Share

•14•

"Nay gak mau tau pa, dia harus dikeluarkan." pinta Naya.

Devan menghela nafas lelah. "Tapi, kenapa? Kasih papa alasan Naya."

Dengan sekali helaan Naya menceritakan semuanya. Yang berawal dari Gea hampir dilecehkan. Kevan yang dipancing emosi dengan cara sampah bajingan itu. Devan dan Jessie tercengang mendengar penuturan Naya. Tidak habis pikir bisa seperti ini. Pantas saja Naya murka, ini sih bukan hal sepele lagi.

"Baik. Papa akan keluarkan dia, benar kata kamu. Kehilangan satu donatur nggak bikin sekolah kita hancur," ujar Devan membuat Naya tersenyum miring. Lihat saja besok!

****

Suasana kelas XI IPA 1 mendadak ramai. Ketika sang guru mengumumkan kelas itu free. Bisa - bisa akan terjadi konser dadakan ini.

Naya masih anteng - anteng saja ditempatnya. Gea disampingnyapun sama. Tapi, ketiga curut itu sudah berulah. Lihat saja, Darrel yang sudah

cofeeortee

any feedback to appreciate me, thanks for reading this❤️

| Sukai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status