مشاركة

Pulang

مؤلف: Agura Senja
last update تاريخ النشر: 2026-01-31 16:33:47

Hari berganti dengan cepat. Aluna terbangun dengan tubuh kaku dan kepala berat. Membutuhkan beberapa menit penuh bagi wanita itu untuk mengingat bahwa ia tidak berada di kamarnya sendiri dan ini bukan rumah orang tuanya. Langit-langit tinggi berornamen klasik menyambut Aluna, dan samar-samar ia mencium aroma teh hangat yang dari arah pintu.

Aluna menatap sekitarnya sekali lagi. “Bukan mimpi,” gumamnya. Ternyata pernikahan dadakan kemarin bukan mimpi.

Ketukan pelan dari luar dan suara seseorang yang meminta izin untuk masuk membuyarkan lamunan Aluna.

Seorang pelayan masuk setelah Aluna mengizinkan.

“Selamat pagi, Nyonya, kami sudah menyiapkan sarapan di ruang makan, tapi jika Nyonya ingin makan di kamar atau tempat lain, kami akan mengaturnya."

Kata nyonya membuat perut Aluna menggelitik aneh. "Aku akan turun setelah mandi," ucapnya sembari meregangkan tubuh, sementara salah satu pelayan langsung bergegas untuk menyiapkan perlengkapan mandi Aluna.

Setelah mandi dan memakai gaun yang disiapkan pelayan, Aluna lalu turun ke ruang makan. Wanita itu tidak melihat keberadaan Erlangga di sana, padahal ia berharap bisa menemukan suaminya sedang melihat jadwal di tablet seperti yang biasa Mikail dan ayahnya lakukan setiap pagi.

"Selamat pagi, Nyonya."

Aluna mendapatkan sapaan dari pelayan yang menunggunya di ruang makan.

“Pagi,” balas Aluna canggung.

Hanya itu. Aluna makan dalam sunyi. Sendirian di meja makan panjang dengan berbagai macam masakan tersedia di atasnya membuat perut Aluna sedikit mual. Belum sehari sejak ia menjadi istri bayaran seorang konglomerat, tapi Aluna sudah sangat merindukan rumah orang tuanya.

Keheningan itu terus berlanjut sampai ponsel Aluna mulai bergetar tanpa henti. Ia memang baru mengaktifkan ponselnya sebelum ke ruang makan setelah mematikannya kemarin. Notifikasi mulai berdatangan. Satu. Dua. Puluhan. Getaran itu tidak berhenti dalam waktu cukup lama.

Setelah menyelesaikan makannya, barulah Aluna memeriksa ponsel. Puluhan panggilan tak terjawab dan pesan dari ayahnya, ada ratusan dari sang ibu, dan tiga panggilan dari Mikail. Tidak hanya keluarga intinya, Aluna juga menerima telepon dan pesan beruntun dari bibi pengasuhnya.

[KATAKAN PADAKU KALAU YANG DIKATAKAN TUAN MUDA MIKAIL ITU TIDAK BENAR! JAWAB TELPONKU, UNA!]

Aluna terkekeh membaca pesan dari nomor yang ia sematkan dan menjadi satu-satunya yang ia balas. Sejujurnya ia takut untuk pulang dan menghadapi tidak hanya orang tuanya melainkan Mikail dan pengasuhnya juga, tapi lebih menakutkan jika Aluna tidak segera menemui mereka dan menjelaskan semuanya.

"Apa sopir untukku sudah disiapkan? Aku harus menemui orang tuaku sekarang."

Untungnya, Erlangga sudah menyiapkan mobil dan sopir seperti yang Aluna minta jadi ia bisa segera pulang.

Di mobil dalam perjalanan menuju rumah orang tuanya, Aluna membuka aplikasi pencarian, dan benar saja ... sepuluh topik paling dicari adalah tentang skandal Nayara, pernikahan sang aktris yang batal, termasuk tentang istri baru Erlangga yang misterius.

Salah satu judul besar terpampang di layar ponsel Aluna.

"AKTRIS NAYARA TERLIBAT SKANDAL PERSELINGKUHAN, ERLANGGA AIZA MAHENDRA NIKAHI WANITA MISTERIUS DI HARI YANG SAMA?!"

Tangan Aluna terasa dingin, padahal kemarin ia menyaksikan sendiri bagaimana skandal itu diungkap dan bahkan terlibat dalam pernikahan dadakan yang diajukan Erlangga, tapi melihat beritanya seperti ini, rasanya masih tidak nyata. Aluna kemudian membuka media sosial.

Foto-foto Nayara tersebar, dengan gaun pengantin mewah yang tidak sesuai dengan make-up nya yang rusak, termasuk dari rekaman video pernikahan yang tiba-tiba dibatalkan, juga saat bagaimana layar besar di belakang altar menyala dan menampilkan foto-foto serta video tidak senonoh Nayara.

Komentar-komentar yang berhamburan di media sosial berisi hujatan pada Nayara yang dianggap tidak tahu diri.

- Dia akan jadi nyonya Mahendra kalau nggak bertingkah, kenapa menyia-nyiakan kesempatan seumur hidup begitu! -

- Awalnya dia bukan siapa-siapa sampai ada berita pertunangan dengan pewaris keluarga Mahendra, orang-orang di industri hiburan memberinya banyak pekerjaan karna statusnya itu. Dasar nggak tau terima kasih! -

- Dia memang jalang sejak awal. Tuan muda Erlangga sudah berbaik hati mengangkatnya dari lumpur, tapi jalang akan selalu kembali ke lumpur yang kotor. -

- Dia merusak khayalan semua wanita yang ingin menikah dengan seorang pewaris tunggal kaya raya! Padahal kisah seperti itu nggak mungkin ada di dunia nyata, tapi dia menghancurkannya begitu saja! -

- Si Nayara pasti cewek murahan sejak zaman sekolahnya. Ayo siapa yang tau masa lalu orang itu, keluarlah! -

- Bisa nikah sama orang kaya cuma modal muka tuh harusnya bersyukur! -

Komentar-komentarnya semakin kejam. Seolah Nayara bukan manusia. Hujatan itu juga memenuhi kolom komentar di setiap postingan Nayara di akun media sosial resminya.

- Ngomong-ngomong, ada yang tau wanita yang dipilih tuan muda Erlangga? Katanya dia akan dibayar 500 juta perbulan? Gila! Siapa orang beruntung itu? -

- Bisa kita menyebutnya pelakor jalur resmi? Aku juga akan langsung mengangkat tangan jika ada yang mau membayarku sebanyak itu hanya untuk jadi istri. -

Aluna menelan ludah dan segera keluar dari aplikasi, karena 'namanya' pun ikut disebut dimana-mana. Seorang wanita misterius yang mendapat jackpot dengan menerima tawaran menikah dari Erlangga tanpa ragu-ragu seperti yang lain. Ternyata banyak yang mengaku menyesal karena tidak langsung mengangkat tangan.

“Namaku viral hari ini,” gumam Aluna tenang sembari mematikan layar ponsel. “Mikail pasti sudah menyiapkan tim hukum kalau ada yang berlebihan, kan?”

Untungnya yang mereka tahu hanya nama dan pekerjaan yang Aluna sebutkan kemarin. Aluna, seorang asisten penulis. Tidak ada yang lain, bahkan tidak ada satu pun foto maupun video berisi wajah Aluna tersebar di internet. Erlangga mungkin sudah menghapus semua foto dan video yang diambil oleh para tamu kemarin, tapi sebenarnya wajah Aluna memang tidak akan bisa diunggah ke mana pun.

Hidupnya yang selalu tenang tiba-tiba dipenuhi berita simpang siur dan menjadi orang nomor satu yang ingin ditemui banyak orang. Aluna menghela napas dalam diam. Apakah ia menyesal?

Aluna memikirkan angka lima ratus juta--yang sebenarnya tidak terlalu besar untuknya.

Ia juga tidak melupakan kata-kata pedas mantan pacarnya yang telah mendorong hingga Aluna mengangkat tangan tanpa pikir panjang, hanya karena ingin melihat wajah bodoh pria itu tercengang suatu saat nanti.

"Tidak, sampai sekarang aku masih merasa ini seru sekali." Aluna menutup wajah, benar-benar tidak sabar untuk segera bertemu mantan pacarnya yang tidak tahu diri dan memamerkan status Aluna sebagai istri yang dibayar lima ratus juta per bulan.

"Kita sudah sampai, Nyonya. Haruskah saya turun dan meminta security untuk membukakan gerbang?"

Terlalu asyik berselancar di sosial media dan melamun, Aluna tidak menyadari jika mobil yang ditumpanginya kini sudah sampai di depan gerbang rumahnya.

"Nggak perlu, Pak, disini saja. Terima kasih ya, nanti saya pulang sendiri." Aluna segera turun ketika melihat ada mobil lain mendekat, mobil yang sangat ia hapal milik siapa.

Wanita itu cepat-cepat berdiri di depan gerbang, tersenyum kikuk saat mobil hitam milik ayahnya berhenti tepat di depan Aluna.

"Ha-halo?" Aluna menyapa--sedikit takut melihat wajah sopir pribadi ayahnya yang keluar.

"Anak nakal ini!"

"Aaahh! Sakit! Aduh, sakit! Auh!" Aluna langsung berteriak berlebihan saat pipinya dicubit penuh kasih sayang oleh sopir pribadi ayahnya--sekaligus suami dari bibi pengasuhnya.

Sementara itu, di mobil yang sebelumnya ditumpangi Aluna, sopir yang melihat kejadian di depan gerbang segera melaporkan hal itu pada tuannya.

"Ya, Tuan, saya mengantar nyonya ke kediaman Dyaksa sesuai perintah nyonya. Sepertinya nyonya adalah anak dari sopir keluarga ini."

استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق

أحدث فصل

  • Istri Bayaran Sang Pewaris   Menjadi Istri Seseorang

    Padahal Aluna yakin sekali tidak akan bisa tidur karna kehadiran orang asing di sebelahnya. Tapi tiba-tiba sudah pagi, lalu Aluna membuka mata dengan perasaan segar yang menandakan bahwa tidurnya nyenyak semalam."Ah, gila ...." Aluna menutup wajah, merasa telah melakukan kejahatan dengan membiarkan dirinya lengah di dekat pria asing. Meski pria itu berstatus suaminya, tetap saja Aluna tidak seharusnya tidur nyenyak begitu saja!Aluna menghela napas lelah, bersyukur Erlangga sudah tidak ada saat ia membuka mata. "Dia pasti sudah pergi ke kantor sekarang, kan?" Seperti kemarin, pagi ini Aluna pasti akan makan sendirian lagi.Begitulah yang wanita itu pikirkan sambil menghela napas lega, sampai ia tiba di ruang makan dan menemukan Erlangga sedang memeriksa sesuatu di tablet pintarnya.Saat Aluna tiba, Erlangga langsung meletakkan tabletnya--memberikannya pada Julian lebih tepatnya. Dengan cepat, asisten Erlangga itu membungkuk pada Aluna sebelum meninggalkan ruang makan."Selamat pagi

  • Istri Bayaran Sang Pewaris   Mimpi Buruk

    Aluna kembali ke kediaman Mahendra sore harinya, setelah seharian penuh menjelaskan banyak hal pada orang tuanya, juga pada pengasuhnya yang terus menangis karena Aluna tiba-tiba meninggalkan rumah. Setelah meyakinkan semua orang kalau Aluna akan sering pulang, barulah ia diperbolehkan kembali ke kediaman Mahendra. Aluna sengaja tidak menjanjikan apa-apa saat orang tuanya meminta agar ia membawa suaminya ke rumah. Wanita itu tidak bisa mengatakan jika pernikahan ini palsu dan bersifat sementara, karena satu-satunya alasan yang bisa Aluna berikan saat ia tanpa pikir panjang mengangkat tangan dan menikahi Erlangga adalah ia telah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Erlangga. Mungkin hanya Mikail dan sekretarisnya--sekaligus sahabat dekat Aluna--yang mengetahui alasan sebenarnya. Tapi, hal itu bisa diurus belakangan. Malam itu, setelah mandi, berganti pakaian tidur yang disiapkan pelayan dan menghabiskan makan malamnya, Aluna duduk di atas ranjang besar dengan laptop di pa

  • Istri Bayaran Sang Pewaris   Pulang

    Hari berganti dengan cepat. Aluna terbangun dengan tubuh kaku dan kepala berat. Membutuhkan beberapa menit penuh bagi wanita itu untuk mengingat bahwa ia tidak berada di kamarnya sendiri dan ini bukan rumah orang tuanya. Langit-langit tinggi berornamen klasik menyambut Aluna, dan samar-samar ia mencium aroma teh hangat yang dari arah pintu. Aluna menatap sekitarnya sekali lagi. “Bukan mimpi,” gumamnya. Ternyata pernikahan dadakan kemarin bukan mimpi. Ketukan pelan dari luar dan suara seseorang yang meminta izin untuk masuk membuyarkan lamunan Aluna. Seorang pelayan masuk setelah Aluna mengizinkan. “Selamat pagi, Nyonya, kami sudah menyiapkan sarapan di ruang makan, tapi jika Nyonya ingin makan di kamar atau tempat lain, kami akan mengaturnya." Kata nyonya membuat perut Aluna menggelitik aneh. "Aku akan turun setelah mandi," ucapnya sembari meregangkan tubuh, sementara salah satu pelayan langsung bergegas untuk menyiapkan perlengkapan mandi Aluna. Setelah mandi dan memakai gaun

  • Istri Bayaran Sang Pewaris   Perjanjian Pernikahan

    Merasakan pandangan Aluna, Erlangga mengangkat alis. Buru-buru Aluna kembali fokus pada berkas di tangan. Ia harus benar-benar memperhatikan setiap detail yang ada, jangan sampai menandatangani sesuatu yang akan merugikannya nanti.'Sudah kuduga aku pihak kedua.' Aluna membatin sembari terus membaca setiap butir, mengabaikan nama Nayara yang tertera. Tidak perlu merasa bersalah, Aluna bukan pelakor.Pernikahan akan berlangsung selama satu tahun, bisa kurang dari itu jika Erlangga tidak lagi membutuhkan pernikahan ini, dengan jaminan akan tetap mendapat bayaran sesuai dengan kesepakatan awal tanpa dikurangi sedikit pun.'Sebaiknya tidak menggunakan perasaan?' Aluna membaca kalimat yang agak ambigu. Kenapa harus memakai kata 'sebaiknya'?"Jadi, saya hanya perlu menjadi istri Anda selama kurang lebih setahun? Lalu, saya juga akan selalu ikut setiap kali ada pesta yang 'wajib dihadiri' sebagai pasangan Anda. Nafkah bulanan sebagai istri dan bayaran atas 'status menikah' akan dibedakan ...

  • Istri Bayaran Sang Pewaris   Menjadi Nyonya Mahendra

    Melihat tingkah sang adik, di sisi Aluna, Mikail mematung dengan mata melotot. “Jangan macam-macam, Aluna, turunkan tanganmu!" desis Mikail tajam.Tapi sudah terlambat. Aluna kini menjadi perhatian ratusan pasang mata yang menoleh padanya. Dan Aluna baru menyadari bahwa ia telah berdiri, meninggalkan Mikail di belakang. Wanita itu menelan ludah. Sudah terlambat untuk mundur dan tekadnya tidak akan goyah. Dari atas panggung, Erlangga menatapnya. Pandangan pria itu tajam menatap calon istri dadakannya.“Nama?” Satu pertanyaan dilontarkan.“Aluna,” Aluna menjawab lebih tenang dari yang ia kira. Padahal jantungnya sedang bertalu sangat kencang. Gugup, tapi terasa menyenangkan.“Pekerjaan?”Penulis novel online. Aluna menahan diri untuk tidak mengatakan itu. Tapi ngomong-ngomong, calon suaminya di atas sana benar-benar terlihat seperti calon bos yang sedang mewawancarai.“Asisten penulis.” Aluna menjawab tegas, karena itu satu-satunya pekerjaan yang masuk akal hingga ia bisa mendapat und

  • Istri Bayaran Sang Pewaris   Pernikahan yang Kacau

    "Wah, apa mereka benar-benar manusia?"Aluna Dyaksa Maheswari hampir lupa menutup mulutnya sendiri ketika melihat sepasang pengantin berjalan perlahan menuju altar. Gaun putih panjang yang dikenakan sang mempelai perempuan berkilau di bawah lampu kristal, sementara pria di sampingnya tampak tenang dan dingin, seperti tokoh utama novel yang biasa ia lihat di layar ponsel.Hari ini Aluna dipaksa mengikuti kakaknya untuk menghadiri sebuah pernikahan menggantikan orang tua mereka setelah beberapa hari ini ia mengurung diri di kamar, tapi tidak pernah wanita itu sangka kalau yang menikah adalah seorang aktris yang namanya sedang sangat 'harum' di industri hiburan."Kenapa Papa bisa dapat undangan ke sini?” Aluna berbisik pada kakaknya, Mikail, tanpa mengalihkan pandangan dari sepasang pengantin di depan.Mikail menghela napas kecil. "Undangannya berasal dari pengantin pria," ucap Mikail pelan, menjawab pertanyaan adiknya.“Siapa?”“Erlangga Aiza Mahendra.”Aluna mengernyit. Nama itu terden

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status