Home / Male Adult / Gairah Sopir dan Majikan / Bab 450 Rekayasa Genetik

Share

Bab 450 Rekayasa Genetik

Author: Irbapiko
last update publish date: 2026-05-14 08:10:20

"Dia bukan kembaranmu, Mbak. Dia musuh dalam selimut yang dikirim dari Jogja!"

Suara Jessy meninggi, memecah ketegangan di meja makan The Fortress of Marunda. Pupil mata Sonya melebar drastis saat melihat angka nol persen pada hasil tes DNA yang terpampang di layar tablet. Napasnya tercekat di tenggorokan, sementara jemarinya gemetar hebat hingga menjatuhkan garpu peraknya ke atas piring porselen dengan denting yang memuakkan rungu.

Slevia, wanita yang selama ini dipuja

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 672 Hadeuhh...Kaku Seperti Semen Cor

    "Lepaskan dulu sabuk taktis beratmu itu, Mas Slamet, badanku beneran pegal-pegal butuh sandaran hangat pasca-menembus enkripsi kejaksaan!" panggil Cindy seraya menepuk bangku kayu panjang.Dia meluruskan dua kaki jenjangnya yang molek di atas tikar pandan ruang kendali bawah tanah, menghembuskan napas panjang dengan bibir bersungut-sungut manja.Slamet tetap berdiri tegap lurus bagai tiang pancang pelabuhan di depan pintu panel besi, memegang kunci pas besar dengan tatapan mata yang terus menyapu koridor."Waduhhh… te-te-tetapi Dek Cindy, situasi keamanan pelataran luar beneran belum bisa dijamin aman seratus persen!" sahut Slamet agak gagap panik."Keamanan siber sudah seratus persen terkunci hijau, Mas, kamu dilarang sok sibuk jadi patung beton terus!" bentak Cindy gemas bertingkah konyol.'Hadeuhhh… si Mas kalau diajak santai sedikit di tengah ketegangan beneran kaku seperti semen cor pondasi pangkalan! Sialan, dilarang bisa mesra

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 671 Kertas Kerja Komparatif Finansial Kuningan

    "Suntikkan draf komparatif finansial Kuningan itu ke server kejaksaan sekarang, Cindy, jangan biarkan klaim palsu utang luar negeri paman Brian menggantung nasib pangkalan!" bentak Jessy Baskoro beringas.Sepuluh jemari lentiknya menari cepat di atas keyboard laptop taktis, memecah deru kipas pendingin ruang siber darurat pangkalan Marunda malam ini.Cindy bergerak satset di sebelah Jessy, memutar tuas generator cadangan guna menjaga lonjakan arus listrik tetap stabil di angka kritis."Waduhhh… te-te-tetapi Mbak Jessy, enkripsi kejaksaan ini beneran rapat sekali seperti dinding benten pelabuhan!" sahut Cindy agak gagap panik."Gunakan duplikasi manifestasi pajak daerah milik Arimbi Logistik sebagai kunci bypass, Cindy, dilarang ada kata gagal malam ini!" cut Jessy kokoh.'Angka-angka ini beneran berdansa gila sekali! Jika sinkronisasi server kejaksaan ini gagal dalam satu menit, kas kosong kita resmi diumumkan pailit ke publik!' pikir Cindy

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 670 Lobi Kilat Koridor Setjen Kementerian

    "Potong laju berjalan utusan Sektor Selatan itu sekarang, Jessy, dilarang ada satu lembar pun surat rekomendasi pembekuan yang boleh masuk ke meja Sekretaris Jenderal!" bentak Brian Baskoro dari balik pilar marmer.Langkah kakinya yang dibalut sepatu kulit necis meluncur cepat membelah lengangnya koridor lantai tiga gedung Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri malam ini.Jessy Baskoro mengibaskan jubah lavendernya dengan keangkuhan hukum papan atas, melangkah tegap mencegat utusan musuh yang sedang memegang koper diplomatik."Waduhhh… te-te-tetapi Tuan Brian, berkas pembekuan izin pelabuhan itu beneran sudah ditandatangani oleh pejabat eselon satu!" seru utusan musuh agak gagap panik."Pejabat eselon satu kalian beneran sudah kami laporkan ke komisi pemberantasan korupsi atas gratifikasi jalur laut!" potong Jessy tajam memukul balik.'Birokrasi kementerian ini seperti jalur banter jalan tol, siapa yang satset memberikan jaminan trust

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 669 Gairah Raw Singgasana Ratu Besi

    "Kunci mati pintu selot jatinya sekarang, Arya, kemenangan hukum tipis fajar ini beneran menuntut penawar lelah paling beringas dari ragamu!" desis Sonya Baskoro parau.Suara musik sensual bertempo lambat langsung dinyalakan satset melalui gawai pintarnya, mengalun menggebu membasahi kesunyian ruang kerja utama direksi.Sang CEO Galak berjalan melengak-lenggok manja di depan meja jati singgasana, menatap Arya dengan pandangan mata yang sudah dibakar berahi dewasa."Waduhhh… te-te-tetapi Sonya, juru sita Singapura itu beneran baru saja mundur ke pelataran luar!" seru Arya Baswira agak gagap panik."Persetan dengan juru sita bajingan itu, Arya, sekarang fokus layani Ratu Besimu ini!" potong Sonya kokoh seraya mematikan lampu utama.'Sialan, melihat Istriku ini yang melengak-lenggok memancing berahi begini beneran membuat otak supir saya korsleting, batin saya wajib melumat habis raga mewahnya,' erang Arya dalam hati penuh overthinking.

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 668 Surat Sita Eksekusi Mahkamah Singapura

    "Tunjukkan berkas utang piutang paman kandung Brian itu di depan muka saya sekarang, juru sita, jangan coba-coba gertak pangkalan Marunda pakai kertas asing!" bentak Sonya Baskoro tajam menembus riuh lobi gedung kejaksaan.Aura berdarah dingin sang CEO Galak meledak penuh intimidasi fajar ini, menghentikan langkah empat petugas utusan internasional yang membawa koper dokumen.Jessy Baskoro berdiri kokoh di samping Sonya, mengibaskan jubah lavendernya dengan ketajaman pengacara korporat yang siap membedah setiap celah administrasi."Waduhhh… te-te-tetapi Nyonya Sonya, berkas jaminan trust modal ini beneran sudah disahkan oleh mahkamah Singapura!" sahut kepala juru sita agak gagap panik."Dilarang ada putusan mahkamah asing yang bisa menyita aset nasional secara sepihak di atas tanah air kita, Bajingan!" potong Jessy telak menghunus.'Mereka memakai hukum luar negeri untuk memotong urat nadi logistik saya. Saya dilarang keras sudi mundur satu

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 667 Dongeng Malam Anya dan Pelukan Hangat

    "Sini, Nak, dekap dada paman erat-erat, dilarang ada lagi tangisan takut di dalam pos bawah tanah yang gelap ini!" bisik Arya Baswira parau seraya menimang Baskoro Junior.Napas pengawal pribadi itu masih tersengal-sengal memburu, mendekap erat raga mungil sang bayi yang terus gemetar pasca-dievakuasi dari cengkeraman musuh.Uap air laut yang dingin membelus lembut dari celah ventilasi dermaga, menyapu peluh yang membasahi kaus taktis berotot kawat milik Arya malam ini."Waduhhh… te-te-tetapi Mas Arya, tangisan si kecil ini beneran belum mau berhenti dari tadi!" seru Juna agak gagap panik dari balik pintu."Kunci selot besinya dari luar, Juna, biarkan denyut jantung saya yang menenangkan trauma bayi ini!" perintah Arya kokoh.'Sialan, melihat mata bulat polos ini menangis kaku beneran membuat seluruh urat darah dingin saya lumer seketika, batin saya wajib melindunginya sampai nyawa melayang,' tekad Arya penuh overthinking.Pria bertub

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status