공유

149 | Blow Job

작가: Eliyen Author
last update 게시일: 2025-10-19 21:37:18

“Kamu sakit?”

Akash menyentuh dahi Gista. Tidak panas. Hatinya masih resah karena Gista berubah jadi pendiam malam ini.

“Lagi nggak enak badan.” Gista berbohong.

“Mens? Bulan kemarin bukan tanggal ini, kan?”

Gista mengerang dalam hati. Kenapa Akash ingat detail kecil siklus kewanitaannya?

Dia berdeham-deham. “Kecapekan,” jawabnya singkat.

“Mau ditemani tidur cepat?” Akash memberikan tawaran manis. “Tadi sore juga nggak sempat aku jemput, kan?”

Jantung Gista berdebar kencang. Sore tadi dia senga
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (1)
goodnovel comment avatar
Collina Langga
watak gista terlampau lemah
댓글 더 보기

최신 챕터

  • CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku   205 | Finale

    Kalau Leo dan Adel tak pernah kongkalikong dengan Akash untuk pura-pura lamaran, mungkin sekarang Akash masih kebingungan bagaimana cara mengikat hati Gista secara permanen.Kalau dulu Gista tak nekat mendekati Akash sebagai target riset, mungkin sekarang Gista masih betah melajang dan harus menelan revisi demi revisi naskah yang menggunung.Namun, kini semua penantian itu terbayarkan sudah. Gista resmi mengatakan “iya” untuk permintaan Akash.“Aduh, Kak Gista. Jangan sesantai ini, dong. Kenapa ekor gaunnya pakai dilepas dadakan, sih?”“Susah jalan, Del,” jawab Gista datar.“Ya, tapi gaunnya jadi nggak cantik lagi.” Adel mengeluh. Dia mondar-mandir di antara tim desainer yang merubungi Gista. “Ampun, deh. Yang nikah siapa, yang panik siapa.”“Santai aja kali. Tempat nikahnya nggak akan kabur, kok. Pengantin prianya juga nggak bakalan kabur.”“Amit-amit! Jangan ngomong sembarangan sebelum nikah! Pamali!” Adel membeliak ngeri.Gista tertawa. Dia memandangi pantulan dirinya di cermin. G

  • CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku   204 | Microcosmos

    “Aku nggak peduli mau Papa datang lagi apa nggak. Dia nggak mau tunggu aku. Ya udah, biar aja Papa pergi.”“Kamu harus peduli, Kak, kalau masih mau restu Papa biar Akash jadi suami kamu.”Gista mengerang keras-keras. Hidup santainya mulai hilang setelah Guntur muncul dan mengakui mereka sebagai saudara kandung di depan publik.“Papa kemarin nungguin Kakak sampai malam tahu.” Guntur menyendok es krimnya. Posisi duduknya super santai di ruang tamu duduk Gista. Sama sekali tak mencerminkan gaya seorang superstar.Sementara Gista dibuat tertegun. Dia menyodok ujung kaki adiknya.“Yang benar?”“Benar. Baru pulang setelah Mama nelepon.”“Mama juga ikut datang?” Gista tak percaya.Sekali lagi Guntur mengangguk. “Tapi di hotel. Mama nggak mau datang ….”Lelaki itu sepertinya sadar telah melakukan kesalahan. Dia buru-buru mengoreksi ucapannya.“Bukannya gitu maksud aku, Kak. Mama mau datang, tapi nunggu di hotel. Entar kalau udah ketemu Papa, baru Mama bakal ketemu sama Kakak.”Gista mendesah.

  • CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku   203 | Road to Restu

    EKSKLUSIF! GUNTUR MAHESWARA SANG DEWA PRIVASI AKHIRNYA TERTANGKAP BERSAMA KAKAK RAHASIA. SIAPA DIA?Gista mengeklik judul artikel itu. Satu detik berikutnya, halaman panjang yang dilengkapi foto-foto di gala dinner Salim Publishing terpampang di depan mata.Foto Guntur memeluk dirinya menjadi ikon utama artikel. Gista meringis saat berita sosok rahasia kakak Guntur justru lebih heboh dibanding gala dinner itu sendiri.Bahkan penunjukan Guntur jadi brand ambassador Salim juga tenggelam.Gista membatin sambil terus membaca artikel. Sekali lagi namanya menjadi topik utama di berbagai linimasa. Tidak ada yang pernah mengira, Guntur punya seorang kakak penulis kontroversial.“Gis, lo mau ngasih kejutan apalagi ke kita?”Gista mendongak. Saking asyiknya menjelajah internet, dia sampai tidak menyadari hampir semua orang kantor berkumpul di mejanya.Wanita itu meringis. “Kejutan apa, Bang?”“Kamu udah jadi pacar jomblo idaman hampir semua cewek Indo. Terus sekarang kamu juga jadi kakaknya akt

  • CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku   202 | Membongkar

    “Ini bener adek Kak Gista? Bening banget astaga! Kenapa nggak dari dulu kenalannya? Rugi gue jadian sama kunyuk satu ini.”Leo buru-buru merangkul Adel. Tatapannya tajam memperingatkan sosok lelaki muda yang berdiri tepat di hadapannya.Guntur hanya tersenyum. “Terima kasih. Tapi seganteng-gantengnya lelaki orang, tetap lebih ganteng laki sendiri, Kak.”Adel terpana. Guntur masih tersenyum. Leo sontak cemberut.“Udahan kalian ngomong gajenya. Kita udah hampir telat, nih.”Tiga orang itu menatap ke arah pintu kamar Gista. Mereka menunggu dua menit sampai akhirnya pintu yang tertutup rapat itu terkuak.“Vibes kalian udah kayak pasangan pengantin,” komentar Leo.Akash yang berdiri di samping Gista tersenyum tipis. “Sayangnya itu hanya vibes doang. The bride masih susah merealisasikan.”Gista menyodok rusuk Akash. “Apaan, sih?”Pandangan Gista menyapu ruang duduk. Rumahnya belum pernah seramai ini sebelumnya. “Kak Gista, aku pergi dulu.” Guntur meraih tangan Gista. “Kamu yakin mau ngelak

  • CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku   201 | Ancaman

    Bagaimana rasanya menjadi perantara pertemuan dua keluarga?Gista ada di posisi itu sekarang, tetapi untungnya belum keluarga penuh. Dia hanya menemani Akash bertemu Guntur.“Jadi, ini orang yang bisa bikin kakakku jadi kayak orang normal?”Gista mengangkat alis. “Apa aku selama ini nggak normal?”“Nggak. Kakak tuh, emotionless.” Guntur memutar gelas wine di tangannya. “Tapi sekarang ….”Dia maju dan dengan satu tangan menusuk pipi Gista. “..., jadi banyak senyum.”Pipi Gista merona.“Dan jadi blushing terus,” imbuh Guntur lagi.“Apaan, sih.” Gista menepis tangan adiknya. Dia berpindah tempat duduk ke sofa tunggal.Saat ini mereka bertiga ada di apartemen Guntur. Sang artis sendiri yang mengundang dan menjemput Gista serta Akash untuk datang.“To the point aja. Aku nggak mau basa-basi.” Guntur kembali bicara. “Aku belum kasih restu ke kalian.”“Nggak wajib,” sela Gista.Guntur melirik kakaknya. “Tapi restuku bisa lebih cepat bantu Kakak dapat restu Papa.”Gista mendengkus. Di sisi yan

  • CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku   200 | Sarapan bersama Musuh

    “Ke sini sekarang. Kita makan bersama. Jangan menolak. Kamu masih putraku.”Akash menatap ke arah tempat tidur. Seprai yang kusut. Selimut yang teronggok di lantai. Dan sesosok Gista yang tengkurap setengah telanjang.“Aku sibuk,” ucap Akash datar.“Publisher barumu tak menyita banyak waktumu.”Akash mengusap punggung polos Gista. Perempuan itu mengulet manja dan kembali tertidur. Akash menundukkan badan, mencium bahu wanitanya.“Aku tak janji.” Akash akhirnya bicara.“Kamu–”“Sudah dulu, Pa. Aku sibuk.”Akash mematikan telepon. Dia melempar ponsel ke nakas. Terdengar getar keras. Papanya kembali menelepon, tetapi Akash tak peduli.Tangannya melepas ikatan jubah tidurnya. Tanpa membangunkan Gista, dia memasuki wanitanya. Gista tersentak, terbangun dengan cepat, dan mengerang sambil mencengkeram seprai. Sementara Akash yang berada di atasnya melihat pemandangan menakjubkan itu dan semakin mempercepat gerakan.Pagi itu, Gista dan Akash kembali merajut kemesraan. Tidak peduli apapun. Ti

  • CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku   141 | Foto Telanjang

    Arvin menatap Gista yang tergeletak di sofa. Mata wanita itu terpejam rapat. Lalu pandangannya beralih ke kaleng bir yang masih sisa separuh di atas meja.Dia tidak memasukkan apa pun di bir itu. Namun, Arvin mengolesi mulut lubang minum dengan obat bius. Hasilnya kini tampak jelas.Gista akhirnya

    last update최신 업데이트 : 2026-03-30
  • CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku   134 | Video Call Depan Pacar

    “Aku … aku nggak lakuin apa-apa.” Gista menelan ludah. Bertahun-tahun merahasiakan hal besar, apa sulitnya merahasiakan satu hal lagi? “Yakin?” tanya Akash. Dia maju mendekati Gista. Yang didekati mundur sampai menabrak sofa dan jatuh terjengkang ke belakang. Gista memekik geli saat Akash menubr

    last update최신 업데이트 : 2026-03-30
  • CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku   140 | Pahlawan Bermotor

    “Brengsek! Gue nyuruh lo jaga Gista! Kenapa bisa kecolongan kayak gini?”Akash menarik gas kencang-kencang. Motornya melesat kencang, meliuk-liuk menyalip kendaraan-kendaraan yang melaju di depannya. Badannya letih. Dia baru pulang dari Bandung dan langsung menggeber motor menuju alamat yang dikir

    last update최신 업데이트 : 2026-03-30
  • CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku   135 | Dusta Arvin

    Lola menjentikkan jari. “Nah, kan? Apa gue bilang? That’s my girl!”Gista tahu jawabannya bakal mengundang bencana. Namun, dia harus mengutarakan keberatannya.“Aku nggak mau sampai nginap di kantor, Kak Arvin. Aku siap lembur, tapi tetap sesuai batas. Lagi pula,” Gista menatap Lola, “aku udah berk

    last update최신 업데이트 : 2026-03-30
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status