ホーム / Young Adult / Dear My Lover / Bab 73- Terungkap

共有

Bab 73- Terungkap

作者: hnbyuuki
last update 公開日: 2026-03-15 15:10:00

“Gimana perasaanmu?”

“Lega. Capek.”

“Syukurlah sebelum waktunya habis, kamu udah dapet satu poin dari aku.” Souta melebarkan senyumnya. Dia suka meledek Yuuki akhir-akhir ini.

Tak ada tenaga untuk marah, Yuuki mengajak Souta untuk duduk. Dua orang itu menonton anak-anak klub voli latihan. Souta pun diajak ke cafe dulu sebelum pulang.

“Gantian aku yang traktir kali ini.” Yuuki tertawa senang, “Makasih,” ucapnya. Satu es latte terteguk habis oleh gadis itu. Dia p
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Dear My Lover   Bab 74- Duo Galau

    “Selamat ya udah menang lagi!!”Shima tertawa, tangannya membentuk tanda peace mendengar ucapan itu dari Hiromi. Dia menatap Yuuki kemudian. Senyum yang tadi ditujukan untuk Shima telah memudar kini, tinggal lamunan terukir di wajah itu.Shima berbisik kala ia mendekati Hiromi, “Dia kenapa?” tanyanya. “Nanti aku ceritain,” jawab Hiromi. Mereka bertiga pergi dari arena lomba untuk membeli minum. Setelahnya, Shima memisahkan diri karena harus kembali ke kelasnya. Biar begitu dia sudah janjian untuk bertemu dengan Hiromi sepulang sekolah.Yuuki banyak diam setelah dia pergi dengan Kyohei. Hiromi sebenarnya sangat penasaran, tapi dia tidak setega itu untuk bertanya. Jadi, hari itu dia membiarkan Yuuki untuk larut dalam perasaannya dan pulang sendirian begitu saja.Sementara Yuuki pulang, saat ini Shima tengah duduk mendengarkan Hiromi bercerita. Titik-titik embun es di gelas berisi americano itu terus menetes di jari Shima. Dinginnya diacuhkan. Dia

  • Dear My Lover   Bab 73- Terungkap

    “Gimana perasaanmu?”“Lega. Capek.”“Syukurlah sebelum waktunya habis, kamu udah dapet satu poin dari aku.” Souta melebarkan senyumnya. Dia suka meledek Yuuki akhir-akhir ini.Tak ada tenaga untuk marah, Yuuki mengajak Souta untuk duduk. Dua orang itu menonton anak-anak klub voli latihan. Souta pun diajak ke cafe dulu sebelum pulang.“Gantian aku yang traktir kali ini.” Yuuki tertawa senang, “Makasih,” ucapnya. Satu es latte terteguk habis oleh gadis itu. Dia paling benci olahraga ya karena ini, kehabisan tenaga. Padahal, dia yang memilih untuk tak membiasakan diri dengan olahraga.“Makasih ya, hari ini..” kata Yuuki saat ia keluar dari cafe. Akhirnya Yuuki memutuskan untuk pulang dan berpisah dengan Souta di cafe itu. Hanya sebatas ini, sudah membuat Souta terus tersenyum di sepanjang jalan pulangnya.Dia menikmati perasaannya, sendirian.***Kyohei yang sedang bersiap untuk lomba, melihat Yuuki yang duduk di ban

  • Dear My Lover   Bab 72- Aku Gendong

    “Eh, itu kakakmu?” “Iya.” jawab cepat Ryo. Ketiga anak itu menghabiskan minuman mereka lalu berjalan untuk kembali ke kelas. “Emang kamu baru tahu Sho?” “Iya Sei, baru tahu aku. Gila. Dari dulu kemana aja aku ya..” Kemudian Yusei meletakkan tangan kanannya di pundak Shogo. “Cantik kan?” Ryo yang ada di depan Shogo dan Yusei tengah berjalan santai, sembari menguping dikit-dikit. Raut mukanya itu seakan senang. Senyum tipis penuh percaya diri, dagunya sedikit terangkat. Dia seperti sombong sekaligus bangga dengan sang kakak. Shogo menghampiri Ryo dan keduanya berjalan bersamaan sekarang. Yusei merengut bete karena pertanyaannya tak dijawab oleh temannya sendiri. “Hei, bantu kenalin aku ke kakakmu dong!” pinta Shogo. Ryo berhenti lalu menjawabnya, “No! Aku gak mau punya kakak ipar kaya kamu,” ia sambung dengan tawanya yang terbahak-bahak. Jauh sekali pemikiran anak itu. Di sisi lain, Yuuki yang mau masuk ke k

  • Dear My Lover   Bab 71- Mochi Matcha

    “Kenapa gak bisa tidur?” Usa mengungkapkan rasa penasarannya. Si tokoh utama di ruangan itu tengah tertawa canggung.“B-bentar lagi.. bentar lagi festival Kak!” jawabnya. Lalu dia menaruh mangkok bubur yang ia makan habis ke meja. “Oh, festival olahraga ya sebentar lagi ya?” “Iyaa, hehe.. Kak Shin bener banget!!” Mendengar jawaban Yuuki, Shin tersenyum sinis menatap Aimi sambil menyilangkan tangannya di dada. Aimi yang menangkap sinyal perang dari Shin menabok dengan keras lengan sahabatnya itu. Di saat dua orang sedang bertempur mulut mereka, Usa dan Hikaru tetap menatap lekat Yuuki sampai terlihat gerogi dia. Dengan gelagat Yuuki yang seperti itu, Usa akhirnya menyuruh semua orang untuk keluar dari kamar agar Yuuki bisa beristirahat. Orang yang terakhir keluar itu Hikaru. Dia cerewet dan menegaskan agar dirinya dipanggil kalau-kalau Yuuki butuh sesuatu. Pintu tertutup rapat setelah semuanya keluar. Yuuki tersenyum de

  • Dear My Lover   Bab 70- Bubur Hangat

    “K-kalo gitu, aku pulang dulu ya?” “Hati-hati di jalan Mi,” jawab Hikaru saat Yuuki hanya memberi temannya sebuah anggukan. Saat Yuuki ingin masuk rumah, Hikaru menahannya. Bukan dengan menahan tangan kecil itu, ia hanya mengucapkan kata, “Maaf..” Yuuki berbalik menatap orang yang meminta maaf darinya. Ia mengangkat kepalanya dan dilihat sangat dalam bola mata itu. Sampai-sampai yang ditatap jadi salah tingkah. “Kenapa?” “Gakpapa.” “Maaf ya, aku emosi gak jelas waktu kamu sama Aimi pergi,” “Gakpapa Kak.” “Kayanya masih marah deh??” “Gak berhak lah aku marah Kak. Emang gak seharusnya aku ikut kencannya Kak Aimi. Juga aku gak mau urusan kisah kalian sih,” Hikaru terangkat alisnya. Mata yang sipit itu jadi perlahan melebar. “Kisah??” Yuuki tertawa sebagai respon, lalu dia berkata, “Ya kisah Kak Aimi sama Kakak lah, masa kisahnya Momotaro.”

  • Dear My Lover   Bab 69- Sakit

    “Yuu, Yuuki..” Ttok..tokk.. tokk.. suara pintu diketuk terus menggema di toilet. “Kenapa?? Kamu sakit???” tanya Hiromi tepat di depan salah satu pintu kamar mandi.Teman terdekat Yuuki ini mengikutinya dari kelas sampai toilet. Karena curiga. Sebenarnya, Hiromi sudah memperhatikan gerak-gerik Yuuki yang aneh sejak istirahat tadi.Kreeekk.. pintu itu akhirnya terbuka. Yuuki membungkam mulutnya dan melangkah ke arah wastafel untuk mengelap setengah wajahnya dengan air.Hiromi tak membanjirinya dengan pertanyaan lagi. Ia kini mengelus lembut punggung Yuuki dengan tenang.Tak lama setelah itu, seseorang masuk. Dia bertanya kenapa pada Hiromi soal Yuuki yang sedang menutup wajahnya usai mencuci muka.“Gak tahu, Kak..” lirih Hiromi sembari ia gelengkan pelan kepalanya. Orang itu Imada. Dia bermaksud pergi ke toilet sebelum mendatangi ruang kesayangannya di sekolah ini, yaitu ruang OSIS.Imada mendekat, turut mengelus punggu

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status