ログインDi bagian belakang.Di atas takhta Raja Monster di Istana Raja Binatang, anjing iblis mengawasi medan pertempuran tanpa berkedip. Begitu situasi menunjukkan sedikit saja tanda yang tidak menguntungkan, dia akan segera meninggalkan semua monster iblis tanpa ragu dan melarikan diri seorang diri."Bunuh!" perintah Jade dengan suara dingin yang bergema di Pegunungan Belantara.Tirta bertarung bersama Jade melawan lebih dari dua ratus monster iblis. Karena tidak bisa menggunakan kekuatan di atas tingkat pengguncang langit, mereka berada dalam posisi yang kurang menguntungkan. Mereka sepertinya tidak akan mampu bertahan lebih lama lagi. Mereka bisa saja dihajar sekumpulan monster iblis itu hingga tewas, setidaknya begitulah yang terlihat di permukaan."Hahaha. Bagus, sangat bagus. Aku akan bantu kalian sekali lagi."Melihat keduanya berada dalam situasi yang sangat tidak menguntungkan, anjing iblis itu akhirnya merasa lega. Dia tiba-tiba melompat keluar dan berdiri di atas Istana Raja Binata
Keserakahan bukan hanya kelemahan manusia. Bahkan monster iblis pun tak mampu menghindarinya.Anjing iblis sudah hidup selama puluhan ribu tahun di Pegunungan Belantara. Setelah bersusah payah, akhirnya dia berhasil menduduki singgasana Raja Monster. Meskipun hanya sesaat, kedudukan itu sudah membuatnya mabuk kepayang hingga sulit melepaskannya.Alasan utamanya adalah karena dia menyadari bahwa tingkat kultivasi Tirta dan Jade sudah turun. Jika tidak, dia pasti akan segera melarikan diri ke gua itu."Kalian semua maju bersama dan bunuh mereka yang berani menantang wibawa Pegunungan Belantara!""Siapa pun yang berhasil memenggal kepala mereka, aku akan pergi sendiri untuk mengambil tiga tanaman kaisar obat dan membantunya menerobos ke tingkat pengguncang langit!"Setelah memberikan titahnya, anjing iblis segera berbicara kepada lebih dari 200 monster iblis yang berada di tingkat semi pengguncang langit di aula utama."Baik! Meskipun mereka sangat kuat, jumlah kita lebih banyak. Seharusn
Tribulasi surgawi berlangsung selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu, tribulasi surgawi itu benar-benar menghilang.Anjing iblis itu mendengar dengan jelas setiap perkataan sosok menyerupai iblis yang mengendarai kereta dengan sembilan naga purba sebagai penariknya.Ketika mendengar bahwa Tirta dan Jade sudah berubah menjadi abu akibat tribulasi surgawi, anjing iblis itu seketika sangat gembira."Haha. Langit benar-benar membantuku! Ayo, cepat siapkan pesta perayaan! Mulai saat ini, akulah Raja Monster yang baru di Pegunungan Belantara!"Dia segera meninggalkan mulut gua dan menuju Istana Raja Binatang. Dengan angkuh, dia menjatuhkan pantatnya di singgasana Raja Monster.Suara penuh kegembiraan yang sulit dibendung itu disampaikan oleh banyak monster iblis, lalu diteruskan dari satu ke yang lain.Sekarang, Raja Monster sudah mati, sedangkan dua iblis besar lainnya yang berada di tingkat pengguncang langit juga sudah tewas di tangan Tirta.Kekuatan anjing iblis jelas menempatkannya d
Sret! Sret!Medan di bagian terdalam Pegunungan Belantara tampak seperti punggung kura-kura yang menanjak. Namun, kondisi di sana pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan daerah pinggiran.Sejauh mata memandang, semuanya dipenuhi hutan bebatuan purba berwarna hijau gelap yang membentang tanpa batas.Pohon-pohon kuno menjulang tinggi menembus langit. Sesekali tampak pegunungan yang naik turun, air terjun yang mengalir deras, serta kabut dan awan yang menyelimuti sekelilingnya.Namun, dibandingkan dengan puncak gunung yang menjulang tinggi di bagian terdalam, semua itu tak lebih dari sesuatu yang sangat kecil.Semakin jauh mereka masuk, semakin pekat energi spiritual di sekeliling mereka. Energi itu bahkan membentuk kabut menyerupai pita pelangi yang melayang di atas hutan purba.Pada dasarnya, tanpa perlu menggunakan kesadaran spiritual sekalipun, mereka sudah bisa merasakan keberadaan obat spiritual berusia puluhan ribu tahun di sepanjang jalur yang mereka lewati.Bahkan, keberadaan oba
Kaisar Obat juga pernah pergi ke sana. Namun, saat itu Tirta belum lahir, bahkan belum menjadi janin."Oh ... kalau cuma itu, aku pasti akan melakukannya." Tirta tertegun sejenak. Dia teringat pada kisah rakyat di bumi tentang dewa yang meminta pengakuan untuk berubah menjadi manusia. Tampaknya, kisah itu mungkin benar-benar pernah terjadi."Senior sudah hidup selama 70 ribu tahun lebih. Kenapa masih begitu bertekad untuk berubah menjadi manusia?" Saat ini, Jade bertanya dengan sedikit kebingungan."Karena di dunia yang luas ini, hanya umat manusia yang benar-benar menjadi kesayangan alam semesta.""Aku sudah mengunjungi banyak tempat dan menyaksikan para genius dari berbagai ras. Aku tahu bahwa sebelum mencapai tingkat pengguncang langit, kultivator manusia memang jauh lebih lemah dibandingkan ras lainnya.""Umur dan kondisi fisik mereka sama sekali nggak sebanding. Tapi, setelah mencapai tingkat pengguncang langit ....""Kecepatan peningkatan kekuatan manusia langsung memelesat jauh
"Ternyata kamu penasaran soal itu. Aku cuma membantu seorang senior mengerjakan sesuatu. Nggak ada hal lain," jawab Tirta dengan jujur."Ya sudah. Kalau begitu, selanjutnya apa kita harus ke kedalaman Pegunungan Belantara untuk membunuh anjing iblis itu?""Sekalian, kita bisa mengumpulkan tanaman obat berusia puluhan ribu tahun saat melewati tempat itu." Setelah benar-benar merasa lega, Selvi pun bertanya."Ya, aku juga berpikir begitu. Tapi, aku butuh bantuanmu," sahut Tirta."Ada apa?" tanya Selvi."Aku mau kamu kembali ke tempat kita menyusun formasi, lalu kerahkan kekuatan nadi naga untuk memelihara telur naga ini.""Biar aku dan Jade yang mengurus anjing iblis itu. Bagiku, urusan telur naga ini jauh lebih penting." Sambil berbicara, Tirta mengeluarkan Genta yang berbentuk telur naga dari Cincin Penyimpanan. Dia menatapnya dengan penuh harap, bahkan dengan kegugupan yang terlihat jelas."Nggak masalah." Selvi sempat ragu sejenak, tetapi kemudian menerima telur naga itu dan mengangg







