Beranda / Mafia / Gadis Desa Itu Istri CEO / Sesampainya Niko dikampung halaman

Share

Sesampainya Niko dikampung halaman

Penulis: Agnura
last update Tanggal publikasi: 2026-04-18 07:50:00

Di sebuah desankecil yang dikelilingi oleh hutan lebat dan bukit hijau, di tengah tengah ada lahan kosong yang ditinggalkan oleh waktu. Di sana, Niko berdiri yang sedari tadi ia pandangi pemandangan yang familiar namun penuh misteri. Lahan ini adalah tempat kelahirannya, sebuah kawasan yang dipenuhi kenangan masa kecil dan legenda yang tersembunyi di balik pohon-pohon besar dan semak belukar.

Niko yang telah berencana untuk membangun sesuatu yang istimewa di lahan ini—sebuah perusahaan yang akan menggabungkan keindahan alam dengan kreativitas manusia. dan ide ini juga bisa membantu menaikkan ekonomi di desa tersebut,Namun begitu, perhatian Niko teralihkan oleh suara langkah kaki yang mendekatinya. Ketika ia menoleh, ia melihat Bokyem, wanita tua yang bijak dengan karisma magis, berjalan menghampiri bersama suaminya, Pak Karto, yang ia kenal sebagai

penjaga rumah tua dan lahan kosong itu,

“Hai, Nak Niko!” sapa Bokyem dengan senyuman hangat. “Kami melihatmu di sini kapan kamu sampai nak,? tanya bokyem.”

Niko menjawab " baru aja mbok saya sampai"

sambil duduk di atas bangku yang sudah lapuk mereka berbincang bincang

Niko, terpesona oleh alam disekitar dan mendengarkan dengan seksama. pesan Dari mereka?”yang bikin Niko makin penasaran.

“nak roh-roh alam yang menghuni lahan ini,” pesan Pak Karto dengan suara dalam. “Tempat ini bukan sekadar tanah kosong. Ini adalah jendela ke dunia lain, di mana kekuatan imajinasi berinteraksi dengan cita rasa alam. Mereka ingin tampil dan bercerita.”

Niko bingung. “Mendengar suara dari alam? Apa maksudmu?”

Bokyem mengangguk. “Setiap sudut lahan ini memiliki kisahnya sendiri, Niko. Jika kau ingin membangun, kau harus menghormati cerita-cerita ini. Mari kita menjelajahi tempat ini bersama. Aku akan menunjukkan keajaiban yang tersembunyi.”

Penuh semangat, Niko mengikuti Bokyem dan Pak Karto ke dalam belantara lahan yang dulunya dikenal sebagai Tanah Mimpi. Saat mereka menjelajahi sudut-sudutnya, Niko melihat bayangan-bayangan dari masa lalu: anak-anak bermain di dekat sungai, nenek-nenek bercerita kepada cucu-cucunya, dan bahkan makhluk-makhluk fantastis bersembunyi di balik pepohonan.

“Lihatlah!” seru Bokyem, mengarahkan jarinya ke sebuah pohon tua yang besar. “Di sinilah terletaknya Portal Cerita. Setiap kali seseorang bercerita dengan hati, portal ini akan mengeluarkan cahaya keemasan dan memperlihatkan kisah-kisah masa lalu.”

Dengan penuh rasa ingin tahu, Niko mendekat dan merasakan getaran di tanah. Ia mulai bercerita tentang mimpinya untuk menciptakan tempat yang dapat menginspirasi orang lain. Tiba-tiba, dari dalam akar-akar pohon, cahaya keemasan mulai memancar, dan seberkas gambar rancangan perubahan nya nanti sudah muncul di benak ia.

“Setiap kreativitas yang dicurahkan di sini akan menghidupkan kembali roh-roh ini,” kata Pak Karto lembut. “Mereka menunggu. Jangan hanya membangun bangunan, tetapi bangunlah suatu pengalaman.”

Bokyem menambahkan, “Ingat, Nak Niko, dalam imajinasi dan cinta, terletak kekuatan sejati. Jika kau memperlakukan lahan ini dengan rasa hormat, maka lahan ini akan membalas semua kebaikanmu.” bangun lah apa yang nak Niko cita citakan dan wujudkan disini dimana nak niko dilahirkan dulu

Dengan tekad baru dalam hatinya, Niko kembali ke lahan kosong itu, kini bukan lagi sekadar tempat bagi sesuatu yang baru, tetapi sebuah ruang yang penuh dengan sejarah dan kemungkinan. Ia berjanji untuk menghormati cerita-cerita di dalamnya dan membuka pintu bagi siapa saja untuk membutuhkan baik dalam segi pekerjaan ekonomi dan tenaga

Dari sinilah, petualangan Niko dimulai. Dengan bantuan Bokyem dan Pak Karto, ia bukan hanya membangun gedung, tetapi sebuah jembatan antara masa lalu dan masa depan, di mana sebuah perusahaan dan alam saling mengalir, menghidupkan Tanah Mimpi dengan keajaiban yang tak terhingga.

Sore yang cerah pun tiba,Lalu mendapat undangan istimewa dari Bokyem, dan Pak Karto, untuk bergabung dengan mereka di rumahnya. karena mereka tau kalo Niko dan supirnya pasti belum mengisi perut

Rumah Bokyem terbuat dari kayu yang dihiasi dengan ukiran indah, menunjukkan kekayaan budaya desa mereka. Begitu memasuki halaman, Lalu langsung disambut oleh aroma harum dari masakan yang sedang dimasak Cucunya"Ayo nak sini Masuklah!" seru Bokyem dengan semangat.

Setelah memasuki rumah, mereka disuguhi hidanga gunakan dite ti wen bernama 'Nasi Pelangi,' yang merupakan nasi berwarna-warni yang terbuat dari bahan-bahan alami yang ditanam di sekitar desa. Ketika niko mencicipinya, dia merasakan rasa yang luar biasa, seperti bunga yang mekar di pagi hari dan siraman embun yang segar.

Namun, saat mereka menikmati makan malam, tiba-tiba langit berubah gelap dan awan-awan pun mulai berubah menjdi bintang yang indah

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Gadis Desa Itu Istri CEO   Felly murka dan ingin menjatuhkan Laras

    Pesta yang penuh kemewahan, kehangatan, dan perhatian luar biasa itu akhirnya pun berakhir. Para tamu satu per satu mulai berpamitan dan pulang, meninggalkan ruangan yang tadinya riuh penuh tawa dan percakapan, perlahan menjadi sepi kembali. Laras pun akhirnya diantar pulang oleh James dengan penuh kehati-hatian, hatinya masih terasa hangat dan dipenuhi perasaan bahagia yang sulit diungkapkan. Ia sama sekali tidak menyangka bahwa malam yang begitu indah itu ternyata justru menjadi pemicu semakin membakar api kebencian di hati dua wanita yang diam-diam mengawasinya dari kejauhan. Tak lama setelah pesta usai, tepat keesokan harinya, Felly dan Ina sepakat untuk bertemu di sebuah kafe tenang yang letaknya agak terpencil, jauh dari pusat keramaian agar pembicaraan mereka tidak diketahui oleh siapa pun. Tempat itu dipilih dengan sangat hati-hati—suasananya sepi, dikelilingi tanaman hijau, dan tidak ada orang asing yang bisa menguping apa yang akan mereka bicarakan. Begitu duduk

  • Gadis Desa Itu Istri CEO   Persaingan antara James dan Niko semakin ketat

    Sejak Laras melangkah turun dan menginjakkan kakinya di lantai dasar ruangan pesta itu, tak pernah sekalipun tatapan kedua pria itu terlepas darinya. Baik James maupun Niko seolah lupa akan keberadaan orang lain di sekeliling mereka—seluruh perhatian, seluruh pikiran, hingga setiap gerak mata mereka sepenuhnya tercurah hanya untuk Laras. Persaingan diam-diam di antara keduanya semakin terasa nyata, bukan lagi sekadar terlihat dari tatapan tajam yang saling bertaut, melainkan mulai tampak nyata lewat perbuatan-perbuatan penuh perhatian yang terus-menerus mereka tunjukkan, seolah berlomba-lomba membuktikan siapa yang paling sanggup melindungi, merawat, dan membuat wanita itu merasa menjadi orang paling istimewa malam ini. Tak lama setelah Laras duduk di salah satu meja yang telah disediakan, Niko lah yang pertama kali bergerak mendahului. Dengan langkah tenang namun cepat, ia berjalan menuju meja prasmanan yang dipenuhi beragam hidangan mewah—mulai dari hidangan pembuka yang

  • Gadis Desa Itu Istri CEO   Penampilan Laras yang memukau

    Hari yang dinanti-nantikan itu akhirnya pun tiba. Suasana di dalam gedung hotel bintang lima tempat pesta berlangsung sudah terasa begitu meriah dan megah. Lampu gantung kristal yang besar berkilau memancarkan cahaya keemasan ke seluruh penjuru ruangan, musik orkestra yang lembut mengalun pelan mengisi keheningan, dan aroma bunga-bunga segar yang menghiasi setiap sudut ruangan menciptakan suasana yang sungguh istimewa. Hampir seluruh tamu undangan yang terdiri dari para pengusaha ternama, pejabat tinggi, serta tokoh masyarakat sudah hadir dan berbaur satu sama lain, saling menyapa, bercengkerama, atau sekadar menikmati jamuan yang tersaji. Hanya tersisa beberapa orang yang belum tiba, sehingga semua orang masih menanti dengan penuh rasa penasaran. Sementara itu, di salah satu kamar mewah di lantai atas gedung itu, Laras sudah menghabiskan waktu berjam-jam untuk bersiap-siap. Sejak pagi tadi, ia sudah menata segalanya dengan sangat teliti, tanpa meninggalkan satu pun celah

  • Gadis Desa Itu Istri CEO   Undangan pesta mewah

    Setelah rangkaian acara presentasi berakhir dan semua peserta mulai bersiap untuk pulang, panitia acara membagikan sebuah amplop elegan berwarna emas kepada setiap perwakilan perusahaan dan tamu penting yang hadir hari itu. Amplop itu terlihat mewah dengan logo perusahaan penyelenggara tercetak indah di bagian depannya. Laras menerima amplop itu dengan rasa penasaran, lalu membukanya perlahan. Ternyata isinya adalah undangan resmi untuk menghadiri pesta makan malam dan jamuan kehormatan yang akan diadakan dua hari ke depan. Pesta tersebut diselenggarakan oleh salah satu pengusaha ternama yang juga menjadi penasihat dalam proyek besar ini, sebagai bentuk apresiasi bagi semua pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi. Dalam tulisan undangan disebutkan bahwa acara ini akan diadakan di salah satu hotel bintang lima paling megah di kota, dengan dress code black tie yang sangat formal dan eksklusif. Laras membaca tulisan itu berulang kali, menyadari bahwa ini b

  • Gadis Desa Itu Istri CEO   Perencanaan jahat Felly dan sekretaris Niko

    Sementara sorak-sorai dan tepuk tangan meriah menggema di udara, memuji kehebatan presentasi yang baru saja ditampilkan oleh Laras, suasana hati di sudut lain tempat itu justru terasa sangat gelap dan mencekam. Di balik senyum-senyum ramah dan jabatan tangan yang penuh basa-basi, tersembunyi niat jahat yang sedang dirancang dengan sangat rapi, seolah-olah menjadi bayang-bayang kelam yang siap menelan kesuksesan Laras dalam sekejap mata. Tidak jauh dari tempat Niko berdiri, tepatnya di balik tiang besar yang sedikit tertutup oleh tanaman hias, terdapat tiga wanita yang sejak tadi tidak mengalihkan pandangan mereka dari Laras. Namun berbeda dengan Niko yang memandang dengan rasa bangga dan cinta, tatapan ketiga wanita ini penuh dengan kebencian, iri hati, dan dendam yang sudah membara cukup lama. Mereka adalah Felicia—atau yang biasa dipanggil Felly—wanita yang selama ini mengaku sebagai tunangan sekaligus pacar Niko, dan bersama dengannya ada Ina, sekretaris priba

  • Gadis Desa Itu Istri CEO   Niko yang memperhatikan dari jauh

    Matahari pagi baru saja mulai menyibakkan sinarnya di ufuk timur, namun Laras sudah sampai di area parkir kantor. Hari ini ia datang jauh lebih awal dari biasanya, bahkan sebelum sebagian besar karyawan lain datang. Rasa tanggung jawab dan sedikit rasa gugup karena adanya meeting penting membuatnya tidak bisa berlama-lama di rumah. Ia ingin memastikan semuanya sudah siap 100% sebelum acara dimulai. Namun, begitu ia sampai di lantai kantor, ternyata tidak ada persiapan rapat di ruang meeting biasa. Justru ia melihat beberapa staf sedang sibuk mengumpulkan berkas-berkas tebal dan peralatan presentasi untuk dibawa keluar. Salah satu rekan kerjanya segera memberitahu informasi penting yang membuat Laras sedikit terkejut. "Laras, kita nggak meeting di sini kok. Pak James sudah atur semuanya. Lokasinya di outdoor venue, di taman konvensi kota. Katanya biar suasananya lebih segar dan formal buat presentasi tender besar ini," jelas temannya. Laras mengangguk pa

  • Gadis Desa Itu Istri CEO   Rendy menghubungi niko karena mau menyusul niko ke desa

    Berbeda dengan Laras... ia melakukan itu semua dengan ikhlas dan natural, seolah itu adalah tugas mulianya untuk menyenangkan orang lain. "Kamu memang istimewa, Laras..." batin Niko berbicara sambil menatap gadis itu dalam-dalam. "Pintar, cantik, baik hati, rajin, dan perhatian. Apa lag

  • Gadis Desa Itu Istri CEO   Niko dan laras makan bareng

    Tidak butuh waktu lama, Laras sudah menyajikan semua hidangan di atas meja makan kayu yang sudah dilapisi kain taplak bersih. Di atas meja itu tersaji dengan rapi: nasi putih yang masih mengepul hangat, sayur bening bayam segar, tahu dan tempe goreng tepung yang renyah, ikan goreng krispi, serta

  • Gadis Desa Itu Istri CEO   Laras masak untuk Niko

    "Eh Laras... Gue ada kabar nih. Jauh-jauh gue datang pagi-pagi gini bukan cuma main-main, tapi mau nyampein pesan penting," kata Mia dengan nada misterius. Laras menoleh, matanya berkedip polos. "Pesan apa? Emangnya ada yang nyariin gue?" "Iya dong! Ada yang titip salam buat k

  • Gadis Desa Itu Istri CEO   Niko bangun dari tidurnya

    Mentari pagi mulai mengintip malu-malu dari balik deretan pohon kelapa, menyebarkan cahaya keemasan yang menerobos masuk melalui celah-celah jendela kayu. Suara ayam berkokok bersahutan dan kicauan burung menciptakan alunan musik alami yang membangunkan suasana desa. Niko membuka matany

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status