ホーム / Fantasi / Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang / Tuan Berjubah Putih dan Informasi Terlarang

共有

Tuan Berjubah Putih dan Informasi Terlarang

作者: Jimmy Chuu
last update 公開日: 2026-01-25 10:39:11

Rong Tian melangkah masuk melewati ambang pintu kayu phoebe merah dengan tenang tanpa tergesa. Jubah putih kasarnya yang sederhana dari kain katun kasar kontras tajam dengan kemegahan bangunan yang dihiasi ukiran naga berlapis emas, membuat beberapa kepala berjubah sutra menoleh dengan tatapan penasaran dan meremehkan.

Seorang pelayan wanita muda mendekat dengan senyum ramah yang terlatih sempurna. "Selamat datang di Paviliun Harta Karun Langit," katanya sambil membungkuk sopan dengan gerakan y
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Zona yang Menelan Qi

    Energi di dalam zona tidak bergerak seperti arus laut biasa yang mengalir ke satu arah.Ia berputar.Tidak hanya di permukaan. Dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas sekaligus. Pusaran kecil muncul dan hilang di berbagai titik, saling bertaut seperti bagian dari satu sistem raksasa yang sudah berumur sangat tua.Permukaan laut terlihat tenang dari jauh.Namun di bawah kabut, energi itu berputar tanpa henti.Seperti ribuan roda kecil yang bekerja bersama dalam satu mekanisme yang tidak terlihat."Ini bukan formasi buatan," katanya pelan kepada dirinya sendiri.Tangannya segera menarik Qi yang ia kirim ke dalam zona sebelum pusaran di depannya menyerapnya lebih jauh."Terlalu besar," gumamnya.Ia menatap pusaran yang berputar di bawah kapal."Dan terlalu tidak beraturan untuk

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Mereka yang Bergerak Sendiri

    Kapal nomor tiga berbalik.Ketegangan turun satu tingkat.Namun tidak hilang.Dari tepi Pulau Karang Merah, Zhao Wuchen menyaksikan semua itu dengan tangan terlipat di dada.Di sebelahnya, Master Lan Qiyue berdiri diam.Ekspresinya seperti seseorang yang baru saja melihat percikan api mendekati bubuk mesiu."Hampir," kata pemimpin regu Zhao Wuchen.Nada suaranya masih tegang."Hampir sekali.""Hampir akan menjadi semakin dekat setiap hari," jawab Zhao Wuchen pelan.Ia menatap dua armada yang kini hanya menjadi bayangan di kejauhan."Sampai suatu hari seseorang tidak cukup sabar."Pemimpin regu itu menghela napas."Kalau kedua kekaisaran itu akhirnya saling tembak di sini..."Ia menelan ludah.

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Dua Armada di Ambang Kabut

    "Mereka pergi ke mana sebenarnya?" tanya nelayan muda itu.Nelayan tua di sampingnya tidak langsung menjawab. Ia mengangkat cangkir teh dan menghirupnya perlahan sebelum berbicara."Ke tempat yang tidak seharusnya dimasuki kapal perang," katanya akhirnya.Ia menatap laut yang tertutup kabut tipis di kejauhan."Dan mereka tahu itu."Nelayan muda itu mengerutkan kening."Kalau tahu, kenapa tetap pergi?"Nelayan tua itu menghela napas pendek."Karena yang di seberang juga tahu dan tetap pergi."Ia menunjuk samar ke arah laut."Begitulah cara dua kekaisaran bekerja."Ia meneguk tehnya lagi."Mereka tidak bisa berhenti sebelum yang satunya berhenti lebih dulu."Beberapa nelayan lain di warung itu ikut mendengar percakap

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Armada yang Berlayar ke Kabut

    "Aku mengirim orang yang cukup kuat untuk pengintaian," balas Kaisar dengan nada keras.Ia menatap Takeda Raigen lurus."Dan tidak cukup penting untuk menjadi alasan perang jika sesuatu terjadi."Ia berhenti sebentar."Kau siapkan dirimu untuk sesuatu yang jauh lebih besar dari pengintaian."Takeda Raigen tidak menjawab.Namun ia memahami satu hal.Sejak sebelum rapat ini dimulai, Kaisar sudah memikirkan skenario yang jauh lebih besar dari sekadar mengirim kapal pengintai.Di Cheonsang, surat dengan isi hampir sama tiba dari arah yang berbeda.Kaisar Seonghwa Jinmu membacanya sambil duduk.Ia membaca perlahan. Setiap baris diperiksa dengan tenang.Ketika selesai, ia menutup surat itu dan meletakkannya menghadap bawah di meja.Ia memang

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Bayangan yang Bangkit dari Laut

    Surat Lu Wenqing tiba di Pelabuhan Shiranami dalam waktu empat hari.Pelabuhan itu tidak seperti biasanya.Di dermaga utama, dua dari tiga lapak ikan yang biasanya buka sejak fajar sudah tutup sejak dua hari lalu. Papan kayu yang biasa penuh ikan segar kini kosong, hanya menyisakan noda air laut yang mengering di permukaan.Kapal-kapal nelayan yang biasanya memenuhi dermaga kecil di sisi timur kini hanya tersisa setengahnya. Ruang kosong di antara perahu-perahu yang masih bertahan terlihat seperti gigi yang rontok.Beberapa tali tambat bahkan masih tergantung tanpa kapal.Seorang pedagang tua yang sudah tiga puluh tahun berjualan di tepi dermaga itu menutup lapaknya pagi itu untuk pertama kalinya dalam ingatan siapa pun yang mengenalnya.Ia menurunkan penutup kayu perlahan.Gerakannya tidak terburu-buru, tapi pasti.S

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Menjual Kabar kepada Dua Kekaisaran

    Lu Wenqing berjalan melalui semua itu dengan langkah yang tidak tergesa dan mata yang mencatat segalanya.Ia bukan kultivator kuat. Tingkat kultivasi Lu Wenqing hanya cukup untuk memperpanjang hidupnya beberapa puluh tahun lebih dari manusia biasa dan menjaga kesehatannya dalam kondisi perjalanan laut yang keras. Kekuatannya bukan di Qi atau teknik tempur.Kekuatannya adalah jaringan."Kau mendengar tentang pembantaian di dermaga?" tanya seorang pedagang kepadanya saat mereka berpapasan di depan sebuah warung."Aku mendengar tentang catatan kuno dan cahaya dari kedalaman laut," jawab Lu Wenqing sambil ia berhenti sebentar dengan wajah yang terlihat tertarik namun tidak terlalu tertarik. "Seperti yang semua orang dengar.""Menurutmu itu nyata?" tanya pedagang itu."Menurutku," kata Lu Wenqing sambil sudut bibirnya bergerak sedikit, "apakah nyata atau tidak, ti

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Pertemuan Para Jenius yang Lelah

    Rong Tian tidak menjawab, ia tidak peduli dengan bisikan-bisikan di sekitarnya. Ia hanya terus berjalan, mengamati sekitar dengan tatapan datar dan penuh analisis."Dunia ini," gumamnya pelan sambil menatap semua pemuda dan pemudi yang ramai berbicara, "benar-benar berbeda dari yang kukenal."Merek

    last update最終更新日 : 2026-03-17
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Elder Sekte Bayangan Yin

    Balai utama Desa Heishan adalah bangunan bergaya paviliun besar dengan tiang-tiang merah tua yang kokoh. Atapnya melengkung dengan sudut-sudut timur yang khas, dihiasi lampion-lampion merah yang berderet rapi.Tirai sutra putih bergetar pelan karena angin malam yang menyelinap masuk. Meja-meja kayu

    last update最終更新日 : 2026-03-17
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Kesaksian Bing Ruoxue

    Rong Tian masih berdiri diam. Tidak ada perubahan ekspresi di wajahnya. Ia hanya menatap Elder itu dengan tatapan datar, seperti menatap sesuatu yang membosankan.Di dalam hatinya, ia bahkan sedikit merasa lucu."Elder Jiwa Muda awal," gumamnya dalam hati sambil mengamati aura yang mengepul dari tu

    last update最終更新日 : 2026-03-17
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Panggung yang Membeku

    Balai utama Desa Heishan terasa seperti sebuah kuburan yang dingin, bukan tempat pertemuan para ahli.Udara di dalamnya berat, dipenuhi keheningan yang menyesakkan, hanya sesekali dipecahkan oleh desahan samar atau gesekan kain.Suara pertemuan yang seharusnya penuh semangat justru terdengar sepert

    last update最終更新日 : 2026-03-17
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status