ホーム / Rumah Tangga / Ceraikan Aku, Tuan Anshel / Bab 12 - Sisi Lain Princetta Fleur Ruthven

共有

Bab 12 - Sisi Lain Princetta Fleur Ruthven

last update 公開日: 2025-12-09 15:00:39

Fleur menegang, napasnya sedikit terhenti.

“Jadi, kau diam-diam membawa pengawal?” suaranya terdengar campur takut dan penasaran.

Anshel baru selesai menutup pintu, ia berbalik menatapnya tanpa berkedip, tenang seperti biasanya.

“Tentu saja. Apa kau pikir aku membawamu ke sini tanpa perlindungan?”

Fleur menoleh, campur kaget dan kesal.

“Kau selalu satu langkah di depanku…” gumamnya.

Malam itu tak benar-benar tenang. Lampu-lampu taman di luar vila dinyala
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 128 - Mimpi Buruk Setelah Ciuman

    “Apa kau datang ke pengadilan?”“Hmmm, bukankah waktu di rumah sakit aku pernah bilang akan datang ke persidangan.”Seolah mendapat jawaban dari rasa penasarannya, ia pun baru mengingatnya, kalau Ava Grace sempat meminta izin padanya untuk datang ke persidangan. “Ah benar, maaf aku tidak memperhatikannya saat di sana.”“Ya karena kau sibuk mengurus istrimu.”“Baiklah, tapi aku punya satu permintaan.”Anshel mengerutkan keningnya ia kemudian berbalik sambil melepaskan tangan Ava. “Berhenti dan jangan bergerak!”Kaki ava berjinjit ia kemudian menangkup ipi Anshel dan melumat bibir Anshel lagi. Namun Anshel segera mendorongnya. “Hentikan Ava!”Anshel menyeka bibirnya yang basah. “Hubungan kita sudah berakhir.”“Tapi kau menikmati ciumanku, Anshel kau bahkan membalas ciumanku dan rasanya masih sama seperti dulu.”

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 127 - Godaan di Tengah Badai

    “Malam ini?”“Aku ingin bicara soal Alat itu.”“Tapi aku harus menemani Fleur.”“Bukankah istrimu akan senang jika kakaknya akan segera Pulih?”Anshel mengerutkan dahinya. “Baiklah, aku akan menemuimu malam ini.”Anshel kemudian memasukkan ponselnya ke dalam saku jas. Anshel mendekati kedua pengacaranya dan mengakhiri obrolan mereka. ***Anshel pun menuju sebuah Bar dimana mereka sering bertemu dulu. Di sana di ruang VIP gadis itu duduk di sofa menunggu kedatangan Anshel. Senyumnya mengembang ketika melihat Anshel datang. Ia berdiri sambil membawa segelas anggur putih. Anshel menyapanya, “Halo Nona Grace.”“Anshel akhirnya kau datang juga,” Ia segera memeluk Anshel dan mencium pipi Pria itu. Anshel berusaha melepaskan pelukan Ava Grace, “Ava, jangan seperti ini.”Ava Grace pun melepaskan pelukannya lalu ia menarik Anshel agar duduk d

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 126 - Air Mata Fleur

    Karena ruangan itu sangat gaduh, hakim meminta semua orang yang hadir untuk bersikap tenang.Hakim pun mengetukkan palu sidangnya tiga kali."Kepada hadirin yang terhormat, tolong tenang. Ketertiban ruang sidang harus dijaga. Saya tidak akan mentolerir gangguan yang tidak perlu."Anshel masih berusaha membujuk istrinya yang meluapkan kekesalannya kepada Tuan Anderson."Nyonya Fleur, silakan kembali ke tempat duduk Anda.""Tapi Yang Mulia…""Sudah, Sayang. Biarkan Victor dan Smith yang berbicara."Pipi Fleur mulai basah, "Anshel..." ucapnya dengan suara bergetar.Anshel mengusap air mata di sudut mata istrinya menggunakan ibu jarinya. Ia menatap Fleur lembut, berusaha membuat wanita itu tenang.Fleur akhirnya mengalah. Dengan berat hati ia kembali ke tempat duduknya.Hakim menunggu hingga suasana benar-benar tenang sebelum kembali membuka berkas perkara."Pengadilan telah mempelajari do

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 125 - Dosa yang Terkubur

    Tuan Anderson apa maksud anda?” tanya Hakim. Bukannya menjawab pertanyaan dari Hakim, ia lebih memilih diam. Pria tua itu menyapu pandangannya ke arah kursi ruang sidang yang penuh itu. Ia melihat satu persatu pengunjung, berharap bisa menemukan seseorang yang sudah menerornya dengan foto-foto masa lalunya.Foto tersebut mengungkap dosa yang selama ini ia kubur dengan rapat. Mulai dari penyerahan amplop berisi uang suap, percobaan pembunuhan, hingga korban yang terkapar akibat racun yang ia berikan. Seolah-olah ada seseorang yang mengawasinya selama ini.Dibalik foto terakhir dimana ia sedang mencekik pria Asia itu ada tulisan tangan. “Akui perbuatanmu di pengadilan, atau aku akan memberikan foto lainnya kepada polisi, kau pikir kejahatanmu tidak akan diketahui siapapun?”‘Bagaimana dia bisa tahu aku menyuap Tuan Zhao dan menghabisinya, ia bahkan tahu akulah yang melenyapkannya Nyonya Merry,’ batinnya.Ia menunduk sebentar, lalu melihat ke arah dua bangku, ada seseorang yang terseny

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 124 - Selembar Kertas di Meja Hijau

    Ruang sidang tampak lebih ramai dari biasanya.Smith dan Victor tampak sedang berembuk, sambil sesekali menunjukkan dokumen kepada timnya. Deretan kursi pengunjung hampir terisi penuh. Beberapa wartawan duduk di barisan belakang sambil mempersiapkan catatan mereka. Semua orang menunggu satu orang yang selama berbulan-bulan menjadi pusat perhatian kasus ini, Anderson.Fleur duduk dengan kedua tangan bertumpu di atas pangkuannya. Wajahnya terlihat tegang, namun jemarinya saling bertaut erat.Anshel yang duduk di sampingnya melirik sekilas ke arah istrinya."Kau baik-baik saja?"Fleur mengangguk pelan."Aku hanya ingin semua ini segera berakhir."“Aku juga. Sayang, kau cukup menjawab apa yang kau tahu jika hakim melontarkan pertanyaan padamu.“Ya, dan aku harap Tuhan berpihak kepada keluarga kami, agar pria itu bicara dengan jujur.”Anshel mengusap punggung Fleur sambil tersenyum. Ia tampak iba dan juga memahami perasaan istrinya. Sudah terlalu banyak hal yang terjadi dalam beberapa ta

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 122 - Detak yang tak Kembali. 

    “Bertahanlah Philippe!” ucap Anshel dengan wajah panik namun penuh harap. Anshel masih berdiri di depan ruang perawatan Philippe dengan napas yang terasa berat. Dari balik kaca transparan itu ia bisa melihat beberapa dokter dan perawat terus bergerak cepat mengelilingi tubuh pria yang masih belum sadarkan diri tersebut.Bunyi monitor jantung memenuhi ruangan dengan irama yang tidak beraturan.“Dok, tekanan darah mulai naik!”Salah satu dokter segera menoleh pada monitor di samping ranjang Philippe.“Bagus, pertahankan stabilisasinya.”Perawat itu mengangguk cepat lalu kembali memeriksa alat infus dan oksigen Philippe.Anshel menelan ludahnya pelan.Sejak mengenal Fleur, ia tahu betul betapa pentingnya Philippe dalam hidup istrinya. Meskipun hubungan kakak beradik itu sering dipenuhi perdebatan, namun Philippe adalah satu-satunya keluarga yang selalu berdiri di sisi Fleur sejak kecil.‘Jika sesuatu terjadi pada pria itu…’Pira itu mengembuskan napas kasar.Anshel bahkan tidak berani m

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 60 - Warisan Noblecrest

    ‘Ada apa Nona Grace menghubungi Anshel?’ tanya Fleur kesal dalam hati. Dadanya terasa sesak setiap kali membayangkan nama itu muncul di layar ponsel suaminya.​Huft, tidak, aku tidak cemburu! Fleur mencoba menenangkan diri. Hanya saja, kenapa wanita itu berani menelepon Anshel padahal ini sudah mal

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 59 - Malan Malam Bersama Keluarga Kecil

    ​“Kami tidak bisa melihat wajah pria itu, Tuan.”​“Baiklah, pantau terus!”Anahel menutup telepon dan kembali duduk untuk menyelesaikan setumpuk berkas. Tak terasa matahari mulai tenggelam. Begitu pekerjaan usai, aku segera bergegas pulang.​➖➖➖🔳🔳🔳➖➖➖​Setibanya di rumah, Anshel mendapati Fleur

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 58 - Tikus di Noblecrest

    Sebelum menelpon Ibu Olivia. Gedung Noblecrest Logistik tampak lebih tegang dari biasanya. Anshel melangkah masuk dengan aura dingin, didampingi Owen yang membawa map hasil audit final. Semua staf menunduk, tak berani menatap mata CEO mereka.​Di ruang rapat, beberapa manajer divisi logistik sudah

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 57 - Rajutan Kasih Sayang

    “Bagaimana kau bisa mengikuti, ibu.”Lamunan Fleur mengenai keraguannya pada Anshel buyar, karena pertanyaannya mertuanya. “Ah ini pertama kalinya aku belajar merajut, dan ini memang tidak mudah, tapi aku tidak akan menyerah.”keduanya terkekeh pelan. Suara ketukan dari luar kamar terdengar. Fle

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status