Beranda / Romansa / Hate You To The Bone / 32. Rasa Bersalah

Share

32. Rasa Bersalah

Penulis: Rainina
last update Tanggal publikasi: 2025-06-09 21:45:28

Silvi tahu Julian gila. Tapi ia tidak tahu bahwa pria itu akan cukup percaya diri untuk mencoba menyentuhnya begitu ia masuk ke kamar, seolah kemarahannya tadi tidak ada artinya.

Silvi mendorongnya menjauh ketika Julian semakin menempelinya. Wajahnya terangkat, menatap Julian dengan mata yang terbuka lebar, menghakiminya. Silvi tidak mengatakan apa pun. Tapi mata itu sudah cukup mengatakan segalanya.

Julian menyadari pesan dari tatapan Silvi. Pria itu kemudian memegang bahu Silvi, begitu kuat.
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Hate You To The Bone   56. BAB 56

    Malam semakin larut, menelan seluruh suara keributan yang terjadi siang tadi. Rumah besar itu kini sunyi senyap. Vanessa dan ayahnya sudah lama masuk ke kamar mereka, mengira Silvi sedang beristirahat untuk memulihkan diri.Tapi Silvi tidak tidur. Ia duduk di tepi ranjang dengan tas kecil di pangkuannya. Tidak ada pakaian yang ia bawa, tidak ada barang berharga. Hanya ponsel, dompet, dan secarik foto USG yang ia remas dalam genggamannya.Anehnya, pikiran Silvi terasa lebih jernih.Teriakan ibunya siang tadi, wajah bersalah Celine, kekecewaan Samuel, dan kebaikan Vanessa yang terasa menyakitkan... semuanya berputar menjadi satu kesimpulan yang sederhana.Ia harus pergi dari sini.Selama ia berada di sini, ia hanya akan menjadi pembawa sial. Dan orang-orang baik seperti ayahnya dan Vanessa tidak pantas mendapatkan kesialan itu.Tempatnya bukan di sini. Tempatnya adalah di sisi seseorang yang sama rusaknya dengan dirinya. Seseorang yang bersedia menerimanya apapun yang terjadi.Silvi berd

  • Hate You To The Bone   55. BAB 55

    Celine seharusnya seharusnya mencoba memahami apa yang Silvi sedang lewati. Tapi ia justru terobsesi akan keinginannya sendiri untuk menebus kesalahannya.Pada akhirnya, ia justru kembali melukai wanita itu dengan menemukan wanita yang ia kira bisa membantunya menyelamatkan Silvi tapi justru merupakan seorang monster. Wanita itu tidak henti-hentinya berusaha menghubunginya, memaksanya Celine mempertemukannya dengan Silvi.‘Kalau kamu tidak mau, aku akan menemuinya sendiri!’Pesan itu menjadi pemicu Celine meminta Vanya untuk mengantarkan dirinya ke rumah Silvi detik itu juga setelah beberapa hari mencoba menahan diri setelah kemarahan Silvi. Tapi ia justru terlambat karena wanita itu sekarang sudah berdiri di pintu rumah keluarga Silvi dan ia hanya mampu berusaha menahan ibu dari wanita itu agar tidak memaksa masuk dan menghampiri Silvi.“Anak tidak tahu diri!”Celine menahan nafasnya saat ia mendengar kalimat itu meluncur dengan mudahnya dari bibir Anastasia. Ia memalingkan wajah k

  • Hate You To The Bone   54. BAB 54

    Silvi membenci ibunya.Sejak pertama kali ia menyadari bahwa hidupnya dibangun atas dasar kebohongan, Silvi selalu mengingatkan dirinya akan satu hal. Apa pun yang dikatakan ibunya, semuanya hanyalah kebohongan yang diberikan demi keuntungan wanita itu.Tapi Silvi selalu mempercayai satu hal secara konsisten, satu hal yang dikatakan ibunya untuk pertama kali saat ia pulang dengan keadaan rumah yang berantakan. Bahwa Silvi adalah pembawa sial.Wanita itu mengatakannya sambil memegang bahunya dengan erat hingga meninggalkan jejak yang baru hilang setelah berhari-hari.Silvi mencoba melupakan kalimat itu, berusaha menjalankan hidupnya seolah kalimat yang sama tidak menghantuinya di setiap malam di mana ia merasa kesepian. Tapi, ia tidak bisa. Kalimat itu terus berbisik di kepalanya dan tidak berhenti dari ia bangun hingga tidur lagi. Bahkan, kalimat itu kembali muncul di hari ini ketika ia melihat ibunya berada di depan pintu, berdiri di depan seorang asisten rumah tangga yang terli

  • Hate You To The Bone   53. BAB 53

    Vanessa memperhatikan Silvi dari celah pintu yang ia buka. Anak tirinya itu tidak lagi bergerak dari kamarnya selama dua hari. Bahkan walau dua orang yang terakhir kali datang menemuinya kembali datang ke rumah mereka, Silvi menolak kedatangan mereka secara terang-terangan.Ia tidak tahu apa yang terjadi, tapi ia sudah berniat akan melakukan apa pun untuk membantu Silvi begitu ia mendengar dari suaminya bahwa wanita itu sedang hamil dan butuh banyak dukungan.Tapi bagaimana cara untuk membantu seseorang yang bahkan tidak ingin dibantu?Silvi selalu diam di kamarnya, makan secara terpisah ketika Vanessa sudah selesai makan. Selain itu, ia hanya keluar jika memang diperlukan. Fakta bahwa Silvi hanya keluar

  • Hate You To The Bone   52. BAB 52

    Saat keheningan di ujung telepon bertahan terlalu lama, Anastasia tahu pria di seberang sana telah memakan umpannya. Maka ia melanjutkan dengan nada yang manis."Kalau kamu mau tahu, aku bisa memberitahumu… dengan satu syarat."Terdengar helaan napas dari seberang lalu suara yang terdengar terasa dingin, tapi tak bisa sepenuhnya menyembunyikan kegugupan yang mulai merayap."Apa maumu?"Anastasia bangkit dari tempat duduk dan berjalan perlahan ke arah jendela. Menatap bayangan wajahnya di sana."Aku ingin kamu membantuku," ucapnya ringan, "Aku ingin Silvi menghubungiku. Kamu bisa menyebut namaku kapan saja. Kalau dia tahu kamu tahu tempatnya dariku, dia akan menghubungiku."

  • Hate You To The Bone   51. BAB 51

    Mami tahu kamu kembali ke rumah itu.Silvi membaca pesan yang baru saja masuk dari ibunya dengan tangan yang gemetar. Belum ada 24 jam sejak Samuel dan Celine datang ke rumah ini dan sekarang ia harus menghadapi ibunya?Apa Papi kamu menanyakan keadaan Mami?Silvi sudah mengangkat tangannya untuk melemparkan ponsel itu ke dinding ketika benda itu bergetar di tangannya, membuatnya mengintip nama yang muncul di layarnya.MamiSesuai dengan dugaannya. Silvi mulai bertanya-tanya mengapa ia masih menyimpan nomor itu.Dan kenapa wanita itu masih memiliki cukup rasa percay

  • Hate You To The Bone   42. Tulus

    Silvi terus menundanya kemarin.Setiap kali Julian menunjukkan test pack yang sudah dibeli, Silvi selalu menggunakan alasan bahwa kepalanya sakit dan badannya terlalu lemas untuk berjalan ke kamar mandi. Julian mengalah, tapi wajahnya terus memancarkan kekhawatiran yang terasa mengganggu.“Justru k

  • Hate You To The Bone   41. Dugaan

    “Gimana kalau kita nikah aja?”Pertanyaan itu datang bagai bom kedua yang dilemparkan Julian setelah membahas mengenai kepindahan mereka kemarin. Silvi bahkan tidak dapat mengendalikan ekspresinya karena tidak menyangka Julian akan mengatakannya pagi ini.Mungkin dia harus bersyukur karena saat ini

  • Hate You To The Bone   40. Bualan

    Silvi menghela nafas lega saat mendengar suara dari seberang telfon. Itu benar-benar Celine. Bukan rekaman, bukan jebakan. Suara nyata yang datang dari seseorang yang setidaknya masih peduli. Seseorang yang bukan Julian.“Kenapa kamu mencariku?” tanyanya pelan, waspada.“Aku mau minta maaf,” jawab

  • Hate You To The Bone   39. Hitungan Mundur

    Pagi itu, Silvi yang sedang berdiri di ruang tamu memperhatikan pintu dan jendela yang tertutup rapat. Setelah ia diizinkan keluar dari kamar, Silvi baru menyadari bahwa hanya segelintir orang yang diizinkan keluar dari rumah itu secara rutin. Dan semua harus atas seizin Julian.Matanya memperhatik

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status