Share

Sedikit Tenang

Author: Sity Mariah
last update publish date: 2026-07-25 17:49:17

Aku belum mampu.

Lyra tiba-tiba mengusap sudut matanya.

Aku langsung menyadarinya. "Kamu menangis?"

"Enggak."

"Lyra."

"Aku gak apa-apa."

Aku menghela napas.

Kalimat itu lagi.

Aku sudah terlalu sering mendengarnya. Lantas aku menatap wajahnya cukup lama.

"Kamu gak harus selalu bilang kamu gak apa-apa."

Lyra membeku.

Aku melanjutkan.

"Kalau kamu sedih, ya sedih saja."

"Kalau kamu kecewa, ya kecewa."

"Kalau kamu masih menangis karena anak kita, gak apa-apa."

Bibir Lyra mulai bergetar.

Aku mengalih
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Fa-oel Irawan
sedih tp kesel denga lyra
goodnovel comment avatar
Mimin Rosmini
sekarang sudah imbang ya pak mayor.sekali lagi silahkan kalian saling diam kalau itu bisa membikin hati tenang
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Sedikit Cemburu

    "Senang menjadi klienmu. Dan ... rumahnya nanti harus sesuai dengan konsep yang sudah aku jelaskan."Sesi konsultasi sudah selesai dan Mas Arland bersiap pergi dari kantor kecilku. Namun, baru saja ia berdiri dari kursinya, ucapan seperti itu yang terlontar.Aku yang sudah berdiri pun mencoba tersenyum. Aki tidak munafik, dan aku yakin ia bermaksud menyinggung masa lalu kami. Dan aku tidak boleh terpancing."Sama-sama. Aku pastikan semua akan sesuai," jawabku. Bukan jumawa, hanya ingin menyampaikan bahwa aku akan bekerja profesional tanpa mencampur adukkan antara pekerjaan dan urusan masa lalu.Mas Arland mengulurkan tangannya. "Senang bekerja sama," ucapnya.Aku menerima uluran tangan itu dan kami berjabatan sebentar."Permisi," ucapnya lagi diikuti senyum tipis yang muncul."Silakan," jawabku dengan tangan mengarah menuju pintu.Perlahan lelaki itu memundurkan langkahnya, lalu benar-benar berbalik dan akhirnya

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Klien Pertama

    Seminggu kemudian, ruko itu benar-benar berubah.Dindingnya dicat ulang dengan warna krem lembut. Kaca depan diberi tulisan sederhana:LYRA SPACE CONSULTATIONDi lantai bawah terdapat meja kerja utama, dua kursi untuk klien, sofa kecil, rak berisi katalog material, serta papan besar yang penuh dengan potongan warna dan contoh desain.Sementara lantai dua kujadikan ruang kerja sekaligus tempat menyimpan dokumen dan berbagai perlengkapan desain.Tidak mewah.Namun cukup nyaman.Dan yang paling penting, tempat itu terasa seperti milikku.Hari pertama, aku memberanikan diri memasang iklan melalui media sosial.Aku bahkan menghabiskan hampir satu jam hanya untuk memilih kalimat promosi.Ravyan yang sedang duduk di sofa akhirnya ikut berkomentar."Kalau mau cepat dapat klien, tulis saja.""Apa?""Jasa konsultasi desain. Harga murah. Gratis kopi dari suami pemilik."

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Support System Unlimited

    Keesokan pagi, Ravyan langsung membuktikan ucapannya. Ia membawaku pergi untuk membeli laptop baru. Meski laptop lamaku masih bagus dan awet, tapi memang sudah terlalu banyak file yang pasti akan bercampur jika dipakai untuk jasa konsultasi nantinya. Sehingga Ravyan yang dengan kesadaran penuh mengajakku untuk membeli laptop baru.Tidak hanya laptop, Ravyan juga memintaku membeli keperluan lagi yang dibutuhkan nantinya. Jujur saja aku belum bisa meraba apa-apa saja yang perlu dibeli. Jasa konsultasi itu masih sebatas rencana dalam otakku, tidak pernah terbayangkan akan terealisasi secepat ini."Ini terlalu cepat, Pak Mayor!" Aku protes setelah kembali ke dalam mobil.Satu unit laptop keluaran terbaru dengan spek paling tinggi sudah deal dibeli dan berada di pangkuan Ravyan sekarang. Mesin mobil sudah dinyalakan, bahkan sudah mulai bergerak meninggalkan parkiran basement gedung pusat penjualan elektronik."Saya justru gak mau kamu merasa

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Ragu dan Takut

    "Mulai kebayang 'kan?" Suara Ravyan terdengar dari belakang.Aku segera menggeleng. "Belum.""Bohong. Saya bisa lihat senyum kamu." Ia mencolek ujung hidungku membuatku mendengkus.Pengelola ruko kemudian menjelaskan harga sewa untuk satu tahun, termasuk beberapa ketentuan mengenai renovasi dan fasilitas yang diperbolehkan.Aku seketika terdiam dan tercengang.Jumlahnya tidak sedikit.Keraguan dan ketakutan langsung menyergapku lagi. Pekerjaan ini bahkan belum terbentuk, tapi Ravyan sudah harus menggelontorkan dana puluhan juta untuk memfasilitasi."Pak Mayor!" Aku menarik lengan Ravyan begitu pengelola itu memberi kami waktu untuk berdiskusi. "Kita gak perlu yang seperti ini."Ravyan menoleh. "Kenapa?""Karena mahal.""Masih masuk akal.""Buat kamu mungkin masuk akal. Tapi buat aku, ini investasi besar sementara jasanya bahkan belum punya satu klien pun."Ravyan tidak langsun

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Rencana Kecil

    Hari pertama memulai kembali lembaran hidup di rumah yang sama dan masih dengan orang yang sama. Bahkan dengan perasaan yang juga tetap sama.Udara pagi di halaman belakang terasa sangat asri. Aku dan Ravyan memutuskan menikmati teh hangat di sana. Menempati gazebo ditemani kicauan burung yang sesekali terbang melewati langit di atas kami."Kamu gak kerja hari ini?" tanyaku pada Ravyan di hadapan.Ia tengah bersandar pada tiang gazebo sambil membaca buku di tangannya.Helaan napas berat pun terdengar. "Saya mengajukan cuti. Lusa baru masuk lagi."Aku pun hanya mengangguk mendengar jawabannya.Tak berapa lama, Ravyan tampak menutup halaman buku yang sedang ia baca. Lalu membiarkan buku itu di atas pangkuannya.Tiba-tiba, ia meraih tanganku dan menggenggamnya. "Kamu sendiri gimana?"Keningku sempat mengernyit. "Gimana ... apanya?"Ravyan mengembus napas pelan. "Gimana rencana kamu ke depan setelah resign

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Pelangi Setelah Badai

    Selesai sarapan, kami pun segera menuju parkiran hotel. Mobilku masih terparkir di tempat yang sama. Tidak bergeser satu inchi pun, karena aku memang tak menggunakannya selama menginap di hotel. Kendaraan roda empat itu pun terlihat sedikit berdebu."Kamu ke sini naik apa?" tanyaku pada Ravyan yang sudah sibuk memasukkan koper-koper milikku ke dalam bagasi."Motor saya di parkiran khusus motor," jawabnya tanpa menghentikan aktivitas. Hingga pintu bagasi mobil akhirnya ia tutup."Terus sekarang kita pulang masing-masing?" tanyaku kembali.Ravyan menggeleng cepat. "No! Mana mungkin saya membiarkan kamu nyetir sendirian.""Jadi?""Saya yang bawa mobil. Motor saya biar nanti diambil anak buah."Aku mengangguk patah-patah."Kamu tunggu di sini. Saya titip kunci ke resepsionis sebentar."Lelaki itu bergegas pergi dan aku langsung masuk ke mobil. Mengisi kursi di sebelah kemudi.Aku mengangguk patah-p

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Tidak Puas Sepenuhnya

    "Papa gak bisa lakukan itu!” Suara Mas Arland meninggi. “Aku anak Papa!”Om Mahesa berhenti melangkah.Pria paruh baya itu menoleh perlahan dengan tatapan yang terasa jauh lebih dingin dari sebelumnya.“Anak papa seharusnya tahu bagaimana cara menjaga harga diri dan kehormatan keluarganya!”Mas Arl

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Keputusan Telak

    Kekacauan itu belum selesai.“ARLAND!”Suara berat penuh tekanan mendadak menggema dari deretan kursi keluarga.Seorang pria paruh baya berjas hitam berdiri dengan wajah merah padam. Rahangnya mengeras menahan malu.Mahesa Maheswara, Papa Mas Arland.Tatapannya langsung menusuk pada putranya sendir

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Setimpal

    Ballroom megah itu berubah kacau hanya dalam hitungan detik.Suara bisik-bisik tamu mulai bercampur dengan seruan kaget dan tatapan jijik yang mengarah pada Mas Arland.Beberapa orang tua bahkan buru-buru menutupi mata anak mereka. Namun video itu terus berjalan tanpa ada yang bisa menghentikan.Wa

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   5. Surprise!

    “Kita pikirkan hal lainnya nanti. Sekarang kita fokus saja pada hari H yang semakin dekat,” ucap Ravyan tenang. Aku hanya bisa menatapnya dengan jantung yang berdetak aneh. Sedangkan laki-laki itu hanya tersenyum kecil sebelum kembali menyeruput minumannya seolah pembicaraan tentang pernikahan da

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status