Share

284. Perubahan arus.

Author: Raisaa
last update publish date: 2026-07-05 21:15:03

Pintu kamar tertutup perlahan setelah Dior melangkah masuk, meninggalkan Elois dan Celia di luar. Suasana di dalam ruangan jauh lebih sunyi dibandingkan lorong kastil. Aroma obat-obatan dan teh herbal memenuhi udara, bercampur dengan wangi kayu dari perabot-perabot tua yang tertata rapi.

Di dekat jendela, tirai dibiarkan terbuka sehingga cahaya sore masuk dengan lembut, menerangi sosok lelaki yang tengah setengah berbaring di atas ranjang besar.

Grand Duke Rurich tampak jauh lebih tenang daripa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Rina Damayanti
pembicaraan yang berat....
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   542. Orang luar.

    Erick terdiam. Bahkan Zelka yang sejak tadi berdiri dengan tenang juga tidak mengatakan apa pun. Suasana di dalam pavilion mendadak menjadi hening, seolah-olah percakapan yang baru saja terjadi telah mencapai batasnya.Siera tidak lagi ingin membuang waktu. Ia berbalik dan berjalan menuju pintu. Tangannya segera meraih gagang pintu, lalu menariknya tanpa ragu.Namun begitu pintu terbuka, langkah Siera langsung terhenti.Matanya membesar sedikit.Seseorang berdiri tepat di hadapannya. Rambut hitam yang rapi, mata merah yang menatap lurus ke arahnya, serta wajah datar yang biasanya sulit menunjukkan emosi apa pun.Dior.Siera tidak mengatakan apa-apa selama beberapa detik. Ia bahkan tidak perlu bertanya mengapa lelaki itu berada di sana. Dari sorot matanya saja, Siera sudah tahu bahwa Dior telah mendengar sesuatu.Perlahan, Siera melirik ke samping.Tak jauh dari sana, Mia dan Isacc berdiri dengan kepala tertunduk. Keduanya membungkuk dengan sangat sopan. Di sepanjang lorong, ada cukup

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   541. Semuanya tidak penting lagi.

    Siera perlahan menoleh dan kembali bertatapan dengan Erick. Tidak ada senyum di wajahnya, begitu pula Erick. Siera hanya diam, mencoba memahami maksud pertanyaannya.Percakapan mereka terasa semakin serius. Erick sepertinya tidak hanya ingin mengetahui tentang masa lalu atau pengulangan waktu Siera. Ada sesuatu yang lain yang ingin ia cari, tetapi bahkan Erick sendiri mungkin belum memahaminya. Siera tetap berdiri dan menunggu Erick berbicara, tetapi pria itu justru kembali terdiam, hanya suasana tenang di sekitar danau yang menemani mereka.“Menurut Anda, apakah saya punya alasan mendorong Anda menjauh?” Suaranya terdengar tenang, tetapi setiap katanya keluar dengan jelas.Erick terdiam sesaat sebelum melangkah mendekatinya. Siera tidak bergerak pada awalnya. Namun ketika jarak di antara mereka semakin dekat, tubuhnya secara refleks mundur satu langkah. Gerakan itu kecil, tetapi cukup untuk membuat langkah Erick berhenti.Mata lelaki itu turun sejenak, memperhatikan jarak yang baru s

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   540. Sejauh apa dorongan itu?

    Siera mengeratkan tangannya sambil menatap wanita berambut putih itu. Kalimatnya tadi terus terngiang di kepala Siera.Siera sudah pernah mendengar kata itu, tetapi kali ini terasa berbeda. Wanita itu mengatakannya seolah kematian Siera bukan sesuatu yang sudah terjadi, melainkan sesuatu yang masih bisa terjadi lagi.Siera akhirnya bertanya dengan suara rendah.“Mati? Siapa yang mati?”Erick yang sejak tadi diam langsung menatapnya. Namun wanita itu tidak menunjukkan perubahan apa pun pada wajahnya. Ia hanya menatap Siera dengan tenang sebelum menjawab.“Bisa saja Anda.”Siera terdiam, namun tatapannya menjadi semakin tajam.“Mengapa aku bisa mati?”Wanita itu tidak langsung menjawab. Ia membiarkan keheningan menggantung selama beberapa saat.“Tidak ada gunanya Anda terus mengelak dan tidak mengakuinya. Saya tahu.”Siera tidak mengatakan apa pun.Ia tidak tahu apa yang sebenarnya diketahui wanita itu, tetapi cara wanita tersebut berbicara membuat Siera semakin yakin bahwa semua ini bu

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   539. Bisa saja tetap mati.

    Raut wajah Siera masih sama. Sejak awal memasuki ruangan, ia tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Hanya tatapannya yang sempat berubah sedikit ketika Erick menyebut tentang pengulangan waktu. Perubahan itu begitu kecil, tetapi tetap berhasil ditangkap oleh Erick.Erick kembali terkekeh.“Jadi itu benar, kan, Siera?”Siera tetap menatapnya tanpa memberikan jawaban. Apa yang dikatakan Erick memang benar. Siera memang mengulang waktu dan membawa ingatan dari kehidupan sebelumnya. Namun, mengetahui kebenaran itu tidak berarti Siera harus mengakuinya di hadapan Erick.Ia tidak memiliki alasan untuk mempercayainya. Karena itu, setelah beberapa saat, Siera berkata dengan tenang,“Yang Mulia sepertinya salah paham.”Erick mengangkat alis.“Salah paham?”Siera tidak menjawab.Erick justru tersenyum semakin lebar.“Kau sampai buru-buru datang ke sini setelah membaca suratku. Bukankah itu berarti kau gelisah karena aku mengetahui rahasiamu?”Siera menatapnya cukup lama sebelum akhirnya meng

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   538. Hanya seorang pangeran.

    Siera tiba di sebuah paviliun restoran mewah di ibu kota. Restoran tersebut dikenal sebagai tempat makan para bangsawan, sementara paviliun pribadi harus dipesan jauh sebelumnya.Begitu turun dari kudanya, seorang pelayan langsung menyambut Siera. Ia sudah mengetahui kedatangannya dan segera membungkuk sebelum mempersilakannya masuk.“Silakan ikut saya, Lady Elvorn. Ruangan pribadi sudah disiapkan.”Siera mengangguk dan mengikuti pelayan tersebut. Mia berjalan di sampingnya, sementara Isacc berada beberapa langkah di belakang mereka. Mereka melewati lorong panjang yang tenang hingga akhirnya berhenti di depan sebuah pintu besar.Pelayan itu membungkuk sekali lagi.“Yang Mulia Pangeran sedang menunggu di dalam.”Siera mengangguk.“Baik.”Pelayan tersebut kemudian mundur dan meninggalkan mereka. Isacc maju satu langkah. Tangannya baru saja terangkat hendak membuka pintu ketika Siera tiba-tiba mengangkat tangannya dan menahan pergelangan tangan Isacc.“Tunggu di luar.”Isacc menoleh.“No

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   537. Putri manja.

    Siera membuka surat itu dan membacanya sampai selesai. Wajahnya tetap tenang tanpa menunjukkan keterkejutan atau kemarahan. Setelah selesai, ia melipat surat tersebut dan memasukkannya kembali ke dalam amplop, lalu meletakkannya di atas meja.Mia yang sejak tadi memperhatikan akhirnya tidak tahan lagi. Ia penasaran dengan isi surat dari Erick dan menatap Siera, menunggu penjelasan.“Nona, Yang Mulia Pangeran mengatakan apa?”Siera mengangkat wajah dan menatap Mia.“Dia ingin bertemu denganku.”Mata Mia langsung membesar.“Apa?”Siera hanya menatapnya tanpa menjelaskan lebih jauh. Mia segera menyadari bahwa reaksinya terlalu keras. Ia menurunkan suaranya, tetapi rasa terkejutnya masih terlihat jelas.“Apakah Anda akan menyetujuinya?”Siera tidak langsung menjawab. Ia justru menghela napas pelan dan kembali melihat amplop di atas meja.“Apakah dia menunggu jawabanku?”Mia menggigit bibirnya sebentar sebelum akhirnya mengangguk.“Benar. Yang Mulia Pangeran mengatakan bahwa Anda harus mem

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   5. Kabur sebelum dibunuh!

    Siera meneguk ludah. Ia memang merasa malu karena tertangkap basah, namun ia tetap berdiri tenang, berusaha tidak menunjukkan kegelisahannya.“Maaf… saya tidak bermaksud mendengar pembicaraan Anda berdua.” Siera membungkuk, menjaga sopan santunnya.Saat ia mengangkat kepala, ia bisa melihat pandanga

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   4. Pernikahan atau pembunuhan

    Siera tahu bukan hanya Erick, Dregory, dan semua orang yang berada di ruangan itu tertegun mendengar ucapan Siera yang tiba-tiba.“Apa… yang kau katakan?” suara Erick terdengar tertahan, seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar. Ia bahkan bangkit dari posisinya.Siera sempat menoleh

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   3. Bagaimana jika batal menikah?

    Suara ketukan pintu membuat Siera tersentak. Ia menoleh ke arah pintu ketika daun pintu terbuka perlahan, dan seorang gadis masuk dengan langkah hati-hati.“Nona…”Siera menatapnya.“Mia…”Wajah Mia terlihat lega, bahkan sedikit senang. “Yang Mulia Duke benar… Anda sudah bangun.”Siera menatap gadis

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   2. Mengapa harus kembali?

    Siera membuka mulut, tetapi kata-kata terasa sulit keluar. Tenggorokannya kering, pikirannya masih kacau oleh apa yang baru saja ia alami.“A-aku…”“Apa karena Putra Mahkota Erick?” potong Dregory tiba-tiba.Nada suaranya rendah, namun justru terasa lebih menekan. Tidak ada kemarahan yang meledak, t

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status