Short
Cinta, Dendam, dan Takdir

Cinta, Dendam, dan Takdir

에:  Flower참여
언어: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
7챕터
2조회수
읽기
보관함에 추가

공유:  

보고서
개요
장르
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.

Saat seluruh keluarga merayakan ulang tahun adikku, aku dikunci di pabrik terbengkalai, dengan darah yang terus mengalir. Adikku menyewa empat preman, menyiksaku hingga nyaris mati. Dengan sisa tenaga, aku merangkak sedikit demi sedikit mengambil ponsel, lalu menelepon suamiku. "Laurent, aku terluka parah, cepatlah datang selamatkan aku ... di pabrik yang nggak jauh, nggak akan menyita banyak waktumu." Mendengar suaraku yang rendah hati dan lemah, suamiku mencibir, "Elena, menangis nggak mempan, sekarang mulai jual kasihan, ya?" "Kamu sampai tak segan melakukan apa pun demi merusak pesta ulang tahun adikmu. Cepat bawa hadiah dan pulang untuk minta maaf padanya. Kalau nggak, kali ini kamu nggak akan kuampuni!" Belum sempat aku berbicara, dari seberang telepon sudah terdengar suara adikku memanggilnya. Suamiku tidak tahu, pada detik telepon itu ditutup, aku sudah tidak membutuhkan pengampunannya lagi. Dia juga tidak tahu siapa mayat berbau busuk yang membuatnya, seorang ahli forensik senior, mengernyit dan menghindar. Itu adalah istrinya sendiri yang telah dia benci selama bertahun-tahun.

더 보기

1화

Bab 1

Setelah mati, rohku melayang ke sisi suamiku.

Dia sedang berada di pesta ulang tahun adikku, merangkul pinggangnya dan menari anggun di lantai dansa.

Semua orang mengatakan mereka sangat serasi, dan setelah mendengarnya, orang tua kami bukan hanya tidak menentang, malah ikut menimpali,

"Ya, aku juga merasa akan jauh lebih baik kalau Laurent menikahi Amelia, hanya orang seperti Amelia yang pantas bersanding dengannya."

"Nggak seperti putri sulungku itu, nggak punya kemampuan apa-apa, cuma bisa menangis dan merajuk."

Setiap kata menusuk hatiku, padahal jelas semua yang Amelia miliki sekarang adalah hasil rampasannya dariku.

Pada saat itu, seorang dokter berpakaian jas putih berlari masuk.

"Dokter Laurent, gawat, di pabrik terbengkalai sana ditemukan sesosok mayat perempuan tanpa kepala, cepat Anda ke sana!"

Sekejap suasana menjadi gempar, sementara Laurent tetap tenang. Pandangannya jatuh pada Amelia, seolah meminta persetujuannya.

"Kak Laurent, pergilah. Hari ini kamu sudah menyempatkan diri datang ke pesta ulang tahunku, aku sudah sangat senang."

"Dan kalung safir yang kamu berikan padaku, aku juga sangat suka."

Napas dadaku seakan terhenti, aku menatap leher Amelia.

Itu adalah peninggalan mendiang ibu Laurent. Dulu, aku hanya menyentuhnya sedikit saja, Laurent sudah mengernyit dan memarahiku.

Aku menggenggam dadaku.

Padahal aku sudah mati, kenapa rasanya masih sesakit ini.

Setelah mendapat persetujuan, Laurent membungkuk dan mencium punggung tangan Amelia, dengan lembut berpesan seperti seorang suami, "Tunggu aku kembali."

Begitulah, aku mengikuti Laurent menuju lokasi kejadian. Bahkan sebelum mendekat, bau busuk yang menyengat sudah menerpa.

Asisten baru itu bersandar ke dinding sambil muntah, bahkan Laurent yang berpengalaman pun mengerutkan kening.

"Korbannya perempuan. Karena kepala hilang, usia dan identitas belum diketahui. Dugaan awal: korban tewas akibat pemukulan oleh banyak orang. Luka di bagian leher rata, kemungkinan dipotong menggunakan golok."

Tempat itu seketika menjadi hening. Seseorang mengumpat marah, "Bajingan! Pantas masuk neraka!"

Laurent yang biasanya tenang pun dadanya naik turun hebat. Dia berjalan ke arah polisi dan berkata dengan nada tegas,

"Tenang saja, aku pasti akan mengerahkan seluruh kemampuan untuk membantu polisi memecahkan kasus ini dan secepatnya menangkap si pelaku."

Setelah itu dia mulai melakukan pemeriksaan detail, sibuk hingga larut malam.

Tiba-tiba asistennya mengingatkan, "Dokter Laurent, bukankah hari ini hari jadi pernikahan Anda dan istri?"

Gerakan Laurent terhenti sejenak. "Nggak pulang. Hanya hari jadi pernikahan, nggak ada yang perlu dirayakan."

Nada santainya membuat mataku memerah.

Laurent jelas tahu betapa aku menantikan hari jadi pernikahan. Setiap tahun aku menyiapkan hadiah dengan sungguh-sungguh.

Namun dia tidak pernah sekalipun datang, hanya karena dia selalu merasa orang tuanya meninggal karena aku.

Dulu aku memenangkan sebuah gugatan dan mengirim terdakwa ke penjara. Keluarganya menaruh dendam lalu memutuskan membalas, menerobos masuk ke rumahku untuk mencoba membunuhku.

Namun saat itu aku sedang pergi bersama Laurent ke toko perhiasan untuk memilih cincin, dan di rumah hanya ada orang tuanya.

Saat kami pulang, yang tersisa hanya dua jasad dingin tergeletak di lantai.

Aku tidak akan pernah melupakan ekspresi Laurent hari itu, dari tak percaya, berubah menjadi keputusasaan total, lalu mengurung diri di kamar selama setengah bulan penuh.

Meski akhirnya kami tetap mendaftarkan pernikahan, upacara pernikahan tak pernah digelar, bahkan cincin nikah pun hanyalah cincin polos yang biasa saja.

Kehidupan pernikahan kami sangat dingin, sementara adikku memanfaatkan kesempatan itu untuk mendekatinya, menghiburnya, dan hubungan mereka makin dekat.

Adikku ingin menjadi istrinya, lalu memaksaku bercerai. Aku menolak, maka dia mulai menuduh dan memfitnahku dengan berbagai cara.

Mulai dari hal kecil seperti menuduhku merusak perhiasan kesayangannya, sampai hal besar seperti sengaja menuduhku mencuri dokumennya demi menang di persidangan, hingga reputasiku hancur total.

Orang tuaku yang dulu menyayangiku dan menganggapku sebagai permata di telapak tangan pun perlahan mengernyit setiap melihatku, bahkan tak lagi mengingat hari ulang tahunku.

Begitulah aku menjadi "yatim" yang tak dicintai siapa pun.

Bahkan sampai saat terakhir, hanya karena aku menolak menghadiri pesta ulang tahun adikku, Laurent pun bersikap dingin padaku selama beberapa hari.

Jika dia tahu mayat di hadapannya adalah aku, mungkin dia justru akan merasa lega.

Akhirnya dia bisa bersama adikku.

Pada saat itu, asistennya menghela napas. "Dokter Laurent, sebenarnya Nyonya juga cukup kasihan. Setiap kali hujan, dia selalu datang ke bawah untuk mengantarkan payung untuk Anda, lalu berlari sendirian menembus hujan ...."

"Cukup!" Laurent berkata dengan suara berat, "Ini urusan keluargaku, Evan, jangan ikut campur."

"Lagi pula, itu cuma perasaannya sendiri, nggak ada yang memaksanya melakukan hal-hal membosankan itu."

"Cepat lanjutkan pekerjaan."

Asisten Evan tak berkata apa-apa lagi dan menunduk melanjutkan pekerjaannya. Tiba-tiba dia menjepit sebuah benda logam dengan tang.

"Dokter Laurent, di dalam perut korban sepertinya ada ... cincin."

Laurent melirik sekilas, nadanya tetap datar, "Hanya cincin polos, nggak bisa dipakai untuk identifikasi."

"Daripada itu, lebih baik lihat yang ini."

Laurent menjepit segumpal daging, para peserta magang segera menutupi mulut mereka. "Astaga! Bukankah ini embrio? Korban ini hamil?"

Sebelum menikah, aku pernah membayangkan berkali-kali bagaimana ekspresi terkejut dan bahagia Laurent saat tahu aku hamil.

Namun tak pernah terpikirkan bahwa bayi kami akan menemuinya dengan cara seperti ini.

Dia mengambil selembar kain putih dan menutupi gumpalan daging itu.

Entah kenapa, dia terlihat seolah sangat tidak ingin melihat benda itu.

Pada saat ini, apa yang sedang dipikirkan Laurent?

Kurasa aku takkan pernah tahu lagi.

Hari itu setelah pulang kerja, hujan deras turun. Asisten Evan berdiri di samping dengan heran. "Eh, hari ini Nyonya ternyata nggak datang mengantarkan payung."

Laurent mendengus dingin, "Pasti masih merajuk. Cuma menyuruhnya ikut pesta ulang tahun Amelia saja, perlu dia sampai begitu? Benar-benar kekanak-kanakan."

Asisten Evan masih ingin mengatakan sesuatu, tetapi Laurent sudah berlari menerobos hujan.

Namun baru beberapa langkah dia berhenti, menatap seorang gadis yang berjalan ke arahnya dari kejauhan, lalu tersenyum lembut.
펼치기
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

더보기

독자들에게

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

댓글 없음
7 챕터
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status