Share

Perdebatan

last update publish date: 2026-07-05 21:19:58

"Alex kemana?" tanya Arion pada Arzan yang masih menikmati acaranya.

"Tadi katanya ada yang pergi dia sebentar" jawab Arzan.

"Axelle, kok bisa lo bawa Zara kesini? Zara kan nggak mau ke acara beginian" ucap Arzan.

"Gue paksa dia."

"Gila lo. Lo udah beritahu orangtua dia?"

"Udah."

*Flashback on*

Setelah Zara berangkat ke sekolah. Tanpa sepengetahuan Zara, Axelle datang ke rumah Zara dan bertemu Helen, mamanya Zara.

"Kamu siapa?" tanya Helen pada Axelle.

"Saya Axelle Tante. Saya calon pacarnya Z
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Don't Touch Me, Prince!   Axelle Kiss

    Zara dan Axelle sekarang berada di dalam mobil.Yang awalnya saat pergi Zara dan Axelle diantar oleh supir ke acara. Pulang nya, Axelle sendiri yang bawa mobil.Axelle fokus menyetir dan Zara cuman melihat ke arah luar.Tidak ada satupun yang berbicara dengan mereka.Hingga mereka pun sampai di rumah Zara. Zara dan Axelle keluar dari mobil. "Makasih Axelle karena dah antar gue" ucap Zara."Kalau gitu, gue masuk dulu." Zara ingin masuk ke dalam rumah, tapi tangannya di tahan oleh Axelle."Apa yang terjadi sama lo dan Alex tadi di acara?"Zara berbalik menghadap Axelle. "Maksud lo apaan?""Lo dan Alex tiba-tiba datang disaat yang sama setelah lo keluar dari toilet. Apa yang terjadi diantara kalian?" tanya Axelle dingin."Nggak... Nggak ada. Tidak ada apapun yang terjadi diantara gue dan Alex. Lo tahu sendiri kan kalau gue tadi pergi ke toilet" jawab Zara gugup."Jawab dengan jujur Zara" ucap Axelle dingin.Zara merasakan kalau genggaman Axelle pada tangan nya terlalu erat."Iya. Alex t

  • Don't Touch Me, Prince!   Perdebatan

    "Alex kemana?" tanya Arion pada Arzan yang masih menikmati acaranya."Tadi katanya ada yang pergi dia sebentar" jawab Arzan."Axelle, kok bisa lo bawa Zara kesini? Zara kan nggak mau ke acara beginian" ucap Arzan."Gue paksa dia.""Gila lo. Lo udah beritahu orangtua dia?" "Udah."*Flashback on*Setelah Zara berangkat ke sekolah. Tanpa sepengetahuan Zara, Axelle datang ke rumah Zara dan bertemu Helen, mamanya Zara."Kamu siapa?" tanya Helen pada Axelle."Saya Axelle Tante. Saya calon pacarnya Zara" jawab Axelle sembari menyalami Helen, yang udah dia anggap sebagai mama mertuanya."Calon pacar Zara? Cowok yang bernama Arion itu kemana? Mereka nggak pacaran?""Nggak Tante. Palingan nanti Axelle yang hempas Arion jauh-jauh dari kehidupan Zara" ucap Axelle sopan."Ohh gitu ya. Ada apa kamu kemari?" tanya Helen."Jadi begini Tante, nanti saya ingin membawa Zara pergi ke acara teman bisnis papa sebagai pasangan Axelle. Sepulang sekolah nanti, Zara nggak pulang sekolah sampe malam, karena di

  • Don't Touch Me, Prince!   You are mine

    Setelah selesai, Zara keluar dari toilet. "Alex?! Lo ngapain disini?!" Zara terkejut melihat Alex yang berdiri di depan pintu toilet.Tanpa basa basi, Alex langsung mendorong Zara masuk ke dalam lagi, dan mengunci pintu dari dalam."Ini toilet cewek Alex. Lo sekarang keluar. Gimana nanti kalau ada yang lihat?!" Alex mendorong tubuh Zara ke dinding dan menahan nya. Alex menatap tajam Zara. Dia benar-benar sudah tidak tahan. Emosinya sudah meluap."Alex..." lirih Zara. Dia takut melihat ekspresi Alex saat ini."Lo kenapa pergi sama Axelle? Lo kenapa berdansa dengan Axelle? Lo kenapa pergi berdua dengan nya? Lo kenapa mau Zara?" Alex membanjiri pertanyaan pada Zara dalam sekali ucapan. "Gue udah bilang, Axelle memaksa gue ke sini" jawab Zara."Dan lo mau aja di bawa pergi oleh Axelle" ucap Alex dengan emosi."Lo kenapa sih Alex? Emang salah ya gue pergi dengan Axelle?""Gue nggak suka Zara. Gue nggak suka lo pergi berdua dengan Axelle ke sini. Gue nggak suka melihat lo berdansa dengan

  • Don't Touch Me, Prince!   Dansa

    "Lo ngapain bawa Zara ke sini Axelle?" tanya Arion."Gue bawa dia untuk jadi pasangan gue.""Seharusnya gue yang jadi pasangan Zara. Gue adalah pacarnya" ujar Arion."Ck, kalian itu pacaran di depan publik aja. Kalian mana ada pacaran beneran" ucap Arzan.Axelle menggandeng tangan Zara. "But sorry, Zara milik gue malam ini." Axelle pun membawa Zara pergi untuk berdansa. Karena sekarang waktu nya acara berdansa."Gue nggak bisa dansa Axelle" ucap Zara."Lo ikutin gue aja." Axelle memeluk pinggang Zara. Dan meletakkan tangan Zara di bahunya. Zara dan Axelle berdansa mengikuti alunan musik. Ketiga cowok yang sudah memperhatikan mereka sedari tadi dengan perasaan bercampur aduk saat melihat Zara dan Axelle berdansa. Mereka sangat tidak terima, kalau Zara berdansa dengan Axelle.Jarak antara wajah Zara dan Axelle begitu dekat. Sampai-sampai Zara tidak berani menatap mata Axelle yang terus menatap dirinya."Kalau lagi berdansa, lo harus lihat pasangan lo Zara" ucap Axelle.Dengan ragu, Za

  • Don't Touch Me, Prince!   Stuck Between Them

    "Axelle, lo mau bawa gue kemana?!" teriak Zara.Saat Zara baru keluar kelas, dia dikejutkan dengan kedatangan Axelle yang tiba-tiba. Axelle langsung menarik tangan Zara, membawanya pergi."Nggak usah banyak tanya" ucap Axelle datar.Axelle membawa Zara ke parkiran sekolah. Dia langsung memasukkan Zara dalam mobilnya."Lo mau bawa gue kemana?!""Ke rumah gue" jawab Axelle yang langsung menjalankan mobilnya."What?!"Mobil Axelle melaju kencang, menuju ke rumahnya.Dalam beberapa menit, Axelle sudah sampai di rumahnya. Dia membawa Zara masuk ke dalam rumahnya yang begitu megah."Selamat datang Tuan Muda" ucap pelayan sambil menundukkan kepalanya."Tuan Muda? Setelah Alex, sekarang Axelle yang jadi Tuan Muda" batin Zara yang sudah tahu kalau semua Prince Charming adalah seorang Tuan Muda.Langkah Axelle terhenti. Dia menghadap Zara yang masih kesal karena dia membawa nya pergi secara paksa."Lo jadi pasangan gue di acara teman bisnis papa gue" ucap Axelle."Apa?!" Terlihat jelas raut waj

  • Don't Touch Me, Prince!   Perasaan Reta

    Cut!Arion akhirnya selesai syuting untuk hari ini. Akhir-akhir ini, jadwal nya memang benar-benar padat.Asisten Arion memberikan minuman pada Arion. Setelah itu, muncullah manajer Arion. "Selanjutnya kita kamu akan pergi ke konferensi pers" ucap manajer Arion."Apa konferensi pers nya tidak bisa di tunda. Gue benar-benar lelah hari ini" ucap Arion sambil duduk di atas sofa dan meminum minuman."Salah kamu sendiri. Berita tentang mu dan Zara masih menjadi trending topik.""Ayolah Kak. Gue benar-benar tidak bisa hari ini" ucap Arion pada manajer nya yang merupakan kakak sepupu nya, yaitu Celine."Sepertinya aku harus menghubungi Zara untuk menggantikan mu di konferensi pers" ujar Celine. "Jangan! Gue nggak mau Zara terbebani dengan masalah ini" ucap Arion."Gue akan pergi ke sana" lanjutnya.Arion harus pergi ke konferensi pers untuk menyelesaikan masalah ini. Berita tentang nya dengan Zara masih belum selesai. Bukan masalah tentang hubungannya yang merupakan pacar Zara. Tapi, karen

  • Don't Touch Me, Prince!   Hukuman Arzan dan Zara

    Dengan wajah malas, Zara duduk tenang di tempatnya. Tiba-tiba mood nya buruk hari ini.Kejadian di rumah Alex masih membuat di kesal setengah mati. "Hufftt..." membaringkan kepalanya di atas meja.Sora menggoyangkan pundak Zara. "Ra, Zara. Lo kenapa sih?""Lagi malas" jawabnya singkat."Jangan mala

  • Don't Touch Me, Prince!   Tuan Muda Alex

    Seorang gadis memandangi rumah besar yang ada di depan matanya dengan ekspresi yang mengatakan "wow." Gadis itu adalah Zara Aurora dan rumah yang ada di depannya adalah rumah Alex Gajendra."Gila, gede bener rumah si ketos songong" gumamnya.Seseorang wanita paruh baya keluar dari rumah tersebut. "

  • Don't Touch Me, Prince!   Cilok dan Hari Sial

    "Sora, kita ke kantin yuk. Gue laper banget. Gue pengen makan cilok" ucap Zara sambil mengusap perutnya yang mulai keroncongan.Sora menggelengkan kepalanya melihat tingkah Zara yang kekanak-kanakan. "Ya udah, ayo. Gue juga pengen makan cilok" Sora menggandeng tangan Zara keluar dari kelas.Sesam

  • Don't Touch Me, Prince!   Hari-Hari Bersama Mereka

    "Mama... Zara pulang..." Zara yang baru sampai dirumahnya setelah pulang dari sekolah melepas sepatunya di depan pintu masuk. Ini sudah menjadi kebiasaan Zara setiap pulang sekolah.Kehidupan Zara terbilang lumayan. Mamanya seorang guru sekolah dasar, dan papanya seorang polisi. Yang bisa di bilan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status