LOGINCerita 21+ Bocil Harap melipirr jangan sampai keplintir!!Mikhaela Alova Suryawan, gadis cantik berkulit putih mulus, tingginya pun semampai. Namun penampilannya itu tertutupi oleh bentuk tubuhnya yang gemuk. Mikhaela menjadi korban pernikahan dadakan karena pejodohan yang di lakukan keluarganya selama puluhan tahun. Naas terpaksa dialami gadis itu setelah sang suami terkejut melihat bentuk tubuh Mikhaela yang terlalu besar, tak sesuai harapannya, apalagi sang mantan tunangan adalah seorang super model dunia. Pria itu pun kabur tanpa pesan dan melayangkan perceraian beberapa bulan kemudian tanpa ingin bertemu lagi. Penghinaan yang dirasa Mikhaela sudah cukup membuatnya terjerumus dalam kubangan lumpur. Keduanya di pertemukan kembali beberapa tahun kemudian saat penampilan Mikhaela sudah berubah total. "Masih benci?" "Banget!" "Bener-bener cinta ya?" "Igh amit-amit!" "Apah Atit-atit?" Begitulah Mikha akan terus memasang jarak dari Gabriel walau pria itu tak patah semangat. Akankah perjuangan Gabriel untuk memikat seorang Cinta Graciella, identitas barunya, dapat membuahkan hasil?
View MoreTok TokBerulang kali pintu kamar El di ketuk. Aku keluar setelah terbangun dari posisi rebahan ternyaman ini.Ceklek..Seorang pria bertampang model international berdiri tepat di hadapan Berta yang mendongak menatapnya."O-- pak Gabriel, selamat malam pak?"Berulang kali mengangguk, untuk menghormati sang bos besar."Cintanya?"Kening sedikit di kerutkan tangan kanannya menunjuk ke arah dalam ruangan itu. Pria tanpa ekspresi itu, menampakkan ekspresi heran untuk pertama kalinya."A--h Ellanya pulang ke rumah orang tuanya pak?"Garuk-garuk, puncak kepala Berta yang tak bersalah turut terkena dampak kebohongannya."Bener?"Satu minggu sudah Gabriel kesulitan menghubungi Ella. Gadis itu mendadak menghilang dari pandangan. Bahkan di pengadilan, Ella seolah menghindarinya. Suka kabur-kaburan, itu yang di lakukan Ella.Hembusan angin menerpa ke sekujur kulit Bertha, tiba-tiba merinding. "Bertha, apa temanmu itu menghindari aku?"Gabriel meyakinkan lagi."A--h tidak tuh pak, eh maksud sa
~Warren Apt Residence~Melarikan diri, aku bergegas pergi saat pria itu lengah. Bagaimana bisa dia menggunakanku untuk mengusir mantan pacarnya. Da-sar b-ajingan!"Ber ini terakhir gue ultimatum ama lo, kalo elo nggak mau tuker tempat tinggal, gue nggak bakal nganggep lu jadi temen gue, seumur hidup!""Okay-okay babe, okay, elo bisa tinggal di apartemen gue, tapi ceritain dulu duduk perkaranya?"Berta ingin kejelasan kenapa aku sampai panik dan ketakutan seperti ini. Sebenarnya ini bagian dari pengingkaran, aku takut tidak bisa mengendalikan diri, aku takut khilaf, tak mampu menghindari buaiannya yang memabukkan itu.Apalagi ciu-mannya, apa di c-ium itu bisa sen-ikmat itu? A--h! Aku geplak puncak kepalaku sendiri karena sudah meracau."Gabriel men-cumbu gue.""A-pah?"Sorot mata temanku itu memelototi ku. Bibirnya menganga beberapa saat."Wow! Selamat El?""Apa-an sih?""Gila sih, gue ucapin selamat beneran buat sahabat gue ini, gue nggak bisa berkata-kata lagi El?"Berta mondar-man
"Honey, aku merindukanmu."A-h mimpi apa aku tadi, hingga harus bertemu dengan super model yang wajahnya selalu menjadi icon majalah mode dunia. Pas banget kan, yang satunya Ceo perusahaan international dan yang satu artis international.Rasanya tidak ada yang lebih menggiurkan dari meliput berita pasangan ini. Kini, keduanya malah berpelukan mesra. Dasar tak tahu tempat, kenapa nggak di kamar aja sih!"Permisi pak!"Entahlah kenapa aku kesal. Takut, aku nggak mau keduanya berbuat yang nggak-nggak di sini, jadi sebaiknya aku menyingkir saja. Aku menggeletakkan berkas tadi di atas meja tepat di depan sofa dengan segala resiko besok di pecat oleh atasan.Biarkan saja-lah itu resiko yang harus aku tanggung karena sudah mangkir dari tanggung jawabku hari ini."Cinta!"Gabriel melepaskan pelukan yang ternyata hanya sepihak tadi. Menjauhkan tubuh kekasihnya lalu bergegas berlari ke arahku."Saya pamit karena saya ti---hmmpfhf!"Astaganaga nurlela! Kenapa pria ini menciumku di depan pacarnya
"Sudah bangun?" Wajah pria tertampan yang pernah ku temui di muka bumi sedang menatapku. Pandangan mata barusan masih buram, kini menjelas. Gabriel memperhatikan cara tidurku dari dekat. Terperanjat dari ranjang mewah ini begitu saja, saat kulihat dari jendela kamar jalanan sudah macet dan gelap. Ya ampun sudah berapa lama aku tidur sih? "Pakai ini?" Gabriel menutup kaki jenjangku yang polos dengan selimut. "A---h!" Memekik, hanya itu yang bisa kulakukan sekarang. Selalu saja melakukan hal bodoh untuk kesekian kalinya. Kebiasaanku jika mengantuk, aku membuka celana yang kupakai dan melemparkannya ke sembarang tempat yakni di lantai kamar Gabriel. Sontak aku kabur ke dalam kamar mandi untuk membenahi penampilanku yang acakadul. Pun menggosok gigi dengan sikat baru yang sudah di siapkan di nakas. Aku membayangkan berapa puluh wanita yang sudah menginap di kamar ini? "Kacau-kacau!" Aku mengeplak kepalaku sendiri karena hal bodoh yang terus menerus terulang jika bersamanya. Aku kelua












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews