Home / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 66 Mendapat Restu

Share

Bab 66 Mendapat Restu

Author: Tristar
last update publish date: 2025-12-24 11:00:25

Erfan merebahkan Serina, menekannya di bawah tubuhnya. Tatapan Erfan sangat panas, terbakar api hasrat yang sangat membara. Serina menatap Erfan dengan tatapan genit, terus memprovokasi Erfan.

"Ayo sayang, aku siap! tiduri aku dengan keras!" pinta Serina dengan nada menggoda.

Erfan tidak tahan lagi, dia memposisikan senjatanya di gua milik Serina, dengan sekali hentakkan keras, senjata besar dan panjangnya itu tertelan sepenuhnya oleh gua Serina. Suara erangan nikmat keduanya bergema di dalam k
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 325 Rayuan Kakak Ipar

    Keesokan paginya, Erfan pergi ke lokasi wisata, mengantar Kak Gisel. Sepanjang perjalanan itu, Erfan mulai merasakan ada sesuatu yang berbeda dari sikap Kak Gisel. Wanita itu tampak lebih berani dari biasanya ~ kata-katanya mulai diselipi godaan halus, sementara gerak tubuhnya seakan sengaja mempertegas maksud yang tersembunyi. Sikapnya yang dulu cenderung sopan kini berubah menjadi lebih terbuka, bahkan nyaris tanpa ragu mempermainkan suasana di antara mereka. Dari sikap seperti itu, Erfan bisa menebak, kalau wanita itu memiliki ketertarikan kepadanya. Jika itu benar, Erfan tak keberatan melayaninya. Lagipula, Kak Gisel tampak sangat cantik dan memiliki tubuh yang begitu menggoda. Pria nakal sepertinya, tentu tidak akan melewatkan hal baik seperti itu. "Erfan, wanitamu sangat banyak! kalau mereka meminta jatah bersamaan, apa kamu kuat?" tanya Kak Gisel dengan nada main-main. Mata indahnya itu menatap Erfan, terlintas cahaya panas di sorot matanya. "Tentu saja aku kuat! kalau gak

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 234 Berlumuran Cairan Cinta

    Erfan bersandar di sandaran tempat tidur, sambil memandang Tesa yang sedang menikmati puncaknya. Frisa menghampiri Erfan, lalu dia bersandar di dadanya, tangannya langsung menggenggam batang pria itu, lalu mengocoknya."Kakak, aku mainin, yah?" Erfan mengangguk sambil tersenyum tipis, ekspresi wajahnya tampak sangat nakal, dan sorot matanya terlihat sangat panas.Frisa turun kebagian bawah tubuh Erfan, sampai posisi batang besar itu berada tepat di hadapannya. Tak membuang waktu, gadis itu langsung saja memainkan batang Erfan."Emm... ahh..." rasa nikmat bisa Erfan rasakan, yang membuatnya secara refleks mengeluarkan desahan.Tesa yang sudah selesai menikmati puncaknya, langsung menghampiri Frisa. Dia mengambil posisi seperti Frisa."Fris, bagi-bagi dong! biar nanti hasilnya di bagi-bagi juga," ucap Tesa.Frisa mengangguk setuju, laku dia mengeluarkan batang Erfan. Pada akhirnya, kedua wanita itu bek

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 323 Di Manja Dua Gadis Nakal

    "Jadi, gimana perkembangan konten kalian?" tanya Erfan kepada kedua gadis itu. "Meningkat pesat kak! semenjak Kak Calista sering kolaborasi sama kami, penggemar kami meningkat pesat," balas Tesa dengan penuh semangat. "Baguslah! kalian harus tetap semangat!" ucap Erfan. "Kalau kalian semakin terkenal, aku gak perlu mencari orang untuk mempromosikan tempat wisata ~ kalau sudah jadi nanti." "Jangan khawatir! Saat tempat wisata itu selesai di bangun, kami pasti! sudah jadi konten kreator populer," ucap Frisa dengan penuh percaya diri.Erfan mengangguk sambil tersenyum tipis.Tesa bergerak membuka pakaian Erfan."Gadis, kamu sangat buru-buru. Udah gak tahan, yah?" tanya Erfan dengan nada main-main."Iya nih, udah gak tahan," balas Tesa, sambil bertingkah genit.Hanya butuh beberapa nafas, sebelum semua pakaian Erfan terlepas sepenuhnya."Kakak, kita perlu buka pakaian, gak?" tanya Frisa dengan nada main-

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 322 Mengunjungi Tesa Dan Frisa

    Pada malam hari, suasana vila terasa hangat dan penuh kebersamaan. Erfan duduk di tengah, dikelilingi oleh para wanita. Setelah memastikan perhatian mereka tertuju padanya, Erfan pun menyampaikan niatnya. "Lusa, aku akan mengantar Bu Susan dan Cika ke Kota Hua," ucapnya dengan nada tenang. Mendengar hal itu, para wanita saling berpandangan sejenak, lalu mengangguk setuju. Tak ada penolakan sedikit pun. Bagi mereka, keputusan itu adalah hal yang wajar. Bu Susan adalah bagian dari kehidupan Erfan, dan Cika, sebagai anaknya, tentu pantas mendapatkan perhatian serta kehadiran sosok orang tua. Erfan memandang Kak Gisel, lalu dia berkata. "Besok, aku akan mengantar kakak ~ mencari lahan." Kak Gisel mengangguk, sorot matanya mengeluarkan sedikit kilatan panas. Namun, semua orang tidak ada yang menyadarinya. "Erfan, berapa lama kamu di Kota Hua?" tanya Tante Yurike. Erfan memandang Bu Susan, karena dia belum tahu, kunjungan wisata itu berlangsung berapa lama. Bu Susan langsung mengert

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 321 Kak Gisel Menguping++

    "Sayang, mau langsung mulai?" tanya Erfan dengan nada menggoda. "Ayo. Mau gaya apa, sayang?" tanya Bu Susan dengan nada genit. "Kamu nungguin, sayang!" perintah Erfan. Bu Susan mengambil posisi menungging membelakangi Erfan. Kepalanya di posisikan lebih rendah dari pantatnya. Melihat posisi yang sudah pas, Erfan langsung memosisikan batang besarnya itu di lubang apem wanita itu, lalu dia mendorongnya masuk sampai mentok di dalam. "Ahhhh..." desahan panjang bergema di dalam kamar, saat tubuh keduanya menyatu sempurna. "Sayang, enak banget... ahh..." ujar Bu Susan, nada bicaranya terdengar sangat menikmati. "Vaginamu... sangat enak, sayang! batangku di jepit erat di dalam." Erfan mulai menggerakkan batangnya maju mundur di dalam sana dengan gerakan cepat. Sehingga, suara benturan antara pahanya dan pantat wanita itu menimbulkan suara khas yang

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 320 Kak Gisel Ikut Pulang

    Kakak perempuan pertama Diva yang bernama, Gisel, tampak ingin berkata, namun dia tampak ragu.Diva menyadari itu, lalu dia bertanya kepada kakaknya itu. "Ada apa kak? kalau ada yang mau kakak katakan, katakan saja!" "Sebenarnya... aku kepikiran membuka bisnis di sana. Tapi... bisnis yang bisa aku buat hanyalah bisnis sederhana," ujar Kak Gisel dengan nada canggung."Emangnya... bisnis apa yang kakak ingin buat?" tanya Erfan dengan serius."Bisnis penginapan, seperti bisnis yang aku jalankan di sini," balas Kak Gisel."Itu bagus kak! kalau kakak mau buat bisnis itu, buat lah secepatnya!" ucap Erfan menyarankan."Apa... bisnis seperti itu akan laku? di tempat mewah yang akan kamu bangun?" tanya Kak Gisel, dia merasa ragu."Yah pasti laku! walau tempat yang dibangun mewah, tapi pengunjung yang datang, gak semuanya mau menyia-nyiakan uang, buat tidur di hotel mewah. Bahkan, kebanyakan pasti memilih tinggal di penginapan se

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 54 Deni Di Hajar Warga

    Masih di kempung mawar, di sebuah rumah seorang janda desa, yang terkenal suka menggoda pria, yaitu Bu Ningsih.Di dalam kamar, terlihat suami Serina yaitu Deni, sedang menggempur wanita di bawahnya, wanita tersebut yaitu Bu Ningsih."Ahh...ahh...terus ah enak!" desahan Bu Ningsih bergema di dalan

    last updateLast Updated : 2026-03-19
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 42 Rumah Serina - Kantor Anne

    Pagi hari, Erfan yang sedang tertidur, matanya terbuka perlahan. Karena dia merasa ada yang bergerak di atas tubuhnya. Saat matanya terbuka, dia melihat wajah cantik Serina berada di atas wajahnya. Serina menatap Erfan, yang terbangun sambil tersenyum indah. Serina berbicara dengan suara lembu

    last updateLast Updated : 2026-03-19
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 49 Ibu Dan Anak Menjadi Simpanan

    Ucapan Geya, hampir membuat Erfan tersedak makanan. Dia kira Geya akan menyerah kepadanya, karena dia sangat cantik, tidak mungkin kekurangan pria tampan apalagi Geya hidup di kota."Oh sial, apa aku terlalu tampan? ucap Erfan di dalam hatinya, dia merasa tidak berdaya tapi dia hanya bisa menyalahk

    last updateLast Updated : 2026-03-19
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 50 Rencana

    Erfan menjelaskan tentang Serina, yang mendapatkan kekerasan dari suaminya, dan ingin mengumpulkan bukti, agar Serina bisa cerai dari suaminya."Sial, si Deni itu dia memang buka manusia!" umat Bi Ayu."Ketiga gadis itu sekolah?" tanya Erfan."Iyah, mereka belum pulang, nanti jam 3 sore pulangnya,"

    last updateLast Updated : 2026-03-19
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status