/ Young Adult / Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku / Pertaruhan Sebelum Janji Suci

공유

Pertaruhan Sebelum Janji Suci

작가: iindwi_z
last update 게시일: 2026-07-29 08:30:05

Mama: Javier, pulang!

Papa: Javier, angkat telepon Papa!

Aku menatap datar pesan yang memenuhi layar ponselku, lalu memilih untuk mematikannya begitu saja. Aku tidak ingin mendengarkan omong kosong apa pun yang akan papa dan mama katakan demi membela Adriana. Aku sadar, akulah yang dulu menyetujui perjodohan ini. Bahkan, aku juga yang memberi ruang bagi Adriana untuk mendekat.

Namun, semakin hari aku merasa keputusan ini benar-benar salah. Meskipun Camila ki

이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku    BAB 197 Kabar Duka dari Lio

    “Apa?! Masuk jurang?!” seru Nicolas dengan raut wajah tidak percaya, matanya membelalak lebar.“Nico, hey ... dengarkan Ibu. Ini belum pasti terjadi, kita pastikan dulu kebenarannya ya, Nak,” seru Camila menenangkan seraya memeluk bahu putranya untuk memberi pengertian.Nicolas masih bergeming. Ia menatap ayahnya, lalu bergantian menatap Alex, seakan menuntut penjelasan lebih lanjut mengenai apa yang sebenarnya terjadi.Javier berlutut sejenak, merangkul dan mengelus lembut pundak Nicolas. “Ayah belum tahu pasti kondisi mereka bagaimana karena belum melihatnya sendiri. Tapi, Ayah harap kamu—”“Ayah, aku tidak mau Dada kenapa-napa! Aku sayang dengan Dada, Ayah ... dia baik, dia cantik!” potong Nicolas histeris dengan air mata yang mulai menetes membasahi pipinya.Pesta ulang tahun yang seharusnya menjadi hari penuh kebahagiaan seketika berubah menjadi hari yang mencekam. Nicolas tid

  • Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku    BAB 196 Kabar buruk

    Sampai di mansion utama, Nicolas langsung disambut oleh dekorasi rumah yang begitu mewah dan megah.Lampu-lampu hias, balon warna-warni, serta bermacam-macam tiruan hewan favoritnya sudah tertata rapi di halaman luas mansion milik Javier.Nicolas dibuat tak percaya dengan pemandangan di depannya. Ia pikir sang ayah hanya akan mengundang teman-teman sekolahnya saja, tetapi ternyata rumah mereka pun disulap sepenuhnya menjadi tempat bermain impiannya.“Apakah kamu menyukai ini?” tanya Javier lembut sambil mengusap kepala putranya.Nicolas mengangguk cepat. Ia langsung mencium pipi ibu dan ayahnya bergantian dengan penuh semangat.“Aku senang sekali, Ayah! Aku ... aku sudah tidak sabar ingin potong kue dan bermain bersama teman-teman!” serunya gembira. Namun detik berikutnya, ia kembali menatap ayahnya dengan raut penasaran. “Terus, Dada nanti datang ke sini jam berapa, Ayah?”&ldq

  • Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku    BAB 195 Perkenalan Nico, Dada, dan Janji Javier

    Author povKarena Nicolas masih terus memikirkan dan sangat ingin bertemu kembali dengan anak perempuan bernama Dada itu, Javier langsung meminta Alex untuk memanggil pengurus danau hari itu juga.Tidak lama kemudian, datang seorang pria paruh baya dengan pakaian kerja yang tampak sederhana. Di sampingnya, seorang anak perempuan cantik berjalan mengekor malu-malu.Benar kata Nicolas, anak perempuan itu memang sangat manis. Rambutnya bukan berwarna merah muda menyala seperti di kartun, melainkan berwarna cokelat terang. Namun, ada pita kuncir warna-warni yang menghiasi rambutnya, membuat gradasi indah yang di mata Nicolas tampak seperti rambut unicorn.“Tuan Villarreal, ada apa memanggil saya?” tanya pria paruh baya itu bersikap sopan.Javier tersenyum tipis mendengar sapaan formal itu. “Duduk dulu di sini, Budi!” jawab Javier seraya menunjuk ke arah kursi santai di depannya.Budi, pria pengurus tem

  • Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku    BAB 194 Permintaan Nicolas

    Aku tidak melihat Nicolas lagi. Tadi ia sudah pergi bersama Alex. Bahkan Javier juga meminta Stefi untuk mengikuti mereka, yang katanya hendak pergi menunggang kuda.Javier melarangku ikut. Katanya ia takut terjadi apa-apa padaku, mengingat jalanan menuju area pacuan cukup licin dan berbatuan—sangat tidak baik untuk kondisiku yang sedang mengandung.Aku duduk santai di kursi depan tenda, menunggu Javier yang sedang mengambil sesuatu di dalam.Tidak lama kemudian, ia kembali dan memakaikan sebuah jaket tebal di tubuhku.“Biar tidak kedinginan,” katanya seraya mengulas senyum lebar.Aku mengangguk hangat, lalu merapatkan jaket yang digunakannya. Mataku kemudian tertuju pada beberapa kandang rakitan yang sudah disiapkan oleh Alex di sudut area camping.Dan tahu tidak? Ternyata selain membawa biawak, Nicolas juga menemukan seekor kelinci tadi!Javier mendekati kandang tersebut, lalu memberikan sepotong wort

  • Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku    BAB 193 Biawak

    “Aku mau pulang!” seruku tegas pada Javier.“Loh, kok pulang, sih? Rencana kita di sini kan sampai besok, Sayang.”Mataku tentu seketika membelalak lebar mendengar tanggapannya. Sebenarnya tempat ini sangat indah dan nyaman.Namun, masalah utamanya adalah Nicolas. Aku tahu anakku itu sangat suka dengan hewan. Tapi kalau sampai menangkap katak—bahkan mulai mengajak beberapa pengawal mengejar ular—tentu saja aku yang takut setengah mati!Bagaimana kalau dia digigit? Ah, aku bahkan tidak sanggup membayangkannya!“Besok kan Nicolas ulang tahun! Katanya kamu mau membuatkan pesta untuknya? Masa kita malah terus-terusan berada di sini?”Javier mengangguk pelan. Ia menggenggam tanganku dengan lembut, menatapku penuh rasa sayang.“Itu sudah diurus oleh Lio. Bahkan semua teman sekolah Nico sudah menerima undangan. Aku juga sudah menyiapkan kejutan khusus di belakang rumah untuk

  • Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku    Bab 192 Katak di Tepi Danau

    Tubuhku semakin tegang saat melihat bayangan itu berhenti tepat di depan tenda kami.Aku ingin berteriak tetapi rasanya sangat takut. Beruntung, saat itu Javier langsung membuka matanya.“Ada apa?” tanyanya pelan.Aku tidak menjawab, hanya menunjuk ke arah bayangan orang yang berada di luar tenda.Javier langsung bangkit dari tidurnya. Tanpa kusangka, ternyata di bawah bantal ia menyembunyikan sebuah pistol.Ia melangkah pelan. Saat mengintip dari cela tenda, ia langsung menyembunyikannya kembali pistolnya ke balik pinggang.“Apa yang kamu lakukan, Alex?” kata Javier yang sudah melangkah keluar dari tenda.Mendengar nama itu diucapkan, aku merasa sedikit lega.Aku pun ikut keluar, melihat ternyata bukan cuma Alex yang ada di sana, tetapi ada juga Stefi.“Kalian kenapa? Apa kalian sedang berpacaran?” tanyaku langsung melempar curiga.Alex dan Stefi saling pandang, l

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status