Home / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 395 Anggota Komunitas Mobil

Share

Bab 395 Anggota Komunitas Mobil

Author: Tristar
last update publish date: 2026-04-22 17:06:00
"Tuan... aku gak pernah menyangka, kamu akan sehebat dan sekuat ini!" ucap Mona dengan suara pelan.

Erfan menarik Mona ke dalam pelukannya.

"Kamu juga cukup hebat! Kamu yang bisa bertahan paling lama di antara mereka," ucap Erfan sambil sedikit melirik Sulis dan Ratih yang tampak sudah tak bergerak. Entah keduanya pingsan atau tertidur.

Mendengar perkataan Erfan, Mona merasa sangat senang sekaligus bangga.

Senyuman cerah terukir di wajah kelelahannya itu.

"Di masa depan... aku bisa men
Tristar

Teman-teman, author punya buku baru berjudul "Pemuda Pemikat Gadis Desa". Jangan lupa mampir dan baca, ya!

| 2
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 423 Jatah, Sambil Membahas Vila

    Di dalam, Erfan duduk di sofa yang tampak sederhana dengan santai."Tuan Muda, mau minum apa?" tanya Bu Alin dengan nada sedikit genit.Erfan menatap wanita itu dari bawah sampai atas. Hari ini, wanita itu tampak sangat menggoda. Pakaian yang dikenakan adalah sebuah dress ketat dan seksi, sehingga lekuk tubuhnya tampak tercetak jelas.Mata Erfan berhenti di bagian payudara wanita itu yang tampak menjulang tinggi."Aku mau minum susumu saja," celetuk Erfan dengan nada main-main."Ih, Tuan Muda... baru juga dateng, udah nakal aja," gerutu Bu Alin dengan nada genit."Kenapa? Kamu gak mau ngasih jatah sama aku?" tanya Erfan."Kata siapa gak mau?" balas Bu Alin, sambil duduk di pangkuan Erfan. "Tapi kan tadi Tuan Muda bilang mau minum susu aku! Payudaraku gak ada susunya, jadi Tuan Muda gak bakalan dapat susu," ucap Bu Alin, sambil menggesekkan payudaranya itu di dada Erfan. Tangan Erfan hinggap di salah satu payuda

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 422 Memberitahu Hubungan Dengan Alana

    Beberapa saat kemudian, terlihat Erfan dan Alana keluar dari kamar. Penampilan mereka sudah sangat rapi. Mereka berdua berjalan ke lantai bawah, sambil bergandengan tangan ~ dengan mesra. Alana tak merasa khawatir sama sekali, hubungannya dengan Erfan di ketahui para wanita Erfan. Lagi pula, dia sudah menegaskan akan menjadi wanita Erfan. Sampai di lantai bawah, terlihat para wanita Erfan semuanya berada di sana. Saat para wanita itu melihat Alana yang menggandeng tangan Erfan, mereka seketika melempar tatapan penuh pengertian. "Ternyata.... kamu udah di taklukkan, yah.... sama pria nakal itu," ucap Jessy kepada Alana, dengan nada main-main. "Huh, gimana lagi... aku gak sanggup nahan godaannya," balas Alana ~ berpura-pura tak berdaya."Gimana, enak gak?" tanya Dewi dengan nada main-main."Enak banget! Pria ini sangat hebat," balas Alana, tanpa malu sama sekali."Udah, jangan bahas yang kayak gitu!

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 421 Jatah Pagi

    "Dari pada kamu selingkuh terus sama aku... kamu minta cerai saja! Terus jadi wanitaku," ucap Erfan dengan nada merayu. Tanpa di duga, Alana langsung mengangguk. "Aku akan coba minta cerai nanti!" Erfan pun merasa sedikit terkejut. Karena pasalnya, dia hanya bercanda tadi. Namun tak di sangka, Alana langsung setuju begitu saja. "Kamu serius?" tanya Erfan. "Serius, dong! Aku mau sama kamu aja. Udah ganteng, kaya, jago di ranjang lagi," balas Alana. Jari telunjuknya terus membuat gambar lingkaran di dada Erfan. "Hey, bukannya kamu sangat mencintai suamimu? Bahkan kamu sampai menentang keluarga pas mau nikah sama dia," ucap Erfan dengan nada menyelidik. "Itu dulu! Sekarang udah engga. Aku sangat lelah menghadapi suamiku itu," balas Alana dengan nada malas. "Emangnya kenapa?" tanya Erfan. "Bayangkan saja. Dia setiap hari hanya bersenang-senang, sedangkan aku... harus berusaha nyari uang. Bahkan aku dengar, dia berselingkuh sama salah satu sales di dealer ku. Padahal, dia gak mam

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 420 Hampir Pingsan

    Alana menoleh ke arah Erfan, sambil bangkit dari posisinya. Ekspresi kepuasan, sangat jelas terlukis di wajah wanita itu. "Tuan Muda... kamu hebat banget! Aku belum pernah merasakan senikmat tadi," ucap Alana. Erfan menarik wanita ke dalam pelukannya. "Kalau gitu... ayo kita lanjut! Aku akan buat kamu terus merasakan kenikmatan ~ sampai kamu lemas," ucapnya dengan nada main-main. "Emang kamu udah bisa lanjut lagi?" tanya Alana dengan nada ragu. Erfan meraih tangan Alana, lalu meletakkannya di batangnya. "Rasanya ini... batangku masih sangat keras! Jadi... tentu saja aku bisa langsung lanjut." "Kamu benar-benar sangat kuat!" ucap Alana dengan nada memuji. "Kalau gitu... ayo kita lanjut! Sekarang aku yang mengambil kendali," lanjutnya dengan nada menggoda. Erfan mengangguk setuju. Alana bangkit dari pelukan Erfan. Namun, sebelum dia mengambil posisi, dia bergegas mengulum batang Erfan terlebih dahulu.

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 419 Alana Menggila Di Bawah Gempuran

    Erfan melebarkan kaki wanita itu selebar mungkin. Kemudian, dia memosisikan ujung batangnya di lubang apem wanita itu. Setelah posisi di rasa pas, Erfan mendorong masuk batang itu ke dalam apem tersebut. "Ahhh..." Desahan nikmat keluar dari mulut mereka hampir bersamaan. Namun, suara desahan Alana, memiliki sedikit erangan kesakitan. "Ahhh... hah... Tuan Muda... punyamu besar banget! Sangat... sangat sesak! Ahh... agak sakit!" ucap Alana dengan suara berat. Ekspresinya tampak mengernyit. "Tahan, yah!" ucap Erfan, lalu dia menabah tenaganya untuk mendorong batangnya itu. "Ahhh... semakin dalam, ahh..." desah Alana. Setelah berjuang sedikit agak lama, akhirnya batang itu masuk sampai mentok di dalam apem wanita itu. "Ahhh... mentok banget di dalam.... ahh... agak sakit, Tuan Muda," ringis Alana. "Gak akan lama hilang, kok! Kalau udah hilang... pasti akan sangat nikmat," ucap Erfan dengan nada meng

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 418 Pemanasan Sama Alana

    Erfan bisa merasakan dengan jelas, kalau apem wanita itu sudah sangat basah. Dia melepaskan puting payudara wanita itu, lalu dia berkata. "Kamu udah basah banget yah! Sekarang, biar aku buat kamu semakin basah." Setelah selesai berbicara, Erfan menusukkan dua jarinya ke dalam apem wanita itu. "Ahhh..." Alana kembali mengeluarkan desahan panjang dengan tubuh yang tampak menegang hebat. "Apemmu ternyata masih sangat sempit. Dua jariku saja udah sesak di dalam. Apalagi kalau batangku yang masuk," ujar Erfan dengan nada main-main. Perlahan jarinya mulai bergerak di dalam apem wanita itu. "Shh... Ahhh... punya suamiku... berukuran normal, jadi wajar saja ~ kalau milikku masih sangat sempit," balas Alana. "Kamu harus mengerti! Kalau apemmu ini sudah di tusuk batangku, pasti akan jadi longgar untuk ukuran milik suamimu," ucap Erfan dengan nada main-main. "Aku gak peduli!" tegas Alana. "Hehe, kalau gitu, aku lanjut," ucap Erfan, lalu dia kembali mengisap puting payudara wanit

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 133 Berbisnis Dengan Reza

    Setelah Frisa tidur pulas, Erfan pergi ke kamar tempat para wanita lainnya berada. Saat di masuk ke dalam kamar, matanya langsung berbinar. Dia melihat para wanita sedang duduk di atas kasur, mereka sudah menggunakan pakaian tidur seksi tembus pandang, memperlihatkan lekuk tubuh menggoda itu samar

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 124 Di Temani Bu Jessy++

    Di dalam kamar mandi, Erfan mengisi bathtup dengan air, lalu memberinya sabun, yang sudah di siapkan. Sambil menunggu, dia kembali berciuman panas bersama Bu Jessy. Tangannya mulai meraba tubuh seksi itu, dan akhirnya hinggap di dada besar yang masih tertutup bra renda hitam. Erfan meremas dada B

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 126 Wisata Pantai

    Pantai tidak lah jauh dari hotel, cukup beberapa menit, mereka sudah sampai di pantai. Saat mobil Erfan masuk ke dalam parkiran pantai, itu langsung menjadi pusat perhatian. Selain suaranya yang merdu, mobil Erfan terlihat sangat mewah. "Itu Lamborghini Urus!" ucap Seorang pria, sambil menyenggol

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 108 Shara Sangat Kejam

    Erfan dan para wanita sampai di hotel. Mereka tidak langsung bermain, karena perut mereka semua merasakan lapar, dan akhirnya mereka memesan makanan terlebih dahulu. "Sambil menunggu makanan, aku akan menepati taruhan tadi!" ucap Shara, sambil berjalan menuju Erfan. "Kamu beneran mau putus denga

    last updateLast Updated : 2026-03-23
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status