Home / Mafia / Istri Rahasia Sang Bos Mafia / Bab 336: Sebelum Terlambat

Share

Bab 336: Sebelum Terlambat

Author: Rizki Adinda
last update publish date: 2026-09-18 18:17:00

"Nggak. Nggak, lupakan saja. Jangan tanya apa-apa soal itu..." Dion buru-buru meralat ucapannya, khawatir si genius kecil ini benar-benar akan menemukan cara untuk mewujudkannya.

Evalia yang mendengar percakapan mereka menyembunyikan tawanya di balik cangkir.

Laura yang masih berdiri di sampingnya bertanya lembut, "Apa ada lagi yang Ibu butuhkan?"

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 374: Tidak Menyenangkan Lagi

    Aleksander mengangkat satu alis. "Aku memang sangat bosan sebelum menikah.""Ya," jawab Jovan tanpa ragu. "Tapi setidaknya dulu kau adalah tipe orang membosankan yang masih menyenangkan. Sekarang kau hanya... sudah jinak. Terlalu domestik."Surya menahan tawa. Bayu terlihat seperti ingin menghilang ke dalam sofa.Aleksander bersandar, menyilangkan kedua tangannya. "Kau terlihat kesal. Jangan-jangan," katanya malas, "kau bertengkar dengan pacarmu lagi.""Apa?" Suara Jovan meninggi setengah oktaf. "Aku nggak punya pacar!""Kau terlihat seperti seseorang yang baru kalah dalam sebuah perdebatan," jawab Aleksander. "Atau seseorang yang nggak berhasil menang."Jovan membuka mulut, lalu

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 373: Tidak Menunggu Sendirian

    Tante Marni menelan isak yang tertahan di tenggorokannya. "Kamu benar-benar melihat putraku?""Ya, Tante," jawab Evalia lembut sambil sedikit mempererat genggamannya. "Aku bertemu dengannya."Mata Marni langsung dipenuhi air mata. Dia mengangkat tangan satunya untuk menutup mulut, seakan takut suara kebahagiaannya akan keluar terlalu keras. "Dia... dia benar-benar masih hidup?" bisiknya. "Niko-ku... masih hidup?""Ya," kata Evalia, penglihatannya sendiri mulai mengabur oleh air mata. "Ya, Tante. Dia masih hidup."Hanya itu yang dibutuhkan Marni. Sebuah suara pecah keluar dari bibirnya, antara tawa dan tangisan. Air mata mengalir deras di pipinya. Dia menggeleng berulang kali, seolah berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa ini bukan mimpi indah yang akan lenyap begitu d

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 372: Sudah Bertemu Dengannya

    "Benarkah? Kurasa itu karena aku banyak makan camilan dan minum susu," jawab Rafael dengan bangga. "Terutama muffin blueberry, donat, dan susu cokelat!"Evalia terkekeh. "Jangan lupakan pai labu," tambahnya.Marni tertawa hangat. Matanya sedikit berkaca-kaca saat ia mengusap rambut Rafael. "Masih tetap si kecil rakus yang sama, ya.""Aku bukan kecil," protes Rafael dengan sungguh-sungguh. "Aku sudah empat tahun...""Kalau begitu," kata Marni sambil berpura-pura berpikir keras, "umur empat tahun pantas mendapatkan tambahan satu muffin blueberry."Rafael membelalak, lalu menoleh kepada Evalia. "Mami, Nenek mengerti aku."Evalia hanya tersenyum lembut melihat mereka. Hatinya dipenuhi

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 371: Mereka Sudah Datang

    Di sela-sela itu, Evalia kembali bekerja secara diam-diam bersama Dion. Hanya pekerjaan kecil. Pemeriksaan latar belakang, verifikasi data, dan penyelidikan ringan. Tidak ada lagi yang melibatkan tokoh berpengaruh atau situasi berbahaya.Setelah semua kejadian yang telah dilaluinya, Evalia memahami arti kehati-hatian, sesuatu yang sering kali diejek Dion tanpa henti. Namun, meskipun kehidupannya relatif damai, dunia di luar sana sama sekali tidak tenang.Martadinata Group hampir setiap hari mendominasi berita.Evalia menatap layar laptopnya, membaca artikel berita terbaru dengan mata menyipit. Sudut bibirnya bergerak karena tidak percaya.[BREAKING NEWS: Anak Perusahaan Martadinata Group Diselidiki Atas Penggelapan Pajak Skala B

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 370: Abaikan Dia

    “Apakah Aleksander menghukumnya?” pikir Evalia dengan cemas. “Apakah dia mengirim Reza ke sini dan melarangnya kembali bertugas di Valley karena kecelakaan itu?”Dadanya terasa sesak membayangkan kemungkinan tersebut.Evalia bangkit dari tempat duduknya dengan gerakan perlahan. “Reza,” tanyanya lembut, “apakah Aleksander menghukummu? Apakah itu alasan kamu berada di sini, bukan di Valley?”Reza langsung menegang. Punggungnya lurus seperti seorang prajurit yang baru saja dipanggil oleh atasannya. Matanya membesar sesaat sebelum ia menggeleng. “Nyonya, Boss Aleksander nggak menghukum saya,” jawab Reza cepat.Terlalu cepat.Hal itu justru membuat Evalia semakin curiga.

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 369: Pemikiran Buruk

    Setelah percakapan panjang yang dipenuhi emosi bersama Evan dan Aleksander, akhirnya Evalia mendapati dirinya sendirian di ruang keluarga rumah pertanian itu.Sendirian. Namun jauh dari tenang.Evalia duduk diam di atas sofa empuk, kedua tangannya terlipat di pangkuan, sementara pandangannya menerawang tanpa fokus. Pikirannya berlarian ke berbagai arah.Wiratama Group adalah milik Aleksander. Bukan milik partner bisnisnya. Bukan hasil investasi bersama. Tapi benar-benar miliknya sendiri...Kesadaran itu kembali menghantamnya, sama kuatnya seperti beberapa menit sebelumnya.Kenapa kau memiliki dua perusahaan multinasional? tanyanya dalam hati sambil menatap perapian di h

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 6: Sumber Penderitaan

    Keesokan paginya, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Eva bangun dengan perasaan bebas. Tak ada alarm, tak ada panggilan dinas, tak ada Estella yang mendadak menerobos masuk kamarnya dan menyuruhnya cepat bersiap.

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 5: Nama Baru, Hidup Baru

    Sayangnya, harapan Eva itu tak akan pernah terjadi.Dari balik kaca gelap mobil itu, Eva melihat Waluyo Wijaya duduk di kursi belakang. Tatapannya lurus ke depan, dingin dan tak berperasaan. Ia bahkan tak menoleh sedikit pun ke arah taksi yang baru saja keluar dari area kediamannya.Rasanya seolah E

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 4: Jatuh Miskin dan Terlupakan

    Evalia nyaris tak percaya dengan apa yang baru saja dibacanya."Papi…tega banget. Gimana bisa Papi mempermalukan aku kayak gini di depan media?" Genggaman tangan Evalia di ponselnya semakin kuat. Baru lima hari sejak Eva memberitahu ayahnya keputusan tentang hidupnya sendiri. Dan hari ini, ia sud

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 3: Alasan Buat Ngejar Aku

    “Papi!” seru Lestari, suaranya gemetar. “Dia anak kita! Kumohon…”“Dia sudah buat pilihannya,” ujar Waluyo dingin, napasnya berembus pelan seperti asap cerutu yang baru saja padam. “Sekarang aku yang buat pilihanku.”Aura ruangan itu menegang. Tak ada yang berani menatap matanya langsung, bahkan ud

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status