Beranda / Rumah Tangga / Ceraikan Aku, Tuan Anshel / Bab 106 - Akhir Keluarga Ruthven?

Share

Bab 106 - Akhir Keluarga Ruthven?

last update Tanggal publikasi: 2026-05-07 11:48:47

Philippe menggebrak meja makan hingga membuat Fleur dan Smith terperanjat.

“Aku akan membuktikan di pengadilan kalau ini semua ulah Tuan Anderson, dan Ayah sudah dijadikan kambing hitam demi kepentingannya,” geramnya dengan tatapan yang tajam.

Smith dan Fleur masih terdiam.

Philippe melanjutkan ucapannya, sambil mengepalkan tangan dan meninju pelan di atas meja. “Kalau dia sampai mangkir memberi kesaksian, aku akan menyeretnya.”

Smith menghela napas, kemudian berdiri, “Aku setuju denganmu,”
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 128 - Mimpi Buruk Setelah Ciuman

    “Apa kau datang ke pengadilan?”“Hmmm, bukankah waktu di rumah sakit aku pernah bilang akan datang ke persidangan.”Seolah mendapat jawaban dari rasa penasarannya, ia pun baru mengingatnya, kalau Ava Grace sempat meminta izin padanya untuk datang ke persidangan. “Ah benar, maaf aku tidak memperhatikannya saat di sana.”“Ya karena kau sibuk mengurus istrimu.”“Baiklah, tapi aku punya satu permintaan.”Anshel mengerutkan keningnya ia kemudian berbalik sambil melepaskan tangan Ava. “Berhenti dan jangan bergerak!”Kaki ava berjinjit ia kemudian menangkup ipi Anshel dan melumat bibir Anshel lagi. Namun Anshel segera mendorongnya. “Hentikan Ava!”Anshel menyeka bibirnya yang basah. “Hubungan kita sudah berakhir.”“Tapi kau menikmati ciumanku, Anshel kau bahkan membalas ciumanku dan rasanya masih sama seperti dulu.”

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 127 - Godaan di Tengah Badai

    “Malam ini?”“Aku ingin bicara soal Alat itu.”“Tapi aku harus menemani Fleur.”“Bukankah istrimu akan senang jika kakaknya akan segera Pulih?”Anshel mengerutkan dahinya. “Baiklah, aku akan menemuimu malam ini.”Anshel kemudian memasukkan ponselnya ke dalam saku jas. Anshel mendekati kedua pengacaranya dan mengakhiri obrolan mereka. ***Anshel pun menuju sebuah Bar dimana mereka sering bertemu dulu. Di sana di ruang VIP gadis itu duduk di sofa menunggu kedatangan Anshel. Senyumnya mengembang ketika melihat Anshel datang. Ia berdiri sambil membawa segelas anggur putih. Anshel menyapanya, “Halo Nona Grace.”“Anshel akhirnya kau datang juga,” Ia segera memeluk Anshel dan mencium pipi Pria itu. Anshel berusaha melepaskan pelukan Ava Grace, “Ava, jangan seperti ini.”Ava Grace pun melepaskan pelukannya lalu ia menarik Anshel agar duduk d

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 126 - Air Mata Fleur

    Karena ruangan itu sangat gaduh, hakim meminta semua orang yang hadir untuk bersikap tenang.Hakim pun mengetukkan palu sidangnya tiga kali."Kepada hadirin yang terhormat, tolong tenang. Ketertiban ruang sidang harus dijaga. Saya tidak akan mentolerir gangguan yang tidak perlu."Anshel masih berusaha membujuk istrinya yang meluapkan kekesalannya kepada Tuan Anderson."Nyonya Fleur, silakan kembali ke tempat duduk Anda.""Tapi Yang Mulia…""Sudah, Sayang. Biarkan Victor dan Smith yang berbicara."Pipi Fleur mulai basah, "Anshel..." ucapnya dengan suara bergetar.Anshel mengusap air mata di sudut mata istrinya menggunakan ibu jarinya. Ia menatap Fleur lembut, berusaha membuat wanita itu tenang.Fleur akhirnya mengalah. Dengan berat hati ia kembali ke tempat duduknya.Hakim menunggu hingga suasana benar-benar tenang sebelum kembali membuka berkas perkara."Pengadilan telah mempelajari do

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 125 - Dosa yang Terkubur

    Tuan Anderson apa maksud anda?” tanya Hakim. Bukannya menjawab pertanyaan dari Hakim, ia lebih memilih diam. Pria tua itu menyapu pandangannya ke arah kursi ruang sidang yang penuh itu. Ia melihat satu persatu pengunjung, berharap bisa menemukan seseorang yang sudah menerornya dengan foto-foto masa lalunya.Foto tersebut mengungkap dosa yang selama ini ia kubur dengan rapat. Mulai dari penyerahan amplop berisi uang suap, percobaan pembunuhan, hingga korban yang terkapar akibat racun yang ia berikan. Seolah-olah ada seseorang yang mengawasinya selama ini.Dibalik foto terakhir dimana ia sedang mencekik pria Asia itu ada tulisan tangan. “Akui perbuatanmu di pengadilan, atau aku akan memberikan foto lainnya kepada polisi, kau pikir kejahatanmu tidak akan diketahui siapapun?”‘Bagaimana dia bisa tahu aku menyuap Tuan Zhao dan menghabisinya, ia bahkan tahu akulah yang melenyapkannya Nyonya Merry,’ batinnya.Ia menunduk sebentar, lalu melihat ke arah dua bangku, ada seseorang yang terseny

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 124 - Selembar Kertas di Meja Hijau

    Ruang sidang tampak lebih ramai dari biasanya.Smith dan Victor tampak sedang berembuk, sambil sesekali menunjukkan dokumen kepada timnya. Deretan kursi pengunjung hampir terisi penuh. Beberapa wartawan duduk di barisan belakang sambil mempersiapkan catatan mereka. Semua orang menunggu satu orang yang selama berbulan-bulan menjadi pusat perhatian kasus ini, Anderson.Fleur duduk dengan kedua tangan bertumpu di atas pangkuannya. Wajahnya terlihat tegang, namun jemarinya saling bertaut erat.Anshel yang duduk di sampingnya melirik sekilas ke arah istrinya."Kau baik-baik saja?"Fleur mengangguk pelan."Aku hanya ingin semua ini segera berakhir."“Aku juga. Sayang, kau cukup menjawab apa yang kau tahu jika hakim melontarkan pertanyaan padamu.“Ya, dan aku harap Tuhan berpihak kepada keluarga kami, agar pria itu bicara dengan jujur.”Anshel mengusap punggung Fleur sambil tersenyum. Ia tampak iba dan juga memahami perasaan istrinya. Sudah terlalu banyak hal yang terjadi dalam beberapa ta

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 122 - Detak yang tak Kembali. 

    “Bertahanlah Philippe!” ucap Anshel dengan wajah panik namun penuh harap. Anshel masih berdiri di depan ruang perawatan Philippe dengan napas yang terasa berat. Dari balik kaca transparan itu ia bisa melihat beberapa dokter dan perawat terus bergerak cepat mengelilingi tubuh pria yang masih belum sadarkan diri tersebut.Bunyi monitor jantung memenuhi ruangan dengan irama yang tidak beraturan.“Dok, tekanan darah mulai naik!”Salah satu dokter segera menoleh pada monitor di samping ranjang Philippe.“Bagus, pertahankan stabilisasinya.”Perawat itu mengangguk cepat lalu kembali memeriksa alat infus dan oksigen Philippe.Anshel menelan ludahnya pelan.Sejak mengenal Fleur, ia tahu betul betapa pentingnya Philippe dalam hidup istrinya. Meskipun hubungan kakak beradik itu sering dipenuhi perdebatan, namun Philippe adalah satu-satunya keluarga yang selalu berdiri di sisi Fleur sejak kecil.‘Jika sesuatu terjadi pada pria itu…’Pira itu mengembuskan napas kasar.Anshel bahkan tidak berani m

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 121 - Panggilan yang Mengganggu

    ‘Kenapa Ava Grace menelpon Anshel, apa mereka masih berhubungan,’ pikir Fleur. Fleur tak bertanya apapun pada suaminya.▫️▫️▫️Matahari sudah naik, Anshel sedang mandi sementara Fleur sedang mengenakan setelan blazer berwarna putih. Ponsel Anshel bergetar, Fleur awalnya tak menghiraukannya, namun

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 2 - Ancaman Dan Duka

    Sudah tiga hari Anshel pulang lewat tengah malam.Dan itu pun bukan benar-benar “pulang”—lebih seperti mampir untuk berganti jas, mandi air hangat, lalu pergi lagi sebelum Fleur sempat mengeluarkan satu kalimat pun.Fleur menatap jam dinding di ruang makan. Pukul dua pagi. Meja panjang itu terhampa

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 3 - Dalam Genggaman Anshel

    Fleur berdiri di depan cermin, melepas jepit rambut hitam yang masih ia gunakan sejak pemakaman ayahnya. Jemarinya kaku, dingin, dan wajahnya tampak lebih pucat dari biasanya.Pintu kamar terbuka.“Kau sudah makan?” tanya Anshel.Pertanyaan itu terasa telat—terlalu telat.“Aku tidak lapar,” jawab F

  • Ceraikan Aku, Tuan Anshel   Bab 1 - Klausul Pernikahan

    Payung hitam di tangan Fleur bergetar pelan ketika gerbang mansion Robinson terbuka. Hujan gerimis membasahi anak tangga marmer, tapi langkahnya tidak goyah. Dua koper besar mengikuti di belakang, ditarik oleh pelayan yang wajahnya penuh cemas.“Nyonya Fleur… tolong pikirkan lagi,” suara Kepala Pel

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status