Share

Bab 6

Tepat pukul 09.00 Bus santri dari pesantren lita sampai ditempat acara.Lita menghela nafasnya lega.Akhirnya mereka bisa tiba dengan selamat dan tepat waktu.

Gus zafran dan kang ikhsan sibuk mengurus para santri yang akan mengikuti munaqasah.Ia mengabsen santrinya satu persatu, memerintahkan untuk segera memasang name tagenya masing masing.Kang ikhsan dan lita mengawal para santri masuk ke aula.Sedangkan Gus zafran menuju ke panitia untuk menyerahkan data data santrinya.

Ditengah acara,lita merasa ada yang tidak beres dengan perutnya.Lita segera mencari kamar mandi untuk mencuci muka agar lebih segar.Lita baru ingat bahwa ia belum makan dari tadi pagi.Sedangkan lita mempunyai penyakit lambung.

Lita mempercepat langkahnya.Baru saja ia hendak membuka pintu toilet,ia merasa badannya sangat lemas dan tiba tiba gelap disekelilingnya. Kemudian lita terjatuh kelantai.

.

o0o

.

Gus zafran masih memikirkan hal yang baru saja terjadi pada dirinya dan lita didalam Bus tadi.Baru kali ini zafran dipeluk oleh wanita yang bukan mahromnya.Ya, walaupun itu tidak disengaja, namun ada perasaan senang yang tidak bisa dipungkiri olehnya.Zafran menghela nafasnya panjang "Seandainya sudah sah, pasti akulah yang lebih sering memeluknya" zafran berimajinasi.

"Astaghfirullah, fikiran macam apa ini " Ucap Gus zafran seraya memejamkan matanya rapat.

Zafran ingin ke kamar mandi untuk mencuci mukanya yang kusut agar lebih segar.Namun betapa terkejutnya ia melihat lita yang tergeletak dilantai. Spontan Gus zafran berlari kearah lita. Melihat disekelilingnya tidak ada orang sama sekali.Zafran memanggil manggil nama lita,tetapi tampaknya lita tidak sadar. "Talita Adriana ,saya mohon jangan seperti ini" keluhnya.

Gus zafran bingung harus berbuat apa.Dalam keadaan darurat,terpaksa ia harus menggendong lita,membawanya ke UKS pesantren.

Sesampainya di UKS ,tanpa fikir panjang Gus zafran langsung menelpon dokter.Ia juga melapor kepada pengurus dipesantren itu.Tak lupa ia juga menghubungi kang ikhsan.

"Assalamualaikum Gus" suara kang ikhsan disebrang sana.

"Waalaikumsalam, kang saya tidak bisa ke aula,saya di UKS soalnya tadi mba lita pingsan.Anak anak tolong diurus ya" ucap Gus zafran dan langsung mematikan sambungan teleponnya.

Kang ikhsan yang mendengar hal itu terkejut, hingga ia tak terasa menjatuhkan ponselnya.Betapa ia ingin cepat cepat menjenguk gadis pujaannya itu.

Dokter memasang alat infus ditubuh lita.Ia juga memberi obat yang harus lita minum nanti.

"Bagaimana keadaannya dok?" tanya Gus zafran cemas.

Melihat kecemasan diwajah Zafran,dokter tersenyum dan mengatakan "Istri anda baik-baik saja,ia hanya telat makan dan kelelahan, tolong ingatkan dia untuk makan tepat waktu,karena dia memmpunyai penyakit lambung" sambungnya.

Mendengar dokter menyebut lita istrinya Gus zafran hanya bisa meneguk salivanya.

Dokter pamit untuk pulang setelah menjelaskan riwayat penyakit Lita panjang lebar.

Sebenarnya lita sudah sadar ,hanya saja ia masih malas membuka matanya.

Gus zafran yang menunggu lita belum juga sadar dari tadi , merasa cemas.Ia memandang lekat kearah lita " Talita Adriana ayo bangun,jangan buat saya khawatir seperti ini" lirihnya.

Lita yang mendengar hal itu hanya bisa berkata dalam hati "Ya Allah ,apakah cintaku terbalas?".

Lita memicingkan matanya,melirik Gus zafran yang menunduk dengan tangan memijit pelipisnya.

"Apa beliau sekhawatir itu denganku?"

"Ah, sudahlah ,tidak usah berharap terlalu tinggi Talita Adriana" batinnya.

Pelan- pelan lita membuka matanya.Gus zafran yg mengetahui hal itu tersenyum lega. Ia menatap lita lebih serius.

"Talita, apa kamu sudah baikan?" tanyanya.

"TIDAKKK GUS, Rasanya saya mau pingsan lagi kalau melihat Gus tersenyum seperti itu" kata lita dalam hati.

"Saya baik Gus" jawab lita dengan suaranya yang serak.

Dengan sigap Gus zafran memberi lita air minum.Ia sangat senang melihat pujaannya sudah siuman.

"Kamu jangan sampai telat makan lagi ya.Dan jangan lupa diminum obatnya !!!"

"Baik Gus" jawab lita seraya menganggukan kepala.

"Saya keaula sebentar,kalau butuh sesuatu tolong hubungi saya" ucapnya sambil beranjak dari duduknya. Gus zafran berniat ke aula untuk melihat santrinya.

Lita yang masih mematung diatas kasur UKS tiba-tiba tersadar "Terus yang bawa gue kesini siapa? Apa Gus zafran? Kalo iya berarti gue digendong dong.Aaaaaaa...." teriak lita kegirangan.Seketika lita langsung sembuh tanpa meminum obat.

.

o0o

.

Waktu istirahat tiba,para peserta munaqasah dibubarkan dari aula.Dengan tertib santri bergantian mengambil wudhu, karena waktu shalat zuhur telah tiba.

Ba'da sholat zuhur para santri memasuki dapur untuk mengambil makan siangnya.Kang ikhsan izin keluar sebentar, membeli beberapa macam buah buahan untuk diberikannya pada lita.

Dengan semangat ,kang ikhsan mengetuk pintu UKS.

Tok...tok...tok.

Tidak ada jawaban, Kang ikhsan langsung membuka pintu.Terlihat lita yang sedang terbaring lemas dengan selang infus ditangannya.Ia merasa tidak tega untuk membangunkan gadis itu.Lita tampak sangat pulas.

Kang ikhsan meletakkan parcel buah yang ia beli tadi di atas nakas ,lalu pergi meninggalkan lita dan kembali ke aula.

.

o0o

.

Lita terbangun dari tidurnya.Samar -samar ia mendengar suara adzan dari masjid.

Lita melirik kearah jam" Ya Allah udah ashar" lita tertidur cukup lama.Ia mencoba merubah posisi tidurnya menjadi duduk. Tampak diatas nakas sebuah parcel berisi buah lengkap dengan kartu ucapan.

LEKAS SEMBUH TALITA ,AKU SANGAT MENGKHAWATIRKANMU

TTD: Mahfud Ikhsan

Lita bergumam malas " Hmm...ternyata dari si Bambang"

Sesaat setelahnya suara pintu pun terbuka,membuat lita menoleh kepintu dan melihat seorang perawat menghampirinya sambil bertanya "Bagaimana keadaanmu sekarang ?"

"Saya sudah jauh lebih baik sus, apa boleh saya keluar dari sini ?".

"Sebenarnya belum boleh, tapi kalau kamu memaksa ya tidak masalah.Yang penting obatnya harus tetap diminum" ucapnya menerangkan.

Lita mengangguk "Baik sus".

.

o0o

.

Malam tiba, lita hanya duduk diatas kasur seraya mendengarkan para santri diasramanya menyimak hafalan untuk persiapan besok.Lita sudah lebih baik sekarang.

Lita teringat buku diary yang ia bawa ditasnya.Kemudian ia mengambil buku itu, meletakkankartu ucapan dari kang ikhsan dan menulis sesuatu dibuku itu.

Lita memerintahkan santri putri yang ada diasramanya untuk segera tidur karena besok acara lanjutan akan dimulai pukul 08.00 WIB. Setelah memastikan semuanya tertidur ,akhirnya lita bisa tidur juga.

.

o0o

.

Acara demi acara sudah mereka lewati.Kini saatnya pengumuman hasil munaqasah kemarin. Para ustadz dan ustadzah sudah berkumpul diaula.Begitu juga dengan para santri putra dan santri putri.

Setelah pengumuman selesai mereka bersiap -siap untuk pulang.Satu persatu santri berbaris dan saling bersalaman. Tanpa menunggu lama Bus mereka tiba.Seperti biasa Gus zafran mengabsen satu persatu santrinya.

Gus zafran melirik sekilas kearah lita " Alhamdulillah dia sudah sehat" batinnya.

Karena jam sudah menunjukkan pukul 21.00 ,tanpa berlama2 Bus mereka pun melaju.Kali ini Bus berhenti langsung ditempat tujuan.Karena para santri sebelumnya sudah sholat dan makan, jadi Bus tidak perlu berhenti ditengah perjalanan.

Tepat pukul 23.00 Bus sampai digerbang pesantren dengan aman dan selamat.Semua santri termasuk lita turun dari Bus. Lita sudah sangat mengantuk ,dirambah lagi ia memang masih belum fit.Tanpa basa basi dan menghiraukan sapaan kang ikhsan ia langsung berjalan cepat memasuki asrama.

Gus zafran masih didalam Bus.Memastikan barang bawaan mereka tak ada yang tertinggal. Dan ia menemukan sebuah buku dibawah bangku yang tadi lita duduki. Ia segera mengambilnya dan menyimpannya di dalam tas.

Gus zafran membuka pintu utama.Tampak sudah sepi,berarti abah dan umi sudah tidur.Gus zafran bergegas naik keatas, karena kamarnya berada dilantai dua.Ia meletakkan tasnya diatas meja belajar, mengambil handuk dan membersihkan diri.Ia sangat lelah karena perjalanan yang lumayan jauh.

Saat Gus zafran memejamkan matanya,tiba - tiba ia teringat dengan buku yang tak sengaja ia temukan tadi.Buku diary yang bersampul merah muda dengan inisial TA.Sudah jelas ini pasti milik Talita Adriana.

Ia membukanya dengan menqrik tali penanda warna biru yang ada dibuku itu.Tertera tanggal dan hari dibarisan paling atas.

"Ternyata ia baru menulisnya kemarin malam" lirih gus zafran.

lalu ia membaca tulisan itu dalam hati.

MEMINTAMU DALAM DO'A ??

TIDAKK , AKU MALU MELAKUKANNYA. TERLEBIH MENGINGAT BETAPA DIRI INI MASIH BANYAK KEKURANGAN...

AKU CUKUP MENGAGUMIMU SAJA DAN MEMINTA KEPADA ALLAH AGAR AKU DAN KAMU SENANTIASA DIBERIKAN KEMUDAHAN UNTUK TERUS MEMPERBAIKI DIRI.

*MUHAMMAD ZAFRAN ASSEGAF*

Seketika ,Gus zafran tercengang melihat namanya dibuku itu.Ia diam sejenak mencoba memahami arti kata didalamnya. Membolak balikkan buku itu berulang ulang.Hingga secarik kertas kartu ucapan jatuh kelantai.Ia segera mengambilnya dan memasukkan kembali kedalam lembaran buku.Ia sama sekali tidak tertarik membaca kartu ucapan itu.Kemudian ia menutup buku diary itu dan memasukkannya kedalam lacinya.

Pikirannya tak karuan, antara bahagia dan bingung.Apa yang harus ia lakukan, bagaimana ia bisa diam- diam menyukai wanita yang juga menyukainya. Bagaimana kedepannya.Sedangkan ia tahu bahwa abah dan uminya sudah menyiapkan pendamping untuknya .Dan itu sudah menjadi tradisi disetiap pesantren.

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status