ログインSaat sahabatnya menjemputnya di bandara, Alesha Bahri sedang memeriksa berkas perceraian. "Video lomba debat kamu dan Austin dulu sudah viral!" ucap Kayla dengan wajah berseri-seri. "Kata netizen, kalian cakepnya kelewatan. Mereka juga nggak berhenti tanya kelanjutannya di kolom komentar dan pada nge-ship kalian!" Tangan Alesha yang menggulir layar terhenti sejenak. Kayla yang sama sekali tidak menyadari keheningan Alesha lanjut berbicara, "Lalu, beberapa alumni muncul untuk kasih penjelasan. Kata mereka, sebagai pihak lawan, kamu malah berani menggoda pria tak terjangkau di fakultas hukum secara terang-terangan. Hal itu langsung buat kamu terkenal." "Seingatku, waktu kalian berdua pacaran, forum kampus sempat heboh. Semua orang merasa kamu sudah menyabet pria idaman semua orang. Alhasil, Austin langsung melamarmu dan buat orang-orang yang nunggu buat ngetawain kamu malu ...."
もっと見るKetika pintu ruang rapat dibuka, kedua sisi meja panjang sudah dipenuhi orang. Alesha dan Javier berjalan masuk secara berdampingan. Pandangan mereka menyapu setiap orang yang hadir. Semua orang menyimpan niat tersendiri.Austin duduk di samping Rafka. Sebuah dokumen terbentang di depannya dan dia sedang berbicara pelan.Prisha duduk di sebelahnya. Ekspresinya terlihat angkuh."Bu Alesha, aku nggak nyangka akan bertemu denganmu di sini. Dengar-dengar, kamu sudah dipindahkan ke Kabupaten Aruna? Kenapa? Nggak tahan tinggal di sana?"Terdengar tawa pelan beberapa orang yang duduk di sekitar.Alesha tidak menjawab, hanya membuka map di depannya.Javier mewakili Alesha berbicara, "Mari kita mulai rapatnya." Rapat resmi dimulai.Di paruh awal, Keluarga Muliadi selalu memegang kendali, sampai Rafka mengumumkan pemungutan suara."Yang setuju saya mengambil alih perusahaan, silakan angkat tangan." Orang-orang dari kedua sisi meja mulai mengangkat tangan masing-masing.Rafka menurunkan tangann
Setelah kuah mendidih, Kayla mulai menambahkan bahan-bahan makanan ke dalam pot sambil bertanya, "Ayo ceritakan padaku. Apa hubunganmu dengan Javier?""Dia cuma teman.""Kalau cuma teman, apa mungkin dia temani kamu kembali untuk menangani urusan?" Kayla terlihat tidak percaya."Lesha, aku memang nggak pernah ketemu sama dia. Tapi dalam tiga tahun terakhir, hampir setiap kali waktu kita teleponan, kamu pasti akan ungkit soal dia. Mungkin kamu juga nggak nyadar." Gerakan Alesha mengambil makanan terhenti sejenak.Kayla berbicara sambil menghitung dengan jarinya, "Hari ini, Javier bantu entah siapa cari ayam lagi. Javier berkelahi lagi. Javier dimarahi lagi karena bermulut usil. Javier membawakanmu makanan lagi. Coba dengar sendiri, apa ini sikap seorang teman yang normal?" Alesha terdiam beberapa detik."Dia ...." Alesha hendak berbicara, tetapi terdiam lagi.Kayla menunggunya melanjutkan."Dia lumayan baik," kata Alesha pada akhirnya.Kayla menatapnya sejenak dan tersenyum. "Oke. Yan
Saat mobil memasuki kota, Alesha menyadari bahwa dia sudah tidak kembali selama tiga tahun penuh. Gedung-gedung tinggi berkelebat di luar jendela, papan reklame menampilkan wajah-wajah yang tidak dikenal, bahkan pohon-pohon di pinggir jalan juga tumbuh lebih tinggi dari yang dia ingat.Javier terus berbicara di telepon sepanjang perjalanan. Setelah menutup telepon, dia menoleh ke arah Alesha. "Kita istirahat di hotel dulu. Nanti malam, ada yang perlu kita temui.""Siapa?""Bawahan lama ayahku yang masih berusaha pertahankan perusahaan sampai sekarang. Ada beberapa hal yang perlu aku klarifikasi terlebih dahulu." Alesha mengangguk tanpa mengajukan pertanyaan lebih lanjut.Pukul delapan malam itu, Javier membawa Alesha ke sebuah kafe. Di ruang privat, duduk seorang pria berusia 50-an tahun yang beruban dan berkacamata. Matanya langsung memerah saat melihat Javier masuk."Javier ....""Paman Gading." Javier berjalan mendekat dan menjabat tangannya. "Aku sudah kembali." Gading menepuk-ne
Javier membuka mulutnya, tetapi tidak mengatakan apa-apa.Alesha melanjutkan, "Kembalilah. Rebut kembali apa yang seharusnya adalah milik ayahmu. Mampu mempertahankan atau nggak adalah perkara yang berbeda dengan apakah kamu mencoba memperjuangkannya. Ayahmu tinggalkan perusahaan itu kepadamu, bukan untuk buat kamu bersembunyi di sini."Javier memandang Alesha. Matahari terbenam di belakangnya menyelimuti siluetnya dengan lapisan emas. Dia tiba-tiba teringat pertama kali dia melihat Alesha tiga tahun lalu. Wanita itu berdiri di tengah kerumunan yang kacau dengan kening berkerut dan ekspresi serius. Saat itu, dia merasa pengacara dari kota yang serius itu pasti susah diajak bergaul.Dalam tiga tahun terakhir, Javier pernah melihat Alesha membanting file karena marah, melihatnya bergadang sampai tengah malam demi mengerjakan sebuah kasus, melihatnya berjongkok di pintu masuk desa untuk mengobrol dengan bibi-bibi di desa, melihatnya diam-diam menyeka air mata setelah memenangkan kasusnya.
Sampai malam hari, Javier juga tidak kembali. Keesokan harinya, dia juga tidak kembali.Pada sore hari ketiga, Alesha duduk di bawah pohon belalang pintu masuk desa sambil menyaksikan matahari terbenam sedikit demi sedikit. Tiba-tiba, terdengar suara langkah kaki di belakangnya.Javier berjalan mend
Trending topic itu meledak di pukul tiga dini hari. Ketika menerima telepon, Alesha baru selesai mandi."Bu Alesha, kamu masuk trending topic." Suara asisten Alesha terdengar agak ragu."Karena kasus sore ini?" tanya Alesha sambil mengeringkan rambutnya. "Nggak apa-apa. Masalahnya akan berlalu dalam
Keesokan harinya, di Pengadilan Negeri Kota.Palu diketuk dan hakim ketua menyatakan terdakwa tidak bersalah.Saat Alesha membereskan dokumen-dokumennya, ibu terdakwa menggenggam tangannya dan mengucapkan "terima kasih" berulang kali. Dia menyuruh ibu terdakwa untuk tidak perlu berterima kasih karen
"Kayla, aku ...." Alesha menyela ucapan Kayla. Tatapannya tertuju pada syarat-syarat di layar. "Aku akan segera cerai dengannya."Kayla pun tersentak."Dulu, kamu sudah berusaha begitu keras untuk ciptakan pertemuan tak disengaja dan cari tahu jadwalnya ke sana kemari. Bahkan kesempatan ikut lomba d






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.