MasukTiba-tiba, sosok Sirius mendarat dari langit. Dia membawa bulu yang memancarkan cahaya emas. Entah dari mana dia mendapatkannya.Kala ini, semua orang memandang Sirius dengan ekspresi curiga.Sirius tersenyum sinis dan bertanya, "Apa kalian semua curiga juniorku yang membunuh orang-orang ini?"Semua orang tidak berani mengungkapkan kemarahan mereka. Sebaliknya, mereka malah menanggapi seraya tersenyum."Nggak. Sirius, jangan bercanda.""Kami cuma merasa sangat sedih melihat rekan kami mati. Mana mungkin kami punya pemikiran nggak realistis seperti itu?"Padahal mereka bisa mengalahkan Sirius jika bekerja sama, tetapi mereka tidak berani bertindak.Sirius tertawa dan membalas, "Kalian nggak usah berpura-pura di depanku. Sebenarnya, awalnya aku juga berpikiran seperti itu. Tapi, kalian lihat bulu ini. Orang dari dunia awani nggak mungkin punya barang seperti ini."Sirius menambahkan, "Bulu ini yang menghancurkan dua artefak juniorku dan melukainya. Bahkan jalur menuju dunia misterius jug
Yang penting Sirius bisa masuk ke dunia misterius. Keinginannya sudah terpenuhi.Beberapa kultivator tua tingkat pembentukan dewa melepaskan kesadaran spiritual dan berbisik."Eh? Anggota Sekte Suci Utara sangat cocok berkultivasi di tempat ini. Sepertinya pengkhianat itu berada di sini 800 tahun yang lalu. Um, ternyata dia juga membangun sekte.""Hanya saja, sekarang kita nggak melihat siapa pun. Mungkin semuanya sudah disingkirkan."Kultivator tua tingkat pembentukan dewa yang lain bergumam dengan tatapan bingung."Aneh, kenapa nggak ada satu orang pun yang hidup di semua gunung dalam radius ratusan kilometer?""Kondisi ini aneh sekali.""Mereka pergi ke mana?"Sirius yang berjalan di paling depan memandang ke sekeliling dan menentukan arahnya. Akhirnya, dia memandang ke arah Gunung Dewi dan berpamitan, "Ini bukan tempat tujuanku. Aku mau membereskan urusan pribadi. Kita berpisah di sini saja."Sebelum ada yang sempat menyahut, Sirius sudah berubah menjadi pelangi dan pergi.Sekitar
Semua orang langsung menanggapi dengan senang."Kalau begitu, terima kasih!""Nggak masalah. Asalkan kamu memberi perintah, kami pasti langsung menjalankannya!""Cepat minggir! Jangan ganggu dia bekerja!"Semuanya langsung menyingkir dan menyiapkan bahan untuk memperbaiki jalur. Sementara itu, ahli yang awalnya datang untuk memperbaiki jalur bukan hanya tidak marah. Mereka malah mengamati teknik Sirius dengan ekspresi antusias.Bagaimanapun, teknik formasi Sirius berasal dari Sekte Formasi Surgawi. Orang-orang yang belajar secara autodidak seperti mereka pasti tidak bisa mengimbangi Sirius.Mereka beruntung bisa mempelajari teknik Sirius. Walaupun hanya memahami sedikit, itu sama saja dengan memperoleh pencapaian besar.Sirius tertawa dan berkata, "Kalian semua tenang dulu. Mungkin kalian harus menunggu beberapa waktu."Sirius menghampiri jalur yang rusak. Setelah mengamatinya dengan tenang sejenak, dia mulai bertindak. Sirius menggunakan kerangka inti formasi yang dimurnikannya sebelu
Sirius sampai di area jalur dalam waktu sekitar dua jam. Dia melihat sekelompok anggota sekte super besar sedang fokus meneliti cara untuk membangun jalur.Sebagian kultivator tingkat pembentukan dewa tahap menengah dari sekte super besar juga tahu karena ini masalah besar. Hanya saja, mereka tidak berani mengomentari perkembangan perbaikan jalur. Padahal jumlah mereka banyak.Salah satu pria tua yang jeli melihat Sirius datang. Teknik Sirius juga sama dengan Humaira. Pria tua itu bertanya dengan sungkan, "Apa kamu murid Sekte Formasi Surgawi?"Sirius juga bersikap sungkan. Dia menyahut sembari tersenyum, "Benar. Namaku Sirius. Aku murid gunung suci kesembilan. Guruku bernama Lavanya."Mendengar perkenalan diri Sirius, semua orang di tempat langsung berhenti bekerja. Mereka menghampiri Sirius dan menyapa dengan ramah, "Ternyata ini murid Kak Lavanya. Maaf kami nggak menyambutmu."Di antara para anggota sekte ini, sebenarnya hanya beberapa orang yang pernah mendengar tentang Lavanya. Na
Kemudian, sepuluh kultivator tingkat pembentukan dewa memelesat ke langit dan meninggalkan tempat ini. Mereka meninggalkan tetua tingkat pembentukan jiwa dan murid tingkat inti emas yang bertatapan.Setelah beberapa saat, sepuluh kultivator tingkat pembentukan dewa buru-buru kembali dan membawa orang yang mahir memperbaiki formasi.Hanya saja, Neiva yang memegang Busur Matahari. Dia mengerahkan kekuatan dahsyat saat menembak jalur. Jadi, jalur sudah rusak total.Kesulitan untuk memperbaiki jalur sama dengan membangun jalur baru. Biarpun sekarang ahli dalam perbaikan formasi sudah berkumpul, mereka tidak mampu memperbaiki jalur sampai selesai tanpa menghabiskan waktu panjang dan bahan-bahan berharga.Para tetua itu berkomentar lagi."Waktu wanita berpakaian merah itu pergi, jalurnya masih bisa digunakan. Tapi, jalurnya langsung rusak tak lama setelah dia keluar.""Sebenarnya siapa yang merusak jalur ini? Apa yang disembunyikannya?""Apa anggota sekte kita masih hidup?"Mereka semua kebi
Elisa menjelaskan, "Karena ada yang mengorek ingatan mereka. Tapi, Kak Genta sudah membantu kita mengobati mereka.""Ternyata begitu. Pantas saja ...," timpal Ayu. Perasaannya campur aduk dan sulit diungkapkan dengan kata-kata.Tirta menyarankan, "Bi Ayu, kami istirahat di vila dulu. Mereka pasti lelah setelah melakukan perjalanan selama dua hari. Mungkin ingatan Paman dan Bibi bisa pulih setelah istirahat sebentar."Kemudian, mereka berjalan ke vila.....Sementara itu, Humaira langsung kembali ke dunia awani dengan melewati jalur sesudah kabur. Dia muncul di daerah pegunungan yang luas, bahkan ujungnya tidak terlihat.Tempat ini berada di bagian timur dunia awani. Sekitar 2 ribu tahun yang lalu, pemurni energi dunia misterius membuka jalur dan sampai di tempat ini.Namun, pemurni energi dunia misterius terpuruk seiring berjalannya waktu. Jadi, orang-orang di dunia misterius tidak tahu jalur ini. Akhirnya, jalur ini malah dikuasai orang dari dunia awani.Kemunculan Humaira mengejutkan
Sebagai ketua Sekte Kebebasan, Althea bisa masuk ke tempat terlarang sekte ini. Althea menemukan kepingan giok seukuran telapak tangan ini di tempat terlarang Sekte Kebebasan. Bahkan, dia bisa menjadi pemurni energi karena kepingan giok ini.Kepingan giok ini memiliki banyak kegunaan. Terdapat ukira
Ucapan Tirta membuat hati Luvia tergerak. Sebenarnya dia sudah mempersiapkan mental Sekte Kristala akan lenyap. Sekarang tidak ada yang terluka atau mati. Jadi, Luvia bisa menerimanya.Selain itu, ada sosok hebat di dalam tubuh Tirta. Mereka tidak akan rugi jika mengikutinya. Setelah memikirkan hal
Para tetua dan ketua sekte lain menimpali dengan suara yang menggebu-gebu. Ada juga yang menyayangkannya."Benar! Bajingan mesum itu sudah melakukan banyak kejahatan yang keterlaluan!""Anggota Sekte Mujarab yang memilih untuk berpihak pada bajingan mesum itu cari mati sendiri seperti anggota Sekte
Laurel bertanya kepada Tirta, "Bajingan mesum, kenapa kamu bersikeras mau pergi ke Sekte Kristala? Kamu punya dendam apa dengan sekte kami?"Tirta mengangkat alisnya dan bertanya balik, "Eh? Kamu panggil aku apa?"Laurel mengerjap, lalu menyahut dengan panik, "Eh ... bukannya itu panggilanmu? Dari t







