Home / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 138 Acara Komunitas Mobil

Share

Bab 138 Acara Komunitas Mobil

Author: Tristar
last update publish date: 2026-01-11 19:09:48

Mobil Lamborghini melesat di jalanan kota, dengan suara raungan mesin yang menggelegar.

"Sayang, seru banget yah, naik mobil kayak gini," ucap Shara, dengan antusias.

"Kalo menyetirnya sendiri lebih seru loh," balas Erfan, sambil tersenyum.

"Kalo gitu nanti ajarin aku yah!" pinta Shara, ekspresinya terlihat memohon.

"Oke, nanti aku ajarin," balas Erfan.

Shara terlihat senang, dia mengucup pipi Erfan, lalu memeluk satu lengan Erfan dengan manja.

"Oh iya, kamu gak ngajak Geya? terus Zihan ke mana
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 359 Cukup Dua Ronde

    Emily tak ingin membuang waktu, dia langsung saja bergoyang. Baru saja di goyang, Erfan sudah bisa merasakan rasa nikmat dari goyangan itu. "Emm... ahhh, goyanganmu... terasa nikmat, ahh..." ucap Erfan dengan nada penuh kenikmatan. "Ahhh... ahhh, Ini baru awal, Tuan Muda. Aku... aku akan mengeluarkan semua keterampilanku," balas Emily dengan nada genit, sambil terus meningkatkan keterampilan goyangannya. Benar saja, semakin lama, keterampilan goyangan wanita itu semakin lincah. Rasa yang di rasakan Erfan pun terasa semakin nikmat. Erfan berpikir, jika Emily di bandingkan dengan para wanitanya, Emily tak kalah sama sekali dalam keterampilan goyangannya ini. Bahkan, wajah dan bentuk tubuh, tak kalah dari beberapa wanita Erfan. === Di luar ruangan tempat Erfan dan Emily bercinta. Tampak Inka berdiri di sana, dengan wajah merah, dan mata sayu. "Ahhh... ahhh, terus... enak banget, ahh..." desah Erfan. "Tuan... batangmu sangat nikmat, ahh..." desah Emily. Suara-suara menggairahkan

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 358 Jangan Di Dalam!

    Erfan bergerak cepat, merebahkan wanita itu di sofa, lalu menekannya. "Nona, kamu sangat cantik... tapi kenapa mau tidur dengan banyak pria? Apa kamu hyper, atau terpaksa?" tanya Erfan, sambil menggesekkan ujung batangnya di apem wanita itu. "Emmm... ahhh, aku... terpaksa! Tapi itu semua... demi uang," balas Emily terus terang. "Yang penting semua kebutuhan terpenuhi, aku rela melakukan apapun." Erfan mengangguk mengerti. Memang tak sedikit wanita seperti Emily, yang rela menjual tubuhnya demi uang. Bahkan, awalnya beberapa wanita Erfan pun begitu."Aku masukin, yah," ucap Erfan, sambil menekan masuk batangnya ke apem wanita itu."Ahhh..."Desahan panjang keluar dari mulut Emily, dan tubuhnya tampak menegang, ketika dia merasakan batang besar itu merasuk masuk ke dalam tubuhnya."Ahhh... Tuan Muda... batangmu... besar banget, ahh... terasa sesak di dalam milikku," ucap Emily dengan suara berat, tertahan."Wajar saja... milikmu belum pernah di masuki batang sebesar milikku. Jadi ma

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 357 Emily, Sales Menggoda

    Beberapa menit kemudian, pembelian 20 unit mobil Porsche telah selesai. "Tuan Muda, semuanya sudah selesai. Jadi kita bisa mulai," ucap Emily, sambil duduk di pangkuan Erfan. Tangannya di lingkarkan di leher Erfan, sikapnya itu tampak sangat menggoda. Erfan melirik Inka yang masih duduk di sampingnya. "Apa kamu mau menonton?" tanya Erfan dengan nada main-main. Inka bangkit berdiri, raut wajahnya sedikit cemberut. "Tuan Muda, jangan lupa! Kalau Tuan Muda ke Kota Hua, Tuan Muda harus mengabariku," ucap Inka dengan tegas. "Hey, ini seperti aku yang punya hutang kepadanya. Padahal dia lah yang punya hutang tubuh kepadaku," gumam Erfan di dalam hati dengan nada heran. Pada akhirnya, Erfan mengangguk kepalanya sebagian jawaban. Inka menyunggingkan senyuman menggoda, sambil mengangkat rok mini nya dengan jarinya ke atas. Sampai, Erfan bisa melihat jelas, CD renda ungu yang di kenakan wanita itu. Karena CD itu sangat tipis, Erfan bisa melihat samar-samar belahan apem serta bentuk ape

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 356 Dua Sales Menggoda

    Beberapa saat kemudian, mereka tiba di dealer mobil. Erfan mengajak para wanita itu untuk masuk, namun mereka memilih tetap menunggu di dalam mobil, karena Bu Dita enggan ikut masuk. Pada akhirnya, Erfan masuk seorang diri ke dalam dealer tersebut. Sesampainya di dalam dealer, Erfan langsung disambut oleh dua sales wanita berpenampilan menarik. Namun, di antara mereka, dia tak melihat Sania ~ sales yang biasanya melayaninya. Kedua sales yang menghampiri Erfan tampak jelas sudah mengenalnya. "Selamat datang Tuan Muda, ada yang bisa kami bantu," ucap sales wanita berambut coklat. "Saya ingin membeli mobil Porsche 20 unit, apa dealer ini biasa menyediakannya?" tanya Erfan tanpa basa basi. Mendengar itu, kedua sales itu mematung sejenak. Tak lama, mereka kembali sadar. "Apa Tuan Muda serius? Ingin membeli mobil Porsche sebanyak itu?" tanya sales berambut hitam bergelombang. "Tentu saja saya serius," balas Erfan dengan nada santai. Kedua sales itu saling menatap, tampak kilatan p

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 355 Siap Bercerai

    Terlihat, Erfan bersandar di sandaran tempat tidur. Sementara itu, Nyonya Gina bersandar di dadanya, sambil memeluknya."Nyonya, apa kamu puas?" goda Erfan."Gak perlu bertanya... aku bukan hanya puas, tapi sangat puas!" balas Nyonya Gina dengan suara pelan."Hehehe..." Erfan terkekeh."Nyonya mau pulang, atau menginap di sini?" tanya Erfan."Menginap saja! Kalau pulang, aku takut suamiku meminta jatah kepadaku," balas Nyonya Gina."Kenapa takut? Suamimu gak sekuat aku, hanya butuh waktu sebentar untuk melayaninya," ucap Erfan dengan nada main-main."Iya, kalau masalah itu emang gak masalah. Tapi, lihat vaginaku yang sudah di penuhi cairanmu," ucap Nyonya Gina sambil menunjuk apemnya yang tampak di lumuri cairan Erfan dan cairan Erfan masih mengalir keluar di sana."Walau aku membersihkannya, cairanmu tak akan hilang sepenuhnya. Kalau suamiku melihat sisa cairanmu, dia akan menyadari kalau aku sudah tidur dengan pria

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 354 Nyonya Gina, Sampai Lemas

    Tak lama kemudian, Nyonya Gina kembali tenang. Dia bergerak ~ menyandarkan tubuhnya di dada Erfan, lalu menggerakkan tangannya ~ menggenggam batang besar pria itu."Tuan Muda... mau aku kulum, batang besar mu ini? Atau... mau langsung di masukkan ke vaginaku?" tanya Nyonya Gina dengan nada penuh godaan."Terserah kamu! Kalau kamu sudah gak tahan ingin aku tusuk vaginamu, ya... kita langsung saja," balas Erfan dengan nada main-main."Aku sudah gak tahan mau di tusuk sih... tapi aku mau memainkan batangmu sebentar," ucap Nyonya Gina sambil bergerak turun ke bawah, lalu memosisikan wajahnya di hadapan batang besar itu."Kalau gitu... silakan mainkan dulu," balas Erfan, sambil menyunggingkan seringai nakal. Nyonya Gina menjulurkan lidahnya ~ mulai menjilati batang besar itu."Ahhh.... ahhh..." Rasa nikmat bisa di rasakan Erfan, yang membuatnya secara refleks mengeluarkan suara desahan."Apakah enak, Tuan Muda?" tanya Nyonya

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 171 Bertemu Lusi, Minta Jatah++

    Setelah selesai makan, Erfan pamit ke toilet terlebih dahulu. Sementara Anne menunggu di ruangan tersebut bersama orang lainnya.Saat Erfan sedang berjalan ke toilet, ada wanita yang menyapanya."Kaka ipar," ucap wanita itu, yang ternyata adalah Lusi sepupu Serina.Erfan menengok. Dia melihat orang

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 182 Apa Kabar Anak Nakal!

    Di sore hari, para wanita Erfan yang tinggal di vila sudah berkumpul. Para wanita itu sedang berdiskusi tentang pembagian tugas, untuk mereka.Keputusan di ambil setelah beberapa menit berdiskusi. Serina, Bu Susan, Bu Evi, Bi Ayu, bertugas mengurus vila. Anne, Erlina, Jessy, dan Dewi, bertugas memb

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 170 Rencana membangun Transportasi

    Setelah Anne menikmati sensasi puncak, dia berbalik menekan Erfan di bawahnya. Anne dengan ganas langsung melahap senjata Erfan, dan mulai memainkannya dengan penuh semangat. "Ahh...permainanmu semakin enak ahh," Erfa memuji permainan Anne, yang semakin lama bersamanya semakin terampil. Anne ya

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 174 Menikmati Bu Alin++

    Tangan Erfan meremas dada wanita itu semakin keras penuh dengan nafsu. Setelah cukup lama berciuman bibir mereka terpisah. "Ahh...ahh," suara desahan nikmat keluar dari mulut Bu Alin, saat merasakan sensasi di remas di dadanya. "Emm...ahh...tuan muda buka saja bajuku!" pinta Bu Alin, yang sudah d

    last updateLast Updated : 2026-03-27
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status