Home / Pendekar / Murid 3 Dewa / Bab 241. Alam Roh

Share

Bab 241. Alam Roh

Author: Klan Qing
last update publish date: 2026-06-19 10:07:43

Di Sebuah Alam.

Whush...

Lin Chen muncul di sebuah Alam yang asing.

Energi Qi di tempat itu jauh berbeda dari Galaksi Bunga.

Langit memiliki warna biru tua.

Gunung-gunung raksasa berdiri jauh di kejauhan.

Aura para ahli yang berada di Alam itu juga membuat Lin Chen sedikit tertarik.

"Ini bukan tempat yang buruk."

Ucap Lin Chen pelan.

Dia melihat ke arah langit dan merasakan aliran Energi Qi yang mengalir di udara.

Namun setelah beberapa saat, Lin Chen tersenyum menggeleng.

Alam ini memang memil
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
yoge23 LtG
makasih sudah lanjut Thor
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
makin seru
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Murid 3 Dewa   Bab 246. Lelang 2

    Item-item yang dilelang itu adalah senjata, pil obat, teknik kultivasi, dan bahan langka mulai dilelang.Namun Lin Chen tetap tidak bergerak.Waktu berlalu hingga sesi pertama berakhir.Pria tua itu tersenyum."Selamat kepada semua pembeli.""Dan sekarang kita memasuki sesi kedua."Ucapnya.Item yang muncul mulai lebih berharga.Harga awal juga meningkat drastis.5.000 koin emas.8.000 koin emas.12.000 koin emas.Bahkan ada item yang mencapai 30.000 koin emas.Ren Die mulai terkejut."Pelelangan ini benar-benar menghabiskan banyak uang."Ucapnya.Yu Jing tertawa kecil."Orang-orang kaya memang berbeda."Jawabnya.Lin Chen tetap tenang.Perhatiannya hanya tertuju pada daftar item terakhir.Satu jam berlalu dan lelang sesi kedua akhirnya selesai.Pria tua di atas panggung mengambil napas panjang.Kemudian senyum di wajahnya menjadi lebih lebar."Sekarang kita memasuki sesi terakhir."Ucapnya.Kalimat itu langsung menarik perhatian banyak orang.Suasana aula berubah lebih serius.Semua

  • Murid 3 Dewa   Bab 245. Lelang

    6 bulan kemudian.Setelah 6 bulan berlalu, perubahan besar kembali terjadi di Klan Lin.Di mana Lin Chen dan semua orang menerobos lagi.Tapi Lin Chen hanya menerobos hingga Dewa Hitam bintang 5 tahap sempurna.Adapun Yu Jing, Lian Hua dan 50 Murid yang lain, mereka menerobos hingga Dewa Emas bintang 7 tahap sempurna.Sedangkan ke 150 Murid baru itu menerobos ke Dewa Emas bintang 3 hingga bintang 4.Hal itu membuat semua orang sangat bersemangat.Bagaimana tidak?Mereka baru 6 bulan mengikuti Lin Chen.Tapi pemuda itu membuat mereka menerobos dari bintang 1 hingga bintang 3 dan 4.Bahkan di Sekte pun mereka tidak mendapatkan kesempatan itu.Selain itu, dia juga memberikan teknik yang lebih baik dari yang mereka miliki.Sehingga kemampuan semua orang meningkat drastis.Sore harinya, Lin Chen sedang menikmati Arak Kehidupan di Halaman Belakang.Tapi ketenangannya itu terganggu dengan kedatangan Yu Jing."Tuan, Ada undangan pelelangan untuk Tuan."Yu Jing melapor dan memberikan undangan.

  • Murid 3 Dewa   Bab 244. Anggota Bertambah

    Mendengar kalimat itu, Yu Jing dan Lian Hua langsung merasa lega. "Terima kasih Tuan." Ucap keduanya bersamaan. Namun Lin Chen kembali bertanya. "Berapa jumlah mereka sekarang?" Tanyanya. Yu Jing segera menjawab. "150 orang." Lin Chen sedikit terkejut. "150 orang?" Ulangnya. "Benar Tuan." Jawab Yu Jing. "80 orang berasal dari Sekte Gunung Pedang." "70 orang berasal dari Sekte Lembah Perawan." Tambah Lian Hua. Lin Chen tersenyum tipis. Jumlah itu jauh lebih banyak dari perkiraannya. Namun baginya itu bukan masalah. Bahkan dia memang berencana membangun kekuatannya sendiri. Kehadiran 150 orang justru membantu rencananya. "Bagaimana karakter mereka?" Tanyanya.

  • Murid 3 Dewa   Bab 243. Aku Mengerti

    Lin Chen kemudian membentuk mereka menjadi 2 Regu. Tujuan awal dia membeli mereka adalah karena hal itu. Regu 1 dipimpin oleh Yu Jing, sedang Regu 2 dipimpin oleh Lian Hua. Setelah pembentukan Regu selesai, Lin Chen memberikan cincin penyimpanan pada kedua Kedua Regu itu. Dia menyuruh mereka membagikannya dan meningkatkan kekuatan. Dia juga memberitahu mereka kalau dia memiliki 2 orang anak. Satu perempuan dan satunya laki-laki. Setelah semuanya selesai, mereka membubarkan diri dan meninggalkan Lin Chen sendirian. "Entah seperti apa perubahan kedua anak ini." Lin Chen juga bangkit dan meninggalkan Aula Utama. Dia pergi ke rumah Utama dan langsung ke Dunia Jiwa. Setibanya di sana, pemuda ini masuk ke Aula Utama untuk mencari kedua anaknya. "Ayah." Dan benar saja. Lin Yao dan Li

  • Murid 3 Dewa   Bab 242. Membeli Budak & Rumah

    Akhirnya dia mendekati salah satu pedagang budak untuk menanyakan harga."Apakah Tuan Muda ingin membeli budak?"Tanya pria tua itu."Hmmm..."Lin Chen mengangguk pelan.Saat memperhatikan para budak, dia melihat banyak budak yang masih muda.Usia mereka rata-rata antara 20 sampai 25 tahun dan aura mereka relatif stabil.Lin Chen mulai memilih para budak yang mau dibeli olehnya."Kamu. Kamu dan kamu."Satu persatu para budak ditunjuk dan dipilih.Pria tua itu langsung mencatat setiap budak yang dipilih Lin Chen.Hingga akhirnya budak yang dia pilih itu berjumlah 52 budak.26 budak laki-laki dan 26 budak perempuan.Pria tua itu bahkan terlihat sedikit terkejut."Tuan Muda membeli banyak sekali."Ucapnya terkejut.Tapi dia juga sangat bersemangat dengan pembelian ini.Dia akan untung besar."Berapa harga semuanya?"Namun Lin Chen hanya tersenyum dan menanyakan harga.Pria tua itupun menghitung harga keseluruhannya.Beberapa saat kemudian, dia menyebutkan harga yang harus dibayar Lin Che

  • Murid 3 Dewa   Bab 241. Alam Roh

    Di Sebuah Alam.Whush...Lin Chen muncul di sebuah Alam yang asing.Energi Qi di tempat itu jauh berbeda dari Galaksi Bunga.Langit memiliki warna biru tua.Gunung-gunung raksasa berdiri jauh di kejauhan.Aura para ahli yang berada di Alam itu juga membuat Lin Chen sedikit tertarik."Ini bukan tempat yang buruk."Ucap Lin Chen pelan.Dia melihat ke arah langit dan merasakan aliran Energi Qi yang mengalir di udara.Namun setelah beberapa saat, Lin Chen tersenyum menggeleng.Alam ini memang memiliki Energi Qi yang lebih baik dibanding Galaksi Bunga.Tapi masih belum cukup tinggi untuk menjadi tempat tujuannya."Aku harus pergi lebih jauh."Gumamnya lagi dan Energi ruang kembali berkumpul di sekitarnya.Whush...Retakan ruang muncul dan sosok Lin Chen kembali menghilang.Pemuda ini tidak berhenti dan berteleportasi dari satu Alam ke Alam yang lain.Hingga akhirnya setelah perjalanan yang panjang, Lin Chen merasakan perubahan besar pada Energi Qi di depannya.Di mana pemuda itu muncul di

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status