Mag-log inHari ketika penglihatanku pulih, Jessica Andini sang dokter pribadi itu, melakukan gerak bibir di hadapanku kepada suamiku yang seorang bos besar mafia, "Pelumasnya aku kasih dua kali lipat malam ini, aku jamin bikin kamu merasa kayak di surga, Tuan Bos-ku sayang." Aldo mengecup mataku, tapi dia malah membalas dengan bahasa bibir yang sama, "Dasar nakal, mulut kamu sama yang di bawah sana, dua-duanya bikin aku gila karena cinta." Keduanya saling melempar senyum dan mengira aksi mereka benar-benar tidak bercelah. Mereka berdua tidak tahu kalau mataku tidak hanya sudah sembuh total, tetapi aku juga sangat ahli dalam membaca bahasa bibir. Aku menatap botol pelumas yang terpajang dengan santainya di dalam lemari dinding itu. Aku tidak membuat keributan, melainkan diam-diam mengirimkan sebuah pesan singkat, [Ayah, aku mutusin buat pulang ke rumah.] Tiga hari lagi, aku akan menghilang sepenuhnya. Yang tersisa bagi mereka hanya aset 200 triliun yang sudah dikuras habis serta sebotol "pelumas" yang sudah aku ganti dengan lem industri berkekuatan super.
view moreSetahun kemudian, sinar matahari yang hangat menyinari kantor pusat Grup NJ di lantai teratas.Aku berdiri di depan jendela besar sembari memegang kopi, memandang kota yang dulunya dikuasai secara tiran oleh Keluarga Antonio, kini terukir namaku di setiap sudutnya.Tajuk utama surat kabar finansial internasional di atas meja tampak sangat mencolok, [Grup NJ Selesaikan Akuisisi Terakhir Aset Luar Negeri Milik Grup Antonio, Era Keluarga Antonio Berakhir Total].Jonny mengetuk pintu dan masuk, menyerahkan sebuah dokumen yang sudah menguning. Itu adalah surat nikahku dan Aldo dulu.Aku mendadak teringat, saat menikah dengan Aldo dulu, dia memegang dokumen itu dengan sangat hati-hati dan menyimpannya di dalam brankas.Dia berkata bahwa benda ini jauh lebih berharga daripada seluruh kekayaan di dunia.Namun akhirnya, dia juga yang menyeret aku ke neraka."Nona, semua prosedurnya udah beres. Sekarang udah nggak ada lagi aset legal atas nama Aldo."Aku mengambil dokumen itu, memantik pemantik
Aldo menatapku, dia justru tersenyum.Dia berlutut di lantai, bahkan dalam situasi seperti ini, dia masih bersikap seolah sangat mencintai."Novi, asalkan itu kamu, kamu boleh lakuin aja apa pun ke aku.""Apa kamu mau bunuh aku? Kalau mati di tanganmu, aku udah ikhlas kok.""Bunuh kamu?" Aku tertawa."Itu sih terlalu enak di kamu."Aku menjentikkan jari.Jonny mengeluarkan sebuah pemutar suara.Terdengar rekaman suara Jessica sebelum tewas, rahasia terakhir yang berhasil orang-orangku paksa keluar dari mulutnya."Kecelakaan waktu itu sebenarnya udah diatur sama Bos.""Dia bilang, asalkan kamu buta, kamu cuma bakal bergantung sama dia dan nggak bakal bisa lepas dari dia.""Dia juga sengaja nunda-nunda waktu pengobatan ...."Rekaman itu menggema di dalam gereja yang kosong.Raut penuh kasih di wajah Aldo seketika membeku."Nggak, nggak mungkin kayak gitu.""Aku sayang banget sama kamu! Aku cuma takut kehilangan kamu aja!"Aku melangkah mendekat ke arahnya dengan pandangan dingin."Sayang
Kasino terbesar di Salkana tampak sangat megah dan berkilauan.Aldo membawa rombongan besar anak buahnya menyerbu ke ruang VIP dengan aura membunuh yang kental."Suruh bos kalian keluar nemuin aku!"Sebelum manajer kasino sempat bicara, dari tangga melingkar di lantai dua terdengar suara ketukan sepatu hak tinggi yang nyaring."Tuan Aldo, jangan emosi begitu, nanti lukanya terbuka lagi, lho."Suara ini ....Aldo mendadak mendongak.Terlihat seorang wanita mengenakan gaun merah dengan punggung terbuka sedang berjalan turun perlahan.Aku melepas cadar hitam di wajahku, memperlihatkan wajah yang sangat cantik menawan.Mata yang dulu pernah dia kecup berkali-kali, yang kini bersinar tajam, menatap lurus ke arahnya.Aku, Novi Jovana.Namun, tidak seperti diriku yang dulu selalu penurut.Saat ini, auraku terpancar sepenuhnya, layaknya seorang ratu."Novi .…"Aldo menatapku dengan tatapan yang penuh keserakahan dan obsesi yang gila.Aku memerintahkan anak buahku untuk menodongkan senjata ke a
Tiga bulan telah berlalu.Aldo mengerahkan seluruh kekuatannya hanya untuk menemukan keberadaanku.Namun, aku seolah menguap dari muka bumi, bahkan tidak meninggalkan jejak sedikit pun.Aldo makin temperamental.Cacat tubuh yang dideritanya membuat psikologinya sangat menyimpang. Ketidakpuasan sekecil apa pun akan berakhir dengan eksekusi anak buah kepercayaannya.Seluruh bawahannya hidup dalam ketakutan dan rasa saling curiga.Keluarga musuh, Cosnatra, memanfaatkan kesempatan ini untuk mencaplok wilayah kekuasaan Aldo secara besar-besaran.Keluarga Antonio yang dulu tak tertandingi kini mulai menunjukkan tanda-tanda keruntuhan.Larut malam, Aldo mabuk berat dan meringkuk di tempat tidur yang pernah aku tempati, sambil memeluk baju tidur yang tidak sempat aku bawa.Itu baju yang pernah aku pakai, masih menyisakan aroma melati yang samar."Novi ... kamu tega banget ...."Dia membenamkan wajahnya di pakaian itu sambil terisak pelan.Manusia baru sadar akan hal berharga setelah kehilangan


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.