Dengan wajah malas, Zara duduk tenang di tempatnya. Tiba-tiba mood nya buruk hari ini.Kejadian di rumah Alex masih membuat di kesal setengah mati. "Hufftt..." membaringkan kepalanya di atas meja.Sora menggoyangkan pundak Zara. "Ra, Zara. Lo kenapa sih?""Lagi malas" jawabnya singkat."Jangan malas Zara, bentar lagi guru akan masuk.""Sora, lo tahu. Gue sebenarnya malas ke sekolah. Sekolah sekarang menurut gue adalah tempat yang paling bahaya. Gue harus bertemu terus menerus dengan mereka." Zara menoleh pada Sora. "Gimana, supaya gue lepas dari mereka?""Jangan dipikirkan. Ambil positif aja. Contohnya, lo selalu berada dekat dengan mereka. Padahal hampir semua cewek disekolah ini pengen bersama mereka. Jadi anggap aja ini keberuntungan lo" ucap Sora."Keberuntungan dari Hongkong. Gue bahkan merasa gue di permainkan oleh mereka.""Woy, Zara. Kesini lo, ambilkan buku gue sama Axelle!" teriak Arzan.Zara melihat ke arah Arzan. "Nggak usah nyuruh-nyuruh gue. Lo punya kaki kan, lo ambil s
Read more