Share

Bab 3683

Author: Hazel
Akar-akar itu sangat tipis hingga tidak dapat dideteksi kesadaran spiritual dan sulit dilihat dengan mata biasa. Seolah-olah merupakan makhluk hidup, akar-akar itu menemukan mayat monster iblis yang telah terbunuh dengan tepat. Setelah itu, akar-akar itu mulai menyerap darah esensial.

Tak lama kemudian, mayat monster iblis yang ukurannya bagaikan gunung kecil itu hanya menyisakan kerangka kosong setelah darah esensialnya diserap hingga habis. Dari luar, hal itu sama sekali sulit untuk ditemukan.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3684

    Jade tetap tidak terpengaruh. Saat ini, hanya tersisa niat membunuh yang paling murni di dalam mata dan hatinya. Dia benar-benar seperti dewi pembantai dingin yang bereinkarnasi ke dunia. Selain membunuh, seolah-olah tidak ada hal lain di dunia ini yang berarti baginya.Pufft!Tanpa sedikit pun keraguan, Jade langsung menyerang dan membunuh semua monster iblis yang tersisa. Satu-satunya hal yang cukup disayangkan adalah dia tidak berhasil menerobos ke tingkat pengguncang langit. Karakter berwarna putih keperakan yang mengelilingi tubuhnya mulai perlahan-lahan menghilang.Di medan pertempuran, satu-satunya yang masih hidup adalah rubah iblis berekor sembilan. Saat ini, dia juga sudah menyerah untuk melawan.Rubah iblis berekor sembilan berkata pada Jade yang perlahan-lahan mendekat, "Mantan Putri, selamat, kamu sudah menemukan perasaan itu. Sayangnya, monster iblis di medan pertempuran ini terlalu sedikit. Nggak cukup untuk kamu bunuh, jadi kamu nggak bisa pertahankan kondisi yang hampi

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3683

    Akar-akar itu sangat tipis hingga tidak dapat dideteksi kesadaran spiritual dan sulit dilihat dengan mata biasa. Seolah-olah merupakan makhluk hidup, akar-akar itu menemukan mayat monster iblis yang telah terbunuh dengan tepat. Setelah itu, akar-akar itu mulai menyerap darah esensial.Tak lama kemudian, mayat monster iblis yang ukurannya bagaikan gunung kecil itu hanya menyisakan kerangka kosong setelah darah esensialnya diserap hingga habis. Dari luar, hal itu sama sekali sulit untuk ditemukan."Hm .... Ada aroma obat yang samar-samar, sangat murni. Setidaknya ini adalah Kaisar Obat berusia lima puluh ribu tahun," kata anjing hitam besar.Anjing hitam besar telah memberi tahu seluruh perubahan yang perlu dilakukan di formasi berikutnya pada Selvi. Sebelumnya, dia sama seperti Tirta, memusatkan seluruh perhatiannya pada medan pertempuran. Namun, hidung anjingnya tiba-tiba bergerak karena mencium suatu aroma dan semangatnya yang tadinya sudah lesu pun langsung bangkit."Kaisar Obat beru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3682

    Kali ini, Jade tetap tidak menjawab, tetapi bahkan dia sendiri juga mengakui apa yang dikatakan rubah iblis berekor sembilan pada dasarnya memang benar."Sekarang aku memang sangat khawatir Raja Monster baru akan datang kapan saja. Aku sangat ingin meningkatkan kekuatanku untuk balas dendam. Jangan-jangan aku benar-benar terjebak dalam lingkaran mau cepat malah nggak mencapai hasil?"Pikiran itu sempat melintas di benak Jade. Selain itu, perkataan rubah iblis berekor sembilan juga tidak mengandung sesuatu yang dapat membuatnya berada dalam bahaya."Kalau aku fokus membunuh musuh, sebenarnya nggak ada ruginya juga. Kalau begitu, aku percaya dia sekali. Kalau nggak berhasil, dia juga nggak akan bisa buat apa-apa karena ada Tirta di sini."Setelah memikirkan hal itu, Jade langsung menyingkirkan seluruh pikiran kacau dari dalam hatinya.Swoosh!Tak lama kemudian, Jade sudah menyesuaikan kondisinya. Saat kembali menyerang, yang tersisa hanya niat membunuh yang murni. Baik kecepatan maupun k

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3681

    "Gimana kalau aku punya cara untuk buat mantan Putri mempercepat kultivasinya dan menerobos ke tingkat pengguncang langit?" tanya rubah iblis berekor sembilan itu balik, tidak langsung menjawab pertanyaan Jade."Memangnya kamu sebaik itu?" tanya Jade sambil mengernyitkan alis.Jade memang tidak memercayai ucapan rubah iblis berekor sembilan. Namun, saat teringat sebentar lagi mereka akan menghadapi Raja Monster baru yang merupakan seorang ahli tingkat pengguncang langit. Lagi pula, Raja Monster baru juga memiliki artefak kuat yang mampu menghancurkan dunia. Oleh karena itu, dia tetap tidak bisa menahan diri dan fokusnya teralih.Boom!Tepat pada saat itu, buaya sakti yang bertubuh sangat besar melancarkan serangan mendadak dari belakang dengan mengayunkan ekor raksasanya.Karena lengah, Jade terpukul hingga terlempar ratusan mil jauhnya dan langsung memuntahkan darah. Tulang-tulang di seluruh tubuhnya patah di berbagai tempat."Jade, jangan hiraukan dia. Rubah ini sangat licik, dia mau

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3680

    "Benih yang ditanam di masa lalu, hari ini akhirnya membuahkan akibat. Aku sudah lama menduga hari seperti ini akan tiba.""Bertarunglah. Bagaimanapun, kita semua adalah yang terbaik di antara para monster iblis. Daripada mati dalam kehinaan, lebih baik kita mengerahkan seluruh kekuatan kita untuk terakhir kalinya."Sampai di titik ini, puluhan monster iblis yang berada di medan pertempuran juga sudah sangat memahami nasib mereka.Dengan Tirta yang berjaga di sana, entah mereka menang ataupun kalah, mereka tidak mungkin bisa meninggalkan tempat ini hidup-hidup.Mereka pun segera mengaum dan bersama-sama menyerang Jade.Bum! Berbagai kekuatan supranatural dan teknik mistis bermunculan tanpa henti, menenggelamkan langit dan bumi di tempat itu. Mereka seolah sudah tiba di pusat kekacauan primordial, tempat energi mengerikan yang tak berujung mengamuk dengan liar.Kekuatan itu bahkan cukup untuk menembus langit dan bumi serta menguapkan lautan luas.Tidak berlebihan jika dikatakan, bahkan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3679

    Kesembilan ekornya kini semuanya berlumuran darah. Luka akibat Pedang Terbang membuat pemulihannya berjalan sangat lambat, ditambah lagi energi darahnya sudah banyak terkuras."Kamu seorang pengkhianat, memangnya pantas mengatakan hal seperti itu padaku?" Wajah Jade dipenuhi ejekan."Hehe, memang nggak pantas. Hanya saja, ada beberapa hal yang kalau nggak kukatakan sekarang, aku khawatir nggak akan punya kesempatan lagi," sahut rubah iblis berekor sembilan."Kamu sedang berusaha mengulur waktu?" Jade tidak memercayainya dan langsung mengambil kesimpulan seperti itu."Bukan. Silakan lakukan apa yang harus Anda lakukan. Aku akan menuliskan semua yang kuketahui dalam artefak ini. Setelah kami semua mati, Anda bisa melihatnya sendiri."Sambil berbicara, rubah iblis berekor sembilan mengeluarkan sebuah artefak putih berkilau yang bentuknya mirip giok kuno. Kemudian, dia mulai menulisnya sedikit demi sedikit."Huh, jangan harap ini bisa menggoyahkan tekadku. Sekalipun kamu berbicara sampai l

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status