Home / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 438 Riana Keenakan

Share

Bab 438 Riana Keenakan

Author: Tristar
last update publish date: 2026-05-18 22:41:25

"Sayang... ahhh... coba lebih cepat!" pinta Riana. Dia sudah merasakan nikmat saat di gempur pelan, jadi dia penasaran gimana rasanya kalau gempuran itu lebih cepat.

"Oke... kalau itu yang kamu mau!" balas Erfan, sambil meningkatkan intensitas gempurannya.

Meski begitu, Erfan tahu batasan. Riana baru saja di jebol olehnya, jadi dia tak bergerak terlalu keras ~ seperti yang biasa dia lakukan kepada wanitanya yang lain.

"Ahhh... ahh... sayang, enak... ahh... rasanya lebih jelas, hah... enak bange
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 438 Riana Keenakan

    "Sayang... ahhh... coba lebih cepat!" pinta Riana. Dia sudah merasakan nikmat saat di gempur pelan, jadi dia penasaran gimana rasanya kalau gempuran itu lebih cepat."Oke... kalau itu yang kamu mau!" balas Erfan, sambil meningkatkan intensitas gempurannya.Meski begitu, Erfan tahu batasan. Riana baru saja di jebol olehnya, jadi dia tak bergerak terlalu keras ~ seperti yang biasa dia lakukan kepada wanitanya yang lain."Ahhh... ahh... sayang, enak... ahh... rasanya lebih jelas, hah... enak banget," Riana tampak sangat menikmati gempuran Erfan."Nikmati sayang... semakin lama, bakalan semakin nikmat," ucap Erfan.Tangan Erfan berpindah dari pinggang Riana ke payudaranya, lalu remasan keras dia lakukan di kedua payudara wanita itu.Mendapatkan serangan di payudaranya, sensasi nikmat yang di rasakan Riana ~ semakin hebat."Ahh... enak sayang... aku gak nyangka, bercinta bakalan seenak ini," racau Riana."Hei... kalau bercintanya sama aku... pasti enak! Kalau sama pria lain, belum tentu! A

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 437 Robek Segel

    Tak lama kemudian, kekakuan Riana berangsur-angsur menghilang. Jilatannya itu menjadi lincah, bahkan terkesan ganas. Rasa nikmat yang di rasakan Erfan, tentu saja semakin besar. "Ahh... ahh, sayang... iya bagus, benar.. kayak gitu... terus sayang, enak banget... ahh.." racau Erfan. Melihat dan mendengar Erfan yang menikmati, menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Riana. Karena hal itu, dia berusaha melakukan permainannya sebaik mungkin. Setelah puas menjilat, Riana memasukkan batang itu ke dalam mulutnya. Karena ukurannya yang besar, Riana pada awalnya merasa kesulitan, karena giginya terus bersentuhan dengan batang itu. Namun, setelah berusaha, dia berhasil menyesuaikan. "Ahhh... bagus sayang, kamu hebat banget!" Erfan melontarkan pujian, agar wanita itu lebih bersemangat dan tidak merasa kalau Erfan tidak menikmati permainannya. Riana mulai mengulum batang besar itu. Pada awalnya, kulumannya itu sangat lambat, tapi lama kelamaan ~ kulumannya menjadi cepat. "Ahhh... iya bagus

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 436 Ternyata Masih Segel

    Satu tangan Erfan turun ke paha bagian dalam Riana, masuk ke dalam CD nya, lalu dua jari menyentuh lubang apem wanita itu.Merasakan sentuhan itu, Riana seperti di sengat listrik. Tubuhnya menegang dan suara desahan keluar dari mulutnya ~ mengalun panjang. "Ahhh..."Erfan merasakan dengan jelas, kondisi apem wanita itu. Di sana, ternyata sudah sangat becek oleh cairan yang terasa licin.Erfan mengeluarkan puting wanita itu dari mulutnya, lalu dia berkata. "Sayang, kamu udah becek banget! Kami juga udah gak tahan, yah?" "Aku udah gak tahan dari tadi! Gara-gara kamu bercinta sama Jessy dan Anne di kolam," Riana akhirnya mengatakan apa yang di pendam di dalam hatinya."Hehe, tenang saja... aku bakalan tanggung jawab, kok," ucap Erfan dengan nada main-main.Dia mulai menggerakkan jarinya di lubang apem itu ~ memberikan gesekan naik turun dan memutar di sana.Namun, saat Erfan ingin memasukkan jarinya itu ke dalam apem Riana, keningnya seketika mengernyit. Karena dia merasakan, kalau lub

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 435 Gak Sabar Menikmati Riana

    Setelah matahari terbenam sepenuhnya, Erfan dan semua wanitanya meninggalkan kolam berenang. Mereka pergi membersihkan diri, setelah itu kembali berkumpul di lantai bawah. Para wanita yang bertugas mengurus vila, langsung sibuk memasak hidangan untuk makan malam. Bahkan, ada beberapa wanita yang bukan tugasnya pun ikut membantu. Setelah hidangan siap, mereka semua pergi menyantap hidangan itu di ruang makan. Saat makan malam sedang berlangsung, para wanita Erfan terus saja melontarkan berbagai godaan kepada Riana. Namun, sekarang Riana berbeda dari sebelumnya. Dia menanggapi godaan itu dengan santai, tidak menujukan rasa malu sama sekali. "Saudari Dokter, kan kamu sekarang jadi wanita pria nakal itu, terus... tunanganmu itu gimana?" tanya Dewi. "Yah... aku putusin dia! Masa aku mau berhubungan sama dua pria... pasti Tuan Muda nakal itu bakalan marah besar," balas Riana dengan nada menyindir. Erfan hanya tersenyum, sambil menggelengkan kepalanya perlahan. "Emangnya, keluargamu

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 434 Riana Takluk?

    Melihat Erfan menuju ke arahnya, Riana merasa sedikit panik. Saat dia hendak berenang menjauh, para wanita Erfan yang berada di sekitarnya itu langsung menutup jalan. Langkah para wanita itu tampak sangat halus ~ seakan-akan itu adalah ke tidak sengaja an.Karena tak ada jalan, pada akhirnya Riana dengan patuh diam di tempatnya.Dalam sekejap, Erfan sampai di dekat para wanita itu. Dia mengusap wajahnya, dan membenarkan rambutnya dengan gaya santai."Sayang, kamu udah puas?" tanya Bu Sandra dengan nada genitnya."Masih belum, apa kamu mau melanjutkan?" tanya Erfan dengan nada santai, sambil melingkarkan tangannya di pinggang Bu Sandra."Enggak ah, aku mau berenang aja... aku lagi gak mau bercinta," balas Bu Sandra."Ya sudah kalau kamu gak mau," ucap Erfan.Bu Sandra melepaskan tangan Erfan, mata Bu Sandra tertuju ke arah para wanita yang lainnya, tatapan wanita itu seperti memberi sebuah kode. Setelah itu, Bu Sandra berenang menjauh dari sana.Beberapa wanita Erfan yang mendapatkan t

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 433 Gak Mungkin, Dia Sekuat Itu

    Riana mengira kalau Erfan dan Jessy sudah selesai. Namun, dia merasa sangat heran, saat melihat Erfan kembali memosisikan tubuh Jessy, dan menusukkan batangnya kembali ke apem wanita itu. "Ehh... mereka mulai lagi?" gumam Riana di dalam hati. "Emangnya... miliknya gak lemas? Bukannya milik pria suka lemas pas udah keluar?" Berbagai pertanyaan bersahutan di dalam benak Riana.Permainan panas Erfan dan Jessy di ronde kedua berlangsung selama beberapa menit yang cukup lama. Sampai pada akhirnya, mereka berdua kembali mendapatkan puncaknya.Riana kira, permainan itu telah selesai, karena dia melihat, Erfan dan Jessy berpisah. Namun, tebakannya itu salah. Setelah berpisah dengan Jessy, Erfan menarik wanita yang berada paling dekat dengannya. Wanita itu adalah Anne. Anne langsung paham, kalau Erfan ingin melakukannya dengan dirinya."Sayang, kenapa kamu gak lanjut sama Jessy aja?" tanya Anne dengan nada genit, sambil melingkarkan tangannya di leher Erfan."Aku mau main sama kamu, sudah l

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 112 Kematian Suami Bi Ayu dan Bu Susan

    Tapi alam berkehendak lain, beberapa menit kemudian, Pak Jukri suami Bu Susan meninggal, tidak lama setelah itu, Ningsih juga meninggal.Akhirnya Erfan memutar balik mobil, tidak ada gunanya melanjutkan perjalanan ke rumah sakit.Di jalan pulang, Pak RW menelepon salah satu warga di kampung, member

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 111 2 vs 1 Di Hutan, Malah Di Gigit Ular

    Bu Susan yang mendengar suaminya di gigit ular sangat cemas. "Mereka mereka bercinta di dalam hutan, lalu digigit ular!" jawaban Anne, membuat Erfan dan Bu Susan seketika terdiam.Wajah Bu Susan seketika memucat, yang perasaan khawatirnya di gantikan dengan amarah."Bajingan! ternyata begitu kelak

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 107 Shara Dan Zihan

    Erfan menarik Geya, dan ingin bermain dengannya, tapi Geya buru-buru menghentikannya."Sayang, gua aku masih sakit! jangan di masukin dulu yah," ucap Geya, dengan nada memohon.Sebelum Erfan menjawab, Shara berkata."Geya gimana kalo aku menggantikanmu?" ucap Shara, dengan nada penuh hasrat."Aku j

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 117 Persiapan Liburan

    Erfan menatap Bi Ayu dan Bu Susan, secara bergantian. "Oke...agar Bi Ayu, Tesa, Bu Susan, dan Cika, gak sedih lagi, gimana kalo besok kita pergi berlibur!" ucap Erfan. "Kapan dan Ke mana?" tanya Dewi, dengan antusias. "Kalo besok gimana? tempatnya tentukan saja sama kalian!" ucap Erfan. "Gi

    last updateLast Updated : 2026-03-23
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status