分享

Bab 18

作者: Simon
Ayu tertegun sejenak, lalu matanya memerah. "Bu Alesha, kamu benar-benar orang yang baik."

Alesha tersenyum, tetapi tidak mengatakan apa-apa. Setelah mengantar mereka pergi, Javier muncul entah dari mana dan melihat keranjangnya.

"Wah, kamu dapat telur lagi? Apa kamu mau buka peternakan ayam?"

Alesha mengabaikannya.

Javier lanjut berbicara sendiri, "Tapi nggak sia-sia juga kamu jadi pengacara. Lihat saja ekspresi pasangan itu. Mereka bahkan kelihatan nyaris bersujud padamu."

Alesha berjalan perg
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis   Bab 23 

    Ketika pintu ruang rapat dibuka, kedua sisi meja panjang sudah dipenuhi orang. Alesha dan Javier berjalan masuk secara berdampingan. Pandangan mereka menyapu setiap orang yang hadir. Semua orang menyimpan niat tersendiri.Austin duduk di samping Rafka. Sebuah dokumen terbentang di depannya dan dia sedang berbicara pelan.Prisha duduk di sebelahnya. Ekspresinya terlihat angkuh."Bu Alesha, aku nggak nyangka akan bertemu denganmu di sini. Dengar-dengar, kamu sudah dipindahkan ke Kabupaten Aruna? Kenapa? Nggak tahan tinggal di sana?"Terdengar tawa pelan beberapa orang yang duduk di sekitar.Alesha tidak menjawab, hanya membuka map di depannya.Javier mewakili Alesha berbicara, "Mari kita mulai rapatnya." Rapat resmi dimulai.Di paruh awal, Keluarga Muliadi selalu memegang kendali, sampai Rafka mengumumkan pemungutan suara."Yang setuju saya mengambil alih perusahaan, silakan angkat tangan." Orang-orang dari kedua sisi meja mulai mengangkat tangan masing-masing.Rafka menurunkan tangann

  • Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis   Bab 22

    Setelah kuah mendidih, Kayla mulai menambahkan bahan-bahan makanan ke dalam pot sambil bertanya, "Ayo ceritakan padaku. Apa hubunganmu dengan Javier?""Dia cuma teman.""Kalau cuma teman, apa mungkin dia temani kamu kembali untuk menangani urusan?" Kayla terlihat tidak percaya."Lesha, aku memang nggak pernah ketemu sama dia. Tapi dalam tiga tahun terakhir, hampir setiap kali waktu kita teleponan, kamu pasti akan ungkit soal dia. Mungkin kamu juga nggak nyadar." Gerakan Alesha mengambil makanan terhenti sejenak.Kayla berbicara sambil menghitung dengan jarinya, "Hari ini, Javier bantu entah siapa cari ayam lagi. Javier berkelahi lagi. Javier dimarahi lagi karena bermulut usil. Javier membawakanmu makanan lagi. Coba dengar sendiri, apa ini sikap seorang teman yang normal?" Alesha terdiam beberapa detik."Dia ...." Alesha hendak berbicara, tetapi terdiam lagi.Kayla menunggunya melanjutkan."Dia lumayan baik," kata Alesha pada akhirnya.Kayla menatapnya sejenak dan tersenyum. "Oke. Yan

  • Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis   Bab 21 

    Saat mobil memasuki kota, Alesha menyadari bahwa dia sudah tidak kembali selama tiga tahun penuh. Gedung-gedung tinggi berkelebat di luar jendela, papan reklame menampilkan wajah-wajah yang tidak dikenal, bahkan pohon-pohon di pinggir jalan juga tumbuh lebih tinggi dari yang dia ingat.Javier terus berbicara di telepon sepanjang perjalanan. Setelah menutup telepon, dia menoleh ke arah Alesha. "Kita istirahat di hotel dulu. Nanti malam, ada yang perlu kita temui.""Siapa?""Bawahan lama ayahku yang masih berusaha pertahankan perusahaan sampai sekarang. Ada beberapa hal yang perlu aku klarifikasi terlebih dahulu." Alesha mengangguk tanpa mengajukan pertanyaan lebih lanjut.Pukul delapan malam itu, Javier membawa Alesha ke sebuah kafe. Di ruang privat, duduk seorang pria berusia 50-an tahun yang beruban dan berkacamata. Matanya langsung memerah saat melihat Javier masuk."Javier ....""Paman Gading." Javier berjalan mendekat dan menjabat tangannya. "Aku sudah kembali." Gading menepuk-ne

  • Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis   Bab 20

    Javier membuka mulutnya, tetapi tidak mengatakan apa-apa.Alesha melanjutkan, "Kembalilah. Rebut kembali apa yang seharusnya adalah milik ayahmu. Mampu mempertahankan atau nggak adalah perkara yang berbeda dengan apakah kamu mencoba memperjuangkannya. Ayahmu tinggalkan perusahaan itu kepadamu, bukan untuk buat kamu bersembunyi di sini."Javier memandang Alesha. Matahari terbenam di belakangnya menyelimuti siluetnya dengan lapisan emas. Dia tiba-tiba teringat pertama kali dia melihat Alesha tiga tahun lalu. Wanita itu berdiri di tengah kerumunan yang kacau dengan kening berkerut dan ekspresi serius. Saat itu, dia merasa pengacara dari kota yang serius itu pasti susah diajak bergaul.Dalam tiga tahun terakhir, Javier pernah melihat Alesha membanting file karena marah, melihatnya bergadang sampai tengah malam demi mengerjakan sebuah kasus, melihatnya berjongkok di pintu masuk desa untuk mengobrol dengan bibi-bibi di desa, melihatnya diam-diam menyeka air mata setelah memenangkan kasusnya.

  • Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis   Bab 19

    Sampai malam hari, Javier juga tidak kembali. Keesokan harinya, dia juga tidak kembali.Pada sore hari ketiga, Alesha duduk di bawah pohon belalang pintu masuk desa sambil menyaksikan matahari terbenam sedikit demi sedikit. Tiba-tiba, terdengar suara langkah kaki di belakangnya.Javier berjalan mendekat dan duduk di sebelahnya. Keduanya terdiam untuk beberapa saat."Kamu nggak mau tanya aku pergi ke mana?" Javier berbicara lebih dulu."Kalau mau ngomong, kamu pasti akan ngomong."Javier tersenyum, tetapi senyumnya terlihat agak pahit."Alesha." Jarang sekali Javier memanggil Alesha dengan nama lengkapnya. "Kamu tahu apa alasanku dibuang kemari?""Katamu, kamu buat kakekmu kesal sampai masuk rumah sakit.""Aku cuma mengada-ada."Alesha menoleh ke arah Javier. Matahari terbenam menyinari wajahnya, tetapi cahayanya agak redup sehingga ekspresinya tidak terlihat jelas."Ayahku ...." Javier terdiam sejenak sebelum melanjutkan, "Aku yang celakai ayahku."Angin berhenti bertiup. Suasananya me

  • Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis   Bab 18

    Ayu tertegun sejenak, lalu matanya memerah. "Bu Alesha, kamu benar-benar orang yang baik."Alesha tersenyum, tetapi tidak mengatakan apa-apa. Setelah mengantar mereka pergi, Javier muncul entah dari mana dan melihat keranjangnya."Wah, kamu dapat telur lagi? Apa kamu mau buka peternakan ayam?"Alesha mengabaikannya.Javier lanjut berbicara sendiri, "Tapi nggak sia-sia juga kamu jadi pengacara. Lihat saja ekspresi pasangan itu. Mereka bahkan kelihatan nyaris bersujud padamu."Alesha berjalan pergi dengan membawa keranjang. "Ngapain kamu ikuti aku?""Aku mau ajak kamu makan." Javier mengikuti Alesha sambil berkata, "Hari ini, Bibi Leni masak iga. Dia suruh aku datang ajak kamu makan di rumahnya."Alesha menghentikan langkahnya dan menatap Javier. "Kenapa kamu datang untuk ajak aku makan setiap hari?"Javier tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Karena makan sendirian nggak seru."Pria itu terlihat seperti tidak memiliki beban pikiran, tetapi sepertinya tersembunyi sesuatu yang lain di matan

  • Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis   Bab 3 

    Trending topic itu meledak di pukul tiga dini hari. Ketika menerima telepon, Alesha baru selesai mandi."Bu Alesha, kamu masuk trending topic." Suara asisten Alesha terdengar agak ragu."Karena kasus sore ini?" tanya Alesha sambil mengeringkan rambutnya. "Nggak apa-apa. Masalahnya akan berlalu dalam

  • Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis   Bab 2 

    Keesokan harinya, di Pengadilan Negeri Kota.Palu diketuk dan hakim ketua menyatakan terdakwa tidak bersalah.Saat Alesha membereskan dokumen-dokumennya, ibu terdakwa menggenggam tangannya dan mengucapkan "terima kasih" berulang kali. Dia menyuruh ibu terdakwa untuk tidak perlu berterima kasih karen

  • Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis   Bab 1

    "Kayla, aku ...." Alesha menyela ucapan Kayla. Tatapannya tertuju pada syarat-syarat di layar. "Aku akan segera cerai dengannya."Kayla pun tersentak."Dulu, kamu sudah berusaha begitu keras untuk ciptakan pertemuan tak disengaja dan cari tahu jadwalnya ke sana kemari. Bahkan kesempatan ikut lomba d

  • Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis   Bab 7

    Saat Alesha membuka pintu, Austin dan Prisha mendongak bersamaan."Bu Alesha?" Prisha berbicara lebih dulu sambil mengangkat alisnya, "Kenapa kamu ada di sini? Bukannya kamu akan dipindahkan?"Alesha tidak melirik Prisha, hanya memandang Austin. "Kenapa kamu nggak terima kasus Seto?"Austin menutup

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status