تسجيل الدخولNing Xueqin membuang seluruh harga dirinya dan melompat ke arah Xu Chang lalu memeluk lengan Xu Chang dengan erat. “Ayah angkat! Kakak pertama benar benar keji, menyimpan pandangan dan keinginan yang tidak pantas terhadapku! “ Seru Ning Xueqin. “Omong kosong! Ayah, semuanya hanya salah paham. Sebelumnya putra ini mabuk dan salah mengenali Tuan Putri, semua ini karena pelayan sialan ini yang berani beraninya lari ke arah halaman Tuan Putri! “ Seru Xu Qian segera menunjuk Zilan. Ning Xueqin akui bahwa Xu Qian ini lebih memiliki otak dibandingkan dengan adiknya, Xu Yuan. Sebelumnya Xu Yuan benar benar angkuh, tidak mampu menilai situasi dan tidak memiliki otak. Namun Xu Qian ini justru dengan cepat menyadari situasinya dan memindahkan kesalahan ke pundak orang lain secepat kilat. Orang semacam ini justru lebih dibenci oleh dirinya, orang yang tidak bertanggung jawab dan licin seperti belut. “Ayah angkat, sebelumnya Xueqin mengirimkan pelayan untuk menjemput pelayan yang Xueqin min
“Oh yang kemarin? Aku telah membuang mereka, terlalu melawan tidak menurut. Ada juga yang terlalu menurut, membuat bosan. “ Ucap Xu Chang dengan malas. “Tuan tenang saja, jika bosan maka bunuh saja mereka. Tiga orang ini akan lebih baik, bawahan ini akan segera mengantarnya kepada Tuan besok.” Balas Gong Yu dengan santai. “Tentu saja… aku tidak memberi makan gratis kepada orang yang tidak berguna. Sementara mereka? Mereka tidak boleh kembali ke dunia luar agar tidak menyebabkan keributan. “Ucap Xu Chang. Hati Ning Xueqin seolah olah mendingin ketika mendengarkan kalimat terakhir ini. Para gadis yang telah diculik dan dia beli paksa ini… akan dibunuh olehnya setelah beberapa waktu? Xu Chang sudah berkuasa begitu lama di Jianyue, berapa banyak gadis yang telah menjadi korban bagi dirinya? Mata Ning Xueqin terasa memanas namun dia menahan diri dan memaksa dirinya untuk tetap tenang. “Tuan adalah yang paling bijaksana, kalau begitu maka bawahan ini akan pergi. “ Ucap Gong Yu. Lal
Ning Xueqin mendengarkan dengan seksama dan tiba tiba mendengarkan bahwa namanya sedang disebut, tentu saja dirinya merasa terkejut. Sungguh sebuah kebetulan yang indah bahwa dirinya menguping di saat dirinya sedang menjadi topik pembicaraan. “Tuan muda kedua sebelumnya telah mengalami kerugian, apakah kita sebaiknya membalas dendam pada Putri itu? “ Tanya Gong Yu lagi. “Semua karena anak itu bodoh dan idiot! Tidak tahu dari siapa dia meniru sikap bodoh itu. “ Keluh Xu Chang dengan gusar. “Tenangkan dirimu, Tuan. Sebelumnya Tuan muda kedua selalu baik baik saja, mungkinkah dirinya dijebak oleh Putri Xueqin? “ Tanya Gong Yu. Ning Xueqin menyeringai, dirinya ternyata salah menilai. Awalnya dia mengira bahwa Xu Chang dengan Gong Yu adalah rekan yang bekerja sama. Sekarang jika mendengarkan perkataan mereka berdua maka lebih cocok untuk disebut sebagai antek Xu Chang. Gong Yu sangat patuh dan menurut pada perintah Xu Chang, mirip seperti anjing terlatih. Namun karena dirinya sedan
Dengan pakaian serba hitam miliknya, Ning Xueqin dengan lincah menyelinap melewati jendela. Memastikan bahwa tidak ada satupun orang yang tahu bahwa dirinya telah keluar dari kamarnya. Karena pintu depannya telah dijaga oleh dua orang pengawal yang bergantian dan menjaganya dengan sangat ketat. Ning Xueqin dengan tenang memanjat pohon lalu naik ke atas tembok, tubuhnya ringan dan gerakannya cepat dan pasti. Setiap gerakannya penuh kepercayaan diri, sehingga dia bisa menyeberangi tembok dengan mudah. Sebelumnya saat melabrak Xu Yuan, dirinya sudah mempertimbangkan. Jika memang harus melarikan diri, kemana dia harus pergi? Kebetulan pandangannya tertuju ke tumpukan kotak kotak yang tidak digunakan lagi di halaman belakangnya. Itu bisa digunakan olehnya sebagai pendaratan, pada saat ini sudah malam hampir pukul sepuluh. Halaman dalam begitu sepi, sehingga mempermudah Ning Xueqin untuk menyelinap ke halaman Xu Chang. Ning Xueqin juga sengaja membuat keributan sebelumnya untuk men
“Apakah itu berarti Tuan Putri telah berhasil? “ Tanya Mei Qian dengan terkejut. Ning Xueqin menganggukkan kepalanya dan tersenyum puas, rencananya bisa dikatakan cukup berjalan. “Bagus sekali! Tuan Putri benar benar sangat hebat. “ Puji Mei Qian dengan semangat. Ning Xueqin hanya tersenyum tipis menanggapi lalu memandang ke arah langit yang mulai gelap. “Aku masih ada sesuatu yang harus aku lakukan. “ Ucap Ning Xueqin. “Apa? “ Tanya Mei Qian dengan bingung. Ning Xueqin membisikkan sesuatu kepada Mei Qian lalu Mei Qian pun menganggukkan kepalanya dengan patuh setelah mendengarkan kata kata Ning Xueqin. Ning Xueqin juga tidak membuang buang waktunya, setelah dirinya selesai untuk membersihkan dirinya lalu pergi makan malam, Ning Xueqin langsung berganti pakaian. Pakaian yang digunakan olehnya adalah pakaian serba hitam yang didapatkannya dari dasar peri harta yang dibawa olehnya dari Ibukota. Sebenarnya hal ini bisa dikatakan termasuk ke dalam rencana awalnya, jadi dia memang
“Apakah kamu sudah tidak mendengarkan perkataan Ayah lagi?! “ Tanya Xu Chang dengan pura pura marah. Xu Yuan menundukkan kepalanya dengan sedih, tampak tidak percaya bahwa dirinya akan dikalahkan oleh orang baru. “Maafkan aku, aku bersalah. “ Ucap Xu Yuan menampar dirinya tiga kali. “Sudahlah, aku tidak akan melanjutkan masalah ini lagi. Kakak, di masa depan jangan mengulangi hal yang sama lagi. “ Ucap Ning Xueqin berpura pura melunak. “Xueqin benar benar berhati lembut, cepat berterima kasih pada Tuan Putri! “ Bentak Xu Chang. “Terima kasih, Tuan Putri. “ Ucap Xu Yuan dengan berat hati. Lalu Xu Chang segera mengajak Ning Xueqin untuk pergi dan meminta pelayan agar membawa Xu Yuan pergi. “Xueqin, ikutlah dengan Ayah angkat. Ayah angkat akan memberikanmu hadiah yang dapat memenangkan amarah di dalam hatimu. “ Bujuk Xu Chang sembari merangkumnya. Ning Xueqin memaksakan diri tetap tersenyum seolah olah dia sangat bahagia dengan perlakuan semacam ini padahal dia merasa jijik sampa
Ning Xueqin pun memanggil Meiqian untuk membawakannya kertas dan alat tulis lalu menatap barang barang itu dengan agak terperangah. Ning Xueqin bahkan agak merasa terpukul ketika melihat barang barang ini, sebenarnya dia sudah menyiapkan dirinya sendiri bahwa benda benda aneh ini memang akan menem
Ning Xueqin agak tertegun ketika mendengarkan keputusan besar ini karena Ning Xueqin sedikit tahu tentang posisi pangkat Selir. Dari budak penghangat ranjang, menjadi Selir lalu menjadi Selir Mulia dan terakhir adalah Selir Agung. Selir Su sendiri adalah pemimpin para Selir lain karena tidak memi
“Apakah kamu ingin pergi sendiri atau ingin aku menambah waktu kurungannya? “Tanya Kaisar Ning. Ning Xueqin berpikir sejenak dan tentu saja tidak ingin hukuman ditambah, tidak apa apa jika satu tahun dibandingkan lebih lama lagi. Jadi Ning Xueqin berlutut dan bersujud di belakang Kaisar Ning deng
“Apakah Tuan Putri yakin dengan rencana ini? “Tanya Mei Qian dengan ragu ragu dan jelas ada ketakutan di wajahnya. “Bagaimana jika-” Ucapan Mei Qian terpotong oleh Ning Xueqin yang menggelengkan kepalanya. “Berhasil atau tidak tergantung kerja sama kita berdua. Kamu harus berusaha sekuat tenaga,







