Beranda / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 104 Memecah Segel Geya++

Share

Bab 104 Memecah Segel Geya++

Penulis: Tristar
last update Tanggal publikasi: 2026-01-01 21:53:33

Erfan terkekeh, dia langsung merebahkan Geya, melepaskan semua pakaian dalamnya, lalu melepaskan pakaiannya sendiri.

"Mau main ini dulu apa langsung?" tanya Erfan, sambil memperlihatkan senjatanya di depan wajah Geya.

Geya tidak menjawab, dia langsung mencengkeram senjata Erfan lalu memainkannya.

Permainan Geya masih sangat kaku, tapi Erfan berpura-pura menikmatinya.

Setelah cukup di mainkan, Erfan langsung mengambil posisi permainan inti. Dia melebarkan paha Geya dan menempatkan ujung sen
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 352 Membantu Membersihkan

    Setelah puas berbelanja, mereka pun beranjak meninggalkan keramaian dan menuju hotel yang telah ditentukan oleh rombongan untuk menginap malam ini.Sampai di hotel, Erfan seperti biasa menyewa kamar terbaik yang ada di hotel tersebut. Setelah itu, mereka pergi ke kamar.Kali ini, Cika tak ikut ke kamar Erfan dan Bu Susan, dia pergi ke kamar Bu Dita dan Sita.Sampai di dalam kamar, Bu Susan langsung menanggalkan pakaiannya."Aku mau mandi dulu!" ucap Bu Susan."Kamu sudah gak sabar, mau menghilang jejak pria tadi yah?" tanya Erfan dengan nada main-main."Apaan sih kamu!" ucap Bu Susan ketus, sambil melemparkan pakaian kepada Erfan.Erfan menangkap pakaian itu, sambil tertawa terbahak-bahak.Setelah semua pakaian terlepas, Bu Susan masuk ke dalam kamar mandi.Erfan tersenyum nakal, lalu dia dengan cepat melepaskan semua pakaian. Setelah itu, dia pun ikut masuk ke dalam kamar mandi.Bu Susan yang sedang membilas tubuhnya di bawah guyuran shower, seketika menoleh kepada Erfan yang melangk

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 351 Merahasiakan Masalah

    Melihat Tuan Waji yang begitu ketakutan terhadap Erfan, para polisi pun semakin yakin bahwa identitas Erfan tidak sederhana. "Kalau boleh tahu... Tuan Muda ini... siapa?" tanya Komandan Gao kepada Erfan.Sebelum Erfan menjawab, Reza menyela."Komandan Gao... apa anda, tak mengenal Tuan Muda Erfan?" Reza tampak heran.Komandan Gao menggelengkan kepalanya."Kalau gitu... saya perkenalkan!" ucap Reza dengan suara lantang. "Ini adalah... Tuan Muda Erfan Purnama, dari Keluarga Purnama Ibukota!"Mendengar nama keluarga dan asal dari keluarga itu, Komandan Gao dan bawahannya seperti tersambar petir."A-anda... tak bercanda kan?" tanya Komandan Gao kepada Reza dengan nada kaku ~ penuh keterkejutan."Buat apa saya bercanda," balas Reza, santai.Keterkejutan Komandan Gao, berubah menjadi kepanikan. Dia buru-buru membungkuk ke arah Erfan."Tu-tuan muda... ma-maaf, saya tidak... tidak mengenal anda," ucapnya dengan nada terbata-bata."Tak masalah..." balas Erfan singkat, ekspresi wajahnya tampak

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 350 Apa Nada Berani?

    Tak ada satu pun pegawai yang berhasil melerai amarah Erfan. Tenaganya begitu besar, setiap kali ada yang mencoba menariknya, justru pegawai itu yang terdorong hingga terlempar."Tuan... Jangan bertindak gegabah... kalau tidak, anda juga akan terkena hukuman!" pegawai itu memperingatkan Erfan.Erfan melirik pegawai itu, lalu dia berkata dengan penuh dominasi. "Apa menurutmu... petugas hukum akan peduli, jika aku menghabisi orang rendahan sepertinya?" "Sana telepon polisi! Aku ingin melihat, apa mereka berani menangkapku!" perintah Erfan, lalu dia lanjut menghajar pria itu.Salah satu pegawai, buru-buru menghubungi kepolisian setempat.BUGHH! BUGHH!ARGGHH! ARGHHH!Suara-suara pukulan dan ringisan kesakitan terus terdengar di tempat itu.Para menonton merasa ngeri, saat melihat ke ganas Erfan. Setelah Erfan puas menghajar pria itu, dia melepaskannya. Dia melap darah yang melumuri tangannya me

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 349 Di Lecehkan

    "Sial! Gimana ini… Sayang, cepat datang!" gumam Bu Susan dalam hati, paniknya semakin menjadi.Engsel kunci itu mulai berderit keras, tampak sudah tak mampu menahan tekanan. Setiap dobrakan dari pria di luar membuat pintu bergetar hebat, seolah bisa jebol kapan saja.Keringat dingin mengalir di pelipis Bu Susan. Napasnya memburu, dadanya naik turun dengan cepat. Dia tahu, waktunya hampir habis.Pria itu menambah tenaga dobrak kan nya. BRAKK!Pintu itu terbuka, Bu Susan terpental ke belakang, sampai menabrak dinding, lalu dia terduduk di toilet.Tampak wajah wanita itu sangat pucat. Jelas, dia sangat ketakutan.Pria itu menatap Bu Susan dengan tatapan penuh hasrat. Dia berjalan perlahan menuju Bu Susan."Nona... kau benar-benar sangat cantik," ucap pria itu. Pandangannya berkenalan di tubuh Bu Susan."Jangan mendekat! Pergi.... pergi!" Bu Susan berteriak, mencoba mengusir."Hehehe...." pria itu

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 348 Diikuti Pria Mesum

    Terlihat, tubuh keduanya saling berpelukan erat di atas kasur. Keringat deras membanjiri tubuh keduanya. Saat ini, penampilan keduanya, tampak sangat berantakan. "Tuan Muda... aku belum pernah merasa sepuas ini! kamu sangat perkasa, tuan," ucap Bu Dita dengan suara lemas, namun ada kepuasan di nada suaranya dan juga di raut wajahnya. "Semua wanita yang tidur denganku... pasti ku pastikan mereka puas!" ucap Erfan dengan nada bangga. "Sepertinya... aku akan ketagihan," ucap Bu Dita dengan nada manja. "Kalau kamu mau... hubungi saja aku!" balas Erfan sambil mengelus wajah cantik wanita itu. "Aku gak akan nolak, menidurimu," lanjutnya. Bu Dita mengangguk, senyuman nakal tersungging di bibir ranum nya. "Apa kamu gak akan meminta apapun kepadaku? Setelah bercinta denganku?" tanya Erfan. Bu Dita menggelengkan kepalanya. "Aku bercinta bukan untuk meminta apapun darimu. Aku hanya ingin merasakan tidur denganmu," bala

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 347 Keterampilan Wanita Bersuami, Sudah Di Asah

    Erfan bisa merasakan, kalau apem wanita itu masih sangat sempit. Rasanya, masih sangat nikmat, tidak jauh lebih buruk, dari para wanitanya yang belum pernah melahirkan. "Bu Dita, vaginamu... masih sangat sempit!" ucap Erfan sambil terus mendorong batangnya ~ secara perlahan. "Ahhh... itu... karena batang Tuan Muda, terlalu besar!" balas Bu Dita dengan suara berat. Ekspresinya tampak mengernyit, seperti sedang menahan rasa sakit. Setelah batang itu masuk setengahnya, Erfan menghentak kuat, sehingga dengan cepat ~ batang itu masuk sepenuhnya. "Ahhhh...." desahan nikmat keluar dari mulut keduanya, ketika sensasi nikmat dari penyatuan sempurna itu, bisa mereka rasakan."Shh... ahh, sangat sesak! mentok di dalam lagi," ucap Bu Dita dengan nada penuh kenikmatan.Erfan tak mengatakan apapun. Dia tampak memejamkan matanya, sedang fokus menikmati.Setelah cukup menikmati sensasi itu, Erfan mulai menggerakkan batangnya di dala

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 115 Jenazah Jadi Pemuas

    Tidak lama, Erfan kembali ke vila, dia langsung membagikan tas belanja, ke masing-masing wanita.Para wanita langsung mencari pakaian seksi itu, di antara tas belanja. Setelah menemukannya, mereka langsung memilihnya, karena ada banyak di tas belanja itu."Sepertinya aku tidak jadi pulang! mana mun

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 101 Rencana Menjadi Ayah Angkat

    Selama permainan tadi, Bu Evi dibuat keluar sebanyak 10 kali lebih, dan Erfan keluar sebanyak 3 kali. Bu Evi sangat puas, hal ini lah yang membuat lebih enggan untuk menikah lagi. "Sayang! aku sudah memutuskan! jika aku tidak akan menikah lagi, aku akan bersamamu sampai kapan pun!" ucap Bu Evi, de

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-22
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 96 Verona Ingin Pergi

    Kembali ke ke warung Bi Ayu. Terlihat wanita yang masih memakai seragam sekolah, sedang bergoyang liar di atas tubuh pria. Tentu saja mereka adalah Tesa dan Erfan yang sedang terjerat di dalam hasrat yang membara. Bi Ayu dan Frisa masih ada di dalam studio, mereka sibuk dengan ponsel mereka masin

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-22
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 120 Membantu Suami Lusi

    Semua orang yang melihat Jeri seperti itu, mereka sangat penasaran, seberapa besar identitas Erfan, sampai bisa mengintimidasi orang sampai tidak berani duduk setara dengannya."Katakan! kenapa bisnis keluarga mu bisa bangkrut, dan bergerak dalam bidang apa bisnis keluargamu?" tanya Erfan, dengan n

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status