Short
Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

By:  MakjosCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9Chapters
0views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Aku tahu suamiku, Bara Atmaja, memalsukan kematiannya dan menggantikan identitas adik kandungnya. Namun, aku memilih tidak mengungkapkannya. Aku justru mendatangi kepala komando militer dan melaporkan bahwa suamiku telah meninggal, meminta padanya agar nama suamiku dicoret dari dinas kemiliteran. Di kehidupan sebelumnya, adik iparku meninggal secara tak terduga. Suamiku dengan tegas melepas jabatan komandan resimen dan menyamar sebagai adiknya, semata agar istri adiknya tidak hidup menjanda. Aku mengenalinya sebagai Bara Atmaja dan menuntut penjelasan mengapa ia berpura-pura menjadi adik iparnya. Namun Bara bersikeras menyangkal, lalu menepis tanganku. “Kakak ipar, aku tahu kematian kakak membuatmu terpukul. Tapi jangan karena kakak meninggal, lalu kamu menganggapku sebagai dirinya!” Ia melindungi istri adiknya yang tampak rapuh itu, mendorongku ke sungai yang dingin, dan memperingatkanku agar tidak berkhayal. Putriku yang baru berusia lima tahun menangis sambil bertanya mengapa ayahnya tidak menginginkannya lagi. Ia malah dikurung di kandang sapi untuk introspeksi diri, dan dibiarkan kelaparan selama tiga hari tiga malam. Ibu mertuaku mencercaku sebagai perempuan pembawa sial yang mencelakakan suami, lalu mengusirku bersama anakku tanpa sepeser pun. Bara bahkan menyebarkan kabar bahwa aku sudah gila, baru saja suamiku meninggal, aku sudah mengincar adik iparku. Aku dicemooh dan dihina semua orang. Dalam keadaan linglung, aku memeluk anakku dan meninggal di tengah dinginnya cuaca dingin. Saat aku kembali membuka mata, aku telah kembali ke hari ketika suamiku mulai menyamar sebagai adiknya.

View More

Chapter 1

Bab 1

“Kakak ipar, aku turut berduka. Aku juga nggak menyangka kakak akan mengalami kecelakaan seperti ini ….”

Bara menatapku dengan mata memerah, wajahnya penuh kesedihan.

Aku memandang jenazah adik iparku yang baru saja dibawa masuk. Lalu, mengikuti alurnya, aku menangis dan memanggilnya suami.

Wajah Danu Atmaja pucat kebiruan, ia benar-benar telah meninggal.

Ia dan Bara memiliki wajah yang sama persis. Tak seorang pun mencurigai bahwa Bara sudah bertukar identitas dengannya.

Setelah menangis sejenak, aku menyeka air mata dan berkata, “Jenazahnya tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Sebaiknya segera dikremasi. Jangan sampai Bara meninggal tanpa kehormatan.”

Bara langsung mengangguk setuju, bahkan terlihat lebih tergesa-gesa dariku untuk menghilangkan jejak.

Aku memperhatikannya, saat ia mengangkat jenazah itu. Di pangkal ibu jarinya, terlihat bekas luka panjang dan tipis.

Di kehidupan sebelumnya, justru bekas luka itulah yang membuatku yakin bahwa yang masih hidup adalah Bara.

Namun kali ini, aku berpura-pura tidak melihat apa pun.

Di kehidupan sebelumnya, Bara dan Danu pergi bersama untuk misi bantuan bencana. Tapi Danu mengalami cedera di bagian kepala dan tewas di tempat.

Agar istri adiknya, Maya Sinta, tidak hidup sebagai janda, Bara rela melepaskan jabatan komandannya dan menyamar sebagai adiknya.

Orang lain tak bisa mengenali penyamarannya, dan dengan mudah tertipu.

Namun aku, istri yang hidup bersamanya, langsung tahu bahwa itu adalah Bara Atmaja.

Aku mempertaruhkan segalanya untuk menuntut penjelasan. Mengapa ia berpura-pura jadi adik iparnya dan meninggalkan kami, anak dan istrinya?

Namun Bara justru bersikap dingin, menyangkal habis-habisan, lalu mendorongku dengan kasar.

“Kakak ipar, aku tahu kematian kakak membuatmu terpukul. Tapi jangan karena hal itu kamu menganggapku sebagai dirinya!”

Aku tak percaya dan terus menuntut jawaban darinya. Hingga akhirnya ia mendorongku ke sungai di tengah cuaca yang dingin.

Ia berdiri di tepi sungai sambil melindungi Maya, dan hanya menatapku dengan dingin, yang sedang berjuang melawan arus.

“Sekalipun kamu kakak iparku, aku takkan membiarkanmu menyakiti istriku!”

Maya bersembunyi di belakangnya, memakiku sebagai perempuan murahan yang tak tahu malu, baru saja suami meninggal, sudah mau merebut lelakinya.

Aku demam tinggi selama tiga hari tiga malam. Hanya putriku yang berusia lima tahun yang menemaniku.

Ia menangis sambil bertanya pada Bara mengapa ayahnya tidak mengakuinya.

Namun Bara justru berkata bahwa anak itu hanya melantur karena disuruhku, lalu mengurungnya di kandang sapi sebagai hukuman.

Aku baru saja lolos dari ambang kematian setelah tiga hari sakit. Sementara putriku dibiarkan kelaparan selama tiga hari tiga malam.

Ibu mertua pun kembali mencercaku sebagai perempuan pembawa sial yang telah mencelakakan anaknya.

Ia mengusirku dan putriku dari rumah tanpa memberi sehelai pakaian dan uang sepeser pun.

Di tengah malam hujan badai, aku berusaha sekuat tenaga mengetuk pintu, memohon pada Bara menyelamatkan anakku.

Yang kudapat hanyalah suaranya yang dingin dari balik pintu, “Aluna, kamu pasti sudah gila menganggapku sebagai kakak. Kalau tak bisa terima kenyataan, menjauhlah dariku.”

Penduduk desa memercayai kata-katanya. Mereka berkata aku memang terlahir membawa sial, kehilangan akal hingga mengira adik ipar sebagai suami.

Tak ada tempat untuk pergi. Aku memeluk putriku, kedinginan dan kelaparan di tengah cuaca dingin. Hingga akhirnya mati kedinginan di jalanan.

Mengingat semua itu, dadaku rasanya seperti terbakar. Aku ingin menyeret seluruh keluarga ini mati bersamaku.

Melihat sosok Bara yang tak sabar mengirim jenazah adiknya ke krematorium, aku tersenyum dingin dalam hati.

Kalau kamu ingin hidup bersama Maya, akan kuperkenankan. Jalani saja hidupmu sebagai Danu Atmaja seumur hidup.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status