Share

Bab 888

Penulis: Hazel
"Ya, memang Tirta orangnya." Saat melihat reaksi Aiko, Naura tidak berani bertatapan dengannya. Dia menunduk dan mengepalkan tangannya dengan gugup.

"Aku juga nggak tahu kapan aku menyukai Tirta. Tapi, sejak tahu kamu punya hubungan istimewa dengannya, aku cemburu. Rasanya seperti barang kesayanganku direbut orang lain."

"Pagi ini waktu dengar kamu akan tidur dengan Tirta, aku merasa sangat sesak. Aku pun baru sadar. Mungkin, aku jatuh cinta pada Tirta ...."

Begitu ucapan ini dilontarkan, Aiko t
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
WA FA
gila-gila palamu
goodnovel comment avatar
hans
***** gila lanjut
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3012

    Bagaimanapun, dulu Nayara juga tidak menemukan keluarganya di sini.Nova juga tidak yakin. Dia menanggapi, "Aku juga nggak tahu, tapi tempat ini satu-satunya petunjuk. Kita coba masuk untuk cari dulu."Tadi Tirta merasakan dengan jelas kesadaran spiritual tak berwujud yang sangat kuat mendeteksi tempat ini. Tirta langsung panik. Dia teringat ayahnya penguasa agung, tetua agung yang kultivasinya sangat mengerikan itu.Namun, yang membuat Tirta tenang adalah formasi anjing hitam benar-benar menunjukkan kegunaan yang luar biasa. Kesadaran spiritual itu tidak menemukan keberadaan Tirta dan Nova. Kalau tidak, Tirta tidak mungkin datang ke kota ini.Menurut cerita Shanaya, tempat ini dunia orang biasa dan kota paling miskin di antara 36 kota Negara Camar. Kota ini juga merupakan kampung halaman Nayara.Tirta dan Nova baru sampai di depan pintu gerbang kota, tetapi dicegat oleh empat tentara bersenjata lengkap. Salah satu tentara menegur, "Berhenti! Kalian harus membayar dua tahil perak untuk

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3011

    Hasil ini tidak membuat pria tua terkejut. Hal ini karena klonanya melihat momen formasi perlindungan dihancurkan. Dia menebak pasti ada ahli yang menguasai teknik formasi di antara Tirta dan lainnya.Saat ini, pria tua tidak menemukan jejak Tirta dan lainnya. Itu berarti tebakannya terbukti benar.'Mereka menggunakan teknik rahasia untuk menyembunyikan diri. Kalau aku ingin mencari mereka, aku harus mencoba peruntunganku dengan mencari di satu per satu tempat,' pikir pria tua.Pria tua tidak ingin menghabiskan waktu. Dia seperti mencari jarum di tumpukan jerami jika mencari Tirta dan lainnya dalam kondisi seperti ini.Selain itu, jika keberadaan Genta diketahui tokoh hebat seperti pria tua, saingannya pasti bertambah banyak.Whoosh! Tiba-tiba, terdengar suara deru. Sepuluh pria dan wanita muda yang sangat menawan bergegas datang.Energi mereka sangat kuat. Rata-rata kultivasi mereka sudah mencapai tingkat pemurnian dewa tahap menengah, bahkan ada dua orang yang kultivasinya sudah menc

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3010

    Tirta mengomentari, "Tempat yang kamu bilang memang bagus, tapi bisa membuat identitas kita terekspos. Tapi, kamu itu anjing. Jadi, kamu nggak akan menarik perhatian. Kamu bisa mencari rumput dan obat spiritual."Tirta mengingatkan, "Kalau kamu menemukan rumput dan obat spiritual yang bagus, jangan habiskan sendiri. Genta juga membutuhkannya."Tirta berpikir sejenak, lalu menambahkan, "Oh iya. Nanti kamu coba teliti formasi yang bisa mengubah tampang kita. Biarpun energi kita sudah disembunyikan, kita tetap nggak aman berada di dunia awani."Anjing hitam memprotes, "Sialan, kamu benar-benar licik. Kamu sendiri bersembunyi dan bersenang-senang dengan wanita cantik, sedangkan aku harus bekerja keras."Kalau bukan karena ingin mengikuti Tirta kabur dengan menaiki Pedang Terbang, anjing hitam benar-benar ingin menggigit pahan Tirta.Tirta membalas, "Nggak usah bicara omong kosong. Bilang saja kamu mau atau nggak. Kalau nggak mau, kamu ikut kami saja."Anjing hitam mencebik dan berkomentar,

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3009

    Tirta berbicara dengan cemas, "Anjing sialan, jangan buat masalah lagi pada saat-saat seperti ini. Cepat berikan peta bintang padaku. Nggak ada untungnya bagimu kalau aku mati."Apa daya, pria tua itu terlalu mengerikan. Genta juga berhibernasi. Wanita berambut putih memang melindungi Tirta, tetapi Tirta tidak berani menyerahkan nyawanya pada wanita itu.Bagaimana kalau wanita berambut putih itu tidak bisa datang karena ada urusan penting? Bukannya Tirta akan mati?"Dasar penakut, wajahmu pucat sekali," komentar anjing hitam. Dia mendengus sehingga beberapa helai daun disembur keluar.Anjing hitam melanjutkan dengan ekspresi sombong, "Rumput dan obat spiritual di sini begitu banyak. Aku sudah bersusah payah datang ke sini, mana mungkin aku langsung pulang begitu saja? Kebetulan aku mempelajari formasi yang bisa menyembunyikan energi kita dengan sempurna dari 'Esensi Formasi'."Anjing hitam menambahkan, "Asalkan aku mengukir formasi itu, siapa pun nggak bisa menemukan kita. Kecuali kult

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3008

    Anjing hitam merasa sangat malu. Bagaimanapun, dia menggigit Tirta hingga terluka dalam waktu singkat. Anjing hitam bertanya, "Kalau begitu ... aku salah paham padamu?"Tirta bertanya balik, "Tentu saja! Kamu kira aku benar-benar begitu kejam?"Anjing hitam menunduk dan menyahut dengan canggung, "Oke, aku minta maaf padamu. Sepertinya wawasanku kurang luas."Nova bertanya, "Tirta, jadi ... bagaimana caranya mengerahkan teknik rahasia yang kamu bilang?"Tirta menjawab, "Nggak usah buru-buru. Kita baru bisa mengerahkan teknik rahasia ini dengan baik waktu menemukan tubuh anak tanpa jiwa. Sekarang biarkan jiwa Hasana dirawat kertas emas dulu."Begitu Tirta melontarkan ucapannya, tiba-tiba terdengar suara menggelegar seperti ada kereta perang menggilas langit. Suara itu membuat jiwa orang bergetar.Hantaman yang kuat menyebar dengan cepat dari istana. Segala sesuatu yang berwujud hancur lebur terkena hantaman itu. Benar-benar mengerikan!Whoosh! Mutiara seukuran bulan kecil yang memancarka

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3007

    Tirta menarik napas dalam-dalam, lalu berkata, "Keputusasaan itu duka yang paling dalam. Anjing sialan, nggak usah bujuk dia lagi. Kalian semua minggir."Tirta menarik anjing hitam ke samping. Setelah itu, dia melancarkan serangan energi pedang dan hendak menebas leher Hasana.Hasana tampak sangat tenang saat menghadapi kematian yang sudah dekat. Dia memandangi Tirta sambil tersenyum. Hasana memang tidak bicara, tetapi siapa pun tahu dia sangat berterima kasih pada Tirta.Srak! Kepala Hasana langsung dipenggal oleh cahaya pedang. Dia merasakan dunia berputar dan semuanya mulai tampak tidak jelas. Pandangannya perlahan menjadi gelap, dia seperti jatuh ke jurang yang dalam.Hasana bergumam terakhir kali, "Ternyata, ini rasanya mati ... benar-benar aneh ...."Nada bicara Hasana tentu menunjukkan dia merasa tidak rela, tetapi sekarang semuanya sudah berakhir.Sebenarnya sekarang Tirta tidak mengerahkan teknik rahasia. Kemampuannya hanya mencapai tingkat pembentukan jiwa tahap kedelapan.De

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1209

    "Malam ini Elisa akan tidur satu kamar denganku. Tolong kabari Bu Bella, sekalian tanyakan kapan dia akan pulang.""Kita sudah sepakat akan pergi jalan-jalan malam ini. Kebetulan, aku bisa memperkenalkan Elisa pada Bu Bella." Mendengar perkataan Tirta, Ayu tidak bisa menahan senyumannya."Bibi Elisa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1132

    Sebelum Tirta menyelesaikan perkataannya, Ayu menyela, "Yasmin, pria dan wanita nggak boleh tidur bersama. Kamu nggak boleh tidur dengan Tirta!"Yasmin menanggapi dengan ekspresi bingung, "Tapi ... Bibi, kenapa Kak Bella boleh tidur dengan Kakak Guru? Bukannya Kak Bella itu wanita? Aku juga wanita,

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1179

    Wanita misterius itu sedikit terkejut saat melihat Tirta tetap utuh tanpa luka dan bahkan bisa menyelesaikan pertarungan dalam waktu singkat.Tirta menepuk dadanya, lalu berucap sambil tersenyum lebar, "Kak, sudah kubilang mereka cuma orang payah. Mereka sama sekali nggak bisa menyakitiku."Wanita m

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1127

    Di atas tempat tidur yang empuk dan luas, Melati berbaring sendirian, memegang ponselnya. Dia gelisah, terus membolak-balikkan tubuhnya, tidak bisa tidur sama sekali.“Andai aku tahu Tirta akan pergi begitu lama, aku pasti ikut dengannya. Aku nggak akan seperti sekarang, hanya bisa diam-diam menonto

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status