LOGINNing Xueqin memejamkan matanya erat erat dan berteriak untuk meredakan rasa sakitnya namun besi panas yang dia tunggu tunggu itu justru tidak kunjung datang.
Bahkan cengkraman di kedua tangannya telah melemah dan Ning Xueqin akhirnya bisa membebaskan dirinya sendiri dari kedua pelayan gagah itu. Ning Xueqin berbalik hanya untuk melihat seorang pria muda dengan jubah biru muda , tampak bermartabat dengan rambut yang berwarna keperakan yang berkilau benar benar memukau. Bahkan Ning Xueqin pun sampai tidak bisa menutup mulutnya karena terlalu terpesona dengan pemandangan semacam ini. Pemuda ini jika lahir di abad ke 21 pasti mampu untuk memenangkan kontes ketampanan dan menjadikan wajahnya ini sebagai alat pencari nafkah! Pemuda itu mencengkram tangan pelayan yang memegang besi panas dan mendorongnya sampai jatuh ke tanah. “Apakah begini cara Kekaisaran Zhong melayani tamu? “Tanya pemuda itu dengan dingin. Pemuda itu datang mendekati dirinya yang membuat hati Ning Xueqin berdesir, pemuda itu melepaskan jubah luarnya dan membalutnya di tubuh kecil Ning Xueqin. “Kamu telah salah paham, ini adalah cara Kekaisaran Zhong melayani tamu dengan baik. Bukankah begitu Tuan Putri kecil? “Tanya Kaisar Zhong. ‘Bagus sekali, dasar pria tua bau tanah! Berani sekali melemparkan tanggung jawab kepadaku?!’ Pikir Ning Xueqin dengan murka. Tetapi Ning Xueqin menahannya dan menganalisis situasi, tampaknya pemuda yang baru datang ini bisa diandalkan… Ning Xueqin menatap tajam ke arah Kaisar Zhong dan menggelengkan kepalanya dengan keras lalu mulai menangis dan memeluk tangan pemuda itu dengan erat. “Kakak… kehidupanku di sini sangat sulit. Tolong bawa aku pergi dari sini… “Mohon Ning Xueqin dengan lirih. Permohonan dari anak kecil dengan suara lirih terkadang jauh lebih ampuh dibandingkan kata kata keras yang memaksa. Pemuda tampan ini mengerutkan dahinya dan merasa tidak nyaman dengan kedekatan Ning Xueqin padanya tetapi Ning Xueqin bahkan tidak ingin berpisah dengannya. “Karena batas lima tahun sudah usai maka aku akan membawa Tuan Putri kami pulang. “ Ucap pemuda tampan itu. “Untuk apa terburu buru? Aku bahkan sudah menyiapkan jamuan untuk menyambut utusan dari Kekaisaran Ning. “Balas Kaisar Zhong sengaja mempersulit. “Tidak perlu, kami tidak butuh makanan darimu. “Ucap pemuda tampan itu tanpa ekspresi. Ning Xueqin diam diam menghentikan tangisnya dan menatap pemuda tampan itu dengan tatapan kekaguman. Jika dilihat lihat pemuda ini seharusnya berada di usia 15 atau 16 tahun kan? Tetapi sikapnya sangat sombong dan tampaknya memegang kekuasaan yang besar. Tidak salah dirinya berpegangan erat pada pemuda tampan ini. Selain kuat… dia juga enak untuk dipandang, haha. Ning Xueqin menahan pemikiran abstraknya ini, bagaimanapun dia harus mempertahankan wajah menyedihkan nya setelah berhasil lolos dari maut. Pemuda tampan itu mengajak Ning Xueqin untuk berbalik dan pergi ke depan pintu namun tiba tiba ada puluhan pengawal Kekaisaran Zhong yang menghalangi di pintu. “Apa maksudmu Kaisar Zhong? “Tanya pemuda itu membelakangi Kaisar Zhong dan menatap ke arah barisan pengawal itu dengan tatapan dingin yang menusuk. “Aku hanya ingin mengajak makan bersama saja, apakah salah? “Tanya Kaisar Zhong ini dengan tidak tahu malu. “Tanyakan pada dirimu sendiri, apakah kamu percaya dengan kata katamu sendiri? “tanya pemuda itu tanpa menatap Kaisar Zhong. Kata kata pemuda itu terus terang dan kasar, jika bisa maka Ning Xueqin ingin mengulurkan tangannya dan memberi pemuda tampan ini empat jempol. Benar benar kata kata yang singkat namun menyinggung, siapapun yang mendengarnya namun tidak marah adalah orang yang sangat hebat. Tampaknya kali ini tidak akan bisa kabur tanpa bertarung, Ning Xueqin berpegangan lebih erat kepada pemuda itu hampir seperti anak monyet yang bergelantungan di lengan induknya. “Kakak, apakah kita bisa pergi? “Tanya Ning Xueqin dengan nada rendah dan menatap Kaisar Zhong dengan sepasang tatapan bulat yang menggemaskan. Pemuda itu hanya meliriknya sejenak tetapi tidak menjawab apapun, namun terdengar suara langkah kaki dari belakang. Pemuda itu berbalik dan Ning Xueqin secara otomatis ikut berbalik hanya untuk melihat Kaisar Zhong yang melangkah turun dari singgasananya dan mendekat ke arah mereka. “Kata kata yang begitu kasar , namun karena kamu masih muda maka aku akan menoleransi mu. Jika kamu makan denganku maka aku akan menganggap semua ini tidak terjadi dan membiarkan kalian pergi dengan mudah. “Ucap Kaisar Zhong mengintimidasi mereka berdua. “Kakak, jangan percaya! Dia pasti berniat buruk! Entah makanan apa yang akan dia berikan pada kita! “Seru Ning Xueqin sengaja untuk memecah situasi. Jika begini terus maka Kaisar Zhong akan dengan puas mengintimidasi mereka jadi Ning Xueqin sengaja berteriak sembari menunjuk Kaisar Zhong. “Tuan Putri kecil, kamu sudah lima tahun di sini tetapi masih tidak menurut. Kamu benar benar anak nakal… mungkin aku harus berunding dengan Ayahmu agar kamu tinggal di sini lebih lama nanti. “Ucap Kaisar Zhong dengan senyum mengerikan. Ning Xueqin menyusutkan tubuhnya dan bersembunyi di balik lengan pemuda ini, Ning Xueqin sendiri tidak mengenal pemuda ini namun entah kenapa dia merasakan kepercayaan terhadap pemuda ini. Mungkin… karena pemuda ini adalah penolongnya. Jadi dia menaruh harapan yang sangat besar pada pemuda ini walaupun tidak tahu sebenarnya semampu apa pemuda ini. Mata Ning Xueqin diam diam menjelajah ke sekitar dan melihat beberapa pengawal yang membawa busur dan anak panah. Jika situasi berubah mencekam dan berbahaya… maka dia bisa mencoba untuk membidik Kaisar Zhong dan membunuhnya dalam sekali panahan. Hanya saja… Ning Xueqin memandang tubuhnya sendiri terutama kedua tangannya. Kedua tangan kecil ini… tidak tahu apakah bisa menarik busur dan memanah. “Kaisar Zhong, aku peringatkan sekali lagi. Biarkan kami pergi jika kamu tidak ingin adanya pertarungan berdarah mewarnai aula ini. “Ucap pemuda itu dengan nada rendah tetapi jelas ini adalah tawaran terakhirnya. “Silakan saja, aku justru penasaran dengan kemampuan utusan dari Kekaisaran Ning ini. “Balas Kaisar Zhong sengaja menantang mereka. Jelas sekali pria tua licik ini ingin memprovokasi mereka sejak tadi! “Baiklah, kamu yang memintanya. “Ucap pemuda itu. Kaisar Zhong melambaikan tangannya dan puluhan pengawal itu langsung menyerbu ke arah pemuda itu, pemuda itu mendorong Ning Xueqin untuk berdiri di belakangnya. Ning Xueqin pun berdiri dengan tenang di belakang dan mengamati situasi dalam diam, jika ada kesempatan maka dia pasti akan memanah pria tua licik itu sampai mati! Pemuda tampan itu mengeluarkan pedangnya dan mulai bertarung dengan para pengawalnya, tiba tiba Ning Xueqin mendengarkan sesuatu dari bagian kanannya. “Awas! “Sebuah jarum perak yang tajam telah menancap di telapak tangan pelayan kanan itu sampai sampai dirinya pingsan setelah meraung kesakitan. Jarum perak itu mungkin sepanjang dua inci dan itu memaku di telapak tangannya sampai menembus kedua sisi telapak tangannya. Sebelumnya, Ning Xueqin telah berhasil menemukan jarum perak ini di meja nakas nya sehingga menyimpannya untuk senjata diam diam. Siapa yang menyangka bahwa jarum ini pun harus dia gunakan dengan sangat cepat. Ning Xueqin dengan cepat melarikan diri dari sana dengan kaki yang tertatih tatih. Sementara para pelayan jahat itu sedang sibuk untuk mengurusi diri mereka yang terluka dan pada saat itu Ning Xueqin tanpa sengaja menabrak sesuatu yang kokoh. Brukk!! Ning Xueqin jatuh terduduk hanya untuk melihat seorang pria paruh baya dengan tubuh setinggi dua meter. Pria paruh baya ini memiliki fitur wajah yang tegas dan tampan, tidak kalah dari pria berambut putih yang ditemuinya, Xie Guang. Hanya saja pria paruh baya ini men
Ning Xueqin tiba tiba terbangun dari tidurnya dengan kondisi keringat bercucuran di dahinya. Lalu Ning Xueqin melirik ke kanan dan ke kiri sebelum akhirnya dia menghela napas lega. “Untunglah… untunglah semua itu hanya mimpi. “Gumam Ning Xueqin dengan puas. Di samping Ning Xueqin ada sebuah meja nakas sederhana dan di atasnya ada sebuah benda yang membuat pupil Ning Xueqin berkilat tajam, jadi dia segera menyimpannya. Ning Xueqin menatap ke arah kedua telapak tangannya yang sudah dibalut oleh perban dan tersenyum tipis, dia ingat nama pemuda tampan itu. “Xie Guang… aku pasti akan mencarimu. “Gumam Ning Xueqin dengan penuh tekad. Ning Xueqin melihat sekeliling bahwa ini adalah sebuah kamar yang sederhana , tidak bisa dikatakan jelek apalagi jika dibandingkan dengan gudang terbengkalai Kekaisaran Zhong. Di sini tampak jauh lebih bagus dan bersih hanya saja sangat polos sampai sampai hampir tidak memiliki ornamen apapun. “Betapa baiknya bisa lolos dari Kaisar Zhong yang jahat, sek
Ning Xueqin melihat sebuah pemanah yang berada di sudut kanan Istana tampaknya membidik pemuda tampan itu jadi Ning Xueqin berteriak. Namun tampaknya anak panah itu melesat terlalu cepat jadi pemuda tampan itu pun tidak sempat menangkis anak panah itu. Ning Xueqin mengulurkan tangannya dan melompat lalu menangkap anak panah itu. Brukk!!! Tubuh kecil Ning Xueqin tidak dapat menahan aura derasnya anak panah itu sehingga tersungkur jatuh menghantam ke tanah. Kedua tangannya yang menangkap anak panah itu pun sampai berdarah sepenuhnya karena waktu yang kurang tepat ketika menangkapnya membuat kepala anak panah menggores sepanjang telapak tangan Ning Xueqin. Tetapi untunglah… anak panah itu berhasil dihentikan. Jika tidak maka itu akan menusuk jantung pemuda tampan ini tanpa ampun. Pemuda tampan itu menoleh ke belakang dan menyadari bahwa Ning Xueqin telah melindunginya, jadi dia bersiul dan tiba tiba pintu Kekaisaran Zhong yang megah didobrak masuk oleh seekor burung raksasa seting
Ning Xueqin memejamkan matanya erat erat dan berteriak untuk meredakan rasa sakitnya namun besi panas yang dia tunggu tunggu itu justru tidak kunjung datang. Bahkan cengkraman di kedua tangannya telah melemah dan Ning Xueqin akhirnya bisa membebaskan dirinya sendiri dari kedua pelayan gagah itu. Ning Xueqin berbalik hanya untuk melihat seorang pria muda dengan jubah biru muda , tampak bermartabat dengan rambut yang berwarna keperakan yang berkilau benar benar memukau. Bahkan Ning Xueqin pun sampai tidak bisa menutup mulutnya karena terlalu terpesona dengan pemandangan semacam ini. Pemuda ini jika lahir di abad ke 21 pasti mampu untuk memenangkan kontes ketampanan dan menjadikan wajahnya ini sebagai alat pencari nafkah! Pemuda itu mencengkram tangan pelayan yang memegang besi panas dan mendorongnya sampai jatuh ke tanah. “Apakah begini cara Kekaisaran Zhong melayani tamu? “Tanya pemuda itu dengan dingin. Pemuda itu datang mendekati dirinya yang membuat hati Ning Xueqin berdesir,
“Cepatlah kemari! Kamu sudah akan dikirim ke negara asalmu! “ Seru seorang wanita paruh baya dengan pakaian pelayan di pintu masuk. Di balik pintu itu, terlihat seorang anak perempuan dengan penampilan mengenaskan. Pakaian dan wajahnya kotor, dan kedua tangan mungilnya memeluk erat dirinya sendiri, jelas tak mampu menahan rasa dingin karena pakaiannya tipis.Sosok kecil itu perlahan mengangkat kepalanya dan mengungkapkan sepasang pupilnya yang berwarna biru tua, tampak begitu cantik dan menghanyutkan. Gadis itu adalah Ning Xueqin, seorang putri dari Kekaisaran Ning yang tahun ini berusia 10 tahun. Dia dikirim ke Kekaisaran Zhong sebagai putri tawanan sejak usia lima tahun dan mengalami kehidupan yang mengerikan, lebih buruk dari kematian.Sayang sekali dia tidak memiliki tempat untuk mengadu atas semua penderitaannya. Statusnya memang Tuan Putri, tapi kelahirannya dianggap membawa sial. Ibunya meninggal karena komplikasi saat melahirkannya, membuat sang ayah dan kakak kandungnya mem







