Home / Romansa / ISTRIKU SUGAR BABYKU / 14. MASA DEPAN AURORA

Share

14. MASA DEPAN AURORA

Author: Mystique
last update Last Updated: 2026-02-03 12:57:11

Sudah seminggu Aurora tinggal di rumah Darius. Sejak melihat drama rumah tangga itu. Sekarang Aurora rajin bangun pagi. Gadis itu sudah ada di dapur begitu Darius keluar dari kamar.

"Lagi apa, Ra?" tanya Darius.

"Lagi bikinin kopi buat, Om."

Darius terheran. Rupanya karena drama rumah tangga dampaknya begitu signifikan. Rasanya ingin sembah sujud saja Darius pada channel televisi yang menayangkan drama itu.

"Emang bisa bikin kopi? Nyuci baju kemarin aja nggak bisa?" ledek Darius tak percaya bah
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • ISTRIKU SUGAR BABYKU   34. TANTE GENIT

    Wajah Dean terus terbayang di pikiran Darius selama pria itu perjalanan pulang. Ia tidak menyangka jika ini akan terjadi. Rasa sakit yang sudah terkubur selama bertahun-tahun jadi muncul kembali. Luka lama yang susah payah Darius sembuhkan menjadi terbuka lagi.Ia ingat bagaimana dulu di masa muda mereka. Saat mereka begitu akrab. Melakukan apa pun bersama. Belajar hingga membolos sekolah. Bahkan melakukan kesalahan pun bersama-sama. Mereka saling membantu satu sama lain. Saling mendukung satu sama lain. Dan saling membutuhkan satu sama lain. Siapa sangka hubungan sahabat sedekat itu akan berakhir menjadi seperti ini.Pertemuan Darius dengan Dean membuat pria itu lupa jika tadi ia sedang berbalas chat dengan Aurora. Darius langsung kembali ke kantor dan tidak ingat lagi pada ponselnya. Yang Darius ingat sekarang wajah Dean Harison tadi."Selamat siang, Pak Darius. Bapak sudah makan siang?" Sekretaris Darius masuk ke dalam ruangan pria itu. Ia mengantar sebuah laporan."Iya sudah," Dar

  • ISTRIKU SUGAR BABYKU   33. DARIUS BERTEMU DEAN

    Menghabiskan waktu bersama memang begitu menyenangkan. Tidak terasa langit sudah berubah gelap. Sekarang saatnya Darius mengantar Aurora pulang.Seperti sebelumnya, Darius mengantar Aurora sampai di depan gerbang rumah tetangganya. Berjarak sekitar dua rumah agar mobil Darius tidak nampak pada CCTV rumahnya."Aku pulang dulu ya, Dad." Pamit Aurora membuka sabuk pengaman."Ya, sampai ketemu lain waktu my sweety. Terima kasih untuk hari ini," jawab Darius. Betapa pria seperti Darius itu langka. Berterima kasih dan merasa menghabiskan waktu bersama itu adalah hal yang sangat spesial."Ya udah, aku pergi sekarang."Aurora mencium pipi Darius sebelum ke luar mobil. Dan sempat menengok lewat kaca mobil untuk melambaikan tangan.Mobil Darius berjalan pergi. Aurora berjalan masuk ke dalam rumahnya. Tanpa gadis itu sadari, rupanya mobil Dean ada di belakang mobil Darius dengan jarak tidak terlalu jauh. Mendapati anak gadisnya ke luar dari sebuah mobil. Dean berhenti, ia mematikan mesin dan mem

  • ISTRIKU SUGAR BABYKU   32. APARTEMEN

    "Ahhhh ... akhirnya sampe rumah juga. Hufff ... capeknya."Darius merenggangkan badan. Ia tarik dasinya ke bawah agar sedikit lebih longgar. Dan membuka dua kancing kemeja bagian atas.Spontan Aurora berbalik badan saat dada Darius sedikit terlihat. Darius yang melihat itu menjadi sedikit heran. Ini anak kenapa? Biasanya bertingkah gila. Kenapa sekarang malu-malu mau. Pasalnya, Aurora berbalik badan tapi ia juga sedikit melirik. Ah, aneh-aneh saja tingkah gadis ini."Kamu kenapa, Ra?" tanya Darius sok tidak tahu."Nggak apa-apa," jawab Aurora singkat. Malu dong kalau dia harus mengaku jika ia malu karena melihat Darius membuka kancing baju."Ohh ... yaudah. Saya mau mandi dulu. Gerah ini. Rasanya pengen saya buka semua baju ini biar ilang gerahnya."Mata Aurora melotot mendengar Darius berkata membuka semua bajunya. Haduu ... kan ini berbahaya. Tidak boleh melakukan pergaulan bebas.Pura-pura tidak terkejut. Aurora berjalan menuju kursi. Ia ambil remot lalu menyalakan televisi."Ngapa

  • ISTRIKU SUGAR BABYKU   31. PEMAKAMAN DONA

    Berita tentang kematian Dona menyebar begitu cepat dan langsung menjadi viral. Berita itu juga sampai di telinga Darius. Ia melihat sosial media dan mendapati terjadi sesuatu di kampus tempat Aurora sekolah.Banyak cerita mulai bermunculan. Tentang siapa Dona. Tentang Brandon dan keluarganya. Berserta cerita-cerita yang berhubungan dengan mereka. Termasuk kisah yang berhubungan dengan Aurora.Mendengar terjadi hal buruk pada Aurora. Darius langsung menghubungi gadis itu. Ia mengirim pesan tapi Aurora tidak membuka pesannya. Ia telfon, Aurora juga tidak menjawab. Darius mengirim voice note juga tidak dibuka. Aurora di dalam kamar mandi. Sedang ponselnya berada di kamar."Ra, kamu di mana? Apa kamu baik-baik saja. Ya Tuhan, lindungi dia." Darius mengoceh sendiri.Sebal karena telfonnya tidak diangkat. Namun ia juga khawatir jika terjadi hal buruk pada Aurora jadi gadis itu tidak menjawab ponselnya.Tak bisa sabar dan sudah terlalu khawatir. Darius pergi menuju kampus Aurora. Di sana san

  • ISTRIKU SUGAR BABYKU   30. DONA

    Dari atas balkon Brandon melihat tubuh Dona yang sudah tergeletak tidak bernyawa. Darah yang ke luar dari tubuh Dona laksana air kolam yang membasahi tubuhnya.Brandon melihat ke kanan dan ke kiri. Mencari tahu apakah di sana ada orang atau tidak. Menyadari jika tidak ada satu pun orang di sana. Brandon segera pergi untuk menghilangkan jejak.Ia tak berniat membunuh Dona. Ia juga tak menyangka jika akan seperti ini jadinya. Brandon memang tidak ingin bertanggung jawab. Juga tak peduli pada nasib Dona. Bahkan jika Dona mati pun Brandon tak peduli. Namun bukan berarti ia ingin Dona mati dengan cara seperti ini. Mati di tangannya. Brandon tak mau masuk penjara.Satu hal yang ada di pikiran Brandon saat ini. Sial, hidupnya menjadi sial karena hal ini. Karena Dona hamil. Harusnya ia tidak pernah mengenal Dona. Harusnya ia tidak pernah mendekati Dona. Bukannya sadar jika dirinya bersalah. Bukannya merasa bersalah atas kematian Dona. Brandon malah merasa ia telah tertimpa hal buruk karena ga

  • ISTRIKU SUGAR BABYKU   29. DUA GARIS MERAH

    [ Nggak nyangka, ternyata mereka sebejat itu. Keliatannya doang baik-baik. Tapi ternyata busuk. ][ Maklum lah. Orang cantik dan ganteng mah bebas. Mau kumpul kebo, mau kumpul sapi. Yang penting enak. Hahahaha .... ][ Mentang-mentang populer di kampus. Jadi bisa berbuat apa aja. Dasar bejat. ][ Tidak bermoral. ][ Kalo punya Brandon masih kurang. Gue bersedia puasin. ][ Woi, Ra. Muncul lo. Jangan sembunyi. Udah kayak kecoak aja. ][ Ambil tuh testpack lo. Siapa yang mau nyentuh bekas pipis lo. ][ Ciuman di kampus. Test hamil di kampus. Bikin anak kayaknya di kampus juga nih anak. Sekalian aja ntar lahiran di kampus. ]Semua komentar-komentar buruk mahasiswa di group berkumpul menjadi satu. Seolah-olah mereka suci dan tidak pernah melakukan kesalahan. Menghakimi orang lain tanpa mencari tahu fakta yang sebenarnya."Chik, gimana ini?" Aurora bingung harus berbuat apa. Kenapa situasi jadi seburuk ini."Ra, kayaknya mereka nggak bisa ditenangkan dulu deh. Lo libur aja untuk hari ini.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status