Beranda / Rumah Tangga / Sentuhan Panas Sahabat Suamiku / Bab 20. Melahirkan Anaknya?

Share

Bab 20. Melahirkan Anaknya?

Penulis: Kak Gojo
last update Terakhir Diperbarui: 2025-10-09 07:00:57

Elyssa tertegun mendengar ucapan Sean. Nyatanya, Albert memang melakukan semua itu.

“Dia masih ada pekerjaan. Lagipula aku sudah membaik, Sean,” kata Elyssa lirih, tapi lebih terasa pasrah.

“Sepertinya, dia memang perlu diajari arti kehilangan.”

Kalimat singkat dari Sean membuat Elyssa sedikit terkejut sekaligus bingung. “M–maksud kamu apa, Sean?”

Sean menatap Elyssa cukup lama, sampai akhirnya ia menggelengkan kepala dan tersenyum. “Bukan apa-apa, Sunshine. Kalau gitu aku tinggal dulu ya. Kalau ada apa-apa langsung kabari aku saja.”

Elyssa mengangguk ragu. Lalu, menatap punggung Sean yang mulai menghilang dari pandangannya.

****

Elyssa kembali keluar dari kamar saat mendengar suara bel berbunyi. Ia sudah menduga siapa tamunya. Dengan langkah cepat, Elyssa menuju pintu utama.

“Mama.” Elyssa menyambut ibunya dengan pelukan hangat yang sedikit erat.

Marina membalas pelukan itu sama hangatnya, sembari mengusap punggung Elyssa. Namun, wanita itu langsung mengernyitkan dahinya saat menyada
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (4)
goodnovel comment avatar
taichung taichung
ini ibunya kok kaya nyalahin Elyssa terus ya
goodnovel comment avatar
Caem Rocker
crtnya knp hrs bgt...
goodnovel comment avatar
juxelian
iya kk setuju
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 341. Selamat Tinggal

    Elyssa akhirnya tiba di lobi Hotel Lenvin yang luas dan megah. Lantai marmernya sangat bersih sampai bisa memantulkan bayangan lampu-lampu kristal di langit-langit.Meski hatinya masih gelisah, Elyssa mencoba tetap tenang saat berjalan menuju meja resepsionis untuk check-in kamar yang sudah ia pesan dari semalam.Resepsionis hotel menyambutnya dengan sangat ramah. Setelah mengecek data, resepsionis itu memberikan dua kartu akses kamar dengan desain mewah nan eksklusif."Saya titip satu kartu aksesnya atas nama Sean, ya. Dia akan datang sebentar lagi," kata Elyssa."Baik, Bu Elyssa. Akan langsung kami berikan begitu Bapak Sean sampai," jawab resepsionis itu sopan.Elyssa lalu menuju lift khusus yang hanya bisa diakses oleh tamu di lantai paling atas.Begitu pintu lift terbuka, ia keluar menuju lorong yang sangat sepi dan tenang. Karpetnya sangat tebal, sampai suara langkah kakinya pun tidak terdengar. Rasanya seolah-olah seluruh lantai itu memang dikhususkan hanya untuknya.Ia lalu men

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 340. Mengajak Bertemu

    Pagi itu, suasana di kamar Elyssa tampak seperti medan tempur. Gaun-gaun berserakan di atas ranjang, mulai dari yang bergaya kasual hingga formal. Elyssa berdiri di depan cermin besar, menempelkan satu per satu pakaian ke tubuhnya, namun tak ada satu pun yang terasa pas.Saking bingungnya, ia akhirnya memanggil Selena masuk ke kamarnya untuk meminta bantuan.“Kenapa kamu nervous banget sih, Kak? Kan sudah sering ketemu Sean. Mau pakai daster sekalipun, dia pasti tetap suka!” seru Selena sambil bersandar di kusen pintu, menatap tumpukan baju itu dengan gelengan kepala.Elyssa tidak menggubris godaan Selena. Ia bahkan sudah bela-belain pergi ke mal semalam hanya untuk membeli beberapa setelan baru, namun pagi ini keraguannya justru semakin menjadi-jadi.“Ini beda, Sel. Pertemuan kali ini benar-benar berbeda,” ucap Elyssa dengan nada cemas sembari mematut diri di cermin.Ia memegang sebuah dress berwarna soft pastel yang tampak sangat elegan. “Pagi ini, aku gak cuma mau ngobrol biasa sam

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 339. Lihat Aku Sekali Lagi

    Hari-hari berlalu dengan sunyi. Elyssa masih setia dengan keputusannya untuk menutup diri, mengabaikan tumpukan pesan yang masuk ke ponselnya, terutama dari Sean dan kedua orang tuanya.Suasana di apartemen pun tak lagi sama. Juan tidak pernah lagi datang berkunjung setelah perdebatan soal Brody.Selena pun terasa semakin jauh dan menjaga jarak. Elyssa sama sekali tidak menyadari adanya benang kusut cinta segitiga yang melibatkan dirinya, Juan, dan Selena.Meski mereka masih bicara, Elyssa bisa merasakan perubahan sikap Selena yang kini lebih pendiam, canggung, dan kehilangan keceriaannya.Malam itu, saat Selena sedang berkutat dengan tugas kuliah di kamarnya, ia tiba-tiba keluar dan menghampiri Elyssa yang sedang melamun di balkon."Kak, ada chat dari Sean," ucap Selena, memberitahu.Elyssa mengernyit bingung. "Sean? Kok ke kamu?""Iya, katanya suruh kamu baca pesan darinya. Aku juga bingung dia dapat nomorku dari mana,” jawab Selena pelan.‘Padahal dia juga gak tau kalau aku tinggal

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 338. Mau Sampai Kapan Begini?

    Tatapan mereka bertemu. Mata Sean yang sayu menatap langsung ke arah mata Elyssa yang terbelalak kaget.Tatapan sayu Sean perlahan berubah menjadi binar kerinduan yang menyakitkan. Sebelum Elyssa sempat menarik tangannya kembali, Sean dengan gerakan cepat— meski tenaganya tak sekuat biasanya— menarik pergelangan tangan Elyssa hingga wanita itu jatuh ke dalam dekapan hangatnya di atas ranjang."Sean! Lepas!" seru Elyssa tertahan, jantungnya berdegup tidak karuan.Bukannya melepaskan, Sean justru melingkarkan kedua lengannya dengan erat di pinggang Elyssa, menyembunyikan wajahnya di ceruk leher wanita itu. Napasnya terasa panas menerpa kulit Elyssa."Jangan pergi lagi... tolong," bisik Sean dengan suara serak. "Tetap di sini sebentar saja."Elyssa berusaha melepas pelukan. "Sean, lepaskan! Aku ke sini bukan untuk ini. Aku cuma mau—""Aku tau aku salah. Aku bajingan," potong Sean, suaranya terdengar pecah. Ia semakin mengeratkan pelukannya seolah takut jika ia melonggarkannya sedikit saj

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 337. Kembali ke Sean

    Elyssa terbungkam, tak tahu harus menjawab apa."Atau begini saja," lanjut Juan sambil memijat pelipisnya. "Soal foto mesra kita di hp Sean, kamu punya nomor pengirimnya? Biar aku lacak. Mungkin dari situ kita punya petunjuk.""Kalau ada pasti langsung aku kasih ke kamu,” jawab Elyssa lesu.Juan menghela napas kasar. “Aku harus punya nomer itu. Aku harus melacaknya segera!”Elyssa menarik napas dalam. Meski hatinya masih sakit dan ia ingin menjauh dari Sean, rasa penasaran dan rasa takut jika foto-foto itu tersebar luas jauh lebih besar."Aku akan minta nomornya ke Sean," ucap Elyssa lirih, seolah bicara pada dirinya sendiri.Juan segera mencegah, tangannya bergerak sedikit seakan ingin menahan Elyssa. “Tunggu dulu, El. Apa Sean belum melacak nomor itu? Rasanya aneh pria sepertinya tidak melakukan apa-apa."Elyssa menggeleng lemah. "Dia bilang dia langsung drop saat nerima foto mesra kita. Aku gak yakin dia sempat untuk melacaknya."Juan menyandarkan punggungnya di kursi, lalu menggel

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 336. Buta oleh Cinta

    Selena mendadak tersentak. Ia segera menggelengkan kepalanya dengan kuat, seolah ingin mengusir pikiran gelap yang baru saja melintas. Genggaman tangannya yang tadi terasa dingin perlahan melemas. Ternyata, semua itu hanyalah halusinasi semata. Ia tidak benar-benar memegang pisau, apalagi sampai tega mengakhiri hidup Elyssa.Napas Selena memburu. Rasa ngeri sekaligus bersalah menghantam dadanya karena sempat berpikiran sekeji itu.Dengan langkah terburu-buru, ia segera keluar dari kamar Elyssa.Selena berlari masuk ke kamarnya sendiri dan langsung mengunci pintu. Ia menyandarkan punggungnya di balik pintu, merosot jatuh ke lantai sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan.“Apa yang ada dalam pikiranku?” rutuknya. “Masa gegara cemburu doang aku jadi berpikiran kriminal? Astaga!”Di tengah kesunyian malam, Selena berusaha menenangkan diri, merutuki betapa besarnya rasa cemburu yang hampir saja meracuni akal sehatnya.****Pagi itu, Elyssa terbangun saat sinar matahari sudah mulai meni

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status