Share

45. One Call Away

Author: Sayap Ikarus
last update publish date: 2026-04-25 09:16:36

Lucas langsung mengantar Freya ke asrama lagi tanpa banyak bicara. Menurut Freya ia lebih aman bersama Dena, tinggal di apartemen milik David pacar Dena yang jarang ditempati itu. Tak ada perlawanan, Lucas bahkan tak memberi komentar apapun. Namun, 18 jam setelah itu, Freya kembali meminta bantuan Lucas untuk datang mengurus masalahnya, kali ini, di kantor polisi.

"Maaf saya ngrepotin Bapak lagi, saya nggak bisa nahan diri buat nggak mukulin manusia brengsek macam David!" kata Freya straight to
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Cinta Mati Tuan Muda Bhaskara   Bab 81. Tanpa Rencana

    "Kalo sama Rega suka apanya Frey?" pancing Lucas. Freya menggeleng cepat, "Gue nggak ngerti kenapa dulu bisa nemu comberan kayak dia. Satu-satunya alasan kenapa gue jadi defensif sama cowok adalah dia. Apa semua cowok gitu? Seks adalah penting?"Lucas nampak mematikan bara rokoknya lebih dulu tanpa buru-buru menjawab, "Lo tanya ke gue?" ia menunjuk dirinya sendiri. "Lo cowok bukan?" tantang Freya. "Kenapa lo seneng banget mukul rata begitu? Apa karena ikatan awal kita?" tanya Lucas balik curiga. Freya terdiam. Ia tidak ingin Lucas menganggapnya begitu, bahwa sebenarnya ia sendiri lupa dengan apa yang terjadi malam itu. "Gue bikin teh dulu," pamit Freya menghindar. Namun, Lucas tak melepaskannya kali ini. Ditahannya pergelangan tangan Freya dan dibawanya lagi Freya ke dalam pelukan. Gerakan Freya terkunci, ia membuang pandangan, tak berani bertatapan dengan Lucas yang menatapnya sangat tajam. "Jangan lari!" bisik Lucas mendekatkan bibirnya ke telinga Freya, "Kalo nggak gue peluk

  • Cinta Mati Tuan Muda Bhaskara   Bab 80. She's The Only Exception

    "Maksud lo gimana? Pokoknya jangan berhenti ngajar cuma gara-gara gue. Apalagi lo masukin hati omongan gue yang ngelantur ini, gue aja nggak ngerti tadi ngomong apa," bisik Freya panik, setengahnya merasa malu karena sudah jujur tentang apa yang dirasakan oleh hatinya. "Cukup gini aja, nggak usah mikir yang lain," balas Lucas lembut, menyamankan. Freya terdiam. Dekapan hangat Lucas membuat hati Freya tenang, tak terbebani apa pun. Selain itu, ia tak perlu merasa takut dilecehkan karena mereka pernah terlibat satu kejadian yang menurut Freya sudah lebih dari sekadar intim."Apa yang udah lo lakuin ke gue, semua yang lo kasih ke gue, murni karena gue adalah mahasiswi lo?" tanya Freya memberanikan diri, ingin membuat terang hubungan mereka. "Apa selama ini lo ngerasanya gitu?" tanya Lucas balik. Freya mengangguk lemah. "Mulai hari ini ubah pemikiran lo yang begitu," kata Lucas serius sekali. "Terus gue kudu mikir gimana?" Freya sedikit menoleh, penasaran dengan ekspresi Lucas saat

  • Cinta Mati Tuan Muda Bhaskara   Bab 79. Pancingan Bertubi

    "Mas," Freya menggumam lirih. "Hem," balas Lucas perlahan membuka matanya. 'Sialan! Tetep ganteng aja nih orang!' "Kita nggak boleh begini," ujar Freya gelisah, "kita tidak dalam hubungan yang pantes begini. Lo itu dosen gue, nggak seharusnya gue nempel gini ke lo," katanya."Gue bisa berhenti jadi dosen kalo lo nggak nyaman," ucap Lucas enteng. "Kok gitu? Kenapa jadi mentingin gue, itu kan kerjaan lo," protes Freya. "Maksud gue, apa pantes gue begini ke dosen sendiri?""Lo maunya begini ke dosen orang lain? Ke Pak Yhandy mau?" tantang Lucas. "Apaan sih! Serius Mas!""Gue juga serius. Gue lepasin kerjaan itu kalo lo lebih merasa nyaman gue nggak jadi dosen. Toh gue kerja di kampus juga karena lo," sindir Lucas membuat Freya spontan memukul dadanya. "Jangan berhenti dong," kata Freya spontan. "Gue suka kuliah CD," katanya lagi mengoreksi. Lucas membasahi bibirnya sekejap, "Mata kuliahnya apa dosennya yang lo suka?" pancingnya genit, lupa dengan rasa sakit yang dialaminya. Bukanka

  • Cinta Mati Tuan Muda Bhaskara   Bab 78. Baby, Please Don't Go

    "Minum obat ya?" bujuk Freya licik, membuat Lucas merasa terjebak seketika. "Jadi ciuman barusan adalah jebakan?" gumam Lucas gemas. Freya mengangguk semangat, merasa perlu menggunakan keimutannya untuk merayu sang dosen tampan. Di depannya, Lucas nampak tak kuasa menahan ekspresi gemasnya, Freya benar-benar sudah menarik sisi lain dirinya yang dingin dan tak tersentuh. "Gue pengin di rumah aja, Frey," kata Lucas lagi. "Di rumah gimana? Siapa yang meriksa nanti kalo lo kenapa-napa?" omel Freya. "Mending gue di sini tapi nggak mau diobatin, apa pulang dan minum obat di rumah?" tawar Lucas membuat pilihan. "Ini sebenernya yang sakit siapa sih? Kenapa gue yang suruh milih?" protes Freya. "Gimana?" "Ya udah ayok pulang," putus Freya. Mata Lucas membulat. Tumben Freya tidak perlu mengomel panjang lebar, atau mengomentari sikapnya dengan cercaan. Sikap Freya ini harus diapresiasi. "Frey, lo mau belanja abis ini ke mal? Beli emas batangan? Mobil? Atau saham Freeport?" taw

  • Cinta Mati Tuan Muda Bhaskara   Bab 77. Pelukan Penuh Rasa

    "Let me pull you up out your body, into mine," nyanyi Lucas nakal. "Ada orang sakit nyanyi genit begitu," ujar Freya tanpa menoleh. Ia memejamkan matanya takut melihat Lucas telanjang di depannya. "Obat termahalnya ada sama gue kok, sakit pun gue aman," balas Lucas. "Udah buruan gantinya!""Lo nggak penasaran Frey? Nggak mau liat tato gue di tempat lain?" goda Lucas makin menjadi."Emang ada?" Freya tertarik. "Dasar ngeres otak lo!" cerca Lucas puas. "Ngerjain ya? Nyebelin!!" Hanya tawa Lucas yang terdengar. Freya menyangka, Lucas sudah mengganti pakaiannya. Namun belum juga Freya berbalik, dua lengan Lucas tiba-tiba melingkar di pinggangnya. Freya kelimpungan, pasalnya Lucas masih membiarkan dadanya telanjang dan mengenakan celana yang sama, belum ditukar. Sejenak Freya meronta, tapi Lucas justru menempelkan dagunya di pundak Freya. Darah Freya berdesir hebat, jantungnya sudah siap melompat keluar saat itu juga. "Lo kayaknya udah terbiasa sama tubuh gue, Frey. Sekarang lo bahk

  • Cinta Mati Tuan Muda Bhaskara   Bab 76. Semanis Senyummu

    Lucas menatap kepergian Freya dengan senyum di wajahnya. Tatapannya yang penuh cinta terpergok Bimo di pintu. "Mandangin gue segitunya amat Bos," ledek Bimo sangat puas. "Bukan ke lo!" balas Lucas sekenanya lantas mengubah ekspresi menjadi dingin lagi seperti biasa. "Gue nggak nyangka satu perempuan bisa mengubah seorang Lucas Alexander Bhaskara sampe sebegini drastisnya. Lo kayak kena guna-guna, serius gue," kekeh Bimo tak kuasa menahan diri untuk tidak menggoda bosnya itu."Gue kebal dari begituan," jawab Lucas setelah meneguk air putih yang tadi dibawakan Freya. "Jadi serius lo bisa ya Luke bersikap romantis kayak tadi? Senyum manis sambil mandangin perempuan penuh cinta begitu? Luar biasa!!" puji Bimo takjub. "Lo ngapain ke sini Bang?" tegur Lucas tak memedulikan godaan Bimo. "Nino bilang lo dibawa ke rumah sakit semalem sama dia. Dia back up kerjaan lo di kantor hari ini, makanya nyuruh gue yang ke sini. Tapi serius Luke, lo emang perlu punya pacar, seenggaknya biar ada yan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status