Share

Bab 35

Author: Just Mommy
last update publish date: 2026-10-16 14:24:00

Clove menatap Reno dengan pendar mata yang amat tajam. “Jangan lupa, dia juga numpang di rumah ini!” cibirnya.

"Aku kan udah pernah bilang sama kamu dari dulu, Mas," lanjut wanita itu, menohok.

"Restoran itu bisa sukses besar dan bertahan karena cita rasa masakanku! Bukan cuma karena konten viral dari influencer gak jelas itu!"

Clove mengintimidasi Reno.

"Terbukti sekarang, kan?" cibirnya tanpa ampun.

"Mau seviral apa pun promosinya, ma
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dulu Ditendang Mantan, Kini jadi Istri Jutawan   Bab 38

    Wanita itu terperanjat kaget oleh sentuhan mendadak tersebut. Ia pasrah ditarik menjauh oleh bosnya sebelum sempat menjelaskan kebenarannya.Dewa sengaja melakukan hal itu karena hatinya merasa sangat senang saat staf tadi menganggapnya sebagai suami Clove.Bahkan saat melintasi konter, Dewa diam-diam merogoh kantong celananya. Ia menaruh selembar uang kertas bernilai 100 Dolar AS ke atas konter timbangan staf tadi.Staf timbangan itu terbelalak kaget mendapati uang Dolar di hadapannya. "L-Lho, Pak?!"Tanpa memedulikan kekagetannya, Dewa hanya menyunggingkan senyum tipis dan terus berjalan santai menyusul Clove. Uang tip fantastis itu diberikan murni karena rasa bahagianya pagi ini.“Maaf, Pak. Tadi kenapa Bapak tidak protes?” tanya Clove, bingung. “Nanti kalau dia salah paham, gimana?” keluhnya.“Saya hanya tidak suka menjelaskan hal yang tidak penting,” jawab Dewa, tanpa beban.“Lagipula, sebe

  • Dulu Ditendang Mantan, Kini jadi Istri Jutawan   Bab 37

    Dewa mengacungkan kertas itu ke hadapan Liam. Tulisan di kertas itu berbunyi, “Suruh dia lanjut belanja. Katakan kamu sedang jogging di area sana dan akan menyusul membawa kartu belanja.”Liam membaca tulisan itu seraya menahan senyum di bibirnya. Bosnya ini benar-benar penuh akal jika berhubungan dengan Clove."Nona, silakan Nona lanjut berbelanja saja," petunjuk Liam mengikuti instruksi di kertas. "Kebetulan saya sedang jogging di area sekitar sana. Nanti saya akan menyusul ke dalam membawa kartu belanja khusus.""Oh, begitu? Baik, Pak. Terima kasih banyak," sahut Clove tanpa rasa curiga sedikit pun.Sambungan telepon pun terputus. Wanita itu mengambil troli belanjaan dan mulai menyusuri lorong-lorong swalayan yang luas itu.Ia memilih sayuran segar, daging kualitas terbaik, serta bumbu-bumbu dapur dengan sangat teliti.Beberapa menit berlalu, Clove berdiri di depan sebuah rak tinggi yang mem

  • Dulu Ditendang Mantan, Kini jadi Istri Jutawan   Bab 36

    Reno terperanjat. Kalimat istrinya membuatnya salah tingkah.Namun, seperti biasa, ia tidak akan membiarkan dirinya kalah begitu saja. Taktik manipulatif andalannya langsung dioperasikan untuk membalikkan keadaan."Clove! Tolong ya, jaga bicaramu!" bentak pria itu seraya memasang raut wajah sangat terluka dan tersakiti. "Kenapa kamu terus-terusan fitnah suamimu sendiri sama tuduhan menjijikan itu, sih? Emang kamu gak capek? Itu terus yang dibahas!""Pikir aja pakai otakmu!" Wanita itu tersenyum getir."Kamu yang harusnya berpikir jernih!" balas Reno menggebu-gebu, berpura-pura frustrasi seraya memegangi pangkal hidungnya. "Aku ini berjuang mati-matian untuk kamu! Aku kerja keras sampai kelelahan, tapi balasanmu malah nuduh aku selingkuh terus?!""Kamu sengaja kan melontarkan tuduhan gila ini cuma buat alasan karena gak mau ngelayanin suami?" tuduh pria itu, membalikkan fakta. "Kamu sengaja bik

  • Dulu Ditendang Mantan, Kini jadi Istri Jutawan   Bab 35

    Clove menatap Reno dengan pendar mata yang amat tajam. “Jangan lupa, dia juga numpang di rumah ini!” cibirnya."Aku kan udah pernah bilang sama kamu dari dulu, Mas," lanjut wanita itu, menohok. "Restoran itu bisa sukses besar dan bertahan karena cita rasa masakanku! Bukan cuma karena konten viral dari influencer gak jelas itu!"Clove mengintimidasi Reno."Terbukti sekarang, kan?" cibirnya tanpa ampun. "Mau seviral apa pun promosinya, mau sebanyak apa pun konten yang dia buat, restoran gak akan bisa bertahan kalau masakannya gak enak!"Reno seketika salah tingkah luar biasa. Keringat dingin mulai membasahi pelipisnya.Ia tahu betul bahwa Fara sama sekali tidak bisa memasak. Semua klaim keahlian Fara di depan publik selama ini hanyalah kebohongan besar yang ia rancang untuk menaikkan citra selingkuhannya itu. Racikan saus rahasia yang menjadi jiwa dari restoran mereka murni buatan jemari emas Cl

  • Dulu Ditendang Mantan, Kini jadi Istri Jutawan   Bab 34

    Dahi Clove berkerut halus. "Tapi, Pak—""Saya akan buatkan dapur khusus untuk kamu di kantor ini," sela Dewa tak menerima bantahan.Wanita itu terbelalak kaget. "Buat dapur di kantor?""Ya," tegas Dewa seraya melipat kedua tangannya di depan dada. "Saya tidak mau kamu memasak makanan saya menggunakan fasilitas rumah yang sudah dipakai untuk berselingkuh."Raut wajah Dewa berubah makin dingin dan tajam. Tatapannya sarat akan kepuasan tersembunyi saat melihat keterkejutan Clove."Saya jijik kalau harus makan masakan dari alat-alat yang pernah tersentuh oleh manusia kotor seperti calon mantan suamimu," lanjut Dewa tanpa beban.Kalimat menohok itu membuat Clove bungkam. Ia tak menyangka Dewa akan berpikir sampai sejauh itu."Sebelum dapur di kantor ini jadi, kamu tetap harus memasak di penthouse saya," titah Dewa mutlak."Tapi kan penthouse Bapak kosong kalau siang," protes Clove pelan.

  • Dulu Ditendang Mantan, Kini jadi Istri Jutawan   Bab 33

    Clove yang sedang berusaha menenangkan diri dengan minum air langsung tersedak. Air di dalam mulutnya hampir saja tersembur keluar. Uhuk! Uhuk! Ia terbatuk-batuk seraya memegangi dadanya. Wajahnya merah padam karena kaget dan menahan malu. ‘Apa dia gila? Bisa-bisanya dia ngomong gitu seolah lagi bahas cuaca hari ini!’ teriaknya dalam hati. Namun, ia tidak ingin terlihat lemah di hadapan sang bos. Ia segera mengumpulkan keberanian untuk memberikan perlawanan balik. Wanita itu pun menoleh. "Memangnya sudah berapa wanita yang Bapak hamili sampai bisa yakin seandal itu?" tanyanya tajam. Matanya menatap bosnya penuh tantangan. "Belum ada," jawab Dewa tenang. Pria itu menyilangkan tangannya di depan dada. Wanita itu mengerutkan keningnya. "Lalu kenapa Bapak bisa seyakin itu?" cibir Clove tak mau kalah. "Bicara seperti orang yang paling berpengalaman saja." Dewa menatap wanita itu dengan tatapan pekat yang sangat tenang. Ia menjawab pertanyaan itu tanpa ragu sedikit pun. "Ka

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status