Share

FKFaS 46

Author: Ur.sweetie
last update publish date: 2026-07-29 11:17:00

" Lo yang gila ,lo cewek sakit ya. Stop jadi manusia menjijikan Frelya ,stop kemunafikan lo di depan gue. Jangan belaga tol0l sekarang ,lo pikir gue masih bisa lo akal - akalin? Lo kan manusia di balik foto gue sama Dhipta malem itu yang sampe berseliweran di sosial media? Lo juga sampe usaha buat nemuin Varesh ,buat apa? Lo mau nunjukin itu semua ke Varesh? Iya? "

" Lo ga bisa nuduh gue tanpa bukti ya ,Nala "

sahut Frelya dengan nada yang tidak kalah tinggi.

" Jangan panggil gue Nala kal
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 47

    " Gue udah bilang dari dulu kalo gue ga ada rasa apapun ke lo Frelya. Lo sendiri yang berlebihan nanggepin sikap gue yang bahkan itu hal biasa yang gue lakuin ke semua temen - temen gue. Malem itu gue ngelakuin hal busuk itu ke Nala pure karna gue ma*bok ,bukan karna gue suka sama Nala. Dan apapun alesan lo ,semua perilaku lo ga bisa di benerin. Lo bisa ngajak ngomongin ini baik - baik ke gue atau ke Nala "sambung Dhipta yang sedari tadi terlihat menahan amarah nya ," Lo denger sendiri kan dari Dhipta? Kelakuan lo kaya gini ,gimana orang lain mau respect Frel? Lo tuh licik "" Kalian ga tau rasa nya jadi gue. Gue susah payah bangkit sendirian ,nyembuhin hati gue sendirian dan harus selalu berhadapan dengan kemenangan Nala di atas segala nya "" Terus lo tau ga rasa nya jadi gue? Di tusuk sama manusia yang selama ini gue sayang banget. Hati lo itu tanggung jawab lo. Lo ga mikir kan gimana kalo waktu itu Dhipta gagal cari orang buat hapusin semua foto yang lo posting dan account bodo

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 46

    " Lo yang gila ,lo cewek sakit ya. Stop jadi manusia menjijikan Frelya ,stop kemunafikan lo di depan gue. Jangan belaga tol0l sekarang ,lo pikir gue masih bisa lo akal - akalin? Lo kan manusia di balik foto gue sama Dhipta malem itu yang sampe berseliweran di sosial media? Lo juga sampe usaha buat nemuin Varesh ,buat apa? Lo mau nunjukin itu semua ke Varesh? Iya? " " Lo ga bisa nuduh gue tanpa bukti ya ,Nala " sahut Frelya dengan nada yang tidak kalah tinggi. " Jangan panggil gue Nala kalo gue bisa semarah ini tanpa bukti ,jangan gobl0k " " Kata siapa ga ada bukti Frel? Semua bukti yang lo minta ada di gue " sambung Dhipta sambil menunjukkan semua bukti yang tersimpan rapi di galeri handphone nya. Mulai dari foto handphone kedua Frelya ,isi galeri handphone itu bahkan sampai foto bahwa email asli Frelya log - in di handphone itu. Frelya benar - benar membeku dan mematung cukup lama saat ini. " Lo lo darimana bisa dapet handphone itu Dhipta? " tanya nya dengan nada yan

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 45

    " Iya aku yakin itu Reya ,berarti benar. Yang meng - handle acara cafe ini adalah Event Organizer milik Frelya. Tapi dimana dia? Aku harus lebih mendekat buat pastiin Frelya ikut atau tidak " Aku semakin mendekat pelan - pelan ,mata ku menelisik seluruh ruangan tengah cafe tersebut. Aku mengamati orang - orang di area dekor tapi tidak ada Frelya. Kemudian aku coba berjalan lagi lebih meluas ,saat aku melihat ke area lain rupa nya Frelya di situ. Ada Frelya disini ,dia sedang berbincang dengan salah satu orang di bagian pojok ruang tengah. Tapi dari logo di seragam nya ,seperti nya orang itu salah satu karyawan cafe ini juga. Mungkin sejenis manager di sini. Aku bergegas kembali ke ruang VIP dan ingin menghubungi Dhipta. Tanpa pikir panjang aku langsung menelfon Dhipta " Halo ,Nal. Ada apa? " " Lo lagi dimana? " " Dirumah. Kenapa? " " Lo susulin gue sekarang . Gue liat ada frelya disini " " Hah? Oke oke. Lo share lock aja ke gue. Gue langsung berangkat " " Oke

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 44

    Setelah mengantar keberangkatan papa dan mama pagi ini ke bandara ,aku berangkat ke kantor. Hari ini kebetulan aku ada jadwal meeting dengan salah satu komisaris besar Asmaraloka Group ,tetapi beliau mengajak untuk meeting di cafe. Aku menyetujui dan meng - iyakan karena tidak ada jadwal meeting lagi di kantor hari ini. Aku memutus kan berangkat lebih awal agar bisa sampai ke lokasi sebelum Pak Airlangga ,meningat beliau adalah salah satu komisaris besar untuk perusahaan. Seperti nya semesta merestui karena jalanan sangat lenggang ,padahal biasa nya sangat macet meski di jam kerja. Benar saja ,aku sampai di cafe tiga puluh menit sebelum meeting di mulai. Saat sampai di pintu masuk aku melihat banyak sekali barang - barang hiasan atau dekorasi yang di sediakan di dalam cafe. Tidak biasa nya ada seperti ini. " Selamat Siang ,Kak. Selamat datang ,sudah reservasi atau belum? " sapa salah satu karyawan frontliner di cafe tersebut. " Selamat Siang ,Mbak. Sudah reservasi di meja ru

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 43

    Kami berangkat menunggunakan dua mobil. Satu mobil di isi oleh para orang tua dan mobil satu nya aku bersama Varesh. Sesampai nya di lokasi venue wedding ku ,aku dan Varesh mengajak semua nya berkeliling menikmati suasana dan ambience nya. Aku menjelaskan juga mengenai konsep yang akan aku usung sekaligus penataan yang akan di realisasikan di venue ini. Kami juga bertemu dengan pengurus venue ini dan menyampaikan mengenai rundown yang akan terlaksana nanti nya. Setelah beberapa jam berbincang kami meninggalkan lokasi venue dan menuju beach resto yang susah aku reservasi untuk makan siang kami sembari menikmati keindahan deburan ombak pantai yang tidak jauh dari sini. Menikmati beberapa hidangan khas laut yang masih sangat fresh yang memanjakan indra perasa kami ,sembari menikmati keindahan pantai yang memanjakkan mata. Tentu nya dengan suasana yang dapat merelaksasi beban pikiran kami. Beberapa saat setelah selesai makan ,papa ku mengajak kami untuk berkeliling sekitar pantai. Men

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 42

    Pagi hari nya saat aku bangun ternyata di dapur sudah ada mama dan mama Varesh. Menyiapkan sarapan kami semua. " Pagi mama “ sapa ku , " Pagi sayang ,kok udah bangun jam segini " " Sudah terbiasa bangun jam segini maa ,ada yang bisa Nala bantu? " " Aduh apa ya ,Nala bantu bikin minum aja gimana? " " Boleh maa " Aku membuat teh hangat dan membantu menghidangkan menu masakan di meja makan. Selang satu jam Varesh keluar kamar dan menyusul kami bertiga di dapur. " Varesh sudah bangun juga nak? " sapa mama ku ke Varesh " Udah ma ,aku kira masih pada selimutan ternyata masakan udah mateng semua. Padahal Varesh mau bantu ini " " Halahh halaah ,ngidupin kompor aja ga bisa lagak nya mau bantuin masak " ledek ku yang memecahkan tawa pagi hari " Mau kopi ,Resh? " tanya ku , " Boleh deh sayang ,aduh jadi beneran ga sabar buat nikahin kamu " " Ishhh ,di dengerin mama mama ini loh. Malu " " Kenapa malu? Kan emang kita calon suami istri ,ya kan ma? " ledek Varesh sambil memainkan

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 6

    ----------- Pagi ini aku sangat malas dan tidak bersemangat untuk melakukan pekerjaan yang merupakan favorit ku ,bangun tidur teringat bahwa aku terpaksa harus bertemu dan bertatap muka dengan pria itu lagi. Aku masih berharap ada keajaiban agar tidak bertemu dengan nya ,entah tiba - tiba dia t

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 5

    ---------------- Pukul 07.00 handphone ku berdering ,seingat ku hari ini tidak ada janji kerja maupun bertemu teman ku. Satu sampai dua kali ku abaikan namun tetap berdering ,ternyata panggilan masuk dari Varesh. " Morning ,Sayang. Ada kerjaan hari ini? " " Hmm ,morning Resh. Aku free hari

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 4

    ---------- Kembali dengan POV Nala , " Sayang ,kenapa turun? Kamu masih terlihat pucat " Kata Mama , " Nala udah gapapa ,ma. Bosen di kamar ,toh Frelya juga mau sekalian pulang " ,kata ku " Iya ,Om Tante. Frelya mau pamit pulang dulu ,ada kerjaan. Pamit dulu ,Om Tante. Gua duluan Resh ,

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 3

    " Varesh " Panggil ku dengan suara yang masih lemas , " Nala ,sayang. Kamu udah bangun? Maaf semalem aku telat datang ,maafin aku " Aku membalas dengan anggukan dan senyuman , " Kamu kenapa bisa kaya gini ,sayang ? Aku khawatir ,aku ditelfon Frelya dan langsung kesini " Lanjut Varesh

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status