หน้าหลัก / Romansa / Hasrat Wanita Desa / Bab 137 Pergi Ke Rumah Shara

แชร์

Bab 137 Pergi Ke Rumah Shara

ผู้เขียน: Tristar
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2026-01-11 13:16:54

Shara baru membalas pesan Erfan setelah 2 jam pesan dari Erfan di kirim. Shara memberi tahu, jika acaranya di adakan malam hari.

Erfan membalas, jika dia akan berangkat ke kota untuk menghadiri acara tersebut.

Shara sangat senang, dia pun ingin Erfan menjemputnya, dia rumahnya nanti.

Erfan tentu saja setuju, dengan permintaan Shara.

===

Sore hari tiba, Erfan melajukan mobilnya keluar dari Kampung Mawar. Erfan memakai mobil Lamborghini Veneno Roadster nya yang sudah lama tida dia pakai, semenjak memiliki mobil Lamborghini Urus.

Karena Erfan menggunakan mobil sport nya itu, dia sampai di kota memakan waktu lebih lama.

Sampai di kota, Erfan langsung pergi menuju rumah Shara, karena Shara mengirim lokasinya.

Mobil Erfan masuk ke dalam sebuah kompleks, yang cukup mewah. Mungkin saja kompleks tersebut, adalah kompleks tempat orang kaya dari kota zau tinggal.

Masuknya mobil sport mewah, menjadi pusat perhatian penghuni kompleks.

"Wow, ada Lamborghini masuk ke sini! apa ada yang memiliki
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 139 Mantan Shara Arogan

    Sudah waktunya acara di mulai. Para peserta pergi ke tempat panggung acara berada termasuk Erfan dan Shara. Saat Erfan, Shara, dan beberapa panitia termasuk Jek sedang berjalan menuju panggung, tiba-tiba teriak penuh amarah seorang pria terdengar dari arah depan mereka. "Shara, jadi ini pacar baru mu!" terlihat seorang pria muda pemilik suara itu, berjalan dari arah depan di ikuti beberapa pria dan wanita. Melihat siapa yang berteriak itu, wajah Shara menjadi gelap, sementara Erfan mengerutkan keningnya. Jek berbisik di telinga Erfan. "Tuan muda, dia mantan pacar Shara. Orangnya sangat arogan," "Apa dia memiliki latar belakang besar?" tanya Erfan, dengan santai. "Iya, dia berasal dari keluarga besar dari kota zau, dan dia juga pemimpin salah satu komunitas mobil yang ada di kota zau. Tapi jika dibandingkan dengan tuan muda, dia tidak ada apa-apanya," balas Jek. Di akhir perkataannya, dia berbicara dengan nada mengejek. Erfan mengangguk mengerti. Semua peserta yang berjala

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 138 Acara Komunitas Mobil

    Mobil Lamborghini melesat di jalanan kota, dengan suara raungan mesin yang menggelegar."Sayang, seru banget yah, naik mobil kayak gini," ucap Shara, dengan antusias."Kalo menyetirnya sendiri lebih seru loh," balas Erfan, sambil tersenyum."Kalo gitu nanti ajarin aku yah!" pinta Shara, ekspresinya terlihat memohon."Oke, nanti aku ajarin," balas Erfan.Shara terlihat senang, dia mengucup pipi Erfan, lalu memeluk satu lengan Erfan dengan manja."Oh iya, kamu gak ngajak Geya? terus Zihan ke mana? kan dia anak komunitas juga," tanya Erfan, dengan nada santai."Geya lagi sibuk sayang, kalo gak percaya tanya saja! kalo Zihan di larang sama keluarga, gara-gara dulu tuh pas kita menginap di hotel sama kamu," balas Shara."Zihan di hukum, gara-gara itu?" Erfan merasa tidak enak."Iya sayang, keluarga nya hanya membolehkan dia keluar sampai sore saja, tidak boleh keluar malam," balas Shara dengan nada sedih."Aku harus berbicara sama keluarga kalo gitu," balas Erfan, dengan serius. Karena dia

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 137 Pergi Ke Rumah Shara

    Shara baru membalas pesan Erfan setelah 2 jam pesan dari Erfan di kirim. Shara memberi tahu, jika acaranya di adakan malam hari. Erfan membalas, jika dia akan berangkat ke kota untuk menghadiri acara tersebut. Shara sangat senang, dia pun ingin Erfan menjemputnya, dia rumahnya nanti. Erfan tentu saja setuju, dengan permintaan Shara.===Sore hari tiba, Erfan melajukan mobilnya keluar dari Kampung Mawar. Erfan memakai mobil Lamborghini Veneno Roadster nya yang sudah lama tida dia pakai, semenjak memiliki mobil Lamborghini Urus.Karena Erfan menggunakan mobil sport nya itu, dia sampai di kota memakan waktu lebih lama.Sampai di kota, Erfan langsung pergi menuju rumah Shara, karena Shara mengirim lokasinya.Mobil Erfan masuk ke dalam sebuah kompleks, yang cukup mewah. Mungkin saja kompleks tersebut, adalah kompleks tempat orang kaya dari kota zau tinggal.Masuknya mobil sport mewah, menjadi pusat perhatian penghuni kompleks."Wow, ada Lamborghini masuk ke sini! apa ada yang memiliki

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 136 Kembali Ke Kampung Mawar

    Saat di perjalanan pulang ke hotel, Erfan teringat jika dia memiliki janji ingin membelikan mobil untuk Geya, dan Erfan juga janji kepada Anne akan memberikan hadiah, Karena Anne sudah mengurus proyek pembangunan cabang perusahaan.Erfan pun pergi ke deler mobil tempat dia membeli mobil Lamborghini urus waktu itu.Sampai di sana, Erfan langsung di sambit oleh sales cantik, bernama Sania yang melayaninya dulu."Tuan muda, kita bertemu lagi," ucap Sania, nada bicara sangat genit."Iya nona, aku ingin membeli beberapa unit mobil," balas Erfan, sambil menyeringai nakal.Sania berdiri di hadapan Erfan, dia bertanya dengan nada menggoda."Mobil apa yang tuan muda inginkan?" "1 unit mobil BMW M2, 3 unit mobil BMW M4," balas Erfan. Erfan membeli BMW M2 untuk Geya, dan BMW M4, 1 unit untuk Anne, dan yang dua unit lagi untuk di pakai wanita lainnya, jika mereka ingin pergi menggunakan mobil.Mendengar itu Sania terkejut, tapi tidak lama ekspresinya berubah menjadi senang."Tuan muda, apa kamu

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 135 Nyonya Gina ++

    Karena dress yang Nyonya Gina pakai, memiliki kerah rendah, sehingga Erfan bisa melihat belahan dadanya yang begitu dalam, apa lagi dalam posisi Nyonya Gina membungkuk.Menyadari tatapan Erfan yang tertuju ke dadanya, senyuman nakal, terlukis di bibirnya."Silakan tuan muda, adanya kopi hitam, tidak ada kopi susu," ucap Nyonya Gina, sambil membusung dadanya, saat menyebutkan kata "Susu"Tenggorokan Erfan menjadi kering, melihat tindakan wanita dewasa itu."Apa wanita ini mencoba menggodaku," gumam Erfan di dalam hari. Tubuhnya mulai memanas, tapi dia berusaha menahannya."Wanita ini sangat menarik," gumam Erfan, matanya terus menelusuri tubuh Nyonya Gina.Nyonya Gina tersenyum menggoda, dia berbalik pergi mengambil dokumen di meja kantornya lalu kembali. Nyonya Gina duduk di samping Erfan, jaraknya begitu dekat dengan Erfan, sampai Erfan bisa mencium aroma wanita tubuh wanita itu."Tuan muda, ini dokumennya," ucap Nyonya Gina, dengan nada suara menggoda, sambil meletakkan dokumen itu

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 134 Ibu Reza Memiliki Niat

    Tuan Tanji ragu-ragu sejenak, lalu dia memutuskan untuk berbicara."Tuan muda, apa anda berminat berinvestasi lagi, ke bisnis keluarga saya yang lain?" tanya Tuan Tanji, dengan ragu.Erfan mengalihkan pandangannya kepada Tuan Tanji, lalu menjawab."Tergantung bisnis apa dulu itu," "Bisnis tersebut adalah bisnis perhiasan, Ibu Reza yang menjalankannya. Aku memiliki rencana, untuk memperbesar bisnis perhiasan tersebut," ucap Tuan Tanji."Bisnis perhiasan yah," ucap Erfan, mengangguk-angguk kan kepalanya, sambil mengetuk-ngetuk meja dengan jarinya."Tuan muda tidak perlu khawatir, bisnis perhiasan sangat stabil, apalagi semakin hari harga perhiasan semakin tinggi," ucap Tuan Tanji."Benar tuan muda, bisnis perhiasan yang saya jalankan keuntungannya cukup tinggi dan terus meningkat," sahut Nyonya Gina, Ibu Reza.Erfan menatap Nyonya Gina dan Tuan Tanji, lalu bertanya dengan dengan ekspresi serius."Seberapa besar dana yang kalian inginkan?" "Tidak ada batas tuan muda, semakin besar sem

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status