Compartilhar

Bab 1295

Autor: Hazel
"Untung saja Pak Tirta lebih kuat. Kalau nggak, belum tentu siapa yang kalah hari ini," timpal orang lain.

Semua orang yang berada di tempat merasa takut melihat situasi saat ini. Mereka takut disiksa Yudha. Untungnya, Tirta memberi mereka rasa aman yang cukup.

"Teknik Lima Hantu?" gumam Tirta. Dia merenung setelah melihat teknik yang dikerahkan Yudha.

Dalam ingatan yang diberikan Genta, ada juga teknik mengendalikan hantu yang mirip dengan teknik Yudha. Hanya saja, teknik mengendalikan hantu ya
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado
Comentários (4)
goodnovel comment avatar
hans
***** mantabpfff lanjut
goodnovel comment avatar
Andrian Nansenja
ini ceritanya bakal sampe mana yah, terus nasib nabila cinta pertama tirta gimana yah
goodnovel comment avatar
wasri setiawan ahum
lanjutkan..yaa..
VER TODOS OS COMENTÁRIOS

Último capítulo

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3072

    Bahkan di wilayah perbatasan alam semesta yang terpencil, menguasai ratusan dunia kecil dan mendirikan kekuasaan sendiri pun sama sekali bukan masalah.Sedangkan pendiri generasi pertama Istana Samara ternyata sudah mulai berusaha menembus tingkat seperti itu sejak delapan ribu tahun lalu. Kekuatan dan bakatnya benar-benar luar biasa."Wah .... Kalau begitu, setelah lebih dari delapan ribu tahun berlalu, apakah pendiri generasi pertama itu masih hidup? Apa dia akan kembali?" Nivia merasa sangat takjub, seolah-olah pintu menuju dunia baru telah terbuka di hadapannya.Tirta juga agak terkejut setelah mendengarnya. "Nggak kusangka di dunia ini ternyata pernah muncul ahli seperti itu."Namun, Tirta tetap tidak terlalu percaya pada keberadaan dewa yang disebut-sebut."Tentu saja. Pendiri generasi pertama sekte kami dulu tak terkalahkan di seluruh dunia awani dan meninggalkan nama besar yang mengguncang dunia.""Di puncak kekuatan, dia merasa terlalu sepi. Karena sudah nggak memiliki lawan l

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3071

    "Kamu juga tahu kalau aku seorang dokter. Karena niat baik, aku pun menyelamatkannya. Aku juga nggak nyangka hal seperti ini akan terjadi." Tirta menunjukkan ekspresi tak berdaya.Nova berkata, "Menyelamatkan satu nyawa lebih berharga daripada apa pun. Kalau aku berada di posisimu, aku juga pasti akan menolong orang.""Suamiku, aku ... aku nggak bermaksud menyalahkanmu. Kamu juga nggak perlu merasa bersalah."Setelah mendengar penjelasan Arshala, hati Nova jauh lebih lega. Jika tidak, dia pasti mengira Tirta mencari wanita lain untuk menggantikannya."Nova, aku benar-benar nggak nyangka kamu begitu murah hati!" Dengan ekspresi tulus, Tirta memegang lengan Nova yang ramping sambil berkata, "Aku kira kamu akan memukul dan memarahiku.""Mana mungkin? Tadi aku sudah bilang, dalam situasi seperti itu, kalau aku juga pasti akan menyelamatkan orang."Nova meneruskan, "Lagi pula, kamu menyelamatkan seorang istri yang begitu kuat. Nantinya keselamatanmu juga jadi lebih terjamin.""Oh ya, sebena

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3070

    Begitu ucapan itu keluar, tatapan Arshala tanpa sadar langsung menoleh ke arahnya."Guru, apa itu menggoda?" tanya Nivia polos."Eh ...."Belum sempat Tirta menjawab ....Bam! Dari luar labu pusaka terdengar benturan berat, membuat beberapa orang di dalam hampir kehilangan keseimbangan.'Hal yang nggak seharusnya dilihat, jangan sembarangan dilihat. Setelah tiba di Istana Samara, kembalikan cincin ruang itu kepadaku!' Pada saat yang sama, suara peringatan wanita bergaun putih terdengar di benak Tirta."Oh, aku lupa, ini pusakanya. Semua gerak-gerikku dan setiap perkataanku di dalam sini bisa dia lihat dan dengar." Tirta menepuk dahinya.Dia segera menyimpan cincin ruang itu secara terpisah sambil berpikir dalam hati, 'Sepertinya sekarang aku belum bisa memakai batu spiritual dan tanaman spiritual untuk membangunkan Genta. Kalau nggak, keberadaan Genta juga akan terbongkar.'"Suamiku, ka ... kamu masih hidup? Aku nggak mimpi, 'kan?" Pada saat itu, Nova akhirnya sadar. Begitu melihat Tir

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3069

    Tirta tentu tidak memedulikan hal itu. Dia melirik Arshala dan wanita itu juga mengangguk pelan.Begitulah, karena serangkaian kebetulan dan takdir yang aneh, setelah kembali ke Kota Safir dan membawa Nivia bersama mereka, rombongan itu pun memulai perjalanan menuju Istana Samara."Bakat spiritual gadis kecil ini juga cukup bagus. Menjadikannya murid juga termasuk hal yang lumayan baik."Saat melihat Nivia, hati wanita bergaun putih yang sebelumnya terluka parah akhirnya sedikit terhibur.Ditambah lagi dengan bibit bagus seperti Nova, meskipun dia kehilangan sepuluh artefak ruang dan banyak harta surgawi, dia juga mendapatkan dua murid berbakat.Sementara di pihak Tirta, sebelum wanita bergaun putih itu menyeberangi ruang hampa, dia mengeluarkan sebuah pusaka labu dan memasukkan mereka semua, termasuk Nova.Di dalam sana, meskipun tidak bisa melihat keadaan di luar, Tirta juga tidak khawatir wanita bergaun putih itu akan melakukan sesuatu kepadanya."Guru, kita mau ke mana?" Nivia baru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3068

    "Kamu ...." Wanita bergaun putih itu murka."Apa? Bukannya kamu sendiri yang bilang aku bebas milih? Jangan-jangan sekarang mau menarik ucapanmu?" Tirta terus mengayunkan pedang kecil itu di depan matanya."Aku nggak akan menarik ucapanku. Aku sudah memenuhi janjiku, sekarang simpan pedang kecil itu.""Aku akan membawa Nova kembali ke Istana Samara." Wanita bergaun putih itu menggertakkan giginya, matanya nyaris memancarkan api saat berbicara."Mana bisa dianggap selesai? Bukannya kamu juga bilang akan memenuhi tiga permintaanku?"Tirta berkata tanpa malu, "Sekarang aku sudah memikirkan permintaan pertama. Kalian harus membawa kami juga ke Istana Samara."Arshala tertegun. Dalam hati, dia tak bisa menahan kekaguman. Jadi ini rencana Tirta. Kematian Ganesh pasti akan membuat Sekte Formasi Surgawi sangat gempar.Jika mengikuti senior ini ke Istana Samara, mereka bukan saja tidak perlu menjadi musuh pihak tersebut dan tidak perlu berpisah dengan Nova, tetapi juga bisa menghindari pengejar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3067

    "Suamiku, kekuatan Istana Samara nggak kalah dibanding Sekte Formasi Surgawi, bahkan mungkin lebih kuat.""Kalau kamu membunuhnya, kita hanya bisa meminjam pusaka milikmu untuk meninggalkan dunia awani dan bersembunyi."Arshala menahan rasa tidak nyaman sambil berjalan mendekati Tirta, lalu berbisik pelan. Karena kesadaran spiritual telah terisolasi, hanya dengan cara itu dia bisa mengingatkan Tirta.Faktanya, Tirta kini bahkan tidak memiliki sedikit pun energi spiritual. Dia sama sekali tidak berniat membunuh wanita bergaun putih itu.Kalau sampai pihak lawan masih memiliki cara menyelamatkan nyawa dan akhirnya terjadi situasi saling binasa, itu justru akan merepotkan.'Bocah ini ternyata ingin membunuhku?' Mendengar ucapan itu, wanita bergaun putih semakin mengernyit. Dia berpikir, 'Dengan pedang mengerikan itu di sini, aku bahkan nggak bisa bergerak. Jangan-jangan aku benar-benar akan celaka di tempat seperti ini?'"Anak Muda, di antara kita nggak ada permusuhan. Bahkan karena Nova,

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1862

    Melihat ekspresi Marila yang mencurigakan, Shinta langsung paham. Dia mendengus dan berujar dengan ekspresi kesal, "Kak Tirta bilang padaku kalian nggak melakukannya! Ternyata kalian semua itu pembohong!"Marila tidak menghibur Shinta. Sebaliknya, dia memanas-manasi dan memprovokasi Shinta, "Siapa s

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1868

    Tirta tersentuh. Dia berucap, "Ayah, Ibu, aku tahu niat baik kalian. Tapi, kalian nggak usah mengkhawatirkan hal ini. Kedua barang ini hampir nggak membutuhkan modal produksi. Kita cuma butuh batu giok dan kertas jimat kuning biasa. Aku bisa membuat ribuan jimat dan air spiritual dalam sehari."Mend

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1889

    Arianda berbalik dan melihat Tirta masih mengejarnya. Dia mencibir dan berujar, "Hei, kejar aku saja. Kamu kira aku takut padamu?"Waktu 1 jam berlalu lagi. Mereka berdua sudah sampai di tengah gunung, tidak ada seorang pun di tempat ini. Sekarang makin banyak energi spiritual di dalam tubuh Arianda

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1922

    Anggota sekte lain juga bertanya, "Kenapa kamu melarang kami mencari barang berharga sekte yang hilang?"Gatra hanya mendesah dan tidak ingin menjelaskan, "Hais ...."Dari keempat anggota sekte yang datang, pria tua yang merupakan pesilat tingkat semi abadi bertanya kepada belasan murid dengan ketus

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status