Share

Bab 921

Author: Hazel
Pria paruh baya itu sangat marah. Dia menunjuk Tirta sambil berteriak kepada pria botak yang berdiri di tengah.

Harto tetap bergeming. Dia mengamati Tirta, seperti sedang memikirkan identitasnya.

Melihat Harto datang, staf toko yang menghalangi Tirta tadi segera menghampiri Harto dan berujar, "Kak Harto, dia datang untuk mencari 2 wanita itu. Biasanya nggak ada tokoh hebat yang datang ke kota kita."

"Oke, aku tahu," sahut Harto. Kemudian, dia berucap kepada pria paruh baya yang dipukul, "Kamu ta
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (5)
goodnovel comment avatar
WA FA
matamu ah anjing
goodnovel comment avatar
hans
***** kurangi lagi bro isi / babnya,,, lanjut
goodnovel comment avatar
DRIYANS TV
harto anjing peking, kontol nya suruh sodomi suci si kontol
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3150

    Mendengar perkataan Shindy, Suryana dan orang-orang dari Aula Penegak Hukum Sekte Formasi Surgawi langsung merasa kesal."Nenek tua, coba saja kalau kamu berani. Mau melukai muridku? Kamu punya kekuatan dan hak itu?" bentak Suryana langsung dengan marah. Sebelum Shindy sempat bergerak, dia sudah langsung melindungi Arshala dan Nova di belakangnya.Boom!Saat Suryana melepaskan aura kuat seorang ahli tingkat semi pencapaian agung dalam radius ribuan mil, seluruh makhluk hidup langsung terdiam ketakutan. Permukaan danau yang tadinya beriak pelan dan rerumputan yang bergoyang karena tertiup angin, semuanya tiba-tiba membeku seperti lukisan."Nenek, mohon kemurahan hatimu.""Wanita ini sudah mengkhianati Sekte Formasi Surgawi, dia tentu saja akan terima hukuman dari sekte kami sendiri. Mohon Nenek berbaik hati. Kalau nggak, kami akan sulit menjelaskannya setelah kembali nanti."Saat perwakilan dari Sekte Formasi Surgawi terus mundur, yang lainnya ikut membujuk. Namun, nada bicara mereka sa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3149

    Ekspresi Suryana terlihat agak santai. "Eh ...."Namun, Arshala tahu itu adalah bahasa dari Negara Darsia. Jika bukan karena dia pernah melihat bahasa itu di Desa Persik dan sempat memahami sebagian darinya, dia juga tidak akan bisa mengenalinya. Oleh karena itu, banyak kultivator di tempat itu yang tiba mampu membacanya padahal mereka sudah melihat barisan tulisan itu."Kak Arshala, kamu tahu sesuatu? Suamiku pergi ke mana?" tanya Nova sambil buru-buru maju.Tatapan Shindy terus terpaku pada tulisan itu, seolah-olah menyadari sesuatu.Oleh karena itu, Arshala yang melihat itu langsung menggelengkan kepala dan berkata, "Ini bukan tempat yang bagus untuk berbicara. Setelah kembali nanti, kita baru bicara.""Baik, kita bicarakan lagi setelah pulang," balas Suryana dan Nova sambil menganggukkan kepala secara bersamaan.Shindy baru saja ingin maju dan menggunakan Yumika sebagai alasan untuk bertanya lebih jauh.Namun pada saat itu, orang-orang dari Sekte Formasi Surgawi tiba-tiba mengepung

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3148

    Namun, begitu melihat Tirta, kedua wanita itu langsung dipenuhi emosi dan rasa benci yang luar biasa. Hanya saja, sebelum mereka sempat bereaksi, mereka sudah kembali pingsan karena kondisi tubuh mereka yang terlalu lemah.Swoosh!Pada saat yang bersamaan, Tirta juga sudah menggunakan peta bintang untuk membuka jalur menuju Bumi. Setelah cahaya berkilat sejenak, ketiga orang itu dibungkus oleh peta bintang itu dan langsung menghilang dari tempat semula. Namun, keadaan di sini sama sekali tidak diketahui oleh dunia luar.Setelah tiga hari kembali berlalu, kabut racun dari naga purba jahat baru benar-benar menghilang dan Rawa Besar kembali pada wujud aslinya.Swoosh swoosh swoosh!Pada saat itu juga, Suryana membawa Nova dan Arshala bergegas masuk ke Rawa Besar terlebih dulu."Murid durhaka, kamu di mana? Cepat keluar dan ikut gurumu ini kembali ke sekte," kata Suryana."Sayang, aku, Guru, dan juga Kak Arshala datang mencarimu ...."Suryana dan Nova membuka mulut hampir pada waktu yang b

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3147

    "Kalau Guru bisa membantumu, tentu saja akan berusaha tenaga membantu. Tapi, kalau nggak bisa, aku sarankan kamu lebih baik siap-siap menghadapi kemungkinan terburuk," kata pria bertubuh tinggi kekar itu."Ya, terima kasih banyak Guru," kata Yandi sambil berlutut dan terus bersujud."Bangunlah," kata pria itu sambil menatap kabut hitam dengan tatapan dalam.....Waktu berlalu sedikit demi sedikit. Tiga hari kemudian, kabut hitam itu pun mulai perlahan-lahan menghilang. Karena naga purba jahat tidak menyemburkan racun lagi, area kabut kini menyusut hingga hanya tersisa tiga ribu mil lebih.Di pinggiran Rawa Besar, para kultivator yang datang dan pergi bahkan sudah berganti beberapa kelompok. Suasana di sana sangat ramai. Namun, Suryana dan yang lainnya, orang-orang dari Sekte Formasi Surgawi, serta Yandi yang diam-diam bersembunyi bersama gurunya malah tidak bergeser setengah langkah pun."Aduh. Tinggal tunggu satu atau dua hari lagi, kabut racun ini pasti akan lenyap sepenuhnya.""Sete

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3146

    "Penglihatanku bagaimana, Nenek Shindy nggak perlu peduli. Karena kita dari sekte yang sama, aku sudah sampaikan semua yang perlu aku katakan. Kalau Nenek Shindy tetap keras kepala, aku juga nggak akan membujukmu lagi."Mendengar perkataan Shindy itu, Suryana tentu saja bisa menebak Shindy pasti masih akan diam-diam menargetkan Tirta. Oleh karena itu, dia juga tidak berkata apa-apa lagi."Hehe."Menanggapi hal itu, Shindy hanya tersenyum sinis.Hanya saja, Shindy sama sekali tidak tahu semua orang bisa menghargai Tirta sebenarnya karena kehendak Afifah. Begitu Suryana melaporkan masalah ini pada Afifah, Shindy pasti tidak akan mampu menanggung akibatnya. Jika bukan karena dia baik hati, mana mungkin Shindy masih bisa begitu sombong.Sejak saat itu, kedua orang itu tidak berbicara dengan satu sama lain lagi. Tatapan mereka sama-sama tertuju pada kabut hitam yang luas dan menutupi wilayah itu dengan pikiran mereka masing-masing."Guru, suamiku seharusnya baik-baik saja, 'kan?" tanya Nova

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3145

    "Benarkah? Sebelum datang ke sini, aku dengar salah satu paman di sukumu bilang tugas ini awalnya adalah tingkat dua tahap awal. Tapi, karena ulahmu, tugas ini sengaja diubah jadi tingkat tiga tahap akhir dan dibagikan. Yunda, kamu nggak berniat menjelaskan ini padamu?" kata Suryana dengan nada dingin.Suryana sangat memahami kekuatan Tirta, sehingga dia sebenarnya tidak begitu khawatir dengan keselamatan Tirta. Namun, Tirta sudah pergi begitu lama dan masih belum kembali, berarti ada sesuatu yang mencurigakan. Oleh karena itu, dia sengaja menyelidiki masalah ini sebelum berangkat.Maka dari itu, Suryana merasa sangat kesal saat menghadapi tipu muslihat dari Yunda. Tidak peduli betapa menyebalkannya Tirta, Tirta tetap adalah muridnya."Oh?"Mendengar perkataan itu, Shindy juga langsung menyipitkan matanya dan menoleh ke arah Tirta. Bahkan dia sendiri pun ditipu dalam masalah ini, sehingga dia merasa sangat kesal."Apa? Mungkin Bibi Guru yang salah dengar. Aku ... benar-benar nggak tahu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 662

    Tirta sendiri juga tidak menyangka akan terjadi situasi yang mendadak ini. Namun, yang membuatnya semakin kaget adalah jurus mengunci titik akupunkturnya itu tidak berguna sama sekali terhadap Karta.Wajar saja Panji sampai begitu percaya diri menyuruhnya berduel dengan Bima. Ternyata mereka memang s

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 592

    "Bibi, bukan aku yang ingin menggodanya. Aku juga nggak berdaya ...," keluh Tirta. Kemudian, dia menceritakan tentang semua kejadian di antara Bella dengannya. Mendengar bahwa Tirta yang telah menyelamatkan Bella berulang kali dari bahaya, hati Ayu terasa sakit.Dia sangat mengkhawatirkan keselamatan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 658

    Mendengar kata-kata Tirta, Aaris langsung melirik ke arah Bima secara refleks. Ketika melihat belasan luka di tubuh Bima, dia langsung berdiri dan berteriak kepada Tirta, "Kenapa aku harus dengar perintahmu untuk berlutut setengah jam atau dipukul? Kamu kira kamu ini siapa?""Aku nggak mau milih apa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 673

    "Haha. Kelak aku bakal menjadi murid ahli bela diri terhebat!" seru Bima. Dia merasa bangga dan terhormat mendengar orang-orang memuji Tirta."Kamu benar. Sekarang Tirta cuma perlu mempelajari teknik." Lutfi tertawa, lalu meneruskan, "Aku ingin tanya, apa kamu berniat mempelajari ilmu bela diri?""Aku

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status