Share

Chapter 57

last update Tanggal publikasi: 2026-07-06 09:00:03

Malam pun tiba. Lampu-lampu koridor sudah diredupkan, hanya menyisakan cahaya putih lembut yang menyapu lantai mengkilap. Sesekali terdengar langkah perawat yang lewat, atau suara roda brankar yang didorong pelan dari kejauhan.

Di dalam kamar VVIP, Carlos duduk bersandar di ranjang dengan wajah mulai bosan. Ia menatap langit-langit beberapa detik sebelum akhirnya menghela napas panjang.

“Gue bosan.&rdqu

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Gadis Tomboy Incaran CEO Playboy   Chapter 71

    Carlos baru saja kembali ke apartemen dengan langkah yang sedikit berat. Jasnya sudah sedikit berantakan, dasinya longgar, dan ekspresinya tampak lelah setelah seharian urusan pekerjaan yang tidak ada habisnya.Begitu pintu apartemen terbuka, ia langsung berhenti sejenak. Di ruang tengah, Azalea tertidur di sofa.Posisinya miring sedikit, dengan hoodie kebesaran yang menutupi tubuhnya. Kotak makanan tampak sudah diletakkan di meja, dan suasana apartemen yang biasanya kosong kini terasa berbeda.Carlos menatapnya lama. Namun kemudian ia mendengus pelan, seolah mengingat sesuatu yang tidak menyenangkan.Foto tadi… Azalea dan Mike, semua yang membuat dadanya terasa tidak nyaman sejak siang.“Berani-beraninya…” gumamnya pelan, lalu mengalihkan pandangan.Ia berjalan melewati ruang tengah. Namun saat melewati meja makan, hidungnya menangkap aroma makanan.Carlos berhenti. Di meja dapur, ada tudung saji yang sudah

  • Gadis Tomboy Incaran CEO Playboy   Chapter 70

    Mobil itu melaju pelan di jalanan kota yang mulai padat. Sintia duduk tegak di kursi depan, tangannya memegang dokumen kecil yang tadi ia bawa dari restoran. Matanya sesekali melirik ke arah Carlos yang duduk di belakang, tampak tenang seperti biasa.“Pak Carlos…” suara Sintia akhirnya terdengar hati-hati. “Tadi… benar mau memberikan pekerjaan untuk gadis itu?”Carlos tidak langsung menjawab. Ia hanya menatap keluar jendela, seolah pikirannya berada di tempat lain.“Dia bukan dari lingkungan yang baik,” lanjut Sintia pelan, mencoba terdengar profesional, tapi jelas ada nada tidak setuju di sana.Carlos akhirnya menoleh sedikit. “Lo juga sama aja,” ucapnya datar.Sintia terdiam.“Jadi jangan banyak membantah apa yang gue perintahkan.”Kalimat itu membuat udara di dalam mobil langsung terasa kaku. Sintia mengepalkan tangannya di pangkuan, tapi ia hanya mengangguk

  • Gadis Tomboy Incaran CEO Playboy   Chapter 69

    Carlos sedang duduk di restoran hotel mewah, jasnya rapi, ekspresinya tenang seperti biasa saat membahas bisnis dengan klien di depannya.Di sampingnya, Sintia duduk sebagai sekretaris yang setia mendampingi. Ia sesekali mencatat, sesekali tersenyum profesional setiap kali Carlos berbicara.Obrolan bisnis itu berlangsung lancar, sampai akhirnya klien mereka berdiri dan berjabat tangan.“Kerja sama ini saya rasa akan sangat menguntungkan,” ucap klien itu.Carlos mengangguk singkat. “Saya juga.”Tak lama, klien itu pun pergi meninggalkan meja mereka. Suasana langsung lebih santai. Sintia menoleh pada Carlos dengan senyum tipis.“Jadi… kita langsung pulang?” tanyanya pelan, lalu menambahkan dengan nada sedikit menggoda, “atau mau bermalam di sini?”Carlos tidak langsung menjawab.Tatapannya malah kosong sesaat, pikirannya melayang jauh.Sintia memperhatikan perubahan ek

  • Gadis Tomboy Incaran CEO Playboy   Chapter 68

    Di sebuah mall yang cukup ramai, Azalea berdiri di dekat salah satu pintu masuk area kafe sambil sesekali melihat sekeliling.Tangannya menggenggam tali tas, matanya agak gelisah menunggu seseorang. Tidak lama kemudian, Mike muncul dari kejauhan.Di tangannya ada sebuah rangkaian bunga kecil yang sederhana, tapi rapi. Azalea langsung terdiam saat melihatnya.“Lo beneran bawa bunga?” tanyanya kaget begitu Mike mendekat.Mike mengangkat bunga itu sedikit, lalu tersenyum santai.“Kenapa? Berlebihan ya?”Azalea langsung menggeleng cepat. “Bukan… cuma… gue nggak nyangka aja.”Mike tertawa kecil, lalu menyerahkan bunga itu ke Azalea.Azalea menerimanya dengan ragu, lalu menatapnya sebentar. “Terima kasih…”Mike memasukkan tangan ke saku jaketnya.“Jadi, sekarang kita mau ke mana?”Azalea berpikir sebentar. “Ada tempat yang peng

  • Gadis Tomboy Incaran CEO Playboy   Chapter 67

    “Carlos…”“Kenapa lo selalu beda?” suara Carlos kali ini lebih rendah. Hampir seperti retakan. “Kenapa cuma lo yang bikin gue… puas?”Azalea mencoba mendorongnya.“Gue bilang lepasin.”Tapi Carlos justru menahan lebih erat. Azalea mendongak, dan di saat itu ia melihatnya. Mata Carlos. Tidak seperti biasanya.Ada sesuatu yang basah di sana sesuatu yang hampir jatuh tapi ditahan sekuat mungkin. Dan itu membuat tangan Azalea berhenti.Seluruh kekuatannya seperti hilang begitu saja. Carlos menunduk sedikit, suaranya lebih pelan.“Jangan pergi lagi tanpa bilang gue.”Azalea terdiam.Tangannya yang tadi mendorong perlahan jatuh di sisi tubuhnya. Tatapan mereka saling bertemu, lalu Carlos pun langsung mencium bibir Azalea tanpa ijin. Tangannya meremas lengan Azalea dengan erat seolah takut kehilangan.Azalea tak

  • Gadis Tomboy Incaran CEO Playboy   Chapter 66

    Pagi itu cahaya matahari masuk dari celah tirai apartemen Carlos, jatuh langsung ke wajahnya yang masih setengah tertidur.Namun yang pertama ia rasakan bukan ketenangan. Tapi rasa tidak nyaman. Karena di sampingnya, Angel masih berada dalam pelukannya.Carlos membuka mata perlahan, lalu langsung menarik tangannya dari tubuh perempuan itu. Tatapannya berubah dingin dalam sekejap.Angel yang masih setengah tertidur langsung terbangun.“Carlos?” suaranya pelan, bingung.Carlos duduk di tepi ranjang, tanpa menoleh lama.“Lo bohong sama gue,” katanya datar.Angel langsung menegang. “Apa maksud kamu?”Carlos akhirnya menatapnya. Tatapannya tajam, seperti sudah membaca semuanya tanpa perlu penjelasan.“Gue tau mana yang masih virgin dan mana yang nggak,” ucapnya dingin. “Gue udah tidur sama ribuan wanita. Jangan pikir lo bisa mainin gue.”Wajah Angel langsung p

  • Gadis Tomboy Incaran CEO Playboy   Chapter 29

    Pagi itu Carlos baru saja tiba di kantornya. Langkahnya tenang memasuki ruangan CEO yang luas dan elegan itu sambil melepas jas mahalnya. Tatapannya jatuh pada layar laptop dan tumpukan dokumen kerja. Tok tok tok. Suara

  • Gadis Tomboy Incaran CEO Playboy   Chapter 21

    Azalea mencoba mendorong kepala Carlos, tapi Carlos melepaskan dasinya dan mengikat tangan Azalea ke belakang.“Jangan hentiin gue!” katanya dengan mata penuh amarah, “lo udah bikin gue marah malam ini, sekarang ... terima hukuman dari gue,” lanjutnya sambil menggendong Azalea dan mereba

  • Gadis Tomboy Incaran CEO Playboy   Chapter 20

    Acara pesta masih berlangsung meriah dengan musik dan obrolan para tamu yang memenuhi ballroom.Namun karena waktu sudah cukup malam, Carlos akhirnya memutuskan untuk pulang lebih dulu bersama Azalea.Mereka berjalan keluar hotel bersama Mike yang ikut mengantar sampai depan lobby.

  • Gadis Tomboy Incaran CEO Playboy   Chapter 7

    Azalea langsung nengok cepat. “Hah?”Carlos menyandarkan tubuhnya ke kursi mobil. “Tentang semalam.”Bug!Azalea langsung mukul lengan Carlos cukup keras.“Tentu aja gue keberatan!” protesnya kesal. “Inget ya, kita nikah kontrak. Bukan berarti lo bisa nyentuh gue seena

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status