Home / Romansa / Cinta di Puncak Dunia / Bab 16 : ANCAMAN

Share

Bab 16 : ANCAMAN

Author: Yoongina
last update Petsa ng paglalathala: 2026-07-15 18:16:02

​"Stupid!" teriak Jackson pada kedua anak buahnya yang menunduk kaku karena gagal menemukan keberadaan Elara.

​"You can't even find a single girl! What am I paying you all this money for?!" bentaknya murka sambil mengempaskan gelas di tangannya dengan keras ke atas meja kaca hingga berdentang nyaring.

​"Tenang, Jack. Jangan berteriak-teriak seperti orang gila," tegur Sherly, meski wajahnya sendiri sudah memerah menahan amarah.

​Sudah seminggu lebih Elara berhasil melarikan diri dari rumah, d
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (2)
goodnovel comment avatar
Yoongina
gassss kakk
goodnovel comment avatar
Nopphy_lolipop
lanjut thorrr, seruuuuuu.........
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 31 : KEMARAHAN TAMA

    Dua pria bertubuh tegap langsung melompat keluar dari pintu depan mobil. Pria pertama, seorang berambut cepak dengan tato menjalar di lehernya, langsung mengambil langkah serang. Tanpa basa-basi, ia melayangkan pukulan lurus dengan tangan kanannya yang mengarah tepat ke pelipis Lingga. ​Namun, Lingga bukan pria kantoran biasa yang hanya tahu cara memegang pena dan mengatur jadwal rapat Reygan. Sebagai kepala keamanan Valero Corps, kecepatan gerak tubuhnya sangat terlatih. Hasil latihan ilmu bela diri yang ia lakukan bersama Reygan saat masih sekolah dulu selalu berhasil melindungi dirinya dan keluarga Valero sampai hari ini. Dengan gerakan memutar yang sangat lihai, Lingga merendahkan tubuhnya, membiarkan tinju angin itu lewat beberapa sentimeter di atas kepalanya. ​Belum sempat pria bertato menarik kembali tangannya, Lingga menyergap pergelangan tangan pria itu. Dengan satu gerakan cepat, Lingga memutar tubuhnya membelakangi lawan, menyelipkan bahunya ke bawah ketiak pria itu, la

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 30 : KECEWA

    Elara membeku saat mendengar namanya disebut bersamaan dengan tuduhan kejam itu. Keningnya berkerut dalam, mencoba mencerna rentetan kalimat gila yang baru saja keluar dari bibir Reygan. ​"Mencuri proyek? Apa maksudmu, Rey?" ​"Masih mau berakting polos di depanku?!" desis Reygan, cengkeramannya kian mengerat. ​"Rey! Aku benar-benar tidak mengerti! Mencuri apa?!" pekik Elara dengan air mata yang mulai menggenang. ​Reygan menyentak kasar tubuh mungil itu hingga dada mereka merapat tanpa jarak. Tatapan matanya menghunjam langsung ke bola mata Elara. ​"Tender Grand Valero Center jatuh ke tangan Adolf Group dengan rancangan yang sama persis dengan milikku. Kamu pikir aku ini siapa, Elara? Aku adalah CEO utama Valero Corps! Otak di balik seluruh proyek itu!" Reygan menyipitkan mata dengan rahang mengeras. "Jadi kalau kamu dan keluargamu berencana menghancurkan Valero Corps lewat jalur kotor ini... langkahi dulu mayatku!" Ujar Reygan melepaskan cengkeramananya dengan menghempaskan

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 29 : PENGKHIANAT

    Reygan masih membeku di tempatnya. Tangannya mencengkeram kuat berkas kepemilikan Adolf Group. "Ide presentasi proyek Adolf Group berasal dari Elara?" bisik Reygan pada diri sendiri. Seketika ingatan Reygan kembali ke beberapa hari yang lalu saat ia dengan santai nya membawa seluruh kunci kemenangan Valero Corps untuk bekerja di depan Elara. Bahkan ia membawa gadis itu ke apartemennya dan membiarkannya masuk ke ruang pribadinya yang menyimpan seluruh rahasia Valero Corps. "Tidak mungkin!" Reygan tersentak dari kebenaran yang menusuk jantungnya. "Tidak ada yang tidak mungkin, Reygan," potong sebuah suara lembut yang datang dari arah pintu. Gadis itu menyilangkan kedua tangan di depan dada sambil melempar tatapan merendahkan. "Elara sengaja mendekatimu, berpura-pura menjadi korban yang teraniaya, membiarkanmu menjadi pahlawan kesiangan, lalu dengan mudah merampok seluruh isi kepalamu saat kamu sedang tertidur lelap di ranjang apartemenmu. Menakjubkan, bukan?" ​Kata-kata Clar

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 28 : KEKALAHAN

    "Apa yang kamu lakukan di apartemen putraku?" Desis Katrin melangkah masuk dengan perlahan, membuat Elara mundur menjauh. ​"Aku... aku..." Elara mendadak kelu. Lidahnya kaku tak mampu menyelesaikan satu kalimat pun di hadapan wanita paruh baya berpenampilan elegan itu yang memiliki garis wajah mirip dengan Reygan. ​Tatapan mata Katrin yang tajam menyapu penampilan Elara dari atas ke bawah. 'Gadis ini benar-benar cantik, pantas saja putraku tergila-gila padanya,' batin Katrin menilai gadis yang berdiri gelisah di hadapannya. ​"Apartemen ini dibeli dengan fasilitas dari perusahaan keluarga kami," ucap Katrin dingin, suaranya tenang namun tegas. Ia meletakkan tas tangan mewahnya di atas meja makan, tepat di sebelah buku yang sempat dibaca Elara tadi. "Bukan untuk dijadikan tempat penampungan perempuan yang tidak jelas asal-usulnya." ​Elara menarik napas dalam, mencoba mengumpulkan sisa-sisa keberaniannya. Ia tidak boleh terlihat lemah jika ingin melindungi hubungannya dengan

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 27 : KEBOHONGAN

    Bagaimana mungkin Reygan bisa mengetahui nama "Adolf Group"? Apa tante Sherly dan Jackson telah berhasil menghancurkan Valero Corps dan sebagai seorang CEO sebuah perusahaan, Reygan pasti mendengar kabar kehancuran perusahaan besar itu, batin Elara cemas. 'Tidak, Reygan tidak boleh tahu kalau aku adalah pemilik Adolf Group yang sebenarnya. Aku tidak ingin terlibat dan terseret tindakan busuk Sherly dan Jackson.' ​Melihat reaksi tubuh Elara yang menegang kaku dan matanya yang membelalak penuh ketakutan, Reygan merasakan hatinya patah menjadi dua bagian. Reaksi itu adalah sebuah jawaban yang paling ia takuti. Dugaan Lingga terbukti benar. Gadis di hadapannya ini bukan sekedar gadis biasa. ​"El—" ​"Aku... aku hanya berasal dari keluarga biasa. Tidak memiliki nama belakang. Namaku Elara, hanya Elara!" potong Elara cepat dengan suara yang bergetar hebat. ​Reygan terdiam, sudut bibirnya tertarik membentuk senyuman tipis yang terasa dingin. Tangannya terangkat, mengusap pelan pi

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 26 : RAHASIA ELARA

    Reygan tersentak dari duduknya. "Jackson Vance? Calon suami Elara? Lo gila!" ​Lingga mendengus tegang. "Gue juga gak percaya dengan fakta ini. Tapi lo enggak bisa menyangkalnya, Rey," ucap Lingga sambil mengetuk-ngetukkan jarinya pada berkas yang ia bawa tadi. ​Pandangan tajam Reygan beralih pada tumpukan berkas di hadapannya. Dengan kasar ia meraih dokumen itu, lalu mengerutkan kening begitu melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa sosok yang memegang kuasa penuh atas Adolf Group saat ini adalah Jackson Vance. ​"Sepertinya Elara menyembunyikan sesuatu. Bagaimana mungkin calon suaminya bisa menjadi orang kepercayaan di perusahaan sebesar Adolf Group? Siapa Elara sebenarnya, Rey?" bisik Lingga, memecah keheningan mencekam di antara mereka. Reygan terdiam. Tenggorokannya terasa tercekat. Rasa kantuk yang sempat menggelayutinya kini menguap begitu saja. Mata tajamnya melebar, otaknya dipaksa bekerja keras memecahkan teka-teki hubungan antara Jackson, Elara, dan keluarga perusa

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status