Home / Romansa / Ibu Susu Untuk BOSKU / Bab 59 - Jerman

Share

Bab 59 - Jerman

Author: kodav
last update Petsa ng paglalathala: 2024-09-20 16:39:47

17:45 WIB

Aku meninggalkan ruangan Mr. Wei dengan perasaan campur aduk. Aku tahu sekarang waktunya sangat penting. Tania sudah mengatur segalanya, dan aku harus bergerak cepat menuju rumah sakit. Waktu adalah musuh terbesar saat ini, dan setiap detik yang berlalu bisa menjadi jarak antara hidup dan mati bagi Angel.

18:10 WIB

Aku tiba di rumah sakit setelah perjalanan yang terasa begitu panjang meskipun sebenarnya hanya beberapa kilometer dari kantor. Begitu aku keluar dari taksi, Ratna sudah
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Ibu Susu Untuk BOSKU   Epilog

    //DUA TAHUN KEMUDIANDi kantor pusat WeiLife Corp di Hong Kong, Sonia berjalan menyusuri koridor panjang dengan dua suster di belakangnya, masing-masing membawa stroller bayi kembar mereka yang berusia tiga bulan. Gedung pencakar langit itu penuh dengan kesibukan, tetapi Sonia melangkah dengan tenang, auranya penuh percaya diri sebagai CEO WeiLife Beauty dan ibu dari dua anak.Sonia berhenti sejenak, lalu menoleh ke arah para suster. “Tolong, bawa mereka ke ruangan khusus untuk merawat bayi,” katanya lembut. Kedua suster mengangguk, lalu berjalan ke arah yang ditunjukkan Sonia, sementara dia melanjutkan langkahnya menuju kantor Mr. Wei.Saat mendekati pintu ruangan Mr. Wei, Sonia tiba-tiba melihat seorang wanita muda, salah satu karyawan, keluar dari ruangannya dengan ekspresi gugup. Wanita itu membersihkan bajunya, seperti sedang menutupi sesuatu. Kenangan dari masa lalu tiba-tiba menyeruak di benaknya, mengingat situasi serupa yang pernah terjadi.Rasa curiga muncul sejenak di hati

  • Ibu Susu Untuk BOSKU   Extra Part V

    Akhir pekan itu terasa seperti mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan. Hari pernikahan kami di Bali, yang sudah lama kutunggu-tunggu, kini tiba. Ini adalah akhir pekan tergugup dalam hidupku. Di tengah udara segar Pulau Dewata, semuanya tampak begitu sempurna. Acara ini akan diadakan di lokasi outdoor, di salah satu resort mewah di tepi pantai yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.Pernikahan ini kami rancang dengan sederhana namun tetap anggun. Dikelilingi oleh pemandangan alam yang menakjubkan—pohon kelapa yang menjulang tinggi, pasir putih yang menghampar, dan lautan biru yang tenang. Tenda putih besar didirikan di pinggir pantai dengan dekorasi bunga berwarna krem dan putih yang memberikan kesan lembut dan elegan. Sebuah altar kayu sederhana berdiri di bawah kanopi bunga, tempat kami akan mengucapkan janji suci.Pagi itu, tim dari

  • Ibu Susu Untuk BOSKU   Extra Part IV

    Aku tersenyum tipis, melihat ini sebagai upaya untuk memperlambat proses yang sedang kujalankan. “Tentu saja, Pak Djoko. Namun, kita tidak punya banyak waktu jika ingin tetap bersaing di pasar. Fleurs de Luxe membutuhkan perubahan cepat dan tepat. Setiap hari yang kita tunda, adalah kerugian bagi perusahaan.”Setelah perdebatan yang cukup panjang, pertemuan berakhir dengan suasana tegang. Beberapa board members terlihat mendukung langkahku, sementara yang lain, terutama Mama Hilda dan Djoko Pramono, masih mempertahankan ekspresi mereka yang sinis. Namun, aku tahu bahwa pertempuran ini baru saja dimulai.Saat pertemuan selesai, aku meninggalkan ruangan dengan perasaan lega, meski tahu masih

  • Ibu Susu Untuk BOSKU   Extra Part III

    Mami melanjutkan, suaranya lebih lembut kali ini. "Mami selalu memantau dari kejauhan, Sonia. Meskipun Mami tidak ada di sisimu, Mami sering mendengar kabar tentangmu dari nenek. Lalu, baru-baru ini, Mami melihat namamu di berita. Kamu jadi CEO termuda di Indonesia, kamu luar biasa, sayang." Ada kebanggaan dalam suaranya, tapi aku merasakan itu seperti pujian dari seseorang yang tidak pernah benar-benar ada dalam hidupku."Aku melihat semua prestasimu, perjuanganmu. Kamu membangun sesuatu yang sangat besar dengan tanganmu sendiri. Mami sangat bangga, Sonia. Kamu sukses… kamu membuktikan dirimu. Dan ketika Mami melihat itu, Mami sadar, Mami tidak bisa terus menghindar. Mami harus bertemu denganmu, harus memperbaiki hubungan kita."Aku terdiam lagi, tidak tahu harus berkata apa. Bagian dari diriku merasa hangat mendengar kata-kata itu, mendengar pujian yang selam

  • Ibu Susu Untuk BOSKU   Extra Part II

    Executive Meeting di WeiLife TowerKami naik ke lantai eksekutif, di mana Executive Meeting diadakan. Di sana, puluhan CEO dari berbagai anak perusahaan WeiLife yang tersebar di seluruh dunia telah berkumpul. Ruangan pertemuan itu luas, dinding kaca dari lantai hingga langit-langit memberikan pemandangan panorama kota Hong Kong yang spektakuler. Setiap sudut ruangan dipenuhi dengan aura profesionalisme dan kekuasaan.Para CEO yang hadir datang dari berbagai negara, masing-masing mewakili divisi mereka yang penting. Di antara mereka ada wajah-wajah baru yang segera akan diperkenalkan dalam pertemuan malam nanti. Suasana diskusi terasa intens, namun penuh antisipasi. Semua ini adalah tentang menentukan arah masa d

  • Ibu Susu Untuk BOSKU   Extra Part I

    The Executive Meeting di WeiLife Tower, Hong Kong: 6 Hari Setelah Gala DinnerMr. Wei, Joshua, dan aku berada di pesawat jet pribadi Mr. Wei, menuju Hong Kong untuk menghadiri pertemuan penting di WeiLife Tower. Suasana di dalam jet terasa nyaman dan eksklusif, tetapi pikiranku dipenuhi pertanyaan tentang perusahaan besar yang kini kutangani sebagai CEO. Dengan pemandangan awan di luar jendela dan suara mesin yang lembut, aku merasa ini adalah waktu yang tepat untuk meminta penjelasan.Aku menoleh ke Mr. Wei yang sedang santai membaca dokumen di sebelahku. "Sayang, aku tidak mengerti sepenuhnya tentang WeiLife Corp. Bisa tolong dijelaskan?" tanyaku, mencoba menggali lebih dalam.Mr. Wei menutup dokumennya dan tersenyum lembut, seolah sudah menduga pert

  • Ibu Susu Untuk BOSKU   Bab 79 - Fleurs de Luxe Cosmétiques

    Ketika lift tiba di lantai kantorku, bunyi lembut pintu yang terbuka membuatku tersentak dari pikiranku. Aku mencoba mengenyahkan rasa penasaran tentang sosok yang kulihat tadi di luar lift. Mungkin hanya kebetulan, pikirku, meski bayangannya masih terlintas di benakku. Aku menarik napas panjang, me

    last updateHuling Na-update : 2026-03-31
  • Ibu Susu Untuk BOSKU   Bab 80 - Dia Lagi

    Aku segera mencari Rina, masih dengan perasaan yang kacau dan detak jantung yang belum sepenuhnya tenang. Tak butuh waktu lama sebelum aku menemukannya sedang berbicara dengan seorang rekan di meja kerjanya. Tanpa banyak basa-basi, aku mendekat dan, sambil merendahkan posisi tubuhku, berusaha tetap

    last updateHuling Na-update : 2026-03-31
  • Ibu Susu Untuk BOSKU   Bab 73 - Bebas

    Akhirnya, setelah 1,5 tahun penuh cobaan, hari yang kutunggu-tunggu tiba. Mr. Wei mendapatkan keringanan hukuman karena kelakuan baik, dan dia akhirnya dibebaskan dari penjara. Pagi itu terasa berbeda. Hawa dingin yang biasanya menusuk kulit seolah tidak ada artinya lagi, karena di dalam dadaku, keh

    last updateHuling Na-update : 2026-03-30
  • Ibu Susu Untuk BOSKU   Bab 74 - Sayangku

    Hari-hari berikutnya, hidupku seolah berputar hanya untuk memenuhi hasrat Mr. Wei yang seakan tak pernah surut. Setiap pagi aku terbangun dengan tubuh yang lelah namun penuh kenikmatan. Bahkan di saat aku baru membuka mata, dia sudah ada di sana, membangunkanku den

    last updateHuling Na-update : 2026-03-30
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status