بيت / Romansa / Bos, Jangan Sebar Rahasiaku / Bab 12 KEKASIH ATAU SEKS GRATIS (Rada panas ya)

مشاركة

Bab 12 KEKASIH ATAU SEKS GRATIS (Rada panas ya)

مؤلف: AlenU
last update تاريخ النشر: 2026-04-28 22:42:48

Moana meronta berusaha turun dari dekapan Rey. "Lepaskan aku! kenapa aku yang harus tanggung jawab? kau yang mau baca tadi."

"Aku penasaran, kau menulisnya apakah tidak ingin merasakannya? area intim mu tidak basah?" sahut Rey.

Moana memilih diam dan tidak menjawab. Sampai mereka tiba di dalam kamar mandi. Rey perlahan menurunkan tubuh Moana dan mendorongnya ke belakang sampai punggung wanita itu membentur tembok yang ada di belakangnya. Kedua tangan Rey segera mengurung tubuh itu di kedua sisi
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Bos, Jangan Sebar Rahasiaku   Bab 20 SENGAJA MENCARI TRMPAT SEPI

    Kini di tempat itu hanya tinggal mereka berdua saja. "Kau tidak punya sesuatu untuk kau katakan padaku?" tanya Moana. Tanpa menjawab pertanyaan Moana, lelaki itu lalu beranjak dari tempat kemudian meraih salah satu tangan Moana dan mengajak wanita itu pergi meninggalkan tempat."Kau mau mengajak aku kemana?" tanya Moana. "Ikut saja!" sahutnya.Rey lalu melajukan mobilnya menuju ke tempat yang datarannya lebih tinggi. Hanya mereka berdua saja."Kau akan membawaku kemana Rey?" tanya Moana saat lelaki itu hanya melajukan mobil itu."Kenapa diam? nggak bisa jawab pertanyaanku atau takut aku tanya lebih jauh.""Nanti akan aku jawab, Mo. Sabar," ucap Rey pelan. Suaranya nyaris berbisik, namun sarat dengan beban yang selama ini ia simpan sendiri.Moana hanya terdiam. Ia menyandarkan kepalanya ke kaca jendela mobil, membiarkan keheningan mengambil alih ruang di antara mereka. Ia tahu Rey butuh waktu. Menuntut jawaban sekarang hanya akan membuat pria itu semakin menutup diri.Perjalanan ber

  • Bos, Jangan Sebar Rahasiaku   Bab 19 DILUAR EKSPEKTASI.

    Belum sempat hilang rasa terkejut Moana. Saat itu Rey sudah menghela nafasnya kemudian mengangkat wajahnya dengan berani. Tidak seperti tadi saat ia menundukkan wajahnya."Ma, perkenalkan dia kekasihku, kami baru menjalin hubungan. Maaf baru memperkenalkannya sama mama," ucap Rey yang memperkenalkan Moana.Kini lelaki itu tampak lebih berani dari sebelumnya. "Mungkin kalau hari ini mama nggak datang dan ingin melihat langsung karena penasaran kau selalu menolak trman kencanmu, mungkin mama juga nggak akan bertemu wanita itu," ucap mama Rey dengan tatapan tajam menatap Moana. "A apa ini? gimana jadi ceritanya? apa mama Rey akan menawariku sejumlah uang? mungkin dalam jumlah besar? haruskah aku memanfaatkan itu?" ucap gerutu dalam hati Moana saat melihat kedua wanita di depannya. Ia mengira mama Rey pasti tidak akan setuju Rey berhubungan dengan dirinya."Rey, mama nggak habis pikir. Jangankan seorang wanita yang ada di dekatmu. Bahkan Sekretaris atau hewan pun semua berjenis kelamin

  • Bos, Jangan Sebar Rahasiaku   Bab 18 MA MAKSUDNYA "MA" ITU MAMA?

    "Stop, Rey. Meskipun pekerjaanku adalah menghayal sesuatu yang panas. Bukan berarti aku doyan begituan, Rey."Lelaki itu terdiam sesaat. Ia lalu mengangguk beberapa kali. "Baiklah, aku percaya kok, ayo sarapan lalu ikut aku."Setelah beberapa saat. Mereka sarapan bersama. Rey lalu memberikan sebuah tas yang berisi pakaian di dalamnya. "Nih, pakaian ganti buatmu. Mo."Moana lalu menerimanya, ia membawanya ke kamar mandi untuk berganti pakaian di sana. Setelah beberapa saat akhirnya wanita itu keluar. Ia keluar dengan mengenakan gaun terusan panjang berwarna krem yang longgar namun tetap terlihat elegan. Bahannya yang jatuh menutupi lekuk tubuhnya dengan sempurna, lengkap dengan lengan panjang yang dikancing rapi di pergelangan tangan. Penampilannya yang sederhana dan tertutup itu justru memancarkan aura keanggunan yang tenang, membuatnya tampak sangat berbeda namun jauh lebih bersahaja.Untuk sesaat Rey terpana menatapp keanggunan yang nyata di depannya. "Moana, kau anggun dan cantik

  • Bos, Jangan Sebar Rahasiaku   Bab 17 KAU SECANDU ITU

    "Aku mohon... " entah mengapa Moana malah terus memohon seakan apa yang Rey lakukan bagai candu yang memabukkan. Namun nyatanya, Rey malah mendekatkan wajahnya tepat ke bagian sisi wajah Moana, membuat wanita itu memejamkan mata. Ia sudah membayangkan bibir lelaki itu mengecup daun telinganya atau meninggalkan jejak basah di jenjang lehernya lagi."Kau mohon untuk apa Sayang? jika kau mau, jadilah kekasihku." bisik Rey yang terus terngiang di telinga Moana.Lelaki itu lalu melepaskan tangannya dari tubuh wanita itu. " Melihatmu kacau seperti ini membuatku begitu bergairah Sayang."Belum sempat Moana membalasnya, Rey sudah langsung meraih jemari tangan Gadis itu dan menempatkannya tepat di antara celananya. Moana tersentak saat merasakan sesuatu yang sudah begitu keras dan menegang di dalam sana."Oh tidak! ini bukan seperti yang aku harapkan."Moana segera menarik tangannya seakan tidak ingin memyentuhnya meskipun dari bagian luar. Tubuhnya yang tadi masih mendambakan sentuhan lelaki

  • Bos, Jangan Sebar Rahasiaku   Bab 16 MASIH BERDENYUT, MAU LAGI?

    Rey menarik tubuh Moana ke dalam dekapannya, salah satu lengan tangannya meraih garis pundak Moana kemudian jemari tangannya meraih tengkuk gadis itu. Menariknya sedikit kasar hingga wajah itu mendogak dan tatapan mata mereka terus bertemu. Itu yang Rey inginkan, Moana fokus padanya.Dan sedetik kemudian, wajah Rey menunduk hingga bibir itu nyaris bertemu. Rey berbisik di sana, "kau ingin memutup mulutmu rapat-rapat. Kau tidak ingin orang lain tahu kau mengerang bukan?"Saat itulah Moana sadar di mana mereka kini berada. Ya, di tempat umum. Meskipun Moana sering menulis sesuatu yang panas dan menantang di tempat umum, tetap saja kini ia dan Rey benar-benar seperti masuk ke dalam cerita itu.Meskipun Moana tahu jika tubuh Rey jelas cukup besar untuk menutupi seluruh tubuhnya, tapi tetap saja seperti hal yang tidak benar saat membiarkan seorang lelaki menyentuhnya sampai basah di tempat itu. Belum sempat ia protes. Moana tersentak, kedua matanya semakin membelalak, Rey seakan memaksa g

  • Bos, Jangan Sebar Rahasiaku   Bab 15 KAU BASAH! (AWAS PANAAAAAAASSSSS!!!!!)

    Moana mundur perlahan seakan mencoba lolos dari tatapan memburu lelaki itu. Namun, langkah kakinya terhenti ketika ia merasa punggungnya membentur sesuatu yang keras. Dengan lihai Rey sudah menggiring tubuh Moana dan menghimpit wanita itu dan menekannya di sana. Menyudutkannya di sudut paling gelap tempat itu. Moana ingin protes tentang apa yang lelaki itu lakukan padanya. Namun, semua kata-katanya seakan tertelan ketika wanita itu menyadari wajah Rey sudah teramat dekat dengannya dan kedua lengan kekar itu sudah mengurung tubuhnya. "Kau mau lari kemana?" tanya lelaki itu dengan wajah yang begitu dekat, bibir yang bergerak nyaris menyentuh bibir Moana, dan pertanyaan yang Rey lontarkan bisa Moana rasakan gerakan bibirnya. Moana tergagap, kehilangan kontrol suara dan nyaris hanya bisa mencoba membuang muka menatap ke arah lain untuk menghindari sentuhan yang mungkin akan membuat wanita itu tidak sanggup menghadapinya. "A aku nggak mau lari kemana-mana kok," sahut wanita itu. Lelak

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status