Home / Mafia / Bintang Jatuh Di Pelukan / Bercinta Di Angkasa

Share

Bercinta Di Angkasa

last update publish date: 2026-02-27 23:55:32

Malam berlalu dengan tenang sesuai permintaan Starla. Pria bertubuh kekar bertattoo itu hanya memeluknya erat di bawah selimut tanpa melakukan lebih dari yang ditakutkan Starla.

Keesokan paginya, Starla terbangun dengan sisi ranjang yang kosong. Ternyata Brocklyn telah sibuk mengurusi bisnisnya karena dia praktis akan berada jauh di luar Benua Amerika selama berhari-hari ke depan.

"Hmm ... di mana dia?" gumam Starla sembari turun dari tempat tidur. Dia menoleh ke nakas dan menemukan ponselnya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Kebahagiaan yang Sempurna (TAMAT)

    Kedamaian malam di kediaman megah mereka di Montecarlo tiba-tiba buyar. Jam dinding menunjukkan pukul 02.00 waktu setempat, ketika rasa sakit yang tajam dan berdenyut menyerang bagian bawah perut Starla. Bukan sekadar kram biasa, melainkan kontraksi yang begitu hebat, seolah-olah seluruh otot di tubuhnya berkontraksi secara bersamaan dengan intensitas yang tak tertahankan.Starla mengerang pelan, tangannya mencengkeram seprai dengan kuat. Dia mencoba bernapas perlahan, mengingat semua latihan yang telah dia pelajari selama masa kehamilan, tetapi rasa sakit itu datang bergelombang, semakin kuat dan juga sering. Dengan tangan gemetar, dia menyelipkan tangan ke bawah selimut, meraba bagian bawah tubuhnya.Tidak salah lagi. Seprei itu basah kuyup. Air ketubannya sudah pecah."Brock ... Brocklyn ...," panggilnya dengan suara parau, menggoyangkan lengan suaminya yang sedang terlelap pulas di sampingnya. "Brooklyn, bangun! Sudah waktunya ..."Brocklyn Hanson tersentak bangun dalam sekejap. M

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Sang Bintang Telah Kembali

    Suara gemuruh tepuk tangan dan sorakan penonton meneriakkan namanya masih terngiang-ngiang di telinga Starla. Lima tahun lamanya dia vakum dari dunia hiburan, dan kini comeback-nya seolah membuktikan bahwa nama besarnya tak pernah pudar. Tur konser yang digelar di berbagai kota Eropa menjadi bukti nyata kecintaannya pada musik. Dari Royal Albert Hall yang megah di London, hingga suasana romantis di Paris, serta energi penonton di Berlin, Amsterdam, Dublin, hingga Praha, Starla berhasil memukau semua orang.Di setiap panggung gemerlap dengan spot light tertuju kepadanya, Fanny Stuart selalu ada di sisi Starla. Manajer setia itu tak pernah lelah mengatur jadwal padat, memastikan kostum, makeup, dan teknis panggung berjalan sempurna. Starla merasa hidup kembali. Dialah ratu panggung, dan sorakan penonton adalah napas baginya.Namun, waktu terus berjalan. Kini usia kandungan Starla sudah menginjak bulan keempat. Perutnya yang mulai membuncit perlahan menyembul di balik gaun-gaun indahnya

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Kejutan Kehamilan Kedua Starla

    Lantai dua puluh Hotel Ashton Star berdiri megah di jantung Monte Carlo, Monaco. Dari sini, pemandangan Laut Mediterania yang biru terhampar luas bagai permadani berkilauan di bawah sinar matahari. Angin laut yang sejuk menyelinap masuk melalui celah jendela besar penthouse yang menjadi tempat tinggal keluarga Hanson. Starla berdiri di balkon, memandang ke arah dermaga yang terlihat jelas dari ketinggian. Sepuluh kapal yacht milik suaminya berbaris rapi di sana, berkilauan terkena sinar matahari pagi."Mom, lihat! Ada kapal besar yang baru saja datang!" seru suara kecil dari sebelahnya. Ashton, putra mereka yang berusia empat tahun menunjuk ke bawah. Rambutnya yang ikal gelap terurai rapi, dan matanya yang berwarna hijau kebiruan cerah bersinar penuh semangat.Starla berlutut dan memeluk tubuh mungil itu. "Iya, Nak. Itu kapal milik Daddy. Nanti kalau ada waktu, kita bisa naik salah satunya ya?""Benarkah? Asyik!" Ashton melompat-lompat kegirangan.Tepat saat itu, pintu kamar mandi te

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Welcome to Monaco

    Pesawat jet pribadi yang membawa keluarga kecil itu mendarat di Bandara Nice Côte d'Azur (NCE) yang terletak di kota Nice, Prancis. Karena wilayah Monaco yang kecil, tak ada bandara di sana, hanya tersedia Heliport Monaco (MCM) yang melayani penerbangan pendek terutama dari Nice ke Monaco.Selain menggunakan helikopter, transportasi lain adalah mobil dan kereta api yang hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai ke Monaco dari Nice.Keluarga Brocklyn dijemput oleh mobil limousine dari Hotel Ashton Star milik jaringan grup Hanson. Segala kekayaan yang didapat selama puluhan tahun menjadi penguasa dunia bawah tanah di Los Angeles disulap oleh pria mantan mafia itu menjadi aset bisnis bersih.Brocklyn membeli beberapa helikopter, kapal yacht, mendirikan hotel dan supermarket di tengah kota Montecarlo yang menjadi pusat bisnis di Monaco. Nominal modal yang dia gelontorkan sangat banyak selama tiga tahun ini. Namun, hasilnya berlipat kali ganda. Namanya menjadi buah bibir di kalangan j

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Pemulihan Brocklyn Pasca Operasi

    Dua hari penuh, nyawa Brooklyn Hanson tergantung di ujung tanduk. Nyaris 48 jam, pria itu terbaring tak sadarkan diri, terombang-ambing antara hidup dan mati akibat kehilangan darah yang sangat banyak. Dua peluru yang menembus tubuhnya tidak sembarangan bersarang; satu peluru menembus usus halusnya, sementara yang lain menancap di paru-paru kanan, membuat dokter sempat harus berjuang keras untuk menutup luka-luka dalam yang berbahaya itu.Beruntung, ketangguhan fisik yang terasah selama puluhan tahun berjuang di dunia bawah tanah dan bantuan anak buahnya membuat nyawa pria itu tetap tertahan. Tiga liter darah yang disumbangkan secara sukarela oleh anggota klan Hawk King yang memiliki golongan darah yang sama dengan Brooklyn, menjadi penopang terbesar hingga operasi berjalan lancar dan nyawa pria yang paling disegani di klan Hawk King itu bisa diselamatkan.Kini, mata Brocklyn perlahan terbuka. Pandangan yang semula kabur perlahan mulai terfokus, menyadari bahwa dia masih hidup. Rasa s

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Kabar Buruk Di Tengah Kebahagiaan Starla

    Sirine ambulans meraung-raung membelah malam kota Los Angeles, seolah ikut berteriak panik menyadari bahwa nyawa seorang legenda sedang bertarung melawan maut. Di dalam ruang sempit ambulans yang berbau darah dan obat-obatan itu, Brooklyn Hanson terbaring lemah di atas tandu darurat. Wajahnya pucat pasi, napasnya tersengal berat, dan selang oksigen terpasang di hidungnya.Dua peluru tajam telah menembus perut dan punggungnya. Darah terus merembes membasahi perban dan kain di sekitar luka, menandakan pendarahan yang tak kunjung berhenti.Di sampingnya, duduk Corby Killians. Pemimpin baru Hawk King ini menggenggam tangan besar mantan bosnya dengan erat. Jantungnya berdegup kencang, campuran antara rasa takut kehilangan dan amarah yang membara terhadap si pelaku penembakan."Tahan, Master Hanson ... bertahanlah," bisik Corby parau, matanya berkaca-kaca. "Kita sudah hampir sampai. Anda harus kuat."Brooklyn hanya mampu mengerjapkan mata lemah. Kesadarannya mulai memudar. Corby tahu, satu-

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Mabuk Saat Cintanya Pergi

    "Ayo tuang lagi wine ke gelas Brocklyn! Malam ini kita merayakan pria lajang yang sudah menjadi seorang suami bintang terkenal. Ini pencapaian hebat!" seru Raul Cohen sambil mengangkat gelasnya tinggi-tinggi.Pria berdarah Spanyol itu sudah mulai mabuk, demikian juga Brocklyn

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Kebimbangan Starla

    Hari nyaris petang ketika mobil Bughati milik Brocklyn berhenti di depan pintu teras mansion megahnya. Arthur Wellington yang menyambut kepulangan bosnya serta membawakan tas kerja pria itu."Di mana Starla?" tanya Brockly sembari melangkah masuk ke rumah."Nyonya ada di kamarnya sejak siang belum

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Racun yang Ditebar Perlahan

    "Apa kau mencintai Brocklyn?" tanya Gracie Ortiz setelah dia duduk bersama Starla di teras balkon lantai tiga.Sejenak Starla tercenung memikirkan jawaban yang akan dia berikan. Dulu dia membenci Brocklyn dan terpaksa menyerahkan keperawanannya cuma-cuma. Segalanya terjadi akibat ulah jahat Joe Leo

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Putri Mafia yang Menyukai Brocklyn

    "Di mana Brocklyn? Sudah beberapa hari ini aku tak melihatnya!" tanya Gracie Ortiz kepada Corby Killians di kantor pusat perusahaan Grup Hanson."Master Hanson sedang pergi berbulan madu bersama istrinya ke Maldives, Madam Grace!" jawab Corby sesuai kenyataan. Dia berpikir wanita itu adalah kolega

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status