhirnya dia menghela napas lega. “Untunglah… untunglah semua itu hanya mimpi. “Gumam Ning Xueqin dengan puas. Di samping Ning Xueqin ada sebuah meja







