Share

PELAMPIASAN

last update publish date: 2023-04-11 13:02:58

“Jadi itu alasanmu menikahiku selain untuk menebus hutang ayahku?” Suaraku bergetar menahan rasa sesak yang melingkupi dada.

“Kau pikir aku melakukannya karena cinta?” Pria bergelar suami itu mengangkat sudut bibirnya sinis sedangkan pandangannya mengejek menatapku.

“Dan apakah kau juga pikir aku memiliki perasaan padamu, Henry? Meskipun kau ini adalah pria yang banyak digilai, namun itu tidak untukku! Jadi kau jangan terlalu percaya diri,” umpatku dengan sikap berani.

“Oya??” Henry mengkerutkan kening menatapku, “Kalau begitu kita buktikan ucapanmu itu, Angelin. Sampai kapan kau mampu menolak pesonaku ini,” ucapnya penuh percaya diri.

Aku mendengus, “Apakah kau tahu narsis itu adalah sebuah penyakit?”

Tak terima Henry menarik rambutku hingga kepalaku mendongak ke atas, aku mengernyit mencoba menahan rasa sakit yang aku rasakan.

“Sekali lagi kau bersikap berani dengan mulutmu ini, bisa aku pastikan kau tak akan melihat hari esok lagi, Angelina Louis! Karena itu kau perlu aku beri hukuman agar kau tahu dengan siapa kau bicara sekarang!”

“Arght!!”

Aku menjerit keras saat secara mengejutkan Henry merobek gaun malam yang aku kenakan lalu membalikkan tubuhku hingga telungkup. Sedangkan aku tak bisa bergerak sama sekali sebab kedua tanganku dicengkeram erat olehnya dari belakang.

“Apa yang kau lakukan, Henry?! Lepaskan aku!!” Aku mencoba memberontak saat Henry mengikat kedua tanganku dengan sabuk yang dipakainya.

“Tidak, jangan! Aku mohon jangan perlakukan aku seperti ini, Henry!” Rasa takut dengan cepat melingkupi saat aku merasakan sesuatu yang panjang dan keras mulai melesak masuk ke dalam kewanitaanku yang terbuka.

“Apa kau pikir aku akan peduli? Jangan bermimpi aku akan melepaskanmu malam ini!” ucap Henry lantang seraya menekan tubuhnya pada tubuhku dengan kasar hingga aku menjerit keras.

Air mataku merebak saat penyatuan itu kembali terjadi dengan kasar, kali ini Henry melakukannya dengan cara yang brutal. Ia seakan justru menikmati setiap rintihan dan rasa sakit yang aku rasakan sekarang.

“Di mana sikap beranimu itu tadi, hah?! Ayo tunjukkan padaku, Angelin!” Seru Henry lantang di antara jeritan rasa sakitku ketika rudal miliknya yang besar terasa menembus lorong sempit milikku yang masih belum siap menerima sentuhan.

“Akan aku pastikan kau tak akan melupakan kejadian malam ini!” ucapnya di antara rintihan yang terus keluar dari bibirku akibat rasa sakit akan sentuhannya yang kasar dan brutal pada setiap inci tubuhku.

Tak hanya rasa sakit, namun juga rasa hina aku rasakan. Ia memperlakukanku lebih buruk dari malam itu. Tak tahu berapa lama pria itu memperlakukanku dengan semena-mena, yang aku ingat aku tak mampu menahan rasa sakit di tubuhku ini lebih lama hingga akhirnya aku tak sadarkan diri dan tak ingat apa-apa lagi setelahnya.

***

Malam itu tampak seorang pria duduk di sofa kamar dengan cahaya lampu yang temaram. Dengan satu tangan yang memegang whisky, pria itu menatap dalam seorang wanita yang terbaring tak sadarkan diri di ranjang setelah mendapatkan hukuman darinya. Wanita berambut panjang itu terbaring dalam keadaan polos dan telungkup dengan kedua tangan yang terikat. Pemandangan yang terlihat memilukan. Namun, tidak bagi pria yang bernama Henry Bastian Campbell. Pria tampan berusia tiga puluh tahun itu tampak menikmati apa yang baru saja dilakukannya untuk menghukum wanita yang belum lama dinikahinya karena sebuah tujuan.

Ya, Henry seorang pemilik perusahaan besar Campbell Corporation di New York City. Siapa yang tak mengenal sosok dirinya yang tampak sempurna? Bahkan hampir seluruh dunia mengenal siapa dirinya. Seorang pewaris kedua dari billioner ternama yang menguasai puluhan perusahaan besar di seluruh dunia. Bisa dikatakan dunia ada dalam genggamannya. Ia tak mengenal apa itu kata kegagalan, siapa pun yang mencoba bersaing dengannya harus dihancurkan, apalagi jika ada yang sampai melakukan kecurangan. Ia akan menghancurkannya hingga tak bersisa.

Seperti itulah yang Henry Bastian Campbell lakukan pada perusahaan Amorax Company, milik Gary Louis yang kini hanya tinggal nama. Sekarang yang tersisa hanya dua anaknya, Sean dan Angelina Louis. Sayangnya Sean berhasil kabur sebelum Henry menangkapnya dan kini yang tersisa hanya Angelina Louis, putri satu-satunya Gary Louis yang dikenal memiliki citra buruk. Secara fisik Angelina memiliki paras yang cantik, begitu juga dengan bentuk tubuhnya. Sayangnya Henry tak tertarik dengan itu semua, ia lebih tertarik untuk menghancurkan Angelina dengan menjadikan wanita itu sebagai tawanannya dengan kedok seorang istri.

Hanya istri kontrak karena jelas Henry tak mau seluruh dunia tahu jika dirinya sudah menikah, apalagi dengan wanita yang memiliki citra yang buruk seperti Angelina Louis. Namun, sebagai pria normal Henry tak menampik jika tubuhnya bereaksi setiap kali berdekatan dengan Angelina, wanita yang sudah sah menjadi istrinya. Henry cukup menikmatinya, meskipun hatinya sama sekali tak merasa tertarik sedikit pun pada wanita seperti Angelina Louis. Bagi Henry, Angelina adalah kunci untuk menemukan Sean Louis. Orang yang paling menjadi incarannya saat ini.

Henry Bastian Campbell adalah pria dengan segudang pesona. Banyak wanita cantik mengejar cintanya, namun sampai saat ini belum ada yang bisa menggantikan posisi seseorang di hatinya. Mengenai pandangannya pada Angelina Louis, wanita yang secara sah menjadi istrinya, ia hanya menganggap wanita itu sebagai jaminan atas hutang milyaran dolar perusahaan Amorax Company milik keluarga Louis, yang sudah dibuat bangkrut lebih dulu olehnya beberapa bulan lalu. Sekarang putri kedua dari Gary Louis ada dalam kendalinya, wanita itulah yang akan menanggung semua perbuatan ayah dan saudara laki-lakinya, dan Henry telah berniat akan membuat hidup Angelina Louis sengsara sebagai istrinya, lebih tepatnya istri kontrak yang hanya untuk menebus hutang-hutang keluarganya.

Tubuh tinggi dengan postur atletis itu berjalan mendekati Angelina yang tak sadarkan diri dalam keadaan terikat. Pandangannya tak lepas menatap tubuh Angelina yang polos, terlihat menggairahkan walaupun hanya tampak dari belakang. Dengan bokong kecilnya yang padat dan berisi, Henry menelan salivanya sendiri tanpa sadar ketika mengingat dengan jelas bagaimana kejantanannya berdenyut nikmat saat berada di lorong sempit milik Angelina.

Henry melepas ikatan sabuk miliknya dari tangan Angelina. Meskipun minim cahaya, masih jelas terlihat warna biru keunguan di beberapa bagian tubuh Angelina akibat ulahnya. Kulit mulus dan putih Angelin kini terlihat lebam menandakan jika sang pemilik tubuh baru saja mendapatkan penyiksaan fisik yang menyakitkan.

Menyesal? Tidak. Henry tak menyesal telah memperlakukan Angelina demikian. Baginya hal ini bukanlah apa-apa dari apa yang sudah dilakukan oleh keluarga Louis padanya.

“Kau ada dalam genggamanku, Angelin, dan bisa kupastikan aku akan membuat hidupmu menderita.” Desis Henry seraya memainkan helaian rambut Angelin yang tergerai menutupi wajah cantiknya.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Harmada Retyana
bagus, tapi please kalimatnya jangan diulang2
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   EXTRA PART 2

    Hari ini, taman belakang kediaman Campbell didekorasi dengan lampu-lampu gantung kecil yang berpijar seperti kunang-kunang di bawah langit senja yang lembayung. Malam semakin larut, namun taman kediaman Campbell justru terasa semakin hidup. Lampu-lampu gantung yang melilit dahan pohon ek tua itu bergoyang pelan, memantulkan cahaya keemasan pada gelas-gelas kristal dan tawa yang belum juga usai. Ini adalah perayaan ulang tahun pernikahan kami yang ke-15, sekaligus peresmian "Campbell-Hart Memorial", sebuah sayap rumah sakit baru untuk anak-anak trauma yang kami bangun bersama Henry sebagai bentuk dedikasi kami pada masa lalu. Aku berdiri di beranda, memandangi kerumunan kecil orang-orang terkasih. Andrew. Di usianya yang remaja, ia memiliki wajah dan bahu tegap seperti Henry, namun cara ia mendengarkan lawan bicaranya dengan kepala sedikit miring dan tatapan tajam yang penuh empati adalah replika sempurna dari Axel. Ia adalah jembatan hidup antara dua pria hebat di hidupku. ​Saat

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   EXTRA PART

    Tiga tahun telah berlalu sejak malam berdarah di griya tawang itu. Kini, aku berdiri di lobi utama Campbell Tower yang baru, menatap dinding marmer putih yang bersih dan logo keluarga yang kini bersinar lebih terang dari sebelumnya. Kami tidak hanya membangun kembali gedung... kami membangun kembali kepercayaan yang sempat hancur. ​"Semua laporan audit kuartal ketiga sudah bersih, Mrs. Campbell," suara asisten pribadiku memecah lamunanku. "Dan perwakilan dari yayasan pendidikan sudah menunggu di ruang rapat." ​Aku mengangguk, tersenyum tipis. "Terima kasih. Aku akan segera ke sana." ​Langkah kakiku bergema di koridor yang luas, namun langkah itu terhenti saat aku melihat siluet yang sangat kukenal keluar dari lift eksekutif. Axel. Ia mengenakan setelan jas navy yang pas di tubuh tegapnya, rambutnya tertata rapi, dan wajahnya memancarkan aura pemimpin yang tenang namun tegas. ​ ​Dulu, Axel adalah "hantu" yang bergerak di balik bayang-bayang. Sekarang, ia adalah Chief Operatin

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   KEMBALI BERSAMA

    Cahaya matahari pagi yang hangat menerobos masuk melalui celah gorden sutra di kediaman Campbell, membasuh lantai kayu ek dengan warna keemasan. Tidak ada lagi pecahan kaca, tidak ada lagi bau mesiu yang menyesakkan, dan yang paling penting, tidak ada lagi bayang-bayang ketakutan yang mengintai di balik setiap pintu yang terkunci.​Aku menyesap kopi pahitku, menatap ke arah taman belakang di mana tawa riuh rendah mulai terdengar.​Di sana, di atas rumput hijau yang dipangkas rapi, Axel sedang berlutut, membantu Andrew dan Damian merakit sebuah pesawat model yang rumit. Tangan Axel yang dulu hanya mengenal dinginnya logam senjata, kini bergerak dengan ketelatenan yang luar biasa, membimbing jemari kecil putra-putranya. Luka parut di punggung tangannya akibat gesekan kabel baja malam itu masih ada, sebuah tanda permanen tentang pengorbanannya, namun matanya tak lagi menyimpan kegelapan "sang hantu".​Ia telah kembali. Benar-benar kembali.​​Suara bel pintu mengalihkan perhatianku. Saat

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   PERLAWANAN DI AMBANG BATAS

    ​Aku meronta sekuat tenaga, memutar tubuhku untuk melepaskan diri dari himpitan tubuhnya. "Lepaskan aku, bajingan! Kau pengecut, Jeremy! Kau hanya bisa menggunakan kekerasan karena kau tahu kau tidak akan pernah memilikiku dengan cara lain!"​Satu tamparan keras mendarat di pipiku, membuat pandanganku berkunang-kunang dan rasa anyir darah memenuhi mulutku. Namun, rasa sakit itu justru membakar sisa keberanianku. Saat ia mencoba menyatukan tubuhnya denganku, tanganku yang sempat terhimpit berhasil meraih benda yang kucari sejak tadi, pembuka surat perak yang tajam.​Jemariku mencengkeram gagang dinginnya. Aku menunggu. Aku membiarkan dia merasa menang, membiarkan dia mengira aku telah menyerah saat ia membenamkan wajahnya di leherku dengan rakus.​"Matilah kau," desisku.​Dengan seluruh tenaga yang tersisa, aku menghujamkan ujung perak itu ke arah bahunya. Jeremy melolong kesakitan saat logam itu menembus jas mahalnya. Cengkeramannya mengendur seketika, memberiku ruang untuk menendang

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   OBSESI YANG MENGHANCURKAN

    Mansion Campbell kacau balau. Henry berteriak pada kepala keamanannya di lantai bawah, tapi Axel tidak peduli dengan ego Henry yang terluka. Axel berada di kamar Angelina, matanya memindai setiap jengkal ruangan yang kini terasa hampa.​Semuanya tampak bersih. Terlalu bersih. Unit Alpha Jeremy adalah profesional. Namun, Angelina mengenal Axel lebih baik dari siapa pun. Angelina tahu Axel tidak mencari jejak kaki, tapi mencari pesan.​Axel berlutut di samping tempat tidur Andrew. Di sana, di atas karpet bulu, Axel melihatnya. Sebuah pemandangan yang tak kasat mata bagi mata awam: tata letak mainan blok kayu Andrew.​Andrew tidak pernah menyusun baloknya secara vertikal saat tidur. Tapi sekarang, tiga balok merah berdiri tegak, diikuti oleh satu balok biru yang miring ke arah barat laut.Tiga balok merah: Kode darurat Axel dan Angelina untuk "Tiga penculik".Balok biru miring : menunjuk ke arah sektor koordinat yang pernah Axel dan Angelina diskusikan saat mempelajari peta kota.​Axel m

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   JERATAN JEREMY OLLANDS

    Cahaya kemerahan dari kebakaran di Gudang 44 terpantul di lensa kacamata Jeremy Ollands yang berdiri di balkon griya tawangnya. Ponselnya bergetar hebat—laporan kekalahan, kerugian jutaan dolar, dan yang paling fatal: hancurnya server data yang ia gunakan untuk memeras Henry. ​Jeremy meremukkan gelas kristal di tangannya hingga pecah. Darah segar menetes dari telapak tangannya, namun ia tidak meringis. Matanya hanya terpaku pada satu titik di kegelapan kota. ​"Axel... kau pikir kau bisa bermain catur denganku?" bisik Jeremy dengan suara yang bergetar karena amarah yang dingin. ​ ​Dezan melangkah masuk, kepalanya tertunduk. Ia tahu tuannya sedang berada di puncak kegilaan yang tenang. "Tuan, gudang itu habis. Henry Campbell sudah mengirim tim taktisnya ke sana setelah menerima pesan anonim. Mereka menemukan sisa-sisa logo Campbell di monitor yang terbakar. Henry sekarang mengira Anda sedang menyabotase asetnya sendiri." ​"Henry itu bodoh, tapi dia punya otot. Axel itu cerdas,

  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   APA ALASANMU MELAKUKANNYA?

    Kubuka mataku dengan perlahan, saat sepenuhnya aku tersadar, aku mendapati diriku kini terbaring di ranjang dengan selang infus yang menempel di urat nadiku. Sedangkan satu tangan yang lain terbalut erat oleh perban. Aku menghela nafas dan kembali mengingat apa yang terjadi sebelum aku berada di sin

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   DI BAWAH ANCAMAN

    “Tangkap wanita itu, jangan biarkan dia kabur!!” perintah seseorang dari beberapa pria yang mengepungku.Tidak, aku terjebak! Tanpa pikir panjang aku segera berlari panik ke arah lain menghindar dari mereka, namun usahaku sia-sia. Mereka dapat menangkapku begitu saja.“Kau pikir bisa kabur, wanita? Ja

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   BUDAK BERHARGA

    Aku terdiam, aku tak tahu harus mulai dari mana untuk menjelaskan semuanya pada Sean Louis apa saja yang sudah terjadi padaku.“Seseorang menculikku saat aku berada di rumah sakit, hingga kemudian mereka membawaku ke tempat ini dan menjualku padamu,” terangku.“Ya, Tuhan. Bagaimana bisa itu terjadi pa

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG   MALAM PENUH GAIRAH

    “Axel...,” Lidahku seperti tercekat saat mengucapkan nama itu di bibirku sekarang.Sosok itu kini melangkah mendekat ke arahku. Di mana aku yang masih duduk tegang dengan pandangan tak lepas menatap ke arahnya. Kali ini setiap langkahnya terdengar seperti dewa kematian, tatapannya yang tajam seolah b

    last updateLast Updated : 2026-03-22
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status